Jembatan Suramadu Gratis Tak Ada Efek, Ulama Madura Malah Ajak Warga Pilih Prabowo Sandi - INDONESIA One

Senin, 29 Oktober 2018

Jembatan Suramadu Gratis Tak Ada Efek, Ulama Madura Malah Ajak Warga Pilih Prabowo Sandi

Jembatan Suramadu Gratis Tak Ada Efek, Ulama Madura Malah Ajak Warga Pilih Prabowo Sandi


INDONESIA ONE ■ Jembatan Surabaya- Madura (Suramadu) resmi digratiskan sejak Sabtu (27/10/2018).

Presiden Joko Widodo telah resmi membebaskan biaya tarif tol Jembatan Suramadu. Kini Jembatan yang menghubungkan dua pulau itu menjadi jembatan non tol.

"Dengan mengucap bismillah, jalan tol Suramadu kita ubah menjadi jalan non tol biasa," kata Jokowi disambut tepuk tangan hadirin, lalu ratusan orang mengacung satu jari, ada yang telunjuk, ada pula yang cukup acungkan jempol.

Melihat tayangan di TV itu, beberapa pengamat berpendapat ada aroma kampanye dibalik acara seremonial itu. Sayangnya, hal tersebut tidak memberi efek jika dimaksudkan untuk mendulang suara.

Fakta dilapangan justru sebaliknya. Kemarin, Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo, Mimbaan Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, KH R Muhammad Kholil Asad justru melayangkan surat edaran ajakan pada masyarakat untuk mendukung Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandi pada Pemilu 2019 mendatang.

Himbauan dan ajakan tersebut tertulis dalam bahasa madura dalam bentuk bahasa arab (pego).  Dalam lembaran kertas imbauan ada tanda tangan kiai Kharismatik di Kota Santri Bumi Shalawat Nariyah ini.

"Iya, benar, Kiai Kholil melayangkan imbauan dan ajakan untuk mendukung dan memenangkan Prabowo - Sandi pada Pilres 2019 tahun depan," ungkap H. Maman santri yang dekat dengan Kiai Kholil saat dikonfirmasi TIMES Indonesia, Minggu (28/10/2018) pagi.

Berikut isi dari surat edaran himbauan dan ajakan  yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dan beredar di masyarakat.

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Kepada saudara saudara, teman - teman, khususnya teman - teman, dan kepada siapaun  mempunyai hak pilih pada  agar dalam Pilpres 2019 :

1. Menggunakan hak pilihnya untuk memenangkan Prabowo - Sandi dengan niat Lillahi Taala, memenuhi kewajiban agama. 

2. Tetap menjaga kesantunan dan akhlakul karimah, oleh karena itu tidak perlu ada caci maki, saling , karena justru akan jatuh dari perhatian Allah SWT.

3. Terus meningkatkan doa permohonan agar bangsa dan negara Indonesia dibimbing dan dijaga oleh Allah SWT. 

Walaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh

Surat edaran imbauan dan ajakan dari putra almarhum KHR Asad Syamsul Arifin  tersebut sudah beredar di masyarakat dan di media sosial baik lewat Facebook dan group group Whatshap.

 ■ Rusmini Yatman
Sumber : timesindonesia


BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved