BERITA DAERAH

Selasa, 18 Juni 2019

Produk UKM Bisa Diekspor ke Singapura dan Jepang, Ini Syaratnya


INDONESIAOne.Id ■ Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Timur (Jatim) membawa 10 produk usaha kecil dan menengah (UKM) asal Jatim ke Singapura untuk dijual kepada buyer.

Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi BI Jatim, Derry Rossianto, mengatakan BI Jatim sudah membina UKM yang ingin mengembangkan pasar ekspor ke Singapura yakni untuk produk makanan olahan seperti keripik pisang, kopi, dan cokelat.

“Nah, Agustus nanti ini akan ada 10 produk UKM yang akan kita bawa lagi ke Singapura dan sudah deal dengan buyer-nya di sana. Tahap pertama kita kirim dulu satu kontainer, kalau sudah habis akan repeat order karena kalau langsung banyak di sana ada keterbatasan ruang penyimpanan,” jelasnya di Surabaya, Senin (17/6/2019).

Dalam waktu dekat, tambah dia, BI Jatim bersama dengan Pemprov Jatim akan menjajaki pasar di Jepang untuk ekspor produk bahan baku dari hasil perikanan seperti belut jepang atau unagi, dan juga ikan koi.

“Jepang ini juga sangat potensi untuk kita jajaki terutama produk unagi ini sangat diminati di sana dan harganya juga cukup mahal sampai Rp1 juta/kg, dan Jatim sudah ada yang melakukan budidaya seperti di Malang, Banyuwangi, dan Probolinggo,” jelasnya.

Derry Rossianto menjelaskan persyaratan untuk masuk pasar Jepang cukup rumit dibandingkan ke Singapura lantaran pembeli Jepang harus melihat langsung produknya sekaligus tempat budidayanya.

“Syarat Jepang agak ribet, beda dengan Singapura bisa langsung order. Kalau Jepang mereka maunya lihat dulu ke tempat lokasi, sumber airnya bagimana, dan lainnya. mudah-mudahan kami bisa menembus pasar ke sana,” imbuhnya.

Derry menambahkan BI Jatim terbuka dengan semua UKM yang siap ekspansi ke luar negeri dan bersedia mencarikan pasar. Sebagai salah satu syarat mutlak masuk ekspor, katanya, pelaku UKM harus serius membuat packaging bagus dan menarik, barang berkualitas, tidak kedaluwarsa serta bebas bahan kimia.

“Dan yang paling penting harus bisa menjamin kontinuitas, jangan sudah ekspor sekali lalu order berikutnya molor produksi dan pengiriman, lalu berikutnya kualitas berkurang,” imbuhnya.

Sumber : Bisnis.com

Minggu, 16 Juni 2019

Pangdivif 1 Kostrad Kunjungi Satgas Pamtas Diperbatasan Jayapura


INDONESIAOne.Id ■ Sebagai wujud perhatian kepada Anggota yang melaksanakan tugas di perbatasan, Panglima Divisi 1 Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.I.P melaksanakan kunjungan kerja ke Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH, Skouw, Jayapura, (15/06).

Sesampainya di Bandara Sentani, Jayapura rombongan Pangdivif 1 Kostrad langsung disambut oleh Danrem 172/PWY Kol. Inf J. Binsar P. Sianipar dan Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han).

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan bahwa pelaksanaan kunjungan dilakukan selama 3 hari meninjau pos-pos Satgas di perbatasan RI-PNG sektor utara. Dalam kegiatan kunjungan kerjanya, Pangdivif 1 Kostrad memberikan pengarahan kepada setiap pos yang dikunjungi.

Sesampainya di Pos Kotis, Pangdivif 1 Kostrad langsung disambut oleh Tarian adat dari Masyarakat Kampung Mosso dan penganugerahan menjadi Putra Papua oleh Kepala Administrator PLBN Skouw Bapak Yan Numberi

Dalam pengarahannya Pangdivif 1 Kostrad berpesan kepada seluruh Prajurit Yonif PR 328/DGH yang sedang bertugas untuk tetap selalu menjaga daerah kedaulatan Indonesia seperti yang tertuang dalam UU TNI No. 34 tahun 2004, selain itu Pangdivif 1 Kostrad juga berpesan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan jangan lengah di akhir-akhir penugasan.

Kegiatan kunjungan kerja Pangdivif 1 Kostrad ini juga turut dihadiri oleh Kasrem 172/PWY, Dandim 1701/Jayapura, Kapolsek jayapura, Danramil 1701-22/Muara Tami, seluruh Stake Holder perbatasan, para tokoh masyarakat Kampung Skouw dan Warga skouw.

■ Rasyid/Penkostrad

Mendadak 30 Orang Komunitas Motor Treel Temui Danramil Sawahan, Ada Apa?


INDONESIAOne.Id ■ Secara mendadak, Hari ini, Minggu, 16 Juni 2019 masih dalam suasana lebaran yang tergabung anggota treel wilayah sawahan mendatangi koramil Sawahan untuk silaturohmi.

Bapak Bagus yang menjadi ketua kelompok treel wilayah Sawahan dan anggotanya sekitar 30 personil mengatakan kepada piket koramil Sawahan bahwa kedatangan mereka bertujuan ingin bertemu Danramil untuk menjalin tali silaturohmi sekalian Halal bihalal.

Berkaitan karena Danramil Sawahan selalu ikut aktif membantu dan  selalu memonitor kegiatan treel wilayah Sawahan maka perwakilan dari mereka juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Danramil serta seluruh anggota.

Kedatangan tersebut langsung disambut baik oleh Danramil 0810/05 Kapten Inf Dulkarim dan anggota Koramil.

Danramil Sawahan juga mengucapkan banyak terima kasih atas kehadirannya serta Danramil siap menjalin kerja sama apabila sewaktu waktu membutuhkan personil dari aparat koramil.

Dari pembicaraan yang santai Danramil juga mengatakan, "saya siap menjadi peserta kelompok treel dan kalo perlu anggota koramil juga dimasukkan menjadi pesertanya,"

Hubungan baik tersebut merupakan usaha penggalangan koramil kepada masyarakat yang pada intintinya antara masyarakat dan aparat koramil bisa selalu dekat dalam kegiatan apapun dan dimanapun.

■ Laila/rls

Sabtu, 15 Juni 2019

Dukung Program Ajusta Goes Green, Ketua Persit KCK Yonarmed 1 Kostrad Bagikan Tumbler Air Minum


INDONESIAOne.Id ■ Ketua Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 2 Yonarmed 1 Roket Kostrad Cabang XXIII Koorcab Divif 2 PG Kostrad Ny. Fenny Lukas Meinardo Sormin membagikan tumbler air minum stainless sebanyak 400 buah kepada istri prajurit Yonarmed 1 Roket Divif 2 Kostrad dalam rangka mendukung program Ajusta Goes Green bertempat di markas kesatuan Yonarmed 1 Roket Divif 2 Kostrad, Malang.

Kegiatan pemberian 400 buah tumbler air minum stainless tersebut merupakan gerakan mengurangi sampah plastik agar ibu-ibu persit Yonarmed 1 Roket Kostrad dalam setiap kegiatan tidak menggunakan botol minuman yang terbuat dari plastik (sekali pakai), karena sampah terbesar banyak berasal dari botol plastik air minum kemasan.

Melalui gerakan pengurangan botol plastik air minum kemasan dengan penggunaan tumbler atau botol air minum yang dapat dibawa sendiri dari rumah dan bisa diisi ulang, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung program Ajusta Goes Green yang sudah dilaksanakan oleh prajurit Yonarmed 1 Kostrad.

Ny. Fenny Lukas Meinardo Sormin mengatakan belum semua masyarakat memiliki kesadaran terkait bahaya sampah plastik, sehingga memilih  membeli minuman kemasan dalam botol karena dinilai lebih praktis dibandingkan dengan mereka yang harus membawa botol minum sendiri (tumbler) dari rumah.

“Dengan adanya pembagian tumbler air minum sebanyak 400 buah kepada seluruh istri prjaurit Yonarmed 1 Roket Divif 2 Kostrad tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perbaikan lingkungan,” ungkapnya.

Gerakan penggunaan pengurangan sampah plastik melalui penggunaan tumbler air minum juga dapat memotivasi  seluruh lapisan masyarakat bahwa mengurangi sampah plastik dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu dimulai dari hal yang kecil dan dimulai dari diri sendiri.

■ Red/Penkostrad

Jumat, 14 Juni 2019

Satgas Yonif 755 Kostrad Buka Pelayanan Kesehatan Gratis di Merauke


INDONESIAOne.Id ■ Satgas Yonif  755 Kostrad bersama Puskesmas Kimam laksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis dengan berkeliling ke kampung yang tersebar di Distrik Kimam, Kabupaten Merauke, kemarin.

Danyonif 755 Kostrad, Mayor Inf Agus Rediyanto, S.E mengatakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini bertujuan untuk membantu masyarakat Distrik Kimam yang selama ini hampir tidak tersentuh oleh pelayanan kesehatan dari pemerintah setempat.

“Hal ini disebabkan selain kondisi ekonomi juga kondisi geografis yang letak kampung-kampung tersebut bisa dikatakan terpencil dan hanya dapat dijangkau menggunakan perahu kecil,” terangnya.

“Maka dari itu kita mengajak kerja sama dengan Puskesmas pusat Distrik Dabra untuk berkeliling kampung guna menyalurkan bantuan pelayanan kesehatan, karena saya yakin bahwa saudara-saudara kita di pelosok sangat membutuhkan hal tersebut,” tambahnya.

Selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kami juga memberikan suntikan Vaksin dan tetesan Volio  untuk anak di bawah umur agar mereka selalu tetap terjaga dan terhindar dari penyakit cacingan dan demam. Sejauh ini sudah menjangkau Kampung Turiram, Kumbis, Komolom yang memakan waktu selama 2 hari berkeliling dan bermalam di kampung, kegiatan ini akan berlanjut ke pelosok kampung lainnya demi kesehatan masyarakat.

Kepala Kampung Kumbis, Bapak Rotamus (41Th) menyampaikan terima kasih banyak atas kedatangan dari kesehatan anggota TNI dan Puskesmas Kimaam karena sudah mengabdikan diri rela mengorbankan waktu mengunjungi kampung kami yang cukup sulit di jangkau.

“Berkat perjuangan saudara TNI dan dari Puskesmas, warga di sini serta anak-anak kami bisa merasakan pelayanan kesehatan,” imbuh Rotamus.

■ Red/Penkostrad 

Selasa, 11 Juni 2019

Tingkatkan Produksi Tanaman Padi Petani, Babinsa Jiwan Lakukan Pendampingan Pemupukan


INDONESIAOne.Id ■ Pemupukan berimbang adalah penyediaan semua kebutuhan zat hara yang cukup, sehingga tanaman mencapai hasil dan kualitas yang tinggi yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil produksi tanaman padi petani.

Babinsa Koramil 0803/04 Jiwan, Kodim 0803/Madiun Sertu Kuwat melaksanakan kegiatan Upaya Khusus (Upsus) pendampingan pemupukan tanaman padi jenis ciherang seluas 2 ha umur 6 minggu Gapoktan Rukun Tani 2 di sawah milik Parlan Desa Kincangwetan, Rt 18 Rw 04, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Selasa (11/6/2019).

Babinsa Kincangwetan Sertu Kuwat menyampaikan, pemupukan tahap kedua ini untuk memberikan kesuburan tanaman padi, ini sebagai langkah proaktif dalam meningkatkan tanaman padi.

Di tempat terpisah, Danramil 0803/04 JIwan, Kodim 0803/Madiun Kapten Chb Supriyanto mengatakan, pemeliharaan dan perawatan tanaman padi ini memang harus dilakukan secara ekstra, mulai penanaman, pemupukan, pemeliharaan sampai panen nantinya.

"Pemupukan maupun pengobatan tanaman harus dilakukan secara tepat dan seimbang, karena bila salah dalam menentukan obat atau tidak sesuai takaran maka akan menyebabkan timbulnya gangguan hama atau penyakit yang dapat mempengaruhi hasil panen,” pungkas Danramil.

■ Rasyid/rls 
© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved