5 WNI Ditangkap Imigrasi Malaysia Diduga Terlibat Prostitusi Sesama Jenis - INDONESIA One

Rabu, 10 April 2019

5 WNI Ditangkap Imigrasi Malaysia Diduga Terlibat Prostitusi Sesama Jenis

 5 WNI Ditangkap Imigrasi Malaysia Diduga Terlibat Prostitusi Sesama Jenis

 5 WNI Ditangkap Imigrasi Malaysia Diduga Terlibat Prostitusi Sesama Jenis

INDONESIAOne.ID ■ Terjadi di malaysia. 4 Warga Indonesia di tangkap Aparat Imigrasi Penang karena diduga melakukan praktik prostitusi sesama jenis secara daring.

Kelima WNI itu ditangkap saat dilakukan sebuah penggerebekan di sebuah hotel di Jalan Penang.

Menurut Kepala Bagian Penindakan Imigrasi Penang, Kholijah Mohamad saat itu mereka sedang menggelar razia yang disebut sebagai 'Operasi Tegar'.

Kepada awak media  Kholijah  mengatakan sebelum menggelar penggerebekan, mereka sudah mengintai dan mengumpulkan informasi selama dua pekan.

"Saat penggerebekan berlangsung pada pukul 10.00, aparat imigrasi menemukan seorang lelaki asal Indonesia sedang berduaan dengan seorang klien di kamar hotel," katanya, kemarin.

Atas penangkapan itu, pihak Imigrasi mengembangkan jaringan dan menangkap empat pria Indonesia lainnya, yang diduga menjalankan praktik prostitusi gay.

Masih menurut Kholijah, kelima tersangka itu berusia antara 20 hingga 30 dan mereka masuk ke negara itu dengan alasan berlibur.

"Mereka masuk ke negara ini secara sah dan tinggal selama sepekan atau dua pekan, tergantung keinginan pengguna jasa mereka. Kemudian mereka kembali ke Indonesia dan kembali lagi untuk melayani klien lain," kata Mohamad.

Pihak Imigrasi menyebutkan, dari catatan paspor kelima lelaki Indonesia itu masuk pergi ke Malaysia secara berkala. Dari hasil interogasi, para gigolo itu mematok tarif antara Rp500 ribu sampai Rp800 ribu per jam.

Hasil pengembangan, Imigrasi mendapatkan bukti para WNI ini mendapatkan klien melalui aplikasi daring dan situs online. Dari para tersangka aparat menyita uang sebanyak Rp12 juta, kondom, pelumas, dan alat bantu seks. (Alay)

BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved