Belum Sepakat, Warga Ciampel Minta PT. Pindodelli II Perjelas Jaminan Sebelum Buka Lagi - INDONESIA One

Jumat, 01 Februari 2019

Belum Sepakat, Warga Ciampel Minta PT. Pindodelli II Perjelas Jaminan Sebelum Buka Lagi

 Belum Sepakat, Warga Ciampel Minta PT. Pindodelli II Perjelas Jaminan Sebelum Buka Lagi


INDONESIAOne.ID ■ Geger perkara PT. Pindodelli II untuk plant Coustic Soda masih berlanjut. Pasalnya, jika sebelumnya sempat di lakukan penutupan, karena terjadi kebocoran, sehingga menyebabkan warga lingkungan keracunan, khususnya warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang Jawa barat, Kamis, 31/01/2019.

Wahyu Anggara Putra, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Laskar Merah Putih Markas Cabang (LBH LMP Marcab) Karawang, yang waktu itu memberikan bantuan hukum, dan mendampingi warga yang terkena dampak berpendapat. "Saya sudah menerima kembali pengaduan beberapa perwakilan warga Dusun Cigempol, bahwa plant Coustik Soda PT. Pindodelli II akan segera kembali beroperasional," kata Wahyu.

Namun, bagaimana soal garansi atau jaminan, kalau Coustik Soda tersebut tidak mengalami kebocoroan seperti yang sudah berkali - kali terjadi, siapa yang mau bertanggung jawab? Ini harus di perjelas dulu, tidak serta merta bisa beroperasi lagi, tanpa memberikan jaminan keamanan bagi warga sekitar yang pernah terdampak, imbuhnya.

"Beberapa perwakilan warga yang 2 hari lalu menginformasikan kepada saya, mereka merasa kecewa dan tidak terima atas keputusan yang di buat oleh PT. Pindodelli II. Pasalnya, dari beberapa poin yang di persyaratkan oleh warga, ada yang tidak di akomodir serta di tuangkan dalam surat kesepakatan bersama," katanya.

Di mana pada poin (III). Tuntutan warga secara khusus terkait beroperasinya kembali plant Coustik Soda :

1. PT. Pindodelli II bersedia memberikan uang kompensasi perjiwa setiap bulan.

2. PT. Pindodelli II bersedia menanggung seluruh biaya rawat inap dan rawat jalan rumah sakit, bilamana ada warga yang kena dampak dari bocornya Coustik Soda, berikut dana bantuan sebesar Rp. 5000.000,-/pasien.

3. PT. Pindodelli II bersedia memberikan uang cemas saat terjadi kebocoran Coustik Soda sebesar RP. 500.00,- kepada setiap Kepala Keluarga (KK).

4. Jika sewaktu - waktu terjadi kebocoran, PT. Pindodelli II akan menurunkan jajarannya langsung ke lapangan, untuk memeriksa kondisi lingkungan sebagai upaya kepedulian terhadap warga.",

Tapi kenyataanya, draft yang di berikan oleh warga yang sudah di sertakan tanda tangan warga, di rubah dengan perjanjian pengelolaan limbah sampah area PT. Pindodelli II, tanpa meminta persetujuan warga secara menyeluruh, ini sungguh sangat di sayangakan. Saya curiga dan menduga, ada pihak yang memanfaatkan ini untuk kepentingan usaha? Oleh karena itu, kami dari LBH LMP Marcab Karawang akan mempersoalkan masalah ini, pungkasnya.

Di tempat terpisah, Andri Kurniawan saat di mintai keterangannya melalui saluran telepon, mengatakan. "Ini persoalan kemanusiaan, kita semua tidak perlu banyak beretorika. Saya sudah komunikasi via telepon dengan pak Wahyu Anggara, kami dari LMP Marcab Karawang akan segera melayangkan surat audiensi ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang untuk melakukan audiensi Senin minggu depan.

"Dalam forum audiensi itu nanti kita bedah bersama warga," ujar Andri Kurniawan.

Seperti diketahui, PT. Pindodeli merupakan produsen kimia yang menggunakan bahan baku Clorin. Pabrik ini beberapa kali mengalami kebocoran, sehingga menyebabkan banyak korban bagi warga sekitar.

Saat itu, Plant Coustic Soda PT. Pindodelli II di tutup oprasionalnya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, dan di pimpin langsung oleh Bupati Cellica Nurrachadiana, hari Jum'at pada tanggal 18 Mei 2018 lalu. Tapi kali ini di kabarkan akan segera beroperasional kembali?

 ■  Dadang Aripudin   /DJ

BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved