Pengurus Islamic Centre Bekasi Tolak Lahannya Digunakan Untuk Tol Becakayu - INDONESIA One

Jumat, 01 Maret 2019

Pengurus Islamic Centre Bekasi Tolak Lahannya Digunakan Untuk Tol Becakayu

   Pengurus Islamic Centre Bekasi Tolak Lahannya Digunakan Untuk Tol Becakayu


INDONESIAOne.ID ■ Pengurus Islamic Centre Kota Bekasi, Yayasan Nurul Islam menolak lahanya digunakan untuk pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Ketua Pengurus Yayasan Islamic Centre Kota Bekasi, Paray Said mengatakan persoalan pembangunan Tol Becakayu yang akan menggunakan lahan Islamic Centre baru didengar pihaknya akhir-akhir ini.

"Tentang informasi akan adanya pembangunan proyek jalan Tol Becakayu yang akan menggunakan lahan Islamic Centre juga baru kita dengar. Untuk itu kita segera gelar rapat dan hasilnya kita menolak lahan Islamic Centre Kota Bekasi digunakan untuk tempat pembangunan," ungkap Paray Said.

Paray menegaskan Yayasan Nurul Islam tidak pernah mendapat undangan atau diajak berembuk terkait rencana ini. Bahkan mantan Anggota DPRD Kota Bekasi ini mengatakan Tol Becakayu rencananya dari tahun 1996 dan baru berjalan kali ini.

"Persoalan ini masuk dalam rapat dan menghasilkan pleno diantaranya menolak penggunaan lahan Islamic untuk Becakayu. Meski menolak kita punya solusinya diantaranya pembangunan bisa lurus menyusuri Kalimalang. Lewat belakang ruko Sun City, atau sebelah selatan saluran kali sekunder, atau lurus jalan hasibuan atau di akhiri di depan Grand Metropolitan," tegasnya.

Jika lahan Islamic Centre Kota Bekasi digunakan untuk Tol Becakayu menurutnya akan menghilangkan bangunan sekolah, masjid, perpustakaan, dan lahan pengolahan sampah. Tentu itu mengubah nilai sejarah Islamic yang berdiri sejak 1993.

Hal senada juga diungkapkan Pembina Yayasan Islamic Centre Kota Bekasi, Wikanda Darmawijaya pihaknya menyambut baik dengan adanya penambahan jalan Tol Becakayu karena suatu kebutuhan. Namun dengan catatan  tidak menggunakan lahan Islamic Centre Kota Bekasi.

"Memang sampai saat ini tidak ada pemberitahuan baik dari pihak pemerintah pusat dan daerah. Makanya kita engga bisa mengusulkan, dan perlu diketahui Islamic Centre Kota Bekasi ini kegiatannya padat dan sangat dibutuhkan masyarakat," kata Wikanda mantan Bupati Bekasi.

Sumber : Radio Dakta

BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved