INDONESIA One

BERITA NASIONAL

Ads

SUARA RAKYAT

BERITA DAERAH

KRIMINAL

BERITA TNI POLRI

Kamis, 23 Mei 2019

Ustadz Arifin Ilham Wafat, Jamaah Terus Berdatangan ke Masjid Az-Zikra

Ustadz Arifin Ilham Wafat, Jamaah Terus Berdatangan ke Masjid Az-Zikra

INDONESIAOne.Id ■ Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Indonesia berduka, utamanya ummat islam. Di bulan Ramadhan yang mulia ini, salah satu ulama besar ini dipanggil Allah SWT. KH Arifin Ilham meninggal dunia pada usia 50 tahun.

Demikian hal ini langsung dikabarkan oleh putranya sendiri, Muhammad Alvin Faiz lewat akun Instagram-nya, pada Rabu (22/5/2019).

Menurut rencana, setibanya dari Penang Malaysia di Bandara Halim Perdana kusuma sekitar jam 11.00 siang ini, Ustadz Arifin Ilham akan dimakamkan di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Pihak keluarga mengabarkan, Sebelum dimakamkan, jenazah Ustadz Arifin akan di sholatkan terlebih dahulu di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor.

Sementara Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, jamaah yang hendak melakukan takziah sudah berdatangan sejak pukul 04.30 WIB, Kamis (23/5/2019).

Tampak di lokasi puluhan tenda sudah berdiri rapi, dan tampak pula jamaah yang menunggu kedatangan jenazah Ustadz Arifin.

Sedangkan jamaah yang berada di masjid sejak subuh tadi terus mendoakan Ustadz Arifin. Pengurus masjid juga sempat mengumumkan kapan tibanya jenazah Ustaz Arifin di Indonesia.

"Setelah dibawa ke masjid, insha allah kita akan shalat Zuhur berjamaah dilanjutkan dengan shalat jenazah. Setelah shalat, jenazah akan dibawa ke Gunung Sindur, kita shalatkan di Gunung Sindur sekaligus dimakamkan," kata salah satu pengurus masjid di lokasi melalui pengeras suara.

Suasana haru masih menyelimuti Masjid Az-Zikra. Sebagian jamaah yang hadir menangis atas kepergian Ustaz Arifin. Hingga saat ini, jamaah masih terus berdatangan. Mereka saat ini sedang melakukan zikir.

■ Dea Sumiati 

Selasa, 21 Mei 2019

Prabowo Sandi Resmi Tolak Hasil Rekapitulasi Suara Pilpres 2019

   Prabowo Sandi Resmi Tolak Hasil Rekapitulasi Suara Pilpres 2019

INDONESIAOne.Id ■ Capres Prabowo Subianto dan cawparesnya Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan jumpa pers menanggapi rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang disampaikan KPU pada Selasa dinihari (21/5).

Prabowo menanggapi rekapitulasi KPU yang dilakukan pada dinihari sebagai sesuatu yang janggal. karena saat rakyat Indonesia lagi istirahat dan tidur.

"Statement ini untuk menanggapi pengumuman KPU dinihari, tadi pagi sekitar jam 2 pagi, senyap-senyap begitu," kata Prabowo yang juga didampingi petinggi BPN Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (21/5).

Dalam keterangan persnya,  Prabowo menilai keputusan tersebut bersumber dari kecurangan. Oleh karena itu, pasangan Capres 02 secara resmi menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019.

Sebelumnya, KPU sudah merampungkan rekapitulasi nasional Pemilu 2019 di tingkat provinsi hingga luar negeri. Namun, saksi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Azis Subekti, menyatakan pihaknya tidak menandatangani hasil rekapitulasi nasional.

"Memang tidak ada yang ditandatangani," kata Azis di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

Hingga Senin (20/5) jam 21.30 WIB, 33 provinsi dan 130 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) sudah selesai direkapitulasi. Satu provinsi yang belum selesai direkap adalah Papua.

Kendati demikian, Azis menegaskan tidak ada masalah selama proses rekapitulasi nasional berjalan. Sebab, rekapitulasi KPU sudah dilakukan secara berjenjang dari tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga nasional.

"Kami menerima informasi dari BPN yang memperoleh data, memang ada perbedaan di beberapa provinsi tentang perolehan yang terjadi di rekap nasional dengan data kami, karena kami sifatnya di rekap ini adalah data yang telah tersaji, sementara di sisi lain yang saya ungkapkan adalah soal advokasi, ya, kami tidak bisa bawa data itu. Jadi biar tim advokasi yang melakukan upaya hukum lain," jelas Azis.

Pada prinsipnya, BPN menolak hasil Pemilu 2019. Namun, kata Azis, bukan berarti BPN tidak menghargai kerja keras yang dilakukan KPU maupun Bawaslu selaku penyelenggara pemilu.

"Menolak hasil pemilu presiden. Jadi penolakan ini sekaligus untuk memulai tradisi bahwa siapapun yang ingin menjabat politik tertentu walau dia belum dapat kekuasaan, dia punya duit itu tidak sembarangan untuk melalukan hal-hal apa yang dia inginkan," tegas Azis.

"Karena menurut kami penolakan ini akan menjadi pelajaran bagi siapapun yang pernah dicurangi juga. Gitu, lho, yang tidak bisa diungkapkan dengan perlawanan oleh dirinya. Saya kira ini mewakili banyak perasaan supaya demokrasi kita baik," lanjut Azis.

Azis mengatakan, setelah ini, ia akan memberikan evaluasi rekapitulasi nasional kepada BPN. Namun, ia belum bisa memastikan langkah selanjutnya yang akan diambil BPN setelah rekapitulasi nasional selesai.

"Jadi memang ketua KPU ketika makan-makan dengan kami ngobrol kalau memungkinkan memang mau ditetapkan perolehan suaranya malam ini. Nanti kami akan memberikan evaluasi tentang hasil rekap ini terus kemudian kalau rekap di pusat ini, ya, berjalan normal lah, tidak ada masalah apa-apa rekapnya," tutup Azis.


21 Tahun Reformasi, 21 Mei 1998 Soeharto Mundur Setelah Tak Dipercaya Rakyat


INDONESIAOne.Id ■ Hari ini, tepat 21 tahun silam, pada 21 Mei 1998, tercatat sebagai salah satu momen penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Sebab, Jendral Besar Soeharto menyatakan berhenti dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Presiden kedua Indonesia, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya tepat 21 Mei 1998. Soeharto mundur setelah menjabat selama kurang lebih 32 tahun.

Mundurnya Soeharto itu merupakan salah satu dari berbagai peristiwa bersejarah di dunia yang layak dikenang pada 21 Mei.

Kejatuhan Soeharto adalah peristiwa mundurnya Soeharto dari jabatan Presiden Indonesia. Soeharto mundur pada tanggal 21 Mei 1998 setelah runtuhnya dukungan untuk dirinya, dan tidak lagi di percaya oleh rakyat. Meski Soeharto telah menjadi presiden Indonesia selama 32 tahun.

Pidato pengunduran diri Soeharto dibacakan di Istana Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam pidatonya, Soeharto mengakui bahwa langkah ini dia ambil setelah melihat "perkembangan situasi nasional" saat itu.
Tuntutan rakyat untuk mengadakan reformasi di segala bidang, terutama permintaan pergantian kepemimpinan nasional, menjadi alasan utama mundurnya Soeharto.

"Saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai Presiden Republik Indonesia, terhitung sejak saya bacakan pernyataan ini pada hari ini, kamis 21 Mei 1998," ujar Soeharto, seperti dikuti dari dari buku Detik-detik yang Menentukan, Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi (2006) yang ditulis Bacharuddin Jusuf Habibie.

Dengan pengunduran diri ini, Soeharto menyerahkan kekuasaan kepresidenan kepada Wakil Presiden BJ Habibie.

"Sesuai dengan Pasal 8 UUD ’45, maka Wakil Presiden Republik Indonesia Prof H BJ Habibie yang akan melanjutkan sisa waktu jabatan Presiden Mandataris MPR 1998-2003," kata Soeharto.

Perjuangan mahasiswa Gerakan reformasi merupakan penyebab utama yang menjatuhkan Soeharto dari kekuasaannya. Aksi demonstrasi ini mulai terjadi sejak Soeharto menyatakan bersedia untuk dipilih kembali sebagai presiden setelah Golkar memenangkan Pemilu 1997.

Situasi politik saat itu memang penuh dinamika, terutama setelah terjadinya Peristiwa 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Pemerintah dinilai menjadi penyebab terjadinya Peristiwa Sabtu Kelabu karena mencopot Megawati Soekarnoputri dari jabatan Ketua Umum PDI sehingga menimbulkan dualisme partai.

Popularitas Megawati yang meroket ketika itu, juga statusnya sebagai anak Presiden Soekarno, memang menjadi ancaman bagi kekuasaan. Apalagi, Megawati menjadi pimpinan partai menjelang Pemilu 1997.

Senin, 20 Mei 2019

Prajurit Yonarmed 10 Kostrad Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Dhuafa


INDONESIAOne.Id ■ Memanfaatkan momen Ramadhan, dengan semangat berbagi terhadap sesama, Yonarmed 10 Kostrad menggelar acara buka puasa bersama dengan anak yatim piatu di asrama Yonarmed 10 Kostrad. Ciluar, Bogor.

Sebanyak 40 anak yatim piatu dari yayasan Al-Hidayah Ciluar dengan antusias dan penuh semangat mengikuti rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Yonarmed 10 Kostrad.

Acara buka Puasa bersama ini dibuka langsung oleh Komandan Batalyon Armed 10 Kostrad Mayor Arm David Eldo, S.Sos., M.Tr.Han. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadhan.

“Saya bersama seluruh prajurit Yonarmed 10 Kostrad juga akan melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya acara berbagi terhadap sesama seperti ini sering dilaksanakan di asrama Yonarmed 10 Kostrad pada awal bulan Ramadhan.

Diakhir acara, prajurit Yonarmed 10 Kostrad melaksanakan kegiatan berbagi santunan kepada anak yatim piatu Yayasan Al-Hidayah Ciluar dan ditutup dengan doa bersama dan salat maghrib berjamaah di Masjid At-Taqwa Yonarmed 10 Kostrad.

■ RED/Penkostrad

Pangkostrad Pimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-111


INDONESIAOne.Id ■ Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han). memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 di lapangan upacara Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

Dalam upacara tersebut Kaajen Kostrad Kolonel Caj Yohanis Yudy Catur P Bertindak sebagai Komandan upacara.

Pada kesempatan tersebut Pangkostrad membacakan amanat  tertulis Menkominfo Rudiantara yang bertemakan “Bangkit untuk bersatu” bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.

Disamping itu, disampaikan juga bahwa telah lebih satu abad kita menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, kebudayaan, ditingkah bentang geografis yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, kita membuktikan bahwa mampu menjaga persatuan sampai detik ini.

Menkominfo berharap dengan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia diproyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam aras ekonomi dunia. Bersama negara-negara besar lainnya seperti Tiongkok, Amerika
Serikat, India, ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi sepuluh besar, bahkan lima besar dunia, dalam 10 sampai 30 tahun mendatang.

Diakhir sambutannya Menkominfo Rudiantara mengajak di bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Hingga pada akhirnya, pada ujung bulan Ramadan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita.

■ Red/penkostrad

Lieus Sungkharisma Tolak Makan dan Minum Pemberian Polisi

Lieus Sungkharisma Tolak Makan dan Minum Pemberian Polisi

INDONESIAOne.Id ■ Pasca diamankan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait dugaan kasus makar, aktivis Lieus Sungkharisma ogah makan dan minum jika yang memberi dari pihak polisi.

Lieus Sungkharisma terus terang tak mau makan dan minum pemberian polisi. Padahal, sejak saat diamankan dari Apartemen Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Lius mengaku kurang minum.

"Tadi polisi mau ambil minum saja saya enggak kasih. Baik sih mau dibawain, tetapi saya takut," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5).

Dia mengaku takut jika terjadi apa-apa usai menenggak air yang diberikan anggota polisi. Apalagi, Liues menyebut negara merasa dia adalah ancaman.

"Takut mati. Takut kayak. Saya kan dianggap buat negara," katanya, seperti disitat merdeka.com.

Oleh karena itu, ia menegaskan tak akan meminum ataupun makan dari kepolisian. Dirinya akan meminum ataupun makan hanya dari keluarga.

"Saya terang-terang nggak berani minum lain kecuali yang dari keluarga. Saya juga saya nggak akan makan lain kecuali yang dari keluarga saya," pungkasnya.

Seperti diketahui, Lieus dilaporkan oleh Eman Soleman, yang merupakan seorang wiraswasta. Dirinya diduga menyebarkan hoaks dan berniat melakukan aksi makar.

Laporan dengan nomor LP/B/0441/V/2019/ BARESKRIM tersebut tertanggal 7 Mei 2019.

Pasal yang disangkakan adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 an/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 jo Pasal 107.

Pada saat pemeriksaan pertama, Lieus tidak hadir karena masih mencari pengacara.

Dirinya juga tak memenuhi panggilan kedua pada 17 Mei 2019 karena surat panggilan kedua tersebut belum ia terima.

Minggu, 19 Mei 2019

Melalui Radio, Satgas Pamtas Kostrad Himbau Masyarakat Jauhi Narkoba dan Miras


INDONESIAOne.Id ■ Memasuki bulan ke-6 bertugas dalam menjaga wilayah perbatasan Indonesia, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328 Kostrad terus melakukan upaya untuk menjaga kegiatan atau tindakan-tindakan ilegal dan terlarang khususnya peredaran Narkotika jenis ganja. Melalui Program “TNI Menyapa” secara live on air di Radio RRI Jayapura, Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad ajak Warga Papua untuk jauhi Narkoba dan Miras.

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan bahwa melalui kegiatan siaran live on air di Radio RRI Jayapura dapat memaksimalkan pesan yang ingin disampaikan oleh Satgas kepada masyarakat Jayapura secara luas.

“Ini merupakan kesempatan yang bagus dimana melalui siaran Radio RRI live on air yang didengar oleh seluruh masyarakat Papua kami dapat memberikan pesan mengenai bahaya dan sanksi hukum dari Narkoba terutama ganja dan Miras,” ujarnya.

Dalam siaran radio RRI tersebut, Kapten Chk Ghesa Khiastra, S.H. selaku Perwira Hukum (Pakum) Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad menjadi narasumber dengan tema “Peran Satgas Yonif PR 328 Kostrad dalam memberantas Narkoba dan Miras di wilayah perbatasan.

“Selama 6 bulan bertugas kami sudah mengamankan 12 Kg ganja dan ribuan botol Miras.  Hasil ini berarti menggambarkan bahwa peredaran Narkotika jenis ganja dan Miras masih sering terjadi, oleh karena itu selain kami melakukan penyuluhan secara lagsung kepada masyarakat dan anak-anak sekolah sebagai generasi penerus, melalui siaran secara live on air ini kami juga berpesan dan menghimbau kepada seluruh warga Papua agar menjauhi Narkoba dan Miras, karena selain berbahaya bagi kesehatan juga ada sanksi dan ancaman pidananya,” tambahnya.

■ Red/Penkostrad

Tirtayatra sebagai Upaya Pengendalian Diri dalam Pelaksanaan Tugas Kodam IX/Udayana


INDONESIAOne.Id ■ Kodam IX/Udayana menggelar kegiatan Tirtayatra yang ke dua kalinya setelah sebelumnya pada Sabtu (04/05/2019)  dilaksanakan di Pura Lempuyang.

Kegiatan Tirtayatra kali ini sangat special, karena bertepatan dengan pelaksanaan Ibadah  Bulan Suci Ramadhan yaitu merupakan bulan yang penuh berkah dan penuh ampunan untuk Umat Muslim.

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri bersama Para Pejabat Kodam IX/Udayana turut serta hadir untuk menyaksikan prosesi kegiatan Tirtayatra dalam rangka peringatan HUT ke-62 Kodam IX/Udayana yang dilaksanakan di dua tempat Ibadah Umat Hindu yaitu di Pura Ulundanu Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli dan pura terbesar di Indonesia yaitu Pura Agung Besakih di Kecamatan Rendang, Karangasem. 

Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., di tempat terpisah mengatakan, bahwa di HUT ke-62 Kodam IX/Udayana yang salah satu rangkaian kegiatannya menggelar kegiatan Tirtayatra yang dimaknai bagi Umat Hindu sebagai Perjalanan Suci, ini bukanlah perjalanan biasa untuk bersembahyang, namun didalamnya termuat pengendalian diri dan pengekangan diri, karena dalam perjalanan akan terjadi suatu komunikasi sosial dan juga mendekatkan antara Umat Hindu khususnya dengan tempat suci/pura.

“Makna penting dari kegiatan ini adalah bahwa Prajurit Kodam IX/Udayana sejati diusianya yang cukup matang ini, diharapkan selalu dapat mengendalikan diri dalam setiap pelaksanaan tugasnya," demikian tambah Kapendam.

Saat Prajuru Desa Adat Besakih, Jro Mangku Jati menyambut kedatangan rombongan Tirtayatra di Pura Penataran Agung Besakih menyampaikan, ucapan selamat datang kepada Bapak Kasdam beserta rombongan di Pura Agung Besakih dan Selamat Ulang Tahun ke-62 Kodam IX/Udayana, semoga Kodam IX/Udayana selalu jaya, sejahtera dan damai.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kapok Sahli Pangdam IX/Udy, Staf Ahli Pangdam IX/Udy Bidang OMSP, Staf Ahli Pangdam IX/Udy Bidang Hukum Humaniter, Aster Kasdam IX/Udy, Kabintaldam IX/Udy, LO AL, Waka Kesdam dan Waka Bintaldam IX/Udy, Dandim 1623/Karangasem dan Kasdim 1626/Bangli serta Para Perwira dan anggota Kodam IX/Udayana sebanyak 300 orang.

■ Made Asnawa

Hendropriyono Pamer Anjing Halau Demonstran, Mendadak Pedagang Super Ultrasonic Dog Laris Manis

Hendropriyono Pamer Anjing Halau Demonstran, Mendadak Pedagang Super Ultrasonic Dog Laris Manis

INDONESIAOne.Id ■ Rencana aksi damai 22 Mei tampaknya membawa berkah bagi Koh Hengky, pemilik toko Pets Militery di kawasan Glodok Jakarta ini.  Pasalnya, sejak kemarin hingga malam tadi barang dagangannya laku keras. Utamanya barang Super Ultrasonic Dog dengan berbagai ukuran.

"Saya juga bingung, ini kenapa tiba-tiba barang saya laku keras," katanya, hari ini. (19/05).

Menurut Kokoh, barang Super Ultrasonic Dog jarang ada yang beli. Kalau pun ada, paling banter dalam sebulan bisa terjual hanya 5 sampai 7 unit saja.

"Masih terbatas ya, biasa yang beli juga pemburu binatang atau pecinta lingkungan yang biasa camping dihutan," ujarnya.

Menurutnya, alat tersebut dibutuhkan untuk mengusir anjing gila atau babi hutan.

Selama ini, lanjut Kokoh, produk Super Ultrasonic Dog digunakan untuk lingkungan luar guna mencegah serangan anjing.

"Ketika Anda menemukan anjing yang mencoba menyerang Anda, maka alat ini akan meluncurkan suara ultrasonik segera ke anjing. Perkiraan eksitasi dari 130db USG pada pendengaran anjing adalah signifikan," terangnya.

Kondisi barang memiliki efek yang berbeda dengan binatang. Mereka yang memelihara anjing, anjing tahu bahwa pemiliknya tidak akan menyakitinya.

Seekor anjing dengan pemilik atau anjing yang terlatih biasa paham dengan komposisi penggunaannya. Pasalnya, ketika tegangan baterai terlalu tinggi, energi ultrasonik yang dikeluarkan oleh produk juga akan lebih dahsyat.

Ketika ditanya, apakah meningkatnya penjualan Super Ultrasonic Dog ada kaitannya dengan demo? Koh Hengky mengaku tak tahu.

"Saya pedagang, ga mau tahu urusan demo. Kalau ada yang beli, harga cocok ya saya jual. Sudah begitu saja," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono pamer puluhan anjing-anjing terlatih di kediamannya, kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (18/5).

Anjing-anjing itu tidak hanya piawai menghadang pencuri tapi juga bisa menghalau para demonstran. Hendro siap meminjamkan pasukan anjing itu untuk kebutuhan mendesak dan ketika situasi tak terkendali.

"Sejak lama sudah kita latih anjing-anjing yang punya IQ tinggi dan cerdas, dan sekarang pas waktunya untuk dipekerjakan. Dan anjing-anjing ini juga, kita pinjamkan untuk digunakan di tempat-tempat yang rawan," ucap Hendropriyono, Sabtu (18/5), seperti dirilis Merdeka.com.

Total, jumlah anjing yang dilatihnya mencapai 150 ekor. Sambil berseloroh, dia siap meminjamkan jika DKI Jakarta membutuhkannya.

"Karena jumlahnya cukup banyak bisa di juga dipatroli kota besar di DKI. Kalau mau pinjam kalian boleh saya pinjemin," tutur Hendropriyono.

Hendro tak menampik pasukan anjing ini bisa diperbantukan untuk mencegah kericuhan aksi 22 Mei 2019. Dikabarkan akan ada aksi damai saat Komisi Pemilihan Umum mengumumkan secara resmi hasil rekapitulasi Pilpres dan Pileg 2019.

■ Eddy Tan / Syahrul

Prof Din Syamsuddin: Membiarkan Kecurangan akan Membuat Cacat Moral dan Cacat Konstitusional


INDONESIAOne.Id ■ Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof Din Syamsuddin mengimbau kepada umat Islam untuk tidak melakukan tindakan kekerasan pasca pengumuman hasil pemilu oleh KPU 22 mei.

Walaupun begitu, ia mengatakan menggelar aksi damai merupakan hak konstitusional warga.

“Bahwa mau demontrasi mau unjuk rasa sah di republik ini, telah terjadi di 411, 212 kita damai, jangan sampai ada kekerasan, ada anarkisme dan ada kemungkinan provokasi provokasi, itu yang harus dihindari,” katanya, Rabu (15/5/2019) di Solo.

Lebih lanjut, Din tidak bisa menyalahkan apabila ada pihak yang melakukan aksi unjuk rasa menolak putusan KPU karena dianggap tidak jurdil.

“Tapi mau apa saja mau 10 juta mau 20 juta, itu dijamin oleh konstitusi itu sendiri, tapi jangan sampai ada bentrok karena itu akan berhadapan sesama umat Islam,” tandasnya.

Ia juga meminta warga agar mengawasi jalannya proses pemilu ini.

“Tapi yang paling penting pula jangan sampai kita membiarkan kecurangan kecurangan karena itu akan membuat cacat moral dan cacat konstitusional,” ungkapnya, seperti disitat Jurniscom.

Rabu, 15 Mei 2019

Keluarga Besar Yonif Raider 514 Kostrad Bondowoso Buka Puasa Bersama Anak Yatim


INDONESIAOne.Id ■ Kompi Senapan A Yonif Raider 514 Kostrad melaksanakan kegiatan buka puasa bersama anak yatim dan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, di Bondowoso, belum lama ini.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Komandan Batalyon Infanteri Raider 514 Kostrad, Mayor Inf Dwi Purwanto, Ibu Ketua Persit KCK Yonif Raider 514 Kostrad Ny. Danang Biantoro dan seluruh ibu-ibu Persit Kompi senapan A, serta mengundang anak-anak yatim dari pondok pesantren Iqomatul Ikhsan Grujugan Kab Bondowoso sebanyak 45 anak untuk mengikuti kegiatan buka puasa dan sholat Maghrib berjamaah.

Kegiatan ini sangat bermanfaat, disamping merubah diri atau memperbaiki diri dari perbuatan yang keji dan mungkar juga bertujuan untuk mendoakan para prajurit yang sedang melaksanakan tugas di Papua, agar di beri kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian prajurit dan Persit Yonif Raider 514 Kostrad terhadap anak-anak yatim khususnya yang berada di Kab. Bondowoso dengan tujuan semata-mata untuk berbagi kebahagiaan bersama.

■ Red/Penkostrad

Prajurit Kostrad Isi Ramadhan Dengan Kegiatan Tadarus Al- Qur’an


INDONESIAOne.Id ■ Al Qur’an merupakan pedoman  hidup yang harus dipegang  teguh oleh umat Islam. Sebagai umat muslim yang taat, sebaiknya selalu membaca, memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an. Membaca ataupun mendengarkan lantunan bacaan Al-Qur’an pada bulan suci Ramadhan memiliki keutamaan berupa dilipatgandakannya pahala dari setiap ayat yang dibaca.

Dalam mengisi  Bulan suci Ramadhan,  Prajurit  Yonif Para Raider  305 Kostrad melaksanakan kegiatan tadarus  Al- Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan 3 kali dalam  sehari yaitu setelah salat tarawih, setelah  salat subuh dan menjelang buka puasa, secara bergiliran.

Danyonif  Para Raider 305 Kostrad, Mayor Inf  Fajar Akhirudin,  S.I.P., M.Si. menyampaikan  bahwa kegiatan  tadarus Al-Qur’an ini dilaksanakan agar para prajurit  Yonif PR 305 Kostrad mampu membaca Al-Qur’an dengan benar,  karena Al-Qur’an merupakan pedoman  hidup umat Islam sehingga selain dibaca juga harus mampu dipahami dan diamalkan.

“Oleh sebab itu, saya targetkan agar kita mampu  mengkhatamkan kitab suci Al-Qur’an 2 kali selama bulan suci Ramadhan ini," ujar Danyon.

“Selama di bulan yang penuh berkah ini marilah kita isi dengan beribadah sebanyak-banyaknya baik itu berpuasa, salat tarawih maupun tadarusan karena melalui aktivitas Ramadhan, Allah memberikan kesempatan dan rahmat yang tak terhingga. Allah berfirman bahwa puasa itu untuk Allah dan Allah akan langsung memberikan pahalanya dengan berlipat ganda,” tambah Danyonif PR 305 Kostrad.

■ Rasyid/Penkostrad

Jelang 22 Mei Prabowo Siapkan Surat Wasiat, Ada Apa?


INDONESIAOne.Id ■ Calon presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya bersama Sandiaga Uno dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga akan melawan dugaan kecurangan pemilu 2019.

Prabowo mengatakan akan terus berjuang bersama rakyat. Karena itu, ia membuat surat wasiat yang disaksikan oleh pihak keluarga dan ahli hukum di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, hari ini.

"Saya akan kumpulkan ahli hukum. Saya akan membuat surat wasiat saya. Saya katakan, gak usah nakut-nakuti dengan makar-makar. Orang-orang ini, tokoh-tokoh bangsa ini bukan makar. Jenderal-jenderal itu mempertaruhkan nyawanya dari sejak muda. Mereka tidak makar. Kita membela negara dan bangsa Indonesia," kata Prabowo di acara Simposium Mengungkap Fakta-fakta kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menuturkan, bahwa saat ini banyak yang mempertanyakan sikapnya lantaran pihak pemerintah Joko Widodo kerap mengirimkan utusan untuk bertemu dengannya. Namun, Prabowo menegaskan bahwa berdialog dan bernegosiasi diperbolehkan tetapi dirinya menolak menyerah pada keadaan.

"Ada yang mengatakan Pak Prabowo bagaimana sikapnya. Katanya ada yang minta ketemu saya. Bolak-balik minta ketemu. Berbicara boleh, berunding boleh, menyerah tidak boleh," ucapnya.

Ia menuturkan dirinya saat ini masih menaruh harapan kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bekerja secara jujur dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Prabowo telah menyatakan sikapnya terkait hasil Pemilu 2019 yang ia nilai curang. "Sikap saya adalah akan menolak hasil Pemilu yang curang,” ujarnya.

Prabowo bersama BPN mengadakan acara untuk membeberkan data-data kecurangan Pemilu 2019. Acara ini dihadiri oleh Prabowo, Sandiaga, Ketua BPN Djoko Santoso, Wakil Ketua Gerindra, Fadli Zon, Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar dan lainnya. Relawan pun memenuhi arena acara di aula Hotel Grand Sahid.

Pada acara ini mereka memaparkan sedikitnya enam bukti kecurangan. Di antaranya, Kartu Keluarga di beberapa tempat mereka nilai manipulatif. Lalu jumlah pemilih tetap yang bermasalah, contohnya, menurut mereka suara pemilih di Jawa Timur sebanyak 7.644.025 orang, dengan 5,3 juta orang invalid, dan 2,2 juta pemilih ganda.

Selain itu, mereka menuding Situng milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak netral, karena sistemnya tidak realtime. Selain itu, hasil C1 dinilai manipulatif karena tabel dalam tiap-tiap gambar tidak rapi sehingga dicurigai hasil manipulasi.

Sumber: tempo

Selasa, 14 Mei 2019

Brigif PR 3 Kostrad Gelar Syukuran HUT ke-1 Divisi Infanteri 3 Kostrad

Brigif PR 3 Kostrad Gelar Syukuran HUT ke-1 Divisi Infanteri 3 Kostrad

INDONESIAOne.Id ■ Sebagai ungkapan rasa syukur, Danbrigif Para Raider 3 Kostrad, Letnan Kolonel Inf Susilo, S.Sos didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXXI Ny. Yulia Susilo membuka  acara syukuran Hari Ulang Tahun  ke-1 Divisi Infanteri 3 Kostrad, yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di masjid Jammi Al Fallah, Kariango.

Kegiatan peringatan HUT ke-1 Divif 3 Kostrad   mengambil tema "Kita Mantapkan Militansi dan Profesionalisme Prajurit Divif 3 Kostrad untuk keberhasilan Tugas Pokok,”  kegiatan diawali dengan sambutan singkat Danbrigif  Para Raider 3 Kostrad kemudian ceramah agama oleh Ustaz Madani, M.Pd di rangkaikan dengan doa dan pembatalan puasa kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Danbrigif PR 3 Kostrad diserahkan kepada  Serka Firman,  ditutup dengan pemberian donasi kepada anak yatim Piatu.

Acara peringatan HUT ke-1 Divisi Infanteri 3 Kostrad digelar secara serentak di semua satuan  jajaran Divif 3 Kostrad.

Dalam sambutannya,  Danbrigif PR 3 Kostrad mengajak seluruh prajurit dan Persit dalam rangka HUT ke-1 Divif 3 Kostrad untuk senantiasa  memperbaiki kualitas dan kuantitas keimanan dan ketakwaan kita sehingga kedepannya Brigif Para Raider 3 Kostrad akan lebih baik lagi, acara ini dikemas secara sederhana, namun penuh hikmat dan merupakan petunjuk dari Pangdivif 3 Kostrad,  Mayjen TNI Achmad Marzuki yang penting esensinya adalah kita bersyukur atas bertambahnya usia ini, sehingga Divif 3 Kostrad  bisa berdiri, tegar bersama komponen masyarakat untuk terus menjaga NKRI agar bisa aman, tenang dan damai.

Sementara itu, Ustaz Suhardi Natsir S.Pdi dalam ceramahnya menyampaikan, sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa kita harus tetap bersyukur dalam situasi apapun. 

“Allah menitipkan rezeki orang lain melalui kita, rezeki yang di sedekahkan kepada orang lain akan membuat umur bertambah dan ke lapangan dalam hidup adalah karena doa-doa orang yang pernah kita tolong," ujar Ustadz Suhardi Natsir S.Pdi.

Ustaz juga menjelaskan, ada tiga  keutamaan bersyukur kepada Allah diantaranya, mendapatkan tambahan nikmat dari Allah, selamat dari siksaan Allah dan mendapatkan pahala yang besar.

"Untuk itu, kewajiban kita sekarang hanya satu, yaitu bersyukur atas segalanya. Dengan bersyukur, hidup kita akan semakin bahagia dan beruntung. Sebaliknya, dengan mengkufuri nikmat, hidup kita akan semakin sengsara dan penuh dengan kesulitan,” kata Ustaz Suhardi Natsir, S.Pdi.

■ RED/Penkostrad

PB HMI: Bila Terjadi Disintegrasi Bangsa, KPU dan Bawaslu Yang Bertanggungjawab


INDONESIAOne.Id ■ Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) adalah pihak yang paling bertanggungjawab bila terjadi disintegrasi bangsa pasca pelaksanaan Pemilu 2019.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB HMI, Taufan Tuarita dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (13/5) malam.

"Banyaknya permasalahan yang muncul, baik di masyarakat ataupun di partai politik serta capres, sebelum dan pasca pemungutan suara pada 17 April menjadi tanggungjawab KPU dan Bawaslu. Bila dibiarkan berlarut bisa menimbulkan disintegrasi bangsa," tegas Taufan.

Menurut Sekjen PB HMI, masyarakat luas bisa menyimak dan mengetahui, sebelum hari pencoblosan dan pada hari H, banyak kesalahan yang menjadi tanggungjawab KPU dan Bawaslu.

Misalnya, jelas Taufan, adanya kertas suara yang berada tidak pada tempatnya dan sudah dicoblos seperti yang terjadi di Malaysia.

Sementara di Medan, Situbondo, dan Purwakarta, pada hari H pencoblosan tidak ada surat suara untuk pemilihan presiden. Sehingga harus ditunda.

Disamping itu, lanjutnya, Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU menjadi biang keresahan tersendiri di masyarakat luas.

"Terlalu banyak kesalahan input, mulai dari suara yang berubah, hingga tidak lengkapnya unsur-unsur yang ditayangkan. Ada angka, tapi tidak ada C1nya," ungkap Taufan.

Dalam pandangan PB HMI, jelas mantan Bendahara Umum PB HMI ini, ketidaktegasan KPU dan Bawaslu dalam menangani semua permasalahan yang muncul telah menimbulkan berbagai konflik di masyarakat luas.

"Masyarakat jadi tidak percaya terhadap kinerja KPU dan Bawaslu dalam melaksanakan Pemilu yang jujur, adil, berintegritas, dan bermartabat" pungkas Taufan. (rmol)



GAYA HIDUP

loading...

TOKOH ISLAM

POLITIK

SPORT

OPINI

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved