13 Anggota Geng Motor Ditangkap, Sajam Clurit dan Samurai Berhasil Disita - INDONESIA One

Rabu, 20 Maret 2019

13 Anggota Geng Motor Ditangkap, Sajam Clurit dan Samurai Berhasil Disita

 13 Anggota Geng Motor Ditangkap, Sajam Clurit dan Samurai Berhasil Disita


INDONESIAOne.ID ■ Jajaran Tim Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap 13 anggota geng motor kelompok "Tiga Serangkai" yang selama ini kerap meresahkan warga di wilayah Jakarta Timur. Kini 13 orang itu sudah diamankan petugas.

“Tim Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya mengamankan 13 tersangka anggota geng motor tersebut. Aksi terakhir mereka yakni mengeroyok anggota geng motor lain, karena sebagai tindakan balas dendam,” kata Kombes Argo Yuwono, Kabid Humas PMJ kepada media di Mapolda, Rabu.

Argo mengatakan, bahwa korban dari geng motor ‘Tiga Serangkai’, yakni anak-anak kampung Warung Jengkol di Jalan Swadaya 3 KM 19, Jakarta Timur. Sedangkan lokasi pengeroyokan bertempat di depan Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Hasil dari operasi petugas bahwa aksi mereka benar-benar sudah sangat meresahkan. Apalagi sampai menggunakan senjata tajam clurit dan bahkan samurai untuk melukai korbannya.

“Akibat aksi pembacokan, terdapat 4 korban yaitu AI, AA, FA dan MHA. Bahkan ada 1 korban yang tangannya putus, dibacok clurit oleh DN,” papar Argo, panjang lebar.

Sedangkan untuk para korban pembacokan, ditambahkan Argo, kini sudah dibawa ke RS Persahabatan dan RS Colombia untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan.

“Dari data petugas, 13 tersangka malah terdapat tiga anak dibawa umur. Mereka bertiga juga ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Untuk ke-10 tersangka dewasa meliputi LN, MFD, DMS, FZ, AWL, BBG, LTF, FJR, DN dan AVN. Berbeda untuk 3 tersangka dibawah umur yakni KV, MHR dan SSR.

Menutut Kanit 5 Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Ridwan R Soplanit, komplotan geng motor ‘Tiga Serangkai’ merupakan gabungan dari 3 kampung yang ada di daerah Kayu Tinggi Cakung Timur, Pedurenan Cakung Timur dan Rusun Rawa Jahe Jatinegara.

Kesemua tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan atau Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia No.12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun. Dari mereka disita barang bukti berupa 3 celurit, 1 samurai dan 12 Handphone yang digunakan pelaku.

■ SDON/GOES

BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved