INDONESIA One

BERITA NASIONAL

Ads

SUARA RAKYAT

BERITA DAERAH

KRIMINAL

BERITA TNI POLRI

Selasa, 23 Juli 2019

Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen


INDONESIAOne.Id ■ Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) akan membentuk Tim Bantuan Hukum yang akan bekerjasama dengan Tim Penasehat Hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019).

Kapuspen TNI menuturkan bahwa pembentukan Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen berdasarkan tindak lanjut dari Tim Penasehat Hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen yang telah mengajukan surat permohonan kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beberapa waktu lalu.

“Isi dari surat tersebut mengajukan dua permohonan yaitu permohonan penjaminan penangguhan penahanan dan permohonan bantuan hukum bagi Kivlan Zen,” katanya.

Kapuspen TNI menjelaskan bahwa setelah berkoordinasi dengan Menteri-Menteri Bidang Polhukam, permohonan penjaminan untuk penangguhan penahanan terhadap Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen tidak diberikan.  “Namun demikian, permohonan bantuan hukum akan diberikan,” ucapnya.

Menurut Mayjen TNI Sisriadi, bantuan hukum tersebut merupakan hak bagi seluruh anggota keluarga besar TNI termasuk Purnawirawan. “Hal itu diatur dalam Petunjuk Teknis tentang Bantuan Hukum Pidana yang diatur dalam Keputusan Panglima TNI nomor Kep/1447/XII/2018,” ungkapnya.

Perlu dipahami bahwa bantuan hukum yang diberikan sifatnya advokasi dan pendampingan sesuai ketentuan hukum acara pidana yang berlaku. “Artinya, bantuan hukum kepada Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen tidak hanya pada saat Praperadilan saja, namun juga selama proses hukum berlangsung sampai adanya keputusan hukum yang bersifat tetap,” ujarnya.

Mendidik Anak Dimulai Sejak Usia Dini



INDONESIAOne.Id ■ Tugas dari orang tua mendidik anak-anak yang lahir dimulai sejak dini, mulai umur 0 sampai 5 tahun yang dimaksud yaitu program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Setiap bayi yang lahir di dunia ini adalah emas, selanjutnya bagaimana caranya mempertahankan bayi itu sampai dewasa tetap emas, perak maupun perunggu tergantung orang tuanya.

Hal terserbut disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Ketum IKKT Pragati Wira Anggini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Yayasan Tunas Muda IKKT Mabes TNI saat meletakan Batu Pertama Pembangunan PAUD Percontohan Tahun 2019 Yayasan Tunas Muda IKKT, bertempat di Kompleks Kemhan/Mabes TNI, Rusunawa Mabes TNI, Jl. Raya Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi, Senin (22/7/2019).

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan pada revolusi industri 4.0 permasalahan yang dihadapi tidak lagi bicara siapa yang besar atau kuat dan yang kecil kalah, akan tetapi siapa yang cepat dialah yang menang. Untuk menguasai teknologi informasi 4.0 diperlukan sumber daya manusia yang hebat.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa prediksi Pricewaterhouse Coopers (PwC), lembaga konsultasi ekonomi internasional bahwa tahun 2045 Indonesia akan masuk negara keempat terbesar ekonominya di dunia. “Hal ini bagaimana dengan sumber daya manusia, sedangkan sumber daya alam sangat melimpah ruah, semuanya ada di Indonesia, tinggal bagaimana mengelolanya,” ujarnya.

“Oleh sebab itu mari kita sama-sama mendukung program pemerintah yang saat ini masuk pada era pembangunan sumber daya manusia. Pertama kita membangun infrastruktur dan sejalan dengan itu kita membangun sumber daya manusia yang unggul, maka revolusi industri 4.0 pasti akan kita raih,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Pada kesempatan tersebut juga Panglima TNI menyampaikan, bayangkan apabila Indonesia mampu menguasai teknologi 4.0 dan 5.0 yang akan datang, maka Indonesia akan menjadi negara yang sangat besar dan mendapatkan bonus demografi dengan penduduk yang semua pintar.

Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S, Direktur Paud Kemndikbud Dr. Muhammad Hasbi, Danrem 051/Wijayakarta Kolonel Inf Susilo, Dandenma Mabes TNI Kolonel Inf Robertus Donatus Ndona, Ketua Harian IKKT PWA Ibu Wiwik Joni Supriyanto, Wakil Ketua Yayasan Ibu Wida Didit Herdiawan, Camat Pondok Gede Ahmad Kariadi dan Wakil Walikota Bekasi Tri Adiyanto.

■ rls

57 Pati TNI Naik Pangkat


INDONESIAOne.Id ■ Sebanyak 57 prajurit Perwira Tinggi (Pati) TNI menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula. Kenaikan pangkat ini berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1720/VII/2019 tanggal 19 Juli 2019.

Laporan Korps Kenaikan Pangkat  57 Pati TNI terdiri dari 25  Pati  TNI AD, 21 Pati TNI AL dan 11 Pati TNI AU, dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima, bertempat di Gedung Soedirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019).

Adapun 57 Pati TNI yang naik pangkat terdiri dari 25 Pati TNI AD , yaitu Mayjen TNI Awaluddin, S.E., M.M. (Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI), Mayjen TNI Drs. Wibisono Poespitohadi, M.Sc., M.Si. (Han) (Kasatwas Unhan), Mayjen TNI Bambang Kusharto, S.Sos., M.M. (Kabainstrahan Kemhan), Mayjen TNI Murlim Mariadi, S.I.P., M.M., M.Tr. (Han) (Dekan Fakultas Strategi Pertahanaan Unhan), Mayjen TNI Budi Prijono, S.T., M.H. (Kabaranahan Kemhan), Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H. (Kapuskesad), Brigjen TNI Sofyan Yahya Botutihe, M.B.A. (Pa Sahli Tk. II Kumham dan Narkoba Sahli Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI), Brigjen TNI U.S. Yusmana, S.I.P., M.Si. (Pa Sahli Tk. II Bid. Komsos Panglima TNI), Brigjen TNI Sahal Ma’ruf (Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI), Brigjen TNI Pramudya Ariftono P., S.Mn. (Dirum Akademi TNI), Brigjen TNI Ahmad Dimyati, S.H. (Dansatintel Bais TNI), Brigjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr. (Han) (Kasgartap I/Jakarta), Brigjen TNI Dr. Joni Widjayanto, S.Sos., M.M. (Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unhan).

Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana, S.Sos. (Kapusdiklat BIN), Brigjen TNI Robertus Donatus Ndona (Dandenma Mabes TNI), Brigjen TNI Dr. Yusuf, S.Sos., M.M. (Karo Akademi dan Kemahasiswaan Unhan), Brigjen TNI Muhamad Gultan, S.E. (Ir IV Itjen Kemhan), Brigjen TNI Catur Sulasdiarso, S.Sos. (Sekretaris Pengadilan Militer Utama Mahkamah Agung), Brigjen TNI dr. Lukman Ma’ruf, Sp.BS., M.Kes. (Ka Medik RSPAD GS Puskesad), Brigjen TNI Ckm dr. Albertus Budi Sulistya, Sp.THT-KL., M.A.R.S. (Waka RSPAD GS Puskesad), Brigjen TNI dr. Agung Hermawanto, Sp.Kj. (Waka Puskesad), Brigjen TNI Tama Ulinta Br. Tarigan, S.H., M.Kn. (Kadilmilti I Medan Mahkamah Agung), Brigjen TNI Weni Okianto, S.H., M.H. (Kadilmilti II Jakarta Mahkamah Agung), Brigjen TNI E. Trias Komara, S.H., M.H. (Kadilmilti III Surabaya Mahkamah Agung), dan Brigjen TNI Dr. Slamet Sarwo Edy, S.H., M.H. (Panmudpidmil Mahkamah Agung).

21 Pati TNI AL yang naik pangkat, yaitu Laksdya TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P. (Sesjen Wantannas), Laksda TNI Benny Rijanto Rudy S., M.B.A (Kabadiklat Kemhan), Laksda TNI Sapto Adi, S.E. (Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI), Laksda TNI Angkasa Dipua, S.E., M.M. (Aspam Kasal), Laksda TNI T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S. (Deputi Bid. Opslat Bakamla), Laksma TNI Budi Utomo, S.M., S.E., M.M. (TA Pengajar Madya Bid. II Pengtek Lemhanas), Laksma TNI Hargianto, S.E., M.M., M.Si. (Han) (Pati Sahli Kasal Bid. Soskumdang), Laksma TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP. (Kadisminpersal), Laksma TNI Aria Cakra Wibawa, M.Tr. (Han) (Kadisinfolhtal), Laksma TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E. (Kapusbintal TNI), Laksma TNI Hanarko Djodi Pamungkas (Danlantamal VI/Mks Koarmada II), Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T. (Danguskamla Koarmada I), Laksma TNI Heri Suyanto, S.Mn. (Pati Sahli Kasal Bid. Ekojemen), Laksma TNI Rachmat Hartoyo, S.Sos., M.M. (Kadislaikmatal), Laksma TNI Wisnu Sumarto, S.T., M.Si. (Han) (Kadispamal), Laksma TNI Teguh Sugiono, S.E., M.M. (Kapuslaik Kemhan), Brigjen TNI (Mar) Deden Sudarman, M.Si. (Han) (Pati Sahli Kasal Bid. Sumda Hanneg), Brigjen TNI (Mar) Amin Budi Cahyono, S.E. (Karoum Settama Bakamla), Laksma TNI Dr. R.A. Mulyadi, S.E., M.M. (Pa Sahli Tk. II Bid. Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), Laksma TNI Dono Herbowo, S.T., M.Tr. (Han) (Kadissenlekal), dan Laksma TNI Dwi Aris Priyono, S.T. (Direktur Data dan Informasi pada Deputi Bid. Informasi, Hukum dan Kerjasama Bakamla).

11 TNI AU yang naik pangkat, yaitu Marsda TNI Deri Pemba Syafar, M.M. (Pa Sahli Tk. III Hubint Panglima TNI), Marsda TNI Nazisyah, M.Sc. (Aspotdirga Kasau), Marsda TNI Irwan Nurhadi (Deputi Bid. Potensi Sarana dan Prasarana, dan Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan BNPP), Marsda TNI Diyah Yudanardi (Dankodiklatau), Marsma TNI Eding Sungkana, S.A.B., M.Tr. (Han) (Danlanud Ats), Marsma TNI Asril Samani, S.I.P., M.Si. (Han) (Dirdiklat Kodiklatau), Marsma TNI Engkus Kuswara, S.I.P., M.Tr. (Han) (Kadisbangopsau), Marsma TNI Petrus Slamet Widodo, S.I.P., M.Phil. (Pati Sahli Kasau Bid. Strahan), Marsma TNI Asfan Jauhari, S.A.P., M.Si. (Kapus Alpahan Baranahan Kemhan), Marsma TNI Judy Sudradjat, M.Si. (Han) (Dansatkomlek TNI), dan Marsma TNI P.J. Bambang Purwanto, S.T., M.PP., M.Soc.Sc. (Direktur Intelijen Geospasial Deputi V Bid. Intelijen Teknologi BIN).

Turut mendampingi Panglima TNI yaitu, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.H., M.Sc., serta Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos.

TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

 TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

INDONESIAOne.Id ■ Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan Hawaian National Guard (HING) menggelar latihan keamanan cyber dan sistem teknologi.  Latihan yang dilaksanakan dalam bentuk Information System and Technology Exchange (ISTX)  dibuka secara resmi oleh Paban VII/Latma Sops TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo, di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo menuturkan bahwa Information System and Technology Exchange adalah latihan operasional yang tidak hanya fokus pada tingkat taktis tetapi juga menyesuaikan panduan strategisnya.

“Latihan ini fokus pada keamanan cyber dan sistem teknologi dan juga meningkatkan kemampuan pemahaman mengenai cyber dalam menghadapi global proxy war,” katanya.

Ditambahkan pula bahwa tahun 2019 merupakan tahun  ke tiga penyelenggaraan Information System and Technology Exchange.  “Dalam kegiatan ini, akan dipelajari bagaimana memberikan respon yang tepat, cepat dan dukungan komprehensif untuk mempertahankan cyber network,” ujarnya.

Paban VII/Latma Sops TNI berharap  para peserta pelatihan memperoleh lebih banyak pengetahuan dan prosedur mempertahankan dan melindungi cyber network, memperoleh berbagai pengalaman dari para ahli terutama mengenai prosedur penting dalam menyelamatkan cyber network dan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dengan berbagai studi kasus dan pemecahkan bersama.

“Saya memiliki harapan tinggi bahwa latihan ini tidak hanya untuk peningkatan pemahaman mengenai cyber network yang lebih baik, tetapi juga kegiatan  ini dapat menjadi forum untuk membangun kepercayaan, memperkuat kemitraan dan persahabatan antara Indonesia dan AS”, jelasnya.

Sementara itu, Senior State Partnership Program of Cyber Program HING, Letkol Francis Shen menjelaskan bahwa tujuan latihan ini diantaranya  berbagi pengalaman terbaik dalam  praktik keamanan cyber, berdiskusi mengenai cyber network, firewall, cyber forensik dan kebijakan cyber terkini untuk melindungi infrastruktur penting dan melakukan Latihan Keamanan Cyber.

“Kerja sama keamanan siber antara Indonesia dan Amerika Serikat adalah upaya yang penting, karena kita bersama-sama bisa meningkatkan pertahanan cyber,” katanya.

Adapun materi yang akan dibahas dalam latihan Information System and Technology Exchange yaitu  Network Security and Cyber Kill Chain/Way, Networking Concept,  Threat Hunting, Network Security Monitoring dan Elastic Search of Network/Cyber.

Sedangkan peserta latihan ISTX berjumlah 34 personel, terdiri dari 19 personel TNI dan 15 personel HING. Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 22 s.d 26 Juli 2019 di Jakarta.

Minggu, 21 Juli 2019

Divisi Infanteri 2 Kostrad Adakan Lomba Pancing Lele di Malang


INDONESIAOne.Id ■ Memancing adalah suatu kegiatan menangkap ikan yang bisa merupakan pekerjaan, hobi, olahraga luar ruang (outdoor) atau kegiatan di pinggir atau di tengah danau, laut, sungai dan perairan lainnya dengan target seekor ikan.

Divisi Infanteri 2 Kostrad menggelar kegiatan lomba pancing ikan lele yang diikuti 73 peserta lomba baik dari masyarakat umum maupun dari anggota TNI. Kegiatan lomba ini dilaksanakan di Kolam Pancing Vicadha Kampoeng Tentara Divif 2 Kostrad, Singosari, Malang, Minggu (21/7/2019).

Asisten Teritorial yang diwakili Wakil Asisten Teritorial Letkol Inf Wilson Napitulu, S.I.P. selaku penyelenggara lomba mengatakan, “Kegiatan ini selain bertujuan untuk menyalurkan hobi atau bakat mincing masyarakat dan anggota Divif 2 Kostrad, juga untuk bersilahturahmi dan kebersamaan antara TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Dari hasil lomba 5 orang berhasil mendapat juara, antara lain juara I didapat atas nama Sutrisno warga Singosari Malang, juara II dan III atas nama Simon dari Lawang Malang, juara IV dan V atas nama Devi Irwanto dari Singosari Malang, juara VI atas Pelda Yagni dari Lawang Malang dan terakhir juara VII atas nama Gofar Bimasakti dari Lawang Malang.

Juara I mendapat hadiah uang tunai senilai Rp 5.000.000,- , juara II Rp 700.000,- , juara III Rp 300.000,- dan juara IV sampai juara VII masing-masing mendapat Rp 100.000,-.

Sutrisno salah satu pemenang lomba yang berhasil mendapat juara I mengungkapkan, “Saya senang sekali dan bersyukur bisa mendapat juara I, hadiah ini bisa buat membantu kebutuhan keluarga saya,” tuturnya.

“Saya berharap perlombaan seperti ini bisa dilaksanakan rutin tiap minggu, untuk menyalurkan hobi mancing masyarakat seperti saya ini, terima kasih Divif 2 Kostrad,” pungkas Sutrisno. 

Lestarikan Budaya, Yonif R 631/Atg Gelar Sepak Bola Api


INDONESIAOne.Id ■ Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Kabupaten Barito Utara, Peleton 1 Kipan C Yonif R 631/Atg bekerjasama dengan Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kab. Barito Utara menggelar pertandingan sepak bola sawut (sepak bola api) bertempat di lapangan bola Peleton 1 Kipan C Yonif R 631/Atg tadi malam.

Kegiatan untuk memeriahkan festival budaya dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Barito Utara ini diikuti oleh 7 tim dari kecamatan di wilayah Kabupaten Barito Utara, masing-masing tim terdiri dari 5 orang pemain.

Danton 1 Kipan C Yonif R 631/Atg, Letnan Dua Inf Ramblianur mewakili Danyonif R 631/Atg menyampaikan, sepak bola sawut merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Barito Utara yang perlu dijaga kelestariannya.

"Acara malam ini adalah salah satu upaya untuk melestarikan kebudayaan tradisional dan untuk menarik perhatian para wisatawan ke wilayah Barito utara," kata Letnan Dua Inf Ramblianur, di Muara Teweh, Minggu (21/7/19).

Kadispora dan Pariwisata Barito utara Bapak Arbaidi mengucapkan terimakasih pada Yonif R 631/Atg yang telah bekerjasama dan membantu terlaksananya kegiatan, mengingat terbatasnya sarana lapangan yang ada di Kota Muara Teweh.

Masyarakat Muara Teweh sangat antusias menyaksikan sepak bola sawut tadi malam. "Karena ini merupakan salah satu hiburan rakyat dan tradisi tradisional yang harus terus di lestarikan," ucap Rahman salah satu penonton Sepak bola Sawut. (Pendam XII/Tpr)

Satgas Citarum Harum: Jurnalis Adalah Keluarga Kita


INDONESIAOne.Id ■ Komandan Sektor 7 Satgas Citarum, Kolonel Kav Purwadi mengatakan, bahwa boomingnya kinerja pasukan TNI sebagai Satgas Citarum Harum kini semakin membaik, bahkan dunia kini mengetahui.

Demikian hal tersebut disampaikan Kang Purwadi saat memberikan sambutan pada acara BOTRAM (ngobrol tentram) dengan para Insan media peliput Program Citarum harum yang di gagas oleh Jurnalis Peduli Citarum Harum (JPCH) yang diketuai Zhovena ST.

"Hal ini berkat peran serta jurnalis, maka jelas jurnalis adalah keluarga kita yang tidak bisa lepas," ucap Kolonel Purwadi, pada Minggu (21/07/2019).

Tampak hadir dalam acara ini, Kapendam III/Slw. (Kol. Inf. FX Sri Weliyanto Kasih), Kol. Inf. Yudi Zanibar selaku Dansektor, kemudian Kolonel Inf Yusep Sudrajat (Dansektor 21) dan Mayor Inf. Susanto (Pendam III/Slw).

Selain itu, kegiatan juga dihadiri DLH. Prov. Jabar, Angggota DPD RI Jawa Barat Dra. Hj. Eni Sumarni, M.Kes, RAFI dan Kwarcab Pramuka Bandung serta puluhan insan media peliput Program Citarum harum (sumber: 60menit)

Karena Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Garut Gagal Berangkat

Karena Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Garut Gagal Berangkat

INDONESIAOne.Id ■ Dua calon jamaah haji asal Kabupaten Garut gagal berangkat menunaikan ibadah haji lantaran sakit dan meninggal dunia, sehingga pada pemberangkatan calon jemaah haji kosong dua orang. Yang gagal berangkat berada pada kloter 49.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi urusan haji dan umroh Kementrian Agama Garut, Karimudin, Minggu (21/7/2019).

"Ada dua orang calon jamaah haji gagal berangkat, yang satu sakit dan yang satunya lagi meninggal dunia," katanya.

Karimudin mengatakan, pada kloter 49 Kabupaten Garut jumlah calon jamaah haji yang berangkat sebanyak 410 orang di tambah dengan pendamping sabanyak 15 orang. Pemberangkatannya dilakukan di Gedung Pendopo Garut, pada Minggu sekitar pukul 06.00 WIB menuju embarkasi Bekasi, Jawa Barat.

Dijelaskannya, kedua orang calon jamaah haji yang gagal berangkat tidak sempat diganti dengan calon jemaah haji lain. Karena terkendala administrasi belum memiliki visa sebagai syarat untuk berangkar.

"Kedua orang itu sebenarnya mau diganti, karena visanya belum keluar itu yang menjadi kendala," jelasnya.

Namun kendati tidak bisa di ganti pada musim haji tahun 2019, untuk calon jamaah haji asal Garut yang meninggal dunia sebelum berangkat bisa digantikan oleh ahli warisnya. Yang mana berangkatnya pada tahun haji berikutnya.

"Calon jamaah haji yang belum diberangkatkan tinggal dua kloter lagi atau dua kali pemberangkatan," tambahnya.

Sementara Koordinator pemberangkatan KBIH Ummul Quro, Jon Safriman, mengatakan, pada tahun calon jamaah haji yang di berangkatkan melalui KBIH Ummul Quro tahun ini sebanyak 410 yang tergabung dalam kloter 49 gelombang kedua. Sedangkan pada tahun haji 2018 lalu KBIH Ummul Qura memberangkatkan calon jemaah haji 369 orang.

"Tahun ini mengalami kenaikan yang diberangkatkan melalui KBIH Ummul Quro," singkatnya.

Cerdaskan Anak Perbatasan, Satgas Yonif Raider 301 Bagikan 2000 Buku

  Cerdaskan Anak Perbatasan, Satgas Yonif Raider 301 Bagikan 2000 Buku

INDONESIAOne.Id ■ Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang peduli dengan pendidikan anak-anak di perbatasan, dengan memberikan buku tulis kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang berada wilayah binaan Satgas Pamtas Yonif R 301/Pks, khususnya anak-anak yatim piatu dan anak-anak tidak mampu.

Dansatgas Pamtas Yonif R 301/Pks, Letkol Inf Andi Hasbullah di Pos Kotis Nanga Badau, Kapuas Hulu menyampaikan, dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2019/2020, satgas pamtas ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak sekolah di perbatasan khususnya anak-anak yatim piatu dan anak-anak tidak mampu berupa buku tulis dan juga permen.

"Dengan tujuan agar mereka lebih termotivasi untuk belajar serta menjadi anak yanh cerdas sehingga dapat meraih cita-cita mereka sebagai generasi penerus bangsa yang akan datang," katanya.

"Pemberian buku tulis tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan," tambahnya menyampaikan.

Lanjutnya menyampaikan bahwa terdapat kurang lebih 200 orang anak asuh Satgas Yonif Raider 301/Pks, merupakan anak yatim, piatu atau tidak mampu. Buku tulis sejumlah 2000 buah tersebut dibagikan ke seluruh anak asuh Satgas Pamtas Yonif R 301/Pks di wilayah binaan tiap-tiap pos pamtas sepanjang sektor timur wilayah Kalbar yang saat ini menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif R 301/Pks.

Sedangkan Pasiter Satgas, Lettu Inf Ari Marjiono menyampaikan, buku-buku tersebut diserahkan langsung ke sekolah atau ke rumah anak asuh Satgas Yonif Raider 301/Pks. Saat ke sekolah, kedatangan Satgas disambut baik oleh guru-guru terlebih anak-anak sekolah, karena momen tersebut jarang sekali dilakukan sebelumnya.

Guru-guru siswa berharap, kedepan kalau ada waktu  anggota Satgas mengadakan kegiatan lomba ataupun permainan yang sifatnya menguji kekompakan, kepedulian sesama siswa  dan juga dibekalin sedikit ilmu kedisiplinan sehingga, mereka semakin taat untuk mengikutin aturan yang ada di lingkup sekolah ini.

Pasiter Satgas Yonif Raider 301 juga berpesan kepada seluruh guru-guru siswa, bahwa anak-anak ini harus di jaga karena mereka masih lemah dan polos. "Mereka ibarat cangkang telur yang sangat rentan untuk pecah, oleh sebab itu kita harus menjaga mereka dengan baik dan juga mendidik mereka secara iman dan ilmu pengetahuan," tutupnya. 

Kunjungan Kasad di Australia, Pererat Kerja Sama Kedua Angkatan Darat

  Kunjungan Kasad di Australia, Pererat Kerja Sama Kedua Angkatan Darat

INDONESIAOne.Id ■ Kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa ke Panglima Angkatan Bersenjata Australia atau Australian  Commander of  Defence Force (CDF) dan Kasad Australia atau Australian Chief of Army  (CA), merupakan salah satu upaya diplomasi militer TNI AD untuk mempererat  kerja sama  militer kedua negara.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

"Ini kunjungan yang pertama setelah beliau (Jenderal TNI Andika Perkasa) menjabat Kasad," ujar Candra.

Namun, lanjutnya, secara personal pertemuan Kasad dengan Letjen Richard Maxwell Burr, AO, DSC, MVO, merupakan kali kedua, dimana pertemuan sebelumnya  ketika masih menjabat sebagai Pangkostrad, pada 30 Agustus 2018.

"Juga dengan CDF,  Jenderal Angus Campbell, kunjungan ini merupakan balasan, setelah keduanya bertemu di Mabesad pada 29 Maret 2019, lalu," tegasnya.

Lanjut dikatakan Candra,  kunjungan Kasad kali ini, tidak hanya didampingi Ny. Hetty Andika Perkasa, selaku Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana, namun juga bersama dengan Mayjen TNI Suko Pranoto (Irjenad) dan Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad (Aspam Kasad) masing-masing beserta istri.

"Pertemuan yang diselenggarakan di Australian Army Headquarters, Russell Offices, Canberra, berlangsung penuh hangat," ujar Candra.

Hasil pertemuan antara Kasad dengan Australian CA dan Australian CDF pada hari  Kamis (18/7/2019) lalu itu, menurut Candra, membahas beberapa hal yang penting.

Selanjutnya Candra juga katakan bahwa kedua Kepala Staf Angkatan Darat memiliki kesamaan pandangan bahwa untuk menghadapi accelerated warfare membutuhkan kekuatan militer yang coheren, unity dan future ready serta adanya kerja sama antar elemen negara.

"Kasad menegaskan kembali bahwa era saat ini penggunaan teknologi sangat penting. Tidak hanya membantu pelaksanaan tugas, juga mengurangi risiko korban jiwa," imbuhnya.

Kemudian, terkait program kerja sama militer dengan Australian Army, lanjut Candra, Kasad sangat mendukung, khususnya tentang percepatan pertukaran instruktur di kedua akademi militer.

"Menurut Kasad pertukaran ini sangat baik, karena akan memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi personel TNI AD," tegasnya.

"Pada momen itu, Kasad juga menyatakan bahwa TNI AD akan menambah personelnya untuk berinteraksi baik bilateral maupun multilateral, dalam bentuk latihan maupun pendidikan," tambahnya.

Sementara itu, dalam pertemuannya dengan Australian CDF, kata Candra, selain menyetujui rencana pertukaran pelatih, pengajar di Akmil Magelang dengan Royal Military College (RMC) Duntroon yang bersifat resiprokal, Kasad juga menyatakan akan menghadiri kegiatan IPACC dan IPAMS di Thailand yang diselenggarakan USARPAC dan AD Thailand.

"IPACC atau Indo-Pacific Chiefs of Army Conference, merupakan konferensi para pimpinan AD seluruh negara-negara Indo-Pasifik. Sedangkan  IPAMS atau Indo-Pacific Armies Management Seminar adalah seminar yang dihadiri para perwira senior (Pati) yang membahas tentang tema tertentu," pungkasnya.

Direncanakan kunjungan kerja Kasad beserta rombongan di Negeri Kanguru itu, akan berlangsung selama enam hari, yaitu mulai 16 sampai 21 Juli 2019. (Dispenad)

Pembangunan Gedung Karantina Pertanian Semarang Di Police Line, Wawan Sutian Bakal Layangkan Somasi

  Pembangunan Gedung Karantina Pertanian Semarang Di Police Line, Wawan Sutian Bakal Layangkan Somasi

INDONESIAOne.Id ■ Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang, drh. Wawan Sutian, M.Si bakal tuntut balik pihak oknum Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Jawa Tengah yang telah mem-police line pembangunan gedung pelayanan di Jl. Jenderal Sudirman Nomor 81 Semarang.

Menurutnya, police line yang dipasang pihak Krimsus Polda Jateng sangat tidak etis dan terkesan berpihakan atas aduan PT. Katama Surya Bumi.

“Ya, kami akan tuntut balik mereka, tindakan polisi-polisi itu sangat tidak etis, nggak ada surat pemberitahuan terlebih dahulu. Meski hanya di-police line delapan jam, tapi kami marasa tidak dihargai. Seharusnya mereka konfirmasi dulu dong, dan jangan seperti itu. Kami tegaskan bahwa pembangunan balai karantina itu sesuai prosedur,” kata Wawan melalui selulernya saat dihubungi media ini, Jum’at (19/7/2019).

Ia juga menjelaskan soal pengadaan tanah untuk pembangunan gedung sudah sejak lima tahun yang lalu, dan terbeli tahun 2018. Bahkan Wawan juga merinci soal pengadaan tanah itu telah mendapatkan pengawalan TP4D Kejati Jateng.

“Semua tidak ada masalah, dan kembali saya katakan pembangunan balai karantina ini sesuai prosedur. Jadi kalau mau di korek-korek silahkan saja, pada intinya kami menjalankan semuanya itu tidak ada aturan yang kami langgar,” papar Wawan.

Wawan juga menyebut cairnya anggaran memang di tahun 2019 meski pengajuan anggaran yang dimaksud pada tahun 2018 lalu.

“Begini ya, awalnya perencanaan itu kan konsultan perencana mengajukan pilihan pondasi dengan tiang pancang. Lalu kami meminta pendapat warga setempat, dan warga meminta agar pembangunan tidak menimbulkan kebisingan, hingga akhirnya kami kembali berhati-hati memilih konstruksi,” jelasnya.

Melalui keterangan Wawan, pihaknya ditawarkan konstruksi Jaring Rusuk Beton (JRB) Pasak Vertikal, dinilai sebagai penyempurnaan dari KSLL (Konstruksi Sarang Laba-Laba – red), konstruksi bangunan bawah yang holistik. Bahkan yang mengesankan adalah konstruksi ini dibuat oleh anak bangsa sendiri.

“Kami juga sangat berhati-hati dalam memilih aspek legal konstruksilah, karena konstruksi JRB Pasak Vertikal telah ada hak patennya, terdaftar kok hak patennya, dan ada nomor ID patennya juga,” ungkap Wawan.

Wawan juga menuding aduan PT. Katama Surya Bumi ke Krimsus Polda Jateng telah memunculkan permasalahan tersebut, karena PT tersebut telah mengklaim (mengaku-ngaku) sebagai pemilik Hak Paten JRB Pasak Vertikal, namun faktanya konstruksi JRB Pasak Vertikal ada penemunya dan masih hidup hingga sekarang. “Penemu sekaligus pemilik Hak Paten JRB Pasak Vertikal itu yang benar adalah Ir. Ryantori, beliau masih ada dan sehat, dan satu lagi Ir. Sutjipto yang sudah meninggal dunia,” ulas Wawan.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng akan periksa Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang di jalan Jenderal Sudirman No 81. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Pol Hendra Suhartiyono membenarkan adanya aduan dari PT. Katama Surya Bumi terkait dugaan pelanggaran hak paten yang dilakukan oleh pelaksana proyek pembangunan gedung Balai Karantina Pertanian Semarang yaitu PT. JAI.

Bahkan Hendra Suhartiyono juga mengatakan hanya sebagian kontruksi memakai rusuk beton yang dikombinasikan dengan jaring laba-laba. Menurut Hendra penggunaan kontruksi tersebut juga harus ada izin dari pemilik hak patennya.

Dirinya juga menyebut tidak semua area dipasang police line. Hanya ada beberapa kontruksi yang dipasang police line. “Jadi masih tetap dibangunlah, dan tidak ada pemberhentian pembangunan,” ujar Hendra.

Dikatakannya, Polda Jateng masih akan mendatangkan ahli kontruksi dengan menggandeng Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Semarang untuk saksi ahli konstruksi, meski diakuinya belum ada penunjukkan dari Untag dan Unnes untuk saksi ahli. “Kami sudah bersurat ke mereka,” singkatnya. Hendra juga menyebut pada kasus tersebut terdapat unsur pidana. Hal ini tercantum pada pasal 161 UU Hak Paten.

Sementara pemilik Hak Paten JRB Pasak Vertikal, Ir. Ryantori membenarkan apa yang dikatakan Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang, Wawan Sutian, bahwa dirinya (Ryantori – red) adalah penemu sekaligus pemilik hak paten yang dimaksud. Hal itu sesuai dengan surat Hak Paten terdaftar tahun 1979 Nomor 7191 (KSLL), dan Paten di tahun 2004 dengan ID No. 0 018 808 (perbaikan KSLL), lalu Paten tahun 2016, dengan ID No.043873 (Jaring Rusuk Beton Pasak Vertikal).

“Kami menyayangkan tindakan polisi yang tidak professional, harusnya polisi menjadi pengayom masyarakat, tapi ini tidak, langsung maen police line ajah,” kata Ryantori di Jakarta, Kamis (18/7/2019) malam.

Ryantori juga menyesalkan tidak adanya konfirmasi dari pihak terkait. Tindakan sembrono oknum polisi itu terlihat seakan-akan polisi menyudutkan dan langsung menuduh pihak Balai Karantina Pertanian Semarang maupun pelaksana konstruksinya dan pemilik hak paten bersalah.

“Saya katakan penemu dan pemilik Hak paten itu saya. Kan aneh… penemu kok dituduh menjiplak temuannya sendiri. Kembali saya pertegas ya, pemilik hak paten itu bukan punya PT. Katama Surya Bumi, justru PT itu yang mengklaim dan mengaku-ngaku pemilik hak paten milik saya,” tegas Ryantori.

Ryantori justru kembali pertanyakan kinerja kepolisian Polda Jawa Tengah atas tuduhan-tuduhan yang tidak mendasar terhadap pembangunan Balai Karantina Pertanian Semarang dan menuding dirinya sebagai pemilik hak Paten yang bersalah.

“Kalau yang dikatakan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng kan mengkasuskan atas aduan PT. Katama Surya Bumi atas konstruksi dan hak patennya. Bahkan polisi juga mengatakan terdapat unsur pidana pasal 161 UU Paten. Jadi, saya pribadi siap menjelaskan dan mengungkap kebenarannya, karena sayalah penemu dan pemilik hak paten itu. Lalu unsur pidana pasal 161 UU patennya dimana? Justru Polisi harus periksa kembali PT. Katama Surya Bumi yang sudah mengaku-ngaku sebagai pemilik hak Paten,” ujar Ryantori. (wl/rls)

Sabtu, 20 Juli 2019

Dampak Positif TMMD terhadap Kemajuan Daerah


INDONESIAOne.Id ■ TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 yang digelar oleh Kodam XII/Tpr di tiga wilayah yaitu Ketapang, Sintang dan Pangkalan Bun sudah memasuki hari kesembilan.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos menyampaikan pandanganya terkait pelaksanaan TMMD ke-105 tahun 2019.

Menurutnya pembangunan sasaran fisik dalam program TMMD ke - 105 kali ini berupa pembuatan jalan, pembuatan jembatan, perehaban tempat ibadah, pembuatan lapangan sepak bola dan penerangan lampu jalan, dengan harapan hasil pelaksanaan TMMD ke-105 akan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menjadi sasaran program TMMD.

Dengan adanya jalan dan jembatan yang dibuat akan sangat membantu masyarakat di lokasi TMMD yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, sehingga dapat membantu melakukan aktivitas bertani yang di mulai dari sejak tanam hingga pasca panen. Pembangunan jalan dan jembatan sangat vital serta diperlukan petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Meskipun hasil panen berlimpah tanpa adanya akses jalan yang baik, petani tidak akan bisa menikmati hasil panen dengan maksimal.

"Hanya dengan pembangunan infrastruktur yang baik, petani akan meningkat kesejahteraannya, serta saya meyakini bahwa TMMD kali ini mampu meningkatkan kesejahterakan masyarakat," ujar Kapendam XII/Tpr.

Lanjutnya, dengan perehaban tempat ibadah diharapkan dapat meningkatkan iman dan takwa masyarakat. Dengan adanya Sarana dan Prasarana ibadah yang baik, akan menjadikan masyarakat lebih semangat untuk beribadah.

Dengan meningkatnya iman dan takwa masyarakat akan mampu menghadapi problema dan tantangan dalam menjalani kehidupan modern yang semakin kompleks. Masyarakat akan terhindar dari hal-hal negatif akibat pengaruh dari budaya luar yang tidak baik.

Sedangkan dengan pembangunan lapangan sepak bola dapat memajukan olahraga di desa. Dengan adanya sarana lapangan yang baik tentunya akan meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga. Tidak hanya untuk berolahraga saja, lapangan tersebut juga dapat dijadikan sebagai pusat kegiatan masyarakat tentunya dalam kegiatan yang positif. Begitu juga dengan adanya lampu penerangan jalan, masyarakat dapat dengan mudah untuk melakukan aktivitas di malam hari.

"Kondisi jalan yang terang pada malam hari juga akan membantu meningkatkan keamanan lingkungan," katanya.

Senada dikatakan oleh Bupati Sintang Jarot Winarno, saat acara pembukaan TMMD beberapa waktu yang lalu, kegiatan TMMD ini bermakna sangat penting dan strategis, selain untuk membangun infrastruktur dan prasarana desa, juga dapat merekatkan hubungan serta silahturahmi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah dan masyarakat.

Terpisah Kepala Desa Pangkut Bapak Guntur, S.H., sangat mendukung serta membantu mensukseskan program TMMD yang dilaksanakan di desanya. Dia mengakui secara geografis desanya cenderung terpencil atau jauh menuju pusat kota.

''Mudah-mudahan program ini berkesinambungan serta berkelanjutan, dengan harapan pembangunan jembatan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masyarakat,'' ujarnya.

"Begitu besar manfaat yang akan diperoleh masyarakat dari pelaksanaan TMMD. Oleh karena itu program TMMD masih sangat diperlukan untuk mengakselerasi pembangunan di desa. Program TMMD dari TNI sejalan dengan program dari pemerintah yaitu membangun dari pinggiran," pungkas Kapendam XII/Tpr (Pendam XII/Tpr)

Usut Kasus Korupsi Kepala Daerah, KPK Jangan Masuk Angin


Dengan  ditetapkannya dua kepala daerah di Riau yaitu Zul As dari Kota Dumai dan Amril Mukminin dari Kabupaten Bengkalis, menjadi preseden buruk bagi bumi Lancang Kuning. Dan tentunya ini akan membuat Marwah Provinsi Riau menjadi buruk di mata nasional. Apalagi sebelumnya Riau telah menghasilkan hattrick gubernur yang terlibat korupsi.

Sangat memprihatinkan. Jumlah kepala daerah terjerat kasus korupsi terus meningkat. Bahkan jumlahnya sudah mencapai ratusan orang. Walaupun sudah banyak yang ditangkap KPK, namun ternyata tak membuat para kepala daerah berhenti ‘menilep' uang rakyat.

Meski sudah ratusan yang ditangkap dan dijebloskan ke penjara, tetap saja para kepala daerah (gubernur, bupati, walikota dan wakil-wakilnya) masih nekad melakukan tindak pidana korupsi. Publik tentu mengutuk kepala daerah yang tega melakukan perbuatan amoral tersebut.

Disisi lain, tindakan penanganan KPK ternyata tak membuat kepala daerah dan pejabat negara lainnya kapok menerima suap, melakukan tindak pidana korupsi. Seakan-akan mereka tidak ada takutnya masuk penjara.

Apakah yang terjadi sehingga para kepala daerah melakukan pelanggaran hukum? Apalagi jumlahnya sangat banyak. Dan disaat KPK terus memberantas kasus korupsi, disaat itu pula para kepala daerah dengan ganasnya 'menilep' uang rakyat. Seakan tidak ada rasa malu dan rasa takut melakukan itu semua.

Untuk mencegah korupsi, sudah saatnya para kepala daerah koruptor diberikan hukuman maksimal, 20 tahun. Selain itu hak politiknya harus dicabut. Pencabutan hak politik ini merupakan instrumen yang bisa dipakai sebagai salah satu upaya memberikan efek jera.

Selain itu, hakim perlu memiskinkan para koruptor. Dengan memaksimalkan perampasan aset dan pengembalian kerugian negara. Juga mendorong agar pasal pencucian uang juga diterapkan terhadap kepala daerah yang melakukan korupsi.

Kita tentu saja miris dengan korupsi yang terjadi di negeri ini. Mulai dari yang kecil-kecil, recehan, sampai korupsi massal atau korupsi berjamaah.

Terkait dengan status tersangka dua kepala daerah di Riau, langkah penyidik KPK yang belum menahan tersangka yang dituduh terlibat korupsi seperti tindakan "penyanderaan".

Kami apresiasi kepada KPK dan perlu
mengingatkan penyidik KPK harus mengedepankan kehati-hatian saat menetapkan status tersangka kasus korupsi. Sehingga tidak menimbulkan tuduhan lembaga anti rasuah tersebut masuk angin. Ini semua dilakukan agar tidak ada kecurigaan masyarakat terhadap kinerja KPK dalam menangani perkara korupsi.

 Opini : Didik Arianto

Jumat, 19 Juli 2019

Persit KCK Cabang XL Kodim 0833 01 Klojen Gelar Pengajian Rutin


INDONESIAOne.Id ■ Ketua Persit KCK Cabang XL Kodim 0833 Tommy Dahlia, beserta ibu-ibu persit menyelenggarakan kegiatan rutin yaitu pengajian dan pembacaan surat yasin, bertempat di Aula Koramil 0833/01 Klojen, jalan Kahuripan nomor 7A, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (18/7/2019) sore.

Dalam kegiatan rutin dua minggu sekali ini Persit Cabang XL Kodim 0833 tidak hanya menggelar pengajian dan pembacaan surat yasin, namun juga tausiah oleh KH. Mumammad Nursalim dari FKUB Kota Malang.

Dikatakan, sekira pukul 15.30 Wib sebanyak 70 orang mulai berkumpul guna mengikuti pengajian dengan tema “Meningkatkan keimanan dan menjalin keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah”.
     
KH. Mumammad Nursalim dalam tausiahnya menerangkan, “setiap pasangan yang sudah menjalin sebuah hubungan tentu ingin lebih menguatkan hubungan itu dengan diikat dalam sebuah perkawinan. Dalam perkawinan juga tentunya memiliki tujuan yang jelas yakni membentuk keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah. Keluarga yang seperti inilah yang selalu diinginkan setiap pasangan usai menikah,” paparnya.

BACA JUGA: Manajemen Masjid Seharusnya Lebih Baik dari Manajemen RT 

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XL Kodim 0833 menghimbau, anggota Persit untuk tetap menjaga hubungan baik, saling memahami dan menghargai serta mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar dalam menjalani kehidupan selalu sabar dan taqwa.

“Ciptakanlah suasana yang harmonis dalam kehidupan sehari-hari, selalu memberi motivasi diri dan keluarga untuk menjadi yang terbaik, sehingga pada diri kita akan tercipta prilaku dan sifat yang beriman,” harapnya.

BACA JUGA:  Wanita Itu Istimewa 

“Pengajian ini digelar selain memperkokoh keimanan dan ketaqwaan, juga memberikan motivasi untuk ibu-ibu persit agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak hubungan keluarga,” tutup Ketua Persit KCK Cabang XL Kodim 0833.

Turut hadir pada acara ini Danramil Klojen Kapten Inf Sunarko, KH. Mumammad Nursalim dari FKUB Kota Malang. Ketua Persit Cabang XL Kodim 0833 Tommy Dahlia, Ketua Ranting I sampai dengan V, beserta jajaran Kodim 0833, pengurus  dan anggota. (rls)



Usai Latihan Menyelam, Kapolda Bali Pimpin Bersih-bersih Sampah Plastik di Pulau Menjangan

 Usai Latihan Menyelam, Kapolda Bali Pimpin Bersih-bersih Sampah Plastik di Pulau Menjangan

INDONESIAOne.Id ■ Menjaga alam merupakan satu konsep yang diwarisi orang Bali sesuai ajaran Tri Hita Karana. Konsep Tri Hita Karana inilah yang diterapkan Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose sejak menjabat sebagai Kapolda Bali.

Ia menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan alam lingkungannya (Palemahan), yaitu dengan memimpin aksi bersih-bersih sampah plastik di sekitar Pulau Menjangan, Buleleng, Jumat (12/7/2019).

Kapolda mengajak puluhan anggota Polri yang telah selesai melaksanakan latihan menyelam agar memungut sampah plastik, puntung rokok dan sampah lainnya. Kemudian sampah-sampah tersebut dikumpulkan jadi satu lalu dibawa ke Pulau Bali untuk dibuang pada tempatnya.

“Sampah plastik menjadi permasalahan krusial yang harus menjadi perhatian dan tindakan nyata semua pihak elemen masyarakat. Ini sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk memperhatikan dan memerangi bahaya yang ditimbulkan sampah plastik,” kata Kapolda Bali.

Selain itu, apa yang dilakukannya juga merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 terkait pembatasan timbunan sampah plastik sekali pakai. Menjaga alam merupakan tugas dan kewajiban setiap orang. Tugas itu dimulai dari diri sendiri dengan melakukan hal yang paling sederhana dengan membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan lingkungan sekitar.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan memantik kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dan menjaga lingkungan sekitar bebas dari sampah plastik, terlebih di areal tempat ibadah dan tempat wisata,” harapnya.

■ Made Asnawa

GAYA HIDUP

TOKOH ISLAM

POLITIK

SPORT

OPINI

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved