18 Negara Meriahkan Festival Multikultural Bandung International Arts Festival 2019 - INDONESIA One

Sabtu, 27 Juli 2019

18 Negara Meriahkan Festival Multikultural Bandung International Arts Festival 2019

  18 Negara Meriahkan Festival Multikultural Bandung International Arts Festival 2019

https://www.jbn.co.id/

INDONESIAOne.Id ■ Festival Multikultural Bandung International Arts Festival (BIAF) #5 2019 kembali digelar. Sebanyak 84 orang artis dari 18 negara dan 150 orang lebih seniman dari 10 provinsi di tanah air mempertunjukan karya disejumlah ruang publik Kota Bandung sejak Jumat (26/7/2019) hingga Minggu (28/7/2019) besok lusa.

“Bandung International Arts Festival menjadi sebuah hajatan para seniman yang cukup besar di Kota Bandung. Karena puluhan artis atau seniman dari berbagai latarbelakang seni tampil untuk menunjukan karya dan berkolaborasi dengan para seniman lainnya dari berbagai belahan dunia,” ujar ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Dewi Kania Sari pada pembukaan Bandung International Arts Festival (BIAF) #5 2019 di Bongkeng Art Space Jalan Bojongkoneng, Cikutra Kota Bandung, Jumat (26/7/2019).

Sejak pertamakali diselenggarakan tahun 2015, BIAF menurut Dewi Kania Sari yang akrab disapa Kenny ini, bertujuan untuk memperkenalkan ruang-ruang publik di Kota Bandung sebagai rumah ekspresi dan apresiasi tidak hanya bagi kalangan seniman, tetapi juga masyarakat. “Seperti yang terjadi pada hari (Jumat, 26/7/2019) ini, 84 orang artis atau seniman dari 18 negara yang hadir begitu antusias berbaur dengan masyarakat Bojongkoneng, dan masyarakat Bojongkoneng sangat terbuka akan kehadiran para seniman,” ujar Kenny.

BIAF menurut Kenny mempunyai sebuah maksud dan tujuan, untuk melibatkan para pelaku seni dari berbagai negara dan provinsi di Indonesia dalam pergaulan global melalui silaturahmi seni dan budaya. “Tujuan lainnya Bertahannya eksistensi individu maupun kelompok-kelompok masyarakat di seluruh Indonesia yang selama ini aktif dan memiliki tujuan pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan nilai sejarah dan nilai budaya, termasuk budaya kearifan lokal,” ujar Kenny.

Sementara Ketua Jaringan Masyarakat Seni Nusantara, sekaligus penyelenggara BIAF #5 2019, Deden Tresnawan mengatakan, para seniman dalam setiap hajatan BIAF mejadikan sejumlah ruang publik sebagai sarana pertunjukan. “Pertunjukan umumnya diselenggarakan digedung-gedung pertunjukan, tapi meskipun artis yang datang dinegaranya sudah bergelar professor doctor ataupun guru besar menunjukan ekspresi karyanya diruang publik,” ujar Deden.

Tujuannya menurut Deden tiada lain dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat secara umum tentang pentingnya melindungi, mempertahankan, mengembangkan, dan memanfaatkan nilai sejarah dan nilai budaya. Terutama ekspresi budaya lokal di berbagai daerah di Indonesia.

Tahun 2019 BIAF diselenggarakan untuk kelimakalinya menampilkan 33 pertunjukan didukung 84 seniman dari 18 negara dan 150 orang seniman dari 10 provinsi di tanah air. Pada hari pertama (Jumat, 26/7/2019) petang bertempat di Bongkeng Art Space Cikutra Jalan Bojongkoneng Cikutra Bandung menampilkan seni arak-arakan Singa Depok, juga tampil Rithaudin Abdul Kadir seniman dari Negri Jiran Malaysia, diikuti penari Eiichi Tosaki dari Jepang dan dipungkas penampilan Wayang Golek Monolog Ki Dalang Atjep.

Pada hari kedua (Sabtu, 27/7/2019) bertempat di Cikapundung River Spot sejak pukul 15.00 WIB tampil Mapping Putri dan Aziz Amri dari Jakarta membuka pertunjukan, diikuti penampilan Puan Dara dari Bandung, dan Kelompok Dosenk dari Bandung. Pada malam hari, pertunjukan dibuka penampilan Maz Riefer dari Jerman, disambung Ebem Toa (Ekuador), Jhuma Khundu (India), Tony Yap (Australia), Nabila (Lampung), Hoi Ling (Malaysia), Mok Wing See (Hongkong) Bambang DW (Salatiga), Meraki Cia (Spanyol), Rithaudin Abdul Kadir (Malaysia) dan dipungkas , Bambang DW bersama Unen Unen.

Pada hari ketiga (Minggu, 28/7/2019) pertunjukan dibuka penampilan WHO, dilanjut kelompok seni Reak (Bandung), Aziz Ami (Jakarta), Sanggar Sekarlaras (Majalengka), SMA 2 Kendal (Jateng), RIGAS (Bandung), Iing Sayuti (Indramayu), Lovie Keysa (Indramayu), Ineu Arini (Bandung), Manish Joshi (India), Chelsea E Coon (Amerika), Hugo (Jerman), Yadi Bonz (Bandung), Adam Forbes (Australia) dan dipungkas All Artis Perfomace.

(*)

BERITA LAINNYA

loading...

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved