#2019GantiPresiden

Selasa, 19 Maret 2019

Pede Bakal Menang, 30 Hari Jelang Coblosan Sandiaga Banyak Tersenyum


INDONESIAOne.ID ■ 30 hari jelang coblosan, Cawapres idola milenial Indonesia Sandiaga Uno lebih banyak tersenyum. Barangkali pede bakal menang. Bahkan, pagi ini senyum dan pesona Cawapres keren ini terpancar, meski kemarin seharian Sandi berkegiatan di Tulungagung dan Malang.

Pagi ini Sandi akan menuju Banyuwangi untuk menemui para nelayan, pedagang pasar, pengusaha UMKM, tokoh agama, dan ratusan santri guna beri pelatihan kewirausahaan secara langsung.

"Selamat Pagi. Saatnya kita menuju ke Banyuwangi. Keren banget pagi tadi dapat menikmati pemandangan sunrise di Bandara Juanda, Surabaya. Selamat beraktivitas semuanya," kata Sandiaga melalui akun resmi pribadinya, hari ini. (19/03).

Sebelumnya, kepada awak media Sandiaga Uno mengatakan tetap optimistis mampu memberi yang terbaik bagi dukungan para pemilih pada 17 April mendatang.

Terkait hasil jajak suara sejumlah lembaga survei yang masih mengunggulkan petahana Sandi tak menghiraukan. Katanya, saat Pilkada DKI Jakarta dulu juga Ahok banyak diunggulkan lembaga survey, faktanya rakyat Jakarta lebih cerdas untuk memilih.

"Ya yang terpenting di 30 hari terakhir kami akan kerja keras (untuk memenangi pilpres)," kata Sandi,  saat menghadiri kampanye akbar bertajuk Dialog dan Silaturahim Keumatan di Lapangan Pema, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (18/3/2019).

Sandi menegaskan sisa waktu yang tersedia pra coblosan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk terus bicara ekonomi.

"Kami yakin dengan sentimen sangat positif di belakang Prabowo-Sandi, momentum yang semakin hari semakin terlihat, kita berharap hasil yang baik di 30 hari ke depan," pungkasnya.

■ Kang Rasyid

Minggu, 17 Maret 2019

Ribuan Milenial Karawang Berdzikir Agungkan Asma Allah di Masjid Agung Syeh Quro


INDONESIAOne.ID ■ Ribuan para milenial kota Karawang tadi malam memenuhi panggilan hijrah dengan berdzikir bareng bersama ulama dan habaib dalam acara 'Karawang Bermunajat Untuk Bangsa' di Masjid Agung Syeh Quro, Karawang, Sabtu (16/3/2019) malam.

Pantauan IndonesiaOne, para milenial ini tidak saja datang dari Karawang kota, mereka juga datang dari Cikampek, Purwakarta, Cikarang dan Bekasi.

"Ya, kami ingin berdzikir bersama ulama, semoga membawa keberkahan bagi kita semua," kata Ummi Fitri, warga Bekasi yang malam tadi hadir bersama rombongan keluarga.

Menurutnya, acara ini bukan hanya sebagai wadah untuk mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga merupakan acara silahturahmi bagi warga Karawang.

Sementara itu, Ketua Panitia acara sekaligus Presidium Aliansi Pergerakan Islam Karawang (Aspika), Irwan Taufik menjelaskan, acara ini sukses digelar dan diikuti oleh ribuan Umat Muslim.

"Ini membuktikan bahwa acara yang diinisiasi oleh para aktivis Islam, Ulama dan Habaib ini mampu menyatukan umat di tengah berbagai macam perbedaan, dan pandangan. Bagi kami persaudaraan, ukhuwah islamiah adalah yang paling utama," kata Kang Irwan.

Atas sukses acara ini, pihaknya menggagaskan akan menggelar acara serupa dengan thema yang berbeda. Dia bertekad jelang bulan suci ramadhan kegiatan para milenial terus dikobarkan, karena hanya dengan bermunajat, dzikir, bershalawat, dan berdoa bersama akan membawa Bangsa Indonesia lebih tentram dan aman, khususnya bagi warga Karawang yang serba heterogen ini.

■ Kang Rasyid 

Selasa, 12 Maret 2019

Yonzipur 9 Kostrad Latih Edukasi Mitigasi Bencana Kepada Pelajar di Bandung


INDONESIAOne.ID ■ Sinergitas Yonzipur 9 Kostrad Bersama Perhimpunan Pelajar Siaga Bencana Indonesia Dalam Rangka Edukasi Mitigasi Bencana dan Search And Rescue (SAR) kepada pelajar sejak dini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bandung, Bapak Eko mengatakan, “Negara Indonesia merupakan negara rawan bencana yang bisa terjadi kapan pun dan dimanapun, serta bisa menimpa siapa saja. Sehingga, setiap masyarakat wajib menjadikan dirinya sebagai relawan dan masyarakat yang tangguh bencana. Oleh karena itu, masyarakat harus bisa menjadi relawan penyelamat bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan, kita masih teringat beberapa bencana seperti Kabupaen Banten, Lombok Sumbawa dan wilayah lainnya di Indonesia”.

Kejadian tersebut, lanjut Eko, mengingatkan kita harus selalu waspada sewaktu-waktu, Jawa Barat memiliki 7 gunung yang masih aktif. Terjadinya gunung meletus tanah longsor sangat memungkinkan terjadi, terutama Bandung tengah. Banjir yang sering terjadi di wilayah di Bandung Barat, ancaman itu bisa kita kurangi apabila masyarakat dengan sadar budaya tanggap bencana.

Sementara itu, Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyonzipur) 9 Kostrad, Mayor Czi Risaldo Rusdy, S.I.P dalam sambutannya  mengatakan, “tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman para pelajar tentang bahaya bencana dan memberikan petunjuk kepada masyarakat dalam mengantisipasi, mewaspadai dan bersiap siaga atas bencana serta mensosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah sebagai upaya penanggulangan bencana”.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas pendidikian Provinsi Jabar, Ketua BPBD Kota Bandung, Danyon Zipur 9 Kostrad, Perwakilan sekolah se-Bandung Raya dan FKPPI Kota Bandung.

■ Rasyid/Penkostrad

Selasa, 05 Maret 2019

Pererat Silaturahmi di Mimika, Yonif 754 Kostrad Berbagi Ke Sesama


INDONESIAOne.ID ■ Danyonif 754 Kostrad  yang diwakili oleh Letda Inf Adi Nugroho melaksanakan kegiatan anjangsana dan penyerahan bantuan berupa sembako kepada masyarakat Desa binaan Yonif 754 Kostrad  yang berada di Jayanti Kampung Mulia, Kencana Distrik Kuala kencana, Kabupaten Mimika, Senin (04/03/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka HUT ke-58 Kostrad Tahun 2019, sekaligus menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat yang berada di Jayanti, Kampung Karya Kencana serta bentuk perhatian TNI-AD khususnya Yonif 754 Kostrad kepada warga yang beada di desa binaan Yonif 754 Kostrad.

Pada kesempatan tersebut prajurit Yonif 754 Kostrad yang dipimpin oleh Letda Inf Adi Nugroho mendatangi rumah warga yang berada di kampung mulia kencana dan membagikan sembako kepada warga  yang berada di Jayanti Kampung Mulia Kencana.

Hal ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan Yonif 754 Kostrad yang akan mempererat hubungan dan tali silaturahmi diantara masyarakat  yang selama ini sudah terjalin dengan baik, mudah-mudahan hal seperti ini akan tetap terjalin untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan diantara masyarakat dan TNI.

 ■ Rasyid/Penkostrad

Rabu, 06 Februari 2019

Siswa MAN 3 Jember Ikuti Pelatihan Paskibraka di Yonif Raider 515 Kostrad


INDONESIAOne.ID ■ Sebanyak 50 orang pelajar siswa dan siswi MAN 3 Jember ikuti pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Yonif Raider 515 Kostrad, kemarin.

Siswa dan siswi MAN 3 Jember sangat antusias dan semangat dalam mengikuti pelatihan di Yonif Raider 515 Kostrad dengan materi yang diajarkan meliputi Permildas seperti baris-berbaris, penghormatan dan gerakan pindah tempat serta terakhir pengibaran bendera.

"Selain disiapkan untuk kegiatan Paskibraka Agustus tahun 2019 nanti, diharapkan seluruh siswa dan sisiwi agar bisa disiplin dalam program ekstra kurikuler sekolah, puluhan pelajar tersebut akan mengikuti pelatihan hingga mahir dan mampu, dan kita siapkan dari sekarang," pungkas Drs. Asyar,M.Pd. selaku Kepala Sekolah MAN 3 Jember.

■ Rasyid / Penkostrad

Senin, 04 Februari 2019

Bupati Anne Menginginkan Adanya Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan


INDONESIAOne.ID ■ Kabupaten Purwakarta memiliki lima program unggulan yang bakal diejawantahkan pada lima tahun mendatang. Program tersebut yakni pendidikan, kesehatan, pariwisata, infrastruktur, dan ekonomi.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengungkapkan, untuk mencapai berbagai indeks di dalam kinerjanya selama lima tahun ke depan, Anne menilai perlunya dorongan dari berbagai pihak.

‘’Kita fokus pada penuntasan kemiskinan dan pelayanan masyarakat. Itu merupakan PR besar dalam lima tahun ke depan,” ujar Anne.

Soal pendidikan, Bupati Anne menilai perlu adanya peningkatan kualitas dengan diterapkannya pendidikan berkarakter.

Upaya peningkatan kualitas pendidikan, harus dibarengi upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Pemkab Purwakarta serius berupaya meningkatkan pelayanan rumah sakit. “Kita juga punya program Pemberian Makanan Tambahan, agar gizi ibu hamil terpenuhi,” katanya.

Di bidang kepariwisataan, Bupati Anne menginginkan adanya pengembangan pariwisata berkelanjutan. “Pada 2019, kita akan mempunyai pariwisata baru yakni Tajug Gede Cilodong. Tempat ini akan menjadi pusat wisata edukasi dan halal, selain Masjid Baing Yusuf,’’ ungkapnya.

Adapun di bidang ekonomi, akan ada pengembangan usaha berbasis desa. Akan diintensifkan jaringan ekonomi mikro kemasyarakatan melalui UMKM di setiap desa.

Di bidang infrastruktur Bupati Anne mengatakan, untuk mewujudkan Purwakarta Istimewa selama 5 tahun ke depan, pihaknya akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur, “Terutama di daerah yang belum tercapai pembangunannya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Anne menyampaikan dalam 10 tahun terakhir kepimpinan Bupati Dedi Mulyadi, sudah banyak perubahan yang terjadi di Purwakarta.(Tatang B)

Jumat, 01 Februari 2019

Belum Sepakat, Warga Ciampel Minta PT. Pindodelli II Perjelas Jaminan Sebelum Buka Lagi


INDONESIAOne.ID ■ Geger perkara PT. Pindodelli II untuk plant Coustic Soda masih berlanjut. Pasalnya, jika sebelumnya sempat di lakukan penutupan, karena terjadi kebocoran, sehingga menyebabkan warga lingkungan keracunan, khususnya warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang Jawa barat, Kamis, 31/01/2019.

Wahyu Anggara Putra, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Laskar Merah Putih Markas Cabang (LBH LMP Marcab) Karawang, yang waktu itu memberikan bantuan hukum, dan mendampingi warga yang terkena dampak berpendapat. "Saya sudah menerima kembali pengaduan beberapa perwakilan warga Dusun Cigempol, bahwa plant Coustik Soda PT. Pindodelli II akan segera kembali beroperasional," kata Wahyu.

Namun, bagaimana soal garansi atau jaminan, kalau Coustik Soda tersebut tidak mengalami kebocoroan seperti yang sudah berkali - kali terjadi, siapa yang mau bertanggung jawab? Ini harus di perjelas dulu, tidak serta merta bisa beroperasi lagi, tanpa memberikan jaminan keamanan bagi warga sekitar yang pernah terdampak, imbuhnya.

"Beberapa perwakilan warga yang 2 hari lalu menginformasikan kepada saya, mereka merasa kecewa dan tidak terima atas keputusan yang di buat oleh PT. Pindodelli II. Pasalnya, dari beberapa poin yang di persyaratkan oleh warga, ada yang tidak di akomodir serta di tuangkan dalam surat kesepakatan bersama," katanya.

Di mana pada poin (III). Tuntutan warga secara khusus terkait beroperasinya kembali plant Coustik Soda :

1. PT. Pindodelli II bersedia memberikan uang kompensasi perjiwa setiap bulan.

2. PT. Pindodelli II bersedia menanggung seluruh biaya rawat inap dan rawat jalan rumah sakit, bilamana ada warga yang kena dampak dari bocornya Coustik Soda, berikut dana bantuan sebesar Rp. 5000.000,-/pasien.

3. PT. Pindodelli II bersedia memberikan uang cemas saat terjadi kebocoran Coustik Soda sebesar RP. 500.00,- kepada setiap Kepala Keluarga (KK).

4. Jika sewaktu - waktu terjadi kebocoran, PT. Pindodelli II akan menurunkan jajarannya langsung ke lapangan, untuk memeriksa kondisi lingkungan sebagai upaya kepedulian terhadap warga.",

Tapi kenyataanya, draft yang di berikan oleh warga yang sudah di sertakan tanda tangan warga, di rubah dengan perjanjian pengelolaan limbah sampah area PT. Pindodelli II, tanpa meminta persetujuan warga secara menyeluruh, ini sungguh sangat di sayangakan. Saya curiga dan menduga, ada pihak yang memanfaatkan ini untuk kepentingan usaha? Oleh karena itu, kami dari LBH LMP Marcab Karawang akan mempersoalkan masalah ini, pungkasnya.

Di tempat terpisah, Andri Kurniawan saat di mintai keterangannya melalui saluran telepon, mengatakan. "Ini persoalan kemanusiaan, kita semua tidak perlu banyak beretorika. Saya sudah komunikasi via telepon dengan pak Wahyu Anggara, kami dari LMP Marcab Karawang akan segera melayangkan surat audiensi ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang untuk melakukan audiensi Senin minggu depan.

"Dalam forum audiensi itu nanti kita bedah bersama warga," ujar Andri Kurniawan.

Seperti diketahui, PT. Pindodeli merupakan produsen kimia yang menggunakan bahan baku Clorin. Pabrik ini beberapa kali mengalami kebocoran, sehingga menyebabkan banyak korban bagi warga sekitar.

Saat itu, Plant Coustic Soda PT. Pindodelli II di tutup oprasionalnya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, dan di pimpin langsung oleh Bupati Cellica Nurrachadiana, hari Jum'at pada tanggal 18 Mei 2018 lalu. Tapi kali ini di kabarkan akan segera beroperasional kembali?

 ■  Dadang Aripudin   /DJ

Kamis, 24 Januari 2019

Fadli Zon Minta Penyebar Tabloid IB Diusut


INDONESIAOne.ID ■ Petinggi Partai Gerindra Fadli Zon, akhirnya angkat bicara terkait beredarnya Tabloid IB (Indonesia Barokah) yang berisi propaganda pasangan tertentu dalam Pilpres 2019, dan telah beredar di sejumlah daerah seperti Jawa Tengah, Jogjakarta dan Jawa Barat.

Fadli menyayangkan cara-cara model "obor rakyat" masih ditolerir. Kepada awak media Fadli minta pihak berwenang mengusut media tersebut. "Saya memang belum membaca apa isi berita yang terdapat dalam tabloid tersebut. Apakah ada unsur hoaks dan fitnah," katanya, di Garut, Kamis (24/1/2019).

Menurut Fadli, yang juga Wakil Ketua DPRRI tersebut, seandainya dalam tabloid barokah tersebut ada unsur hoaks dan fitnah jelas tidak akan ada yang melapor. Hanya saja dirinya meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas.

"Kalaupun tidak ada yang melapor, aparat penegak hukum harus mengusut tuntas beredarnya tabloid barokah tersebut," pungkasnya, saat ditemui di acara Deklarasi Dukungan Prabowo Sandi Garut Utara, di Alun-alun Limbangan Garut, Jawa Barat. (Dadang Ilyas)

Rabu, 23 Januari 2019

Pendeta GKI Elsadae Apresiasi Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad Atas Perbaikan Jalan Menuju Gereja


INDONESIAOne.ID ■ Personel Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad Pos Muara Tami dipimpin oleh Sertu I Putu melaksanakan kegiatan karya bhakti pembuatan akses jalan menuju Gereja GKI Elsadae bersama masyarakat Desa Skouw Sae, Muara Tami, Jayapura, Senin (21/01).

Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen Satgas Pamtas untuk menunjang kegiatan-kegiatan masyarakat khususnya dalam pelaksanaan ibadah agar berjalan dengan lancar dan khidmat.

Sebelumnya, jamaah GKI Elsadae yang ingin beribadah harus melewati rerumputan liar yang tergenang oleh air dan tidak sedikit jamaah yang terpleset dan terjatuh dikarenakan kondisi jalan disekitar GKI Elsadae berlumpur dan berair.

Pendeta GKI Elsadae, Bapak Suharjono menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas yang sudah membantu membuat akses jalan sehingga dapat dilalui oleh para jamaah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas, yang sudah membantu bersama masyarakat untuk membuat akses jalan sehingga Jamaah dapat dengan aman menuju Gereja untuk beribadah tanpa khawatir basah atau pun jatuh,” ujarnya.

Personel Satgas bersama-sama masyarakat menimbun rerumputan yang tergenang air dan lumpur untuk membuat akses jalan. Dengan diadakan karya bhakti ini jamaah GKI Elsadae sudah bisa melewati jalan yang sudah dibuat oleh personel Satgas bersama masyarakat sehingga kegiatan ibadah dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.

“Kami melihat para jamaah yang akan beribadah kesulitan untuk berjalan menuju Gereja karena kondisi tanah yang licin dan berair dan ditutupi rumput, oleh karena itu kami berinisiatif untuk membuat akses jalan dengan menimbun tanah padat agar dapat dilalui para jamaah menuju Gereja,” ujar Sertu I Putu.

■ Rasyid / Penkostrad

Senin, 21 Januari 2019

Pengamat Politik Universitas Al Azhar: Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf di Wilayah Jabar dan Banten Rendah


INDONESIAOne.ID ■ Elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di wilayah Jabar dan Banten masih dianggap rendah dibanding kompetitornya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jokowi bersama Ma'ruf harus lebih total berkampanye dengan menyasar grasroot NU.

"Kiai Ma’ruf harus memanfaatkan waktu tiga bulan ini untuk berkampanye door to door menyapa masyarakat, khususnya kalangan Nahdliyin. Perlu usaha keras untuk meningkatkan kepedulian mereka, karena menurut survei, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf lemah di Jawa Barat dan Banten," kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, saat dimintai tanggapannya, Senin (21/1/2019).

Pendekatan door to door dianggap penting, karena Ujang melihat kecilnya suara Jokowi-Ma’ruf di Jawa Barat dan Banten kemungkinan disebabkan oleh maraknya hoax di dua provinsi ini.

"Makanya serang melalui darat dengan turun langusung ke lapangan. Paparkan konsep kejahteraan, termasuk program yang sudah sukses dilakukan Jokowi dalam program PKH, KIS, KIP, dan lain-lain," sambungnya.

Ujang menambahkan, upaya itu juga yang harus dilakukan Ma'ruf dalam safari politik yang akan dilakukannya selama sepekan di Provinsi Banten dan Jawa Timur.

"Kiai Ma'ruf adalah figur ulama besar NU. Jadi jika grasroot NU digerakkan dengan maksimal, maka akan bisa menggenjot elektabilitasnya. Rasa ke NU-an akan menyolidkan kaum santri terutama yang berbasis NU dalam mendukung kiai Ma'ruf," tuturnya.

Ma'ruf akan melakukan safari politik ke Banten dan Jawa Timur pada pekan ini. Hari ini Kiai Ma’ruf akan akan menghadiri acara Istighosah dan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bismillah Barubuk, daerah Padarincang.

Setelah itu, Kiai Ma’ruf menghadiri deklarasi dan pelantikan pengurus DPD Banten Organisasi Barisan Nusantara (Barnus) di Jln. Syeikh Nawawi Al Batani, Serang, Banten. Esok harinya, mustasyar PBNU itu akan roadshow ke Jawa Timur.

Ujang menjelaskan, Kiai Ma’ruf harus memasifkan kampanye dengan pendekatan keulamaan yang menjadi ciri khasnya. Pendekatan program juga perlu dilakukan, utamanya program-program penjaminan kesejahteraan. Seperti sempat disampaikannya saat debat kandidat 17 Januari lalu, bahwa masyarakat perlu diberikan pemahaman yang tepat tentang agama tetapi mereka perlu diberi santunan jika mereka membutuhkan.

"Kiai Ma'ruf harus melakukan pendekatan rasionalitas. Contohnya, jika mereka membutuhkan makanan, maka dalam tanda kutip, makananlah yang harus diberikan, jangan beri yang lain," ujar Ujang.

Khusus untuk kalangan pesantren, Ma’ruf bisa menyosialisasikan pengembangan entrepreneur di kalangan santri atau rencana pemberikan beasiswa kepada para santri agar bisa kuliah hingga ke luar negeri.

Membangun narasi optimisme, kata Ujang, juga penting disampaikan menggunakan tolok ukur dan pijakan kinerja Jokowi selama lima tahun terakhir serta berangkat dari kepuasan masyarakat terhadap Jokowi.

"Catatannya, Kiai Ma’ruf harus menyosialisasikan keberhasilan-keberhasilan Jokowi dengen lebih soft untuk menghindari bully-an dan gorengaan pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi," tandasnya. (Sumber: Galamedia)




Kamis, 17 Januari 2019

Inna Lillahi wa inna ilayhi raji'un, Ekonom dan Dosen UGM Tony Prasetiantono Tutup Usia


INDONESIAOne.ID ■ Ekonom yang juga staf pengajar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogja, A. Tony Prasetiantono, meninggal dunia, Rabu (16/1/2019) pukul 23.30 WIB.

"Keluarga besar UGM sedang berduka karena kepergian salah satu dosen terbaik. Mohon doanya saja almarhum Pak Tony diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggal diberi kesabaran dan keikhlasan," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM kepada Harianjogja, Iva Ariani, Kamis (17/1/2019).

Jenazah Tony Prasetiantono rencananya diterbangkan dari Jakarta menuju rumah duka di Kompleks Pesona Merapi (Merapi view) Blok J78, Sleman, DIY, pukul 14.00 WIB. Jenazah almarhum akan dimakamkan pada Jumat (18/1/2019), karena menunggu kedatangan keluarga dari Belanda.

Iva Ariani mengaku belum mengetahui penyebab meninggalnya Tony Prasetiantono. Pada Rabu siang kemarin, Tony masih menjadi pembicara dalam sebuah diskusi bertema Menanti Asa Perekonomian Dua Calon Pasangan Pemimpin Indonesia.

"Belum tahu penyebabnya, karena selama ini Pak Tony sehat-sehat saja. Keluarga Pak Tony sedang mengurus kepulangan jenazah Pak Tony dari Jakarta ke Yogyakarta," ujarnya.

Tony Prasetiantono sejak tahun 1986 merupakan dosen tetap Fakultas Ekonomi UGM serta menjabat Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM.

Tony tercatat sebagai mantan Mahasiswa Teladan I Universitas Gadjah Mada dan lulus dengan predikat cum laude dari Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada di tahun 1986.

Tony meraih gelar Sarjana Ekonomi dari UGM pada 1986, gelar Master of Science dari University of Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat, pada tahun 1991 dan gelar Ph.D. dari Australian National University, Canberra, pada tahun 2005.

Di luar karier akademik, Tony juga tercatat menduduki komisaris di sejumlah perusahaan. Salah satunya adalah sebagai komisaris di Bank Mandiri (2003-2005). Setelahnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Ekonom BNI.

Dia juga pernah menjabat Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dari 2003 hingga 2005, dan dipercaya sebagai Kepala Ekonom Bank BNI. Tony juga pernah menjadi Komisaris Independen PT Bank Permata Tbk.

Sumber : Antara

Rabu, 16 Januari 2019

Pemerintah Kabupaten Majalengka Canangkan Rp 600 Juta untuk Makan Warga Miskin


INDONESIAOne.ID ■ Pemerintah kabupaten Majalengka bakal menggulirkan program bantuan pemberian makanan langsung kepada warga yang sangat miskin (rantang kanyaah). Ini merupakan bagian program kerja 100 hari Bupati Karna Sobahi dan Wakil Bupati Tarsono Mardiana dalam bidang pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka Riswan Graha menyebutkan, program tersebut bakal mulai digulirkan di tahun ini. Sasarannya penduduk miskin yang masuk kategori sangat miskin, tidak berdaya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, bahkan untuk makan sehari-hari pun kesulitan.

“Tidak dipungkiri, berdasarkan pendataan penduduk miskin di kita masih ada beberapa warga sangat miskin yang tidak berdaya dalam pemenuhan kebutuhan makan sehari-hari mereka. Misalnya lansia yang hidup sebatang kara. Ini menjadi sasaran program rantang kanyaah yang telah direncanakan Pak Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakan Riswan, penduduk yang sangat miskin tersebut akan mendapatkan bantuan diberi makan langsung oleh pemerintah setiap hari. Mereka akan mendapat jatah makan dua kali dalam sehari.

“Porsi makan yang disajikan sekitar Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu sekali makan, nasi dan lauk pauk yang kayak untuk dikonsumsi bagi pemenuhan kebutuhan pangan penduduk miskin tersebut,” ungkapnya.

Atau jika diakumulasikan selama satu tahun, lanjutnya, penduduk miskin tersebut mendapat jatah bantuan makan sebesar Rp 2,5 juta per orang. “Dananya, akan dititipkan ke pemerintah desa melalui warung terdekat kediaman penduduk miskin tersebut. Sehingga, untuk penyediaan porsi makan juga dapat dibeli bahan makanan dari warung terdekat itu,” ujarnya.

Menurut Riswan, dalam tahap-tahap awal program ini digulirkan sasaranya akan dibatasi dulu penerimanya sebanyak 250 orang. Lokasinya pun untuk sementara diujicobakan di 10 Kecamatan. Sehingga, jika ditotal rencana anggaran yang disediakan masih bertahap sekitar Rp 600 juta.

“Tidak menutup kemungkinan ke depanya akan ditambah jumlah penerima maupun lokasi sasaran penyaluranya,” jelasnya.

Mengingat program ini hanya boleh diakses warga sangat miskin, maka proses penentuan sasaran penerimanya juga dilakukan sangat ketat. “Ada proses validasi beberapa kali, agar penerima bantuan ini sesuai dengan kriteria yang ditentukan, sehingga tidak salah sasaran,” pungkasnya.

Program Rantang Kanyaah:

1. Penduduk sangat miskin diberi makan 2 kali sehari @Rp 3-Rp 4 ribu per porsi

2. Jatah bantuan pemberian makan @Rp 2,5 juta per penerima setahun

3. Kriteria penerima, penduduk miskin yg tidak berdaya utk pemenuhan makan sehari-hari

4. Sasaran awal 250 orang di 10 Kecamatan

5. Dana bantuan dititip ke warung terdekat sebagai penyedia makanannya

Sumber: Dinsos Kabupaten Majalengka



Selasa, 15 Januari 2019

Lagi, Satgas Pamtas Yonif PR 328 Terima Senpi Rakitan dari Warga


INDONESIAOne.ID ■ Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH yang melaksanakan kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) menerima Satu pucuk senjata api rakitan larang panjang dari salah seorang warga, EF (30 Th), di Pos Ramil Muara Tami yang berada di Distrik Muara Tami, Jayapura, Minggu (13/1/2019).

Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) menceritakan, penyerahan satu pucuk senjata api rakitan tersebut merupakan kesadaran warga berinisial EF kepada Satgas Yonif PR 328/DGH karena dirinya merasa dengan kehadiran Satgas sudah memberikan rasa aman serta sangat banyak membantu baik kepada masyarakat dan dirinya pribadi.

“Penyerahan senjata api rakitan ini bermula saat EF mengalami kecelakaan Motor tepat didepan Pos Jaga Pos Ramil Muara Tami, sehingga Personel Pos membantu EF serta mengobati luka-lukanya,” ujarnya, Selasa (15/1/2019).

Erwin menuturkan, EF juga sering bersama-sama personel Satgas melaksanakan karya bhakti bersama dalam penimbunan jalan di Koya. Pada saat kegiatan anjangsana ke rumah EF, terjadi obrolan ringan dan cerita-cerita.

“Saat itulah EF mengutarakan bahwa dirinya masih menyimpan sepucuk senjata api rakitan milik peninggalan ayahnya yang digunakan EF untuk berjaga-jaga,” katanya.

Menurut Erwin, mendengar perkataan EF yang masih menyimpan senjata api rakitan, personel Satgas memberikan penjelasan bahwa menyimpan dan membawa senjata api adalah perbuatan illegal dan melanggar hukum serta dapat dikenakan sanksi pidana bagi yang melanggar.

Setelah menerima penjelasan personel Satgas timbul kesadaran EF untuk menyerahkan senjata api rakitan tersebut, sehingga EF mendatangi Pos Ramil Muara Tami untuk menyerahkan senjata api rakitan miliknya.

“Satgas Yonif 328/DGH berharap agar tindakan EF dapat menjadi contoh bagi Warga lainnya yang masih menyimpan Senjata api rakitan,” ucapnya.

■ Rasyid / Penkostrad

Kritisi Kerja Intelijen, Prabowo: Militer Kita Harus Unggul, Setia Pada Bangsa dan Rakyat


INDONESIAOne.ID ■ Kandidat Capres Prabowo Subianto, mengkritik keras terkait cara kerja intelijen yang dianggap tidak sesuai tugasnya. Prabowo menekankan bahwa kerja intel adalah memata-matai musuh negara, bukan sebaliknya memantau tokoh-tokoh dalam negeri.

"Intel itu intelin musuh negara, jangan intelin mantan presiden RI, mantan ketua MPR, anaknya proklamator, mantan panglima TNI, intelin ulama besar kita," kata Prabowo dalam pidato kebangsaan bertajuk Indonesia Menang di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin malam.

Saat Prabowo menyampaikan pendapat ini, sejumlah tokoh nasional tampak hadir, seperti presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, mantan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais, dan putri proklamator Bung Karno yang juga dewan Pembina Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri.

Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) ini selanjutnya, mengatakan "Kalau mau intelin mantan Pangkostrad gak apa-apa," imbuhnya.

Kritikan mengenai cara kerja intel ini disampaikan Prabowo kala pidatonya menyinggung soal kekuatan suatu negara. Selain itu, Prabowo Subianto menegaskan ketidaksetujuannya dengan arah pembangunan Indonesia yang cenderung di dikte oleh bangsa lain.

Prabowo juga mengaku gusar dengan nasib rakyat yang belum bisa menikmati kekayaan alam yang berlimpah.

"Kalau kita tidak hati-hati, kalau kita tidak waspada, kalau kita tidak berubah, kalau kita tidak bertindak dengan segera, situasi ini akan terus berlanjut ke arah yang lebih buruk," tegasnya.

Prabowo menegaskan kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan terjadi, apalagi di sebuah negara yang sudah merdeka. "Kita semua berkeyakinan, Indonesia akan bertahan 1.000 tahun ke depan".

Namun Prabowo mengungkapkan fakta-fakta yang dihadapi negara Indonesia saat ini. "Tapi, saudara-saudara sekalian, apakah negara yang tidak mampu membayar rumah sakit, yang tidak mampu menjamin makan untuk rakyatnya, yang tidak mampu punya militer yang kuat, dapat bertahan 1.000 tahun?

Apakah negara yang cadangan BBM nasionalnya hanya kuat untuk 20 hari, yang cadangan berasnya kurang dari 3 juta ton, dapat bertahan jika ada serangan, atau krisis keamanan?".

Mantan Danjen Kopassus ini kemudian menjelaskan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pun mengatakan, jika perang, Indonesia hanya mampu bertahan 3 hari karena peluru TNI hanya cukup untuk 3 hari perang. "Ini bukan kami yang menyampaikan, tapi pemerintah sendiri".

Menurut dia, negara yang kokoh harus memiliki lembaga pemerintahan yang kuat dan penegak hukum berintegritas.

"Perlu hakim yang jujur dan unggul, jaksa yang jujur dan unggul, polisi yang unggul dan jujur, intelijen (militer, red) yang unggul dan setia pada bangsa dan rakyat," kata Prabowo.

Dalam pidato kebangsaannya ini, Prabowo turut menyampaikan visi dan misinya yang terhimpun dalam lima fokus, yaitu: ekonomi yang mengutamakan rakyat, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan rakyat, kepastian hukum dan demokrasi berkualitas, menjadikan Indonesia rumah yang aman, dan penguatan karakter dan kepribadian bangsa. 









Senin, 14 Januari 2019

Jelang Pilpres, Polres Gresik Intensif Sosialisasi Kamtibmas ke Ulama


INDONESIAOne.ID ■ Jelang pelaksanaan Pilpres dan Pileg 17 April mendatang, jajaran Polres Gresik terus meningkatkan giat patroli dan sosialisasi keamanan guna menjaga kondusifitas Kamtibmas Pemilu Aman, Damai dan Sejuk.

Upaya menjaga situasi pemilu serentak 2019 tetap aman dan kondusif terus dilakukan, salah satunya dengan menggandeng sejumlah tokoh agama di Kota Santri, seperti yang dilakukan Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si., pada Sabtu, 12 Januari 2019.

Kali ini, yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren (ponpes) Al Kaelani di Jalan Raden Santri, Kecamatan Gresik Kota.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka silaturrahmi ke sejumlah tokoh agama. KH Sholeh Rosidin selaku pemangku Ponpes menyambut kedatangan Kapolres didampingi istrinya, Umi Lut Aily.

AKBP Wahyu menyatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk mempererat tali silaturrahmi antara instansi Kepolisian dengan tokoh agama di wilayah Gresik. Selain itu, ada beberapa hal penting yang menjadi topik bahasan.

"Salah satunya yakni sosialisasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jelang Pileg dan Pilpres 2019 pada 17 April mendatang," pungkas Kapolres.

Menurut AKBP Wahyu, dukungan dari para ulama sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu, ulama menjadi salah satu tokoh yang sangat berpengaruh di tengah masyarakat. Pendekatan keagamaan bisa memberikan efek yang positif.

"Tujuan utamanya menciptakan suasana Pilpres dan Pileg yang aman, damai dan sejuk," kata perwira dengan dua melati di pundak itu.

Alumnus Akpol 1998 itu berharap masyarakat agar ikut berperan dalam menjaga kondusifitas jalannya pemilu serentak. Jangan sampai ada gesekan antar sesama pendukung paslon, baik calon presiden-wapres maupun calon legislatif.

"Semua elemen harus ikut berpartisipasi menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang pemilihan hingga hari H," pungkas Kapolres. ■  PRI / SYAMSUL


Kapolda Banten Minta Jajarannya Jaga Netralitas, Tomsi Tohir: Jangan Kecewakan Rakyat


INDONESIAOne.ID ■ Apel pagi merupakan rutinitas wajib bagi setiap anggota Polri,termasuk jajaran Polda Banten. Dalam apel pagi kali ini di pimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Drs.Tomsi Tohir ,M,Si di halaman Mapolda Banten, Senin (14/01/2019).

Hadir pada apel pagi tersebut Wakapolda Banten, Irwasda, Para Pejabat Utama Polda Banten,Para Pamen, Pama, Brigadir serta ASN Polda Banten.

Dalam arahannya Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si mengatakan, Apel pagi adalah Sebagai bentuk tugas dan tanggung jawab setiap masing-masing personel.

Giatkan kedisiplinan pelaksanaan apel oleh seluruh Personil, Menjelang Pemilu 2019, netralisasi personel harus tetap di jaga dan tidak ada yang melakukan pelanggaran yang akan merusak institusi polri, karena pemilu tahun ini sangatlah berbeda.

"Oleh sebab itu, jangan sampai melakukan pelanggaran serta jangan sesekali membuat masyarakat kecewa." kata Kapolda pada apel pagi.

lanjutnya, "Jangan sampai kepercayaan masyarakat hilang, oleh karena itu kita sebagai polri harus selalu melakukan pendekatan terhadap masyarakat serta terus perbanyak silahturrahmi kepada tokoh masyarakat setempat, dan yang paling utama tetap beri pelayanan yang baik kepada masyarakat,” tegas Kapolda mengakhiri.

Rasyid / Bidang Humas

Minggu, 13 Januari 2019

Agnes Mo Kasih Kode 2 Jari, Warganet: Kalau Ngejek Jangan Dibelakang Donk


INDONESIAOne.ID ■ Demam dua jari melanda negeri ini. Termasuk si cantik Agnes Monica. Beberapa Vidio Agnes Mo pun tayang di laman You Tube.

Vidio ini mendadak viral, karena sebelumnya Penyanyi Agnes Monica bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (11/1/2019) siang.

Agnes selesai bertemu Jokowi dan keluar dari Istana sekitar pukul 11.40 WIB. Ia ditemani oleh manajernya serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

"Tadi hanya ngobrol-ngobrol biasa saja. Ini juga sudah dijadwalkan sebelumnya," kata Agnez kepada wartawan, usai pertemuan, seperti disitat dari TribunNews. com

"Soal generasi muda, tentang menyuarakan mimpi bahwa mimpi yang lantang diperlukan agar menjadi inspirasi juga. Optimisme, kerja keras, kalkulasi yang tepat, itu penting supaya cita-cita disampaikan," lanjut dia.

BACA JUGABagaimana Agar Anak Menjadi Penurut? 

Agnes mengatakan, ia memang berencana menggelar kegiatan yang bertemakan kepemudaan. Selain itu, ia juga sudah lama ingin bertemu Jokowi. Ia ingin mengetahui pandangan Jokowi mengenai sejumlah isu.

Berikut, salah satu vidio yang ramai di laman youtube tersebut.



Viralnya vidio Agnes Mo ini mendapat tanggapan dari warga net, Charlie Simarmata. Melalui Akun @Charlespambers dia menulis:

"TERCIDUK...
AGMO Kasih Kode...✌
Kalau Ngejek Jangan Dibelakang Donk... 😂😂😂,"

Jumat, 11 Januari 2019

Ajiib!! Tak Hanya Dukung Prabowo, Aline Yoana Tan Juga Doakan Ustadz Ba'asyir


INDONESIAOne.ID ■ Jagad dunia maya kini tertuju pada Aline Yoana Tan. Pasalnya, sosok non muslim ini merupakan pendukung "paling radikal" Prabowo Subianto, Capres nomor urut 02. Barangkali, saking "radikalnya" sampai-sampai akun Facebook nya diblokir. Meski sudah memiliki puluhan ribu follower.

Dari rekam jejak digital, inilah postingan Aline yang membuat ada pihak panas dingin.

"Saya Non Muslim, Saya Tionghoa, Saya Mendukung Prabowo Subianto.

Kenapa Saya Dukung Prabowo... ?

Saya Ingin Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Kembali Normal Seperti Zaman SBY : Rakyat Tidak Di Pecah Belah, Hukum Di Tegakkan Dengan Adil, Media Kembali Menjadi Penyeimbang Penguasa, Semoga Dengan Itu Ekonomi Kembali Bangkit.

Biarlah Pilihan Hati Saya Bersahabat Dengan Muslim, Bersama Berjuang Membela Negara Saya, Karena Saya Faham Sejarah Muslim Lah Yang Membantu Memerdekakan Indonesia Dan Saya Merasa Aman Hidup Berdampingan Dengan Kepemimpinan Presiden Sebelum Nya, Tidak Seperti Saat Ini Makin Parah 🙂

Terima-Kasih"

BACA JUGA: Arti Mimpi Ada Binatang Turun ke Rumah 

Meski akun FB-nya diblokir, rupanya tak membuat Aline jera. Terakhir, melalui akun @TanYoana --- Aline Yoana Tan malah berkicau lantang.

Berikut adalah beberapa kicauannya yang berhasil kami kutip. Satu hal yang membuat umat islam terhenyak, adalah kepedulian Aline pada Ustadz Abu Bakar Ba'asyir. Meski berbeda kepercayaan, Aline bahkan mendoakan ustadz Ba'asyir.

"Tidak Harus Muslim Untuk Dukung Prabowo, Cukup Lo Waras, Pasti Dukungnya Prabowo 😊
NAMO BUDDHAYA 🙏," tulisnya.

"Pusat Hoak Nasional Panik, Ratusan Pakar Sewaan Berupaya Menegakkan Benang Basah, Tapi Sayang Akal Rakyat Sudah Pulih 🙏,"

"Jasa Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Bagi Negara Di Balas Penjara. Kedzaliman Sistem Demokrasi Sungguh Sangat Berdosa Negri Ini 😣
Semoga Sehat Selalu Ya Ustadz 🙏"

Fokus Tetap Semangat, Bersikap Profesional 😊

(R/007)

Kamis, 10 Januari 2019

Jaga Stamina, Prajurit Yonif Raider 515 Kostrad Laksanakan Lari Siang Bersama


INDONESIAOne.ID ■ Dalam rangka mendukung tugas pokok satuan, Prajurit  Yonif Raider 515 Kostrad melaksanakan  kegiatan pembinaan fisik salah satunya adalah lari siang yang dilaksanakan di seputaran Asrama Yonif Raider 515 Kostrad, Tanggul. (8/1).

“Kegiatan lari selain merupakan program prajurit, juga banyak fungsinya yakni bisa menjaga kesehatan kita dan juga bermanfaat untuk menjaga kebugaran dan kesehatan jasmani dalam kegiatan sehari-hari prajurit,” kata Pasi 2/Ops Yonif Raider 515 Kostrad Lettu Inf Agus Winanto.

Sebelum melaksanakan lari siang, wajib melaksanakan pemanasan terlebih dahulu, agar otot pada tubuh khususnya pada tangan dan kaki menjadi lebih lentur, sehingga terhindar dari cedera otot serta menunjang kelancaran pada saat berlari maupun gerakan olahraga lainnya.

■ Rasyid / Penkostrad

Rabu, 09 Januari 2019

Pedas! Rocky Gerung Kritik KPU di ILC


INDONESIAOne.ID ■ Komisi Pemilihan Umum ( KPU) akan menerapkan dua model lontaran pertanyaan pada debat calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019. Salah satunya adalah model pertanyaan terbuka.

Pada model ini, KPU akan memberikan daftar pertanyaan ke pasangan calon presiden dan wakil presiden sepekan sebelum debat. Debat pertama akan diselenggarakan 17 Januari 2019, daftar pertanyaan paling lambat sampai ke tangan pasangan calon 10 Januari 2019.

Langkah KPU tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak. Beberapa pihak ini menilai, seharusnya, pertanyaan diberikan kepada peserta langsung pada saat debat digelar sehingga mereka dapat menjawab secara spontan.

#ILCtvOne #ILCMengujiNetralitasKPU

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved