Dr H Muchammad Ichsan, Lc, MA: Pemilu 2019 Masih Menyisakan Masalah Besar - INDONESIA One

Rabu, 05 Juni 2019

Dr H Muchammad Ichsan, Lc, MA: Pemilu 2019 Masih Menyisakan Masalah Besar

Dr H Muchammad Ichsan, Lc, MA: Pemilu 2019 Masih Menyisakan Masalah Besar

Dr H Muchammad Ichsan, Lc, MA: Pemilu 2019 Masih Menyisakan Masalah Besar

INDONESIAOne.Id ■ Hingga hari ini, kita masih sangat prihatin, karena Pemilu 2019 masih menyisakan masalah besar bagi bangsa Indonesia.

" Meskipun pemilu serentak telah selesai diselenggarakan tanggal 17 April yang lalu, namun kita belum mendapat pemimpin yang diidamkan, dan masyarakat justru terbelah. Masyarakat merasa dikhianati," demikian hal itu disampaikan Ustadz Dr H Muchammad Ichsan, Lc, MA dalam khutbah Idul fitri 1440H/2019 M di Sonosewu, Yogyakarta, pagi hari tadi. (05/06).

Untuk itu, Dosen UMY Magister Ilmu Hukum Yogyakarta ini mengajak umat islam untuk menjaga persatuan dan perdamaian.

"Indonesia adalah rumah besar kita. Kita harus guyub, rukun dan bersatu padu di dalamnya," ajak Ichsan.

Namun pertanyaan besarnya, bisakah persatuan Indonesia dipertahankan jika ajaran agama tidak dijalankan? Bisakah persatuan Indonesia dipelihara jika hak-hak rakyat didalam berpolitik dan berekspresi dinafikan? Bisakah persatuan Indonesia dijaga bila demokrasi dicederai dan Pemilu dicurangi?

"Dalam pemilu, umat islam merasa dicurangi. Banyak kecurangan sebelumnya, ketika dan setelah pemilu dilaksanakan. Hal ini tentu membuat tidak puas hati. Hal ini tentu membuat rakyat marah," imbuhnya.

Indonesia adalah rumah besar kita. Marilah kita jaga rumah kita ini dengan baik. Caranya, persatuan Indonesia harus Solid. Supaya kita bersatu padu maka hukum harus dijadikan sebagai panglima. Keadilan harus ditegakkan. Kezaliman harus dihinakan. Yang benar harus kita katakan benar dan marilah kita semua berpihak kepada kebenaran. Yang salah harus kita katakan salah dan sampai kita mendukungnya.

"Hukum jangan tajam kebawah, tumpul ke atas. Hukum jangan hanya tajam kepada lawan politik tapi tumpul kepada pendukung penguasa saja," katanya.

Menurut Ichsan, apabila kecurangan, kezaliman dan kejahatan dibiarkan maka rakyat akan marah. Kemarahan rakyat akan memicu perpecahan. Maka supaya tidak berpecah belah dan tetap bersatu padu, keadilan di rumah besar kita ini harus ditegakkan.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Ichsan juga membacakan sebuah puisi karya Taufik Ismail yang berjudul "Malu Aku Jadi Orang Indonesia".

■ Kamil Affan

BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved