Geger di Polda Lampung! Oknum Pamen Berpangkat AKBP Digrebek Warga Diduga Selingkuh - INDONESIAOne.ID

Rabu, 09 Januari 2019

Geger di Polda Lampung! Oknum Pamen Berpangkat AKBP Digrebek Warga Diduga Selingkuh

Geger di Polda Lampung! Oknum Pamen Berpangkat AKBP Digrebek Warga Diduga Selingkuh


INDONESIAOne.ID ■ Warga Kelurahan Kelapa Tiga Permai, Kecamatan Tanjungkarang Barat (TkB), Kota Bandarlampung dihebohkan dengan beredarnya kabar penggerebekan terhadap salah seorang perwira menengah (Pamen) Polda Lampung.

Oknum Pamen berpangkat AKBP itu diketahui merupakan salah seorang Kasubid Biddokkes Polda dengan inisial RLH. Ia diduga selingkuh dengan seorang wanita.

Ketika tim mencoba untuk menulusuri kabar tersebut, Ketua RT 05 Lk 2 Kelurahan Kelapa Tiga Permai, Erfendi Sasmita mengatakan tidak mengetahui secara gamblang.

"Kalau saya liat langsung enggak, saya hanya dengar-dengar kabar aja dari warga. Untuk waktu kejadian itu sekitar tanggal 29 Desember 2018. Saat itu kami sedang ada pemilihan ketua RT. Tapi saya enggak tau ada penggerebekan itu, baru di tanggal 30 Desember saya dapat kabar dari warga," katanya, Selasa (8/1/2019).

Meskipun demikian, menurutnya keesokan harinya ada dua personel petugas Polda Lampung yang mempertanyakan kabar tersebut kepada dirinya.

"Mereka nanyain soal penggerebekan itu, tapi ya saya jawab apa adanya kalau saya emang enggak ngeliat secara langsung," lanjutnya.

Sementara rumah yang diduga digerebek tersebut adalah sebuah rumah indekost dengan nama "Hammi Griya" yang merupakan milik oknum Pamen tersebut.

"Ya kalau Griya itu emang punya dia, setau saya emang kost-kostan dan itu beroperasi sudah 5 tahun lebih. Kalau saya sama pemiliknya jarang ketemu mungkin beliau sibuk, tapi kalau dulu saya lebih sering berkomunikasi dengan penjaganya," jelasnya.

Terpisah salah seorang sumber terpercaya Rilislampung.id dari Bidpropam Polda Lampung, membenarkan kabar tersebut. Bahkan menurutnya perkara itu telah sampai di bagian Pertanggungjawaban Profesi (Wabprof) Bidpropam Polda Lampung.

"Iya benar, sudah kita tangani saat ini ada di bagian Wabprof Bidpropam Polda Lampung. Saat adanya penangkapan itu turut juga diamankan wanita sekitar umur 30 tahun. Ini juga bukan merupakan kali pertama dia bermasalah dalam perkara seperti ini,” ujarnya.

Untuk sanksinya lanjut dia, jelas kode etik karena telah merusak citra Polri. Sedangkan untuk pidana umumnya belum ada, karena istri yang bersangkutan belum melaporkan hal itu ke Bidpropam. Sebab, saat kejadian istri yang bersangkutan sedang ada di wilayah Pulau Jawa.

“Kami juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi seperti warga sekitar," beber sumber yang enggan disembutkan namanya tersebut.

Namun sayang, hingga berita ini diturunkan panggilan telepon serta pesan singkat yang dikirimkan oleh wartawan media ini terhadap yang bersangkutan tidak mendapatkan respons.

Ketika wartawan media ini berusaha melakukan konfirmasi secara langsung dengan mendatangi ruang kerjanya di Direktorat Sabhara Polda Lampung, oknum Pamen itu sedang tidak ada di tempat. Begitu juga dengan kediamannya tampak sepi. (Sumber: RilisLampung)


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2017 INDONESIAOne.ID | All Right Reserved