Usai Dicekoki Ciu, ABG Paguyangan Digilir 4 Pemuda - INDONESIA One

Jumat, 01 Februari 2019

Usai Dicekoki Ciu, ABG Paguyangan Digilir 4 Pemuda

   Usai Dicekoki Ciu, ABG Paguyangan Digilir 4 Pemuda


INDONESIAOne.ID ■ Lagi, kasus pencabulan kepada seorang anak dibawah umur terjadi di Kabupaten Brebes bagian selatan. Kali ini, seorang bocah perempuan berusia 13 tahun digilir empat pemuda di tepi Sungai Pemali, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu.

Sebelum digilir oleh empat pemuda itu, korban yang masih duduk di bangku SMP itu dicekoki minuman keras hingga tak sadarkan diri. Korban merupakan warga Kecamatan Paguyangan.

Kasatreskrim AKP Arwansa mengatakan, empat pelaku pencabulan ditangkap tim Unit Reskrim Polsek Bumiayu beberapa jam setelah keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut.

Mereka yang ditangkap masing-masing, Manarul Hidyat (22), Mulyono (20), Aji Kurniawan (18) dan JJ (17). Keempat pelaku merupakan warga Desa Pruwatan Bumiayu.

“Tiga pelaku sudah diamankan di Mapolres Brebes, satu pelaku lainnya sudah diamankan di Mapolsek Bumiayu. Termasuk barang bukti berupa baju korban juga sudah kita amankan,” kata Arwansa di Mapolres Brebes, Kamis 31 Januari 2019.

Dia menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 30 Januari 2019 sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban dijemput seorang pelaku menggunakan sepeda motor dan diajak ke rumahnya. Selanjutnya, korban dibawa ke sebuah tempat di tepi Sungai Pemali.

Di tepi Sungai Pemali, pelaku memaksa korban untuk ikut meminum miras hingga tak sadarkan diri. Hingga akhirnya, aksi bejat dilakukan kepada korban.

“Keempat pelaku sempat minum miras (alkohol) jenis Ciu. Dalam kondisi setengah sadar, korban dicabuli secara bergantian oleh pelaku,” ujarnya.

Arwansa mengatakan, dari empat pelaku, satu pelaku di antaranya merupakan anak yang masih dibawah umur. Meski begitu proses hukum tetap berjalan. “Untuk kondisi korban dalam pennganan unit PPA Polres Brebes dan Psikolog,” jelasnya.

Para pelaku dikenakan pasal 81 dan 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Untuk ancamanya pidana minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun,” kata dia.

Terpengaruh Miras

Sementara pelaku, Manarul, mengaku melakukan aksi bejat itu lantaran terpengaruh minuman keras. “Saya enggak kenal korban, saya cuman diajak. Habis minum miras jenis ciu, yang pertama melakukan bukan saya. Saya orang kedua yang melakukan itu,” aku Manarul.

Adapun miras jenis ciu yang dibelinya dua bungkus plastik dengan harga Rp 20 ribu. Lalu diminum bersama tiga temannya. “Perbuatan itu dilakukan bergantian. Setelah itu, korban diantarkan pulang ke rumah,” katanya.

sumber : Panturapost.com


BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved