Inilah Kisah Pai Bocah yang Tinggal Dibekas Kandang Ayam di Bekasi - INDONESIA One

Kamis, 27 Desember 2018

Inilah Kisah Pai Bocah yang Tinggal Dibekas Kandang Ayam di Bekasi

  Inilah Kisah Pai Bocah yang Tinggal Dibekas Kandang Ayam di Bekasi


INDONESIAOne.ID ■ Padepokan Sumerah Diri (PSMD) yang diwakili oleh Panji (24 th), Adi Veder (32 th) dan Herman Setya Pringga (38 th) bersama team berkunjung ke kediaman Irpai (8 th) yang akrab dipanggil Pai, beralamat di Jalan Kampung Kandang, Desa Sukaraya, Kecamatan Katang bahagia, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (26/12/18).

Dalam kehidupan sehari-hari Pai (8 th) ditemani oleh seorang neneknya Yanti (48 th). Mereka hanya hidup berdua di sebuah bekas kandang ayam yang bersekatan dengan bilik bambu, dimana rumah bocah tersebut hanya menempel dengan tembok depan rumah orang lain.

Bocah yang masih dibawah umur ini sangat memprihatinkan dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, dia hanya mengandalkan seorang nenek dari ibunda Pai yang hanya bekerja sebagai pengasuh anak dengan gaji bulanan yang tidak cukup untuk kehidupannya sehari-hari.

Menurut keterangan ibu Yanti, dia bersama Pai sampai saat ini, saya tidak mendapatkan bantuan dari manapun dan hanya mengandalkan gaji yang saya terima selama bekerja menjadi pengasuh anak tetangga, terangnya.

"Mudah-mudahan dengan kunjungan dari Padepokan Sumerah Diri maupun elemen lainnya yang berkunjung dan melihat langsung kondisi saya ini bisa mengetuk hati para donatur lainnya, maupun instansi terkait supaya bisa memberikan perhatian penuh untuk Pai yang sangat membutuhkan perhatian," harapnya.

Lebih lanjut, Ibu Yanti menjelaskan kepada awak media, ada salah satu oknum yang dikenal dengan panggilan Erwin yang memviralkan di Facebook pertama kali, sudah banyak orang yang memberikan sumbangan untuk Pai, malah sumbangan itu semua tidak ada yang sampai, bahkan Erwin selalu menggalang dana dan semua dana masuk ke Erwin, apalagi dia selalu bilang bahwa saya bukan neneknya melainkan tetangga Pai.

Dengan adanya info dari oknum tersebut yang memberikan informasi bahwa Ibu Yanti bukan nenek kandungnya, disitulah Erwin tersebut mencari celah untuk menampung sumbangan yang langsung masuk ke rekeningnya.

Disisi lain, Panji salah satu dari perguruan Padepokan Sumerah Diri, menghimbau kepada seluruh elemen maupun pejabat terkait yang mau memberikan sumbangan untuk Pai, supaya bisa menyalurkannya secara langsung supaya tidak adanya oknum-oknum yang mencari keuntungan dari kesusahan orang lain, tegasnya.

Harapan dari keluarga Pai, supaya Lurah maupun Camat yang sudah berkunjung ke rumah Pai, mudah-mudahan cepat merealisasikan sumbangan yang dijanjikan sama Pak Lurah untuk membantu membangun rumahnya Pai, tutupnya saat di wawancara, belum lama ini.

Penulis : Deni/Yuli/SKI /Qwil


BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved