Jumlah Warga Baduy Memeluk Islam Makin Bertambah - INDONESIA One

Selasa, 30 April 2019

Jumlah Warga Baduy Memeluk Islam Makin Bertambah

Jumlah Warga Baduy Memeluk Islam Makin Bertambah

Jumlah Warga Baduy Memeluk Islam Makin Bertambah

INDONESIAONE.ID ■ Warga Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, menyatakan berbahagia setelah menjadi mualaf dengan menganut agama Islam dari sebelumnya memeluk kepercayaan Sunda Wiwitan.

“108 Keluarga Suku Badui mulai mengenal Islam dan di ajarkan baca tulis. Namun, saat ini belum ada tempat pembinaan yang memadai, jadi mereka masih menumpang di rumah-rumah muallaf lain yang lebih dahulu memeluk Islam.”

"Kami sudah tujuh bulan menjadi mualaf," kata Kesih (40) saat ditemui di Kampung Cibengkung Desa Bojong Menteng Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, Minggu (28/4/2019).

Kesih mengaku menganut agama Islam atas kemauannya dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.

Hingga kini warga Baduy yang menjadi mualaf jumlahnya mencapai puluhan kepala keluarga.

Kesih mengaku beruntung ada Forum Masjid dan Mushola BSD (FMMB) dari Serpong, Tangerang Selatan yang mengalokasikan tempat tinggal bagi warga Baduy yang mualaf. Setiap KK diberi rumah di pemukiman yang berlokasi di Kampung Cibengkung, Desa Bojongmenteng. "Alhamdulilah, kami hidup bersama suami dan enam anak berbahagia setelah menjadi mualaf," kata Kesih.

Begitu juga Minah (40) mengaku dirinya menjadi mualaf bersama keluarga dan orangtua sejak tujuh bulan terakhir. Minah juga dialokasikan permukiman oleh FMMB di Kampung Cibengkung. Minah bersama warga Baduy lainnya yang mualaf melaksanakan kegiatan pembinaan rohani melalui pengajian setiap malam. "Kami setiap hari, selain mengaji juga belajar membaca, menulis dan berhitung (calistung), karena selama tinggal di Baduy tidak sekolah," kata Minah.

Sementara H Arief Widodo, pengurus FMMB mengatakan organisasinya bergerak di bidang sosial dan pendidikan agar kehidupan masyarakat muslim sejahtera dan memiliki pengetahuan. "Kami berharap warga Baduy bisa hidup sejahtera dengan memiliki pengetahuan agama yang baik," kata Arief Widodo.

Pihaknya sangat peduli terhadap masyarakat Baduy yang mualaf agar memiliki pengetahuan agama serta kesejahteraan yang baik.

Anak-anak mualaf itu juga akan belajar di pondok pesantren di Tangerang. "Apabila sudah pandai di bidang ilmu agama, maka akan dikembalikan ke Kampung Cibengkung itu," ujar Arief Widodo.

Sumber: ANTARA/Foto: bmh.or.id

BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved