BERITA NASIONAL

Jumat, 21 Juni 2019

Sosialisasi P4GN Cegah Bahaya Narkoba di Lingkungan Divif 2 Kostrad


INDONESIAOne.Id ■ Dalam rangka mencegah dan meluasnya bahaya Narkoba, Divisi Infanteri 2 Kostrad menyelenggarakan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan ini dibuka oleh Letkol Inf Deni Eka Gustiana di Gedung Sandoyo Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, Singosari, Malang. Kamis (20/6).

Sosialisasi tersebut bertujuan agar masing-masing perorangan mengerti akan bahaya Narkoba yang merupakan musuh utama bagi Prajurit TNI serta membentengi prajurit beserta keluarga dari bahaya Narkoba.

Letkol Inf Deni Eka Gustiana menyampaikan bahwa penyalahgunaan Narkoba saat ini menjadi masalah yang sangat memperihatinkan dan cenderung semakin meningkat serta merupakan masalah bersama, sehingga memerlukan suatu strategi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk seluruh prajurit jajaran Divif 2 Kostrad untuk mencegahnya.

Sementara itu, dokter Yonkes 2 Kostrad menyampaikan saat ini ancaman Narkoba sudah masuk ke hampir seluruh lapisan masyarakat, baik orang dewasa atau anak-anak, banyak muncul Narkoba jenis baru seperti, New Physcoactive Substances (NPS) yang memiliki efek lima kali lebih kuat dari pil ekstasi. Tugas kita, mari kita sama-sama lawan dan kita jauhkan diri kita serta keluarga kita dari bahaya Narkoba.

“Para pengguna Narkoba di Indonesia semakin meningkat jumlahnya, hal ini disebabkan karena ingin coba-coba, gaya hidup dan adanya tekanan hidup yang mengakibatkan penggunanya mengalami gangguan kesehatan dan kejiwaan,” ungkap Kepala BNN.

Menurutnya, ciri-ciri pengguna Narkoba dapat dilihat dari adanya perubahan tingkah laku, pergaulan lingkungan, kebiasaan dan gaya hidup yang tidak lazim serta adanya penurunan/gangguan kesehatan secara fisik dan mental.

Kegiatan sosialisasi P4GN ini merupakan aksi nyata untuk membentengi para prajurit serta keluarganya dari pengaruh Narkoba, mengingat peredaran Narkoba sudah merambah disegala lini dan lapisan masyarakat.

Hal ini terjadi karena adanya unsur kesengajaan untuk mengkonsumsi Narkoba, karna unsur coba-coba, karena unsur ketidak tahuan/tidak sengaja dan juga karna semakin lihainya para pengedar Narkoba dengan trik-trik pemasaran Narkoba yang lebih canggih dan terselubung.

Kegiatan sosialisasi P4GN ini diikuti sebanyak 200 prajurit dari 5 satuan Jajaran Divisi Infanteri 2 Kostrad yang meliputi Denma, Denpal, Denpom, Ajen dan Denhub Divif 2 Kostrad.

■ Red/penkostrad

Kamis, 20 Juni 2019

Sandi: Trend Global Produk Halal Membuka Luas Lapangan Kerja


INDONESIAOne.Id ■ Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan kekayaan alam Indonesia sangat mendukung upaya pemerintah guna meningkatkan tingkat destinasi pariwisata halal dunia.

Hal tersebut disampaikan Sandi saat silahturahmi dalam acara Halal bihalal dengan komunitas Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta, hari ini.

Dalam kesempatan kali ini, kata Sandi melalui akun resminya, juga membahas banyak hal mengenai ekonomi halal, salah satunya ialah bagaimana Indonesia mampu menggeliatkan ekonomi melalui pariwisata halal.

"Halal saat ini menjadi tema produksi dan wisata yang sangat digemari di seluruh dunia dan menjadi trend global. Produk Halal ini tidak hanya sekedar penting, tapi juga bagus untuk bisnis atau usaha yang mampu membuka luas lapangan kerja," katanya.

Menurut Sandi, peluang Indonesia amat besar dan potensial. Dengan kekayaan alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang hebat-hebat, saya yakin Indonesia mampu bersaing dengan negara seperti Thailand, Korea, Jepang yang juga merupakan destinasi pariwisata halal dunia.

■ Ira Sofiana

Kunjungi Salatiga, Waasops Panglima TNI Periksa Kesiapan Satgas Yonif MR 411 Kostrad


INDONESIAOne.Id ■ Dalam rangka mengecek kesiapan akhir Satgas Pamtas RI-PNG sektor Selatan tahun 2019, Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI Khairil Lubis, melakukan pengecekan kesiapan Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad di Markas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad, jalan Veteran No.01 Salatiga, Jawa Tengah, kemarin.

Sebelum Waasops Panglima TNI melaksanakan pemeriksaan apel gelar personel dan materiil, Danyonif Mekanis Raider 411 Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han., selaku Dansatgas terlebih dahulu memberikan paparan tarkait rencana dan strategi serta kesiapan 450 prajurit Yonif Mekanis Riader 411 Kostrad dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan sektor Selatan di Kab. Merauke, Provinsi Papua.

Dalam pengarahannya, Waasops Panglima TNI, Marsma TNI Khairil Lubis mengatakan bahwa tugas operasi pengamanan perbatasan merupakan momentum dan kepercayaan negara yang diberikan kepada prajurit dalam rangka menjaga keutuhan wilayah NKRI, sehingga prajurit harus melaksanakan tugas dengan niat yang tulus dan ikhlas.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh prajurit Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad yang telah menunjukkan kesiapannya untuk melaksanakan tugas perbatasan ini dengan sangat baik dan maksimal, hal ini terlihat dari penyiapan gelar perlengkapan serta semangat yang terpancar dari sorotan mata yang saya lihat sekarang ini. Laksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan harumkan nama TNI di daerah penugasan dan tunjukan bahwa prajurit Pandawa adalah prajurit Kostrad petarung sejati.” ucap Marsma TNI Khairil Lubis.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan operasi ke Batalyon yang bermarkas di Kota Salatiga, Waasops Panglima TNI didampingi oleh Kasdivif 2 Kostrad  Brigjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr (Han), Paban III/Siapsat Sopsad Kol Inf Christian K Tehuteru, Asops Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Jarot Suprihanto, Danbrigif MR 6 2 Kostrad Kolonel Inf Ade David Siregar, Kasubbid Rujikes TNI Letkol Ckm Syahrial, Waasops Kaskostrad Letkol Inf Mahbub Djunaedi, Pabandya-1/Slog TNI Letkol Cba Deni H, para Dansat Satjar Divif 2 Kostrad, serta para Kasi dan Pasi Brigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad.

■ Red/penkostrad

Rabu, 19 Juni 2019

Pangdivif 1 Kostrad Lepas Yonif Raider 303 Kostrad Amankan Perbatasan RI-Malaysia


INDONESIAOne.Id ■ Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.I.P melepas prajurit Kostrad dari Batalyon Infanteri Raider 303 Kostrad yang bermarkas di Cikajang, Kabupaten Garut Jawa Barat di Lapangan Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selasa (18/6).

450 prajurit Yonif Raider 303 Kostrad akan mengamankan perbatasan wilayah Republik Indonesia-Malaysia (RI-MLY). dipimpin oleh Komandan Batalyon Infanteri Raider 303/SSM Kostrad, Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos., M.I.Pol., dengan menggunakan KRI TNI AL Teluk Hading-538.

Dalam amanatnya, Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.I.P menyampaikan kepada seluruh prajurit Satgas bahwa sebagai prajurit harus bangga mendapat kesempatan dan kepercayaan untuk melaksanakan tugas operasi, karena tidak semua prajurit mendapatkan kepercayaan dan kehormatan seperti ini.

Panglima Divif 1 Kostrad juga menambahkan bahwa tugas Pokok TNI sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Satgas Yonif R 303/13/1 Kostrad disiapkan untuk melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan Darat RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara TA. 2019 dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

Turut menghadiri upacara tersebut Kadismat Kolinlamil, Dandenma Kolinlamil, LO Laut Kostrad, Para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, Kasbrigif Raider 13/Galuh 1 Kostrad, para Dansatjar Divif 1 Kostrad serta Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad beserta pengurus.

■ Red/penkostrad

Panas Diluar Ruang Sidang, BW Usir Dua Tim Hukum KPU


INDONESIAOne.Id ■ Dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum di Mahkamah Konstitusi, ketegangan terjadi tidak hanya di dalam ruang sidang. Bahkan, di luar ruang sidang juga sempat terjadi situasi cekcok mulut antara Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto sebagai pemohon dengan Tim Kuasa Hukum KPU sebagai termohon.

Peristiwa bermula, saat Bambang keluar ruang sidang sekira pukul pukul 10.12 WIB, untuk memuat alat bukti yang akan digunakan untuk menguatkan keterangan saksi. Namun, saat proses tersebut berlangsung terdapat dua orang yang tak dikenal oleh Bambang.

Kedua orang tersebut berada dalam zona penyerahan barang bukti, yang saat itu steril dari pihak lain selain tim hukum 02, dan Petugas MK. Melihat hal tersebut, Bambang langsung menegur keduanya. "Ini foto-foto sudah dapat izin belum nih?" kata Bambang.

Kedua orang yang ditanya tersebut, tampak gugup menjawab pertanyaan Bambang. Kemudian, Bambang mengadukan hal tersebut kepada petugas MK. Dari jawaban mereka, diketahui mereka adalah anggota tim hukum KPU, dan mereka telah meminta izin untuk memfoto barang bukti.

Namun, ternyata mereka hanya boleh memfoto barang bukti yang lain, bukan barang bukti yang sedang dimuat oleh BW dan rekan-rekan.

Bambang, kemudian mengusir dua tim hukum KPU tersebut. "Please get out. Please get out. Don't against the law," teriak Bambang kepada kedua tim hukum KPU.

Mereka, kemudian digiring keluar dari area meja registrasi oleh petugas MK. Mereka, kemudian keluar tanpa perlawanan.

sumber: viva


BPN Prabowo-Sandi Hadirkan Dua Saksi Ahli dalam Sidang MK


INDONESIAOne.Id ■ Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi selaku pemohon perkara sengketa hasil Pilpres 2019, menghadirkan dua orang ahli dalam sidang lanjutan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ada dua ahli yang dihadirkan oleh pemohon, atas nama Jaswar Koto dan Soegianto Sulistiono," ujar Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman, ketika membacakan nama-nama saksi fakta dan ahli dalam persidangan di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Pemohon juga menghadirkan 15 orang saksi yang akan memberikan keterangan dalam persidangan.

Di antara 15 saksi fakta yang dihadirkan, dua di antaranya adalah Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu dan Direktur Kantor Hukum dan HAM Lokataru, Haris Azhar.

"Jumlah saksi sesuai dengan permintaan Mahkamah sudah disiapkan, tapi kami siapkan cadangan, mereka belum pernah ke Mahkamah 'just in case' ada masalah jadi sudah kami substitusikan," ujar kuasa hukum tim Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto.

Sesaat setelah sidang dibuka, Ketua Majelis Hakim memanggil seluruh saksi dan ahli untuk diambil sumpahnya sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Mahkamah kemudian memastikan data pribadi saksi dan ahli sesuai dengan kartu identitas masing-masing, sebelum memberikan keterangan.

Sidang sengketa pilpres ini dimohonkan oleh pasangan Prabowo Subiyanto dan Sandiaga Salahuddin Uno yang diregister oleh MK dengan nomor 01/PHPU-PRES/XVII/2019.

Permohonan ini menuding bahwa selama proses dan pelaksanaan Pilpres 2019 telah terjadi kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). (Antara)

Selasa, 18 Juni 2019

Lepas 450 Prajurit Jaga Perbatasan Indonesia-Malaysia, Bupati Garut: Saya Merasa Bangga


INDONESIAOne.Id ■ Sebanyak 450 prajurit Yonif Raider 303/SSM Kostrad dipimpin langsung Komandan Batalyon Infanteri Raider 303/SSM Kostrad, Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos., M.I.Pol, diberangkatkan untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur untuk menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Garut, dr. H. Helmi Budiman bertindak sebagai Inspektur upacara yang berlangsung di lapangan upacara Yonif Raider 303/SSM, Cibuluh-Garut.

Di awal sambutannya, Wakil Bupati Garut menyampaikan bahwa suatu kehorhamatan dapat menjadi Inspektur upacara dalam rangka pemberangkatan Prajurit Yonif Raider 303/13/1 Kostrad yang akan melaksanakan Satgas Pamtas RI-Malaysia.

"Rasa bahagia dan bangga yang saya rasakan tidak terlepas dari kesempatan untuk melepas keberangkatan prajurit-prajurit terbaik TNI dalam rangka menjalankan tugas negara, melakukan pengamanan wilayah perbatasan dengan negara Malaysia, yang tentunya dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI," katanya.

Beliau juga menambahkan dalam sambutannya, bahwa disaat kami sedang terlelap tidur, disaat kami berbahagia berkumpul dengan keluarga, dan disaat kami merasa nyaman melakukan berbagai aktifitas. Dibalik itu semua, terdapat ribuan anggota TNI yang tengah bertugas menjaga kami dari berbagai gangguan yang dapat merongrong keamanan negara.

Rasa terima kasih tentu tidaklah cukup untuk membalas ketulusan, keikhlasan dan pengorbanan dalam menjalankan profesi sebagai prajurit TNI. Terlebih keikhlasan dan ketulusan pengorbanan orangtua, istri beserta putra putrinya.

Diakhir sambutannya Wakil Bupati Garut ini berharap semoga seluruh keikhlasan anggota Yonif Raider 303/SSM Kostrad beserta keluarga menjadi amal ibadah dan meninggikan derajat sebagai makhluk Tuhan.

"Semoga pula seluruh anggota Yonif Raider 303/SSM Kostrad yang tergabung dalam satuan tugas pengamanan perbatasan RI - Malaysia senantiasa dalam perlindungan dan rahmat Allah SWT. Senantiasa diberikan kelancaran maupun kemudahan dalam menjalankan tugas, serta kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat wal afiat," ujarnya.

Turut hadiri dalam kegiatan ini sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Garut diantaranya Kasi Pers 062/Tn, Dandim 0611/Grt, Dandenkesyah 03.04.02, Dandenbekang III.04 Garut, Dandenpal A.03-12-04, Dansubdenzibang 023/III, Kapolres Garut dan juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat setempat.

■ Red/penkostrad

Minggu, 16 Juni 2019

Fakta Baru Kasus Suami Menggadaikan Istri Rp 250 Juta, Bikin Polisi Terkaget-kaget


INDONESIAOne.Id ■ Muncul fakta baru mengenai perjodohan yang di dalam kasus “suami menggadaikan istri”. Fakta perjodohan ini muncul dari pernyataan Hartono bahwa dirinya akan dikenalkan oleh seorang perempuan cantik.

Hori mengatakan akan mengenalkan saudaranya yang berada di Banyuwangi dengan mengirim fotonya melalui Whatsapp. Hori mengaku adik sepupunya yang bernama Holifah, Holifah sendiri dikatakan pemilik tambak udang yang berada di banyuwangi.

Setelah diperkenalkan melalui Telpon, hori mengatakan kalau Holifah menyukai Hartono. Jadilah Hartono intensif komunikasi dengan Holifah melalui telpon dan whatsapp. Komunikasi pun berlangsung kurang lebih 2 tahun dan sudah menjurus ke arah pernikahan.

Hartono tidak menyadari kalau sebenarnya yang dia telpon bukanlah Holifah, tapi Lasmi yang merupakan istri Hori. sesuai pengakuan Lasmi, dia mengaku sebagai holifah karena disuruh oleh Hori.

Posisi Hartono sendiri berada di dimalaysia, sehingga mereka tidak pernah bertemu langsung.

Tiba saatnya saat Hartono pulang ke Indonesia, mereka masih sempat komunikasi saat di bandara malaysia. tapi setelah sampai di Indonesia, telpon hartono selalu tidak diterima oleh holifah, bahkan beberapa hari kemudian, nomor yang dihubungi tidak bisa lagi tersambung.

Beberapa kali Hartono minta kepada Hori untuk dipertemukan dengan Holifah, tapi Hori selalu mengelak dengan mengatakan Holifah sakit dan beberapa hari kemudian hori mengatakan kalau holifah harus dikirim ke papua untuk operasi.

Hori selalu menghindari sampai akhirnya dia mengatakan holifah sudah meninggal agar tidak dikejar terus oleh hartono.

Akhirnya, hartono mengetahui dari tetangga-tetangganya kalau selama ini di bohongi oleh Hori. Orang yang dia telpon selama ini adalah lasmi bukan holifah.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan “Satu demi satu mulai terungkap beberapa fakta. Selain kasus pembunuhan, ada kasus penipuan yang dilakukan oleh Hori. tapi ini masih akan kami lakukan pendalaman, untuk melihat fakta sesungguhnya. Dan juga mungkin masih ada tindak pidana lain dalam peristiwa ini, sehingga perlu kami urai satu persatu karena persoalannya cukup kompleks, dimana selain kasus pembunuhan, kemungkinan ada kasus penipuan, hutang piutang, human trafficking dan juga kasus perzinahan dalam peristiwa ini,” ujar Arsal.

Polres Lumajang berusaha mendalami kasus yang baru-baru ini ramai diperbincangkan yakni memberitakan kasus seorang suami yang menggadaikan istri.

Saat ini Polres Lumajang berhasil mendapat banyak sekali fakta baru terkait kasus tersebut.

3 foto wanita dibawah ini yang dikirimi hori ke hartono. yang disebutnya bernama holifah. Holifah sampai saat ini masih misterius, apakah benar ada, atau karangan hori saja untuk menipu.

fakta yang sudah di akui : Hori menyusuh istrinya yang bernama Lasmi untuk telpon-telponan dengan hartono dan mengaku kalau dia adalah holifah.

Jadi selama 2 tahun telpon-telponan, sebenarnya hartono nelpon Lasmi. Bukan Holifah.

■ Humas POLRES LUMAJANG (15/06/2019) 


Sabtu, 15 Juni 2019

Di Aceh Timur, Babinsa Ramil 06/Dam Bantu Pelayanan Posyandu


INDONESIAOne.Id ■ Wujud kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat khususnya bagi balita dan Lansia, Babinsa Koramil 05/Darul Aman Kodim 0104/Aceh Timur Serda Ihwan Yulistian membantu Bidan Desa yakni Fitri Amd, Keb. Bantuan dimaksud dalam melaksanakan kegiatan Posyandu Balita, Lansia serta Ibu Hamil yang bertempat di Polindes, Desa Jungka Gajah, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, Jum’at, (14-06-2019).

Danramil 06/Dam Kapten Inf Irwansyah mengatakan bahwa kegiatan Babinsa dalam pelaksanaan KB kesehatan dan penimbangan, pemberian gizi bagi Balita diwilayah binaan ini rutin dilaksanakan, dengan diadakannya Posyandu sebulan sekali. 

“Dengan diadakannya pemeriksaan KB Kesehatan dan penimbangan bayi (balita) dapat memberikan kesehatan dan menjaga mutu gizi Balita yang ada diwilayah Desa binaan, ”ungkap Danramil kepada Tim Media Center Kodim 0104/Atim.

Demi Balita Sehat Babinsa Jungka Gajah ini membantu melayani Posyandu Dan KB Kesehatan.

Bidan Desa Jungka Gajah juga menambahkan bahwa ia memberikan apresiasi terhadap keterlibatan Babinsa dalam melaksanakan kegiatan ini. “Pekerjaan kami menjadi lebih ringan dengan adanya bantuan tenaga dari Babinsa, ”jelas petugas tersebut.

Bantuan Serda Ihwan Yulistian sangat berarti buat meringankan pelayanan Posyandu ini.

"Pemeriksaan gizi balita yang dilaksanakan secara rutin tiap bulannya ini bertujuan agar balita sehat dan tumbuh menjadi anak yang sehat dan pintar, ”tandasnya.

■ Rasyid/rls 

Jumat, 14 Juni 2019

Pasca Bencana Longsor, Danramil 08 Sei Geringging Himbau Warga Waspada

Pasca Bencana Longsor, Danramil 08 Sei Geringging Himbau Warga Waspada

INDONESIAOne.Id ■ Berkat kesigapan personel Koramil 08/Sei Geringging Kodim 0308/Pariaman bersama personel Polsek, BPBD Kabupaten Padang Pariaman, dan aparatur Kecamatan Nagari serta masyarakat berhasil mengevakuasi korban bencana longsor yang terjadi di Simpang Sigalumbuak Korong Kampung Pinang Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sei Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.

Bencana tanah longsor disebabkan derasnya curah hujan yang melanda Kecamatan Sei Gerigging pada  hari Selasa tanggal 11 Juni 2019 pukul 17.10 Wib.

Akibatnya terjadi bencana tanah longsor sehingga menimpa dapur rumah milik Bapak Tami, Suku Tanjung Alamat Simpang Sigalumbuak Korong Kampung Pinang Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu Kec. Sei Geringging.

Peristiwa ini merenggut seorang warga meninggal dunia yakni Yuang Syahril (41), warga Simpang Sigalumbuak Korong Kampung Pinang Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu Kec. Sei Geringging. Sedangkan korban luka dua orang yakni Nani (40) dan Yulia (18)

Danramil 08/ Sei Geringging Kapten Inf Syamsul Rizal menghimbau masyarakat untuk waspada karena masih tingginya curah hujan yang melanda wilayah Sei Geringging serta masyarakat juga di sampaikan agar cepat melaporkan ke aparat terkait kalau ada bencana di wilayah.

"Kami dari TNI bekerjasama dengan masyarakat tetap siaga bencana dan sekali saya himbau agar masyarakat tetap waspada dengan tingginya curah hujan, " himbaunya.

 ■ R-07/rls

Rabu, 12 Juni 2019

Mabuk Karena Konsumsi Miras, Pelintas Batas Di Skouw Diamankan Satgas Kostrad

Mabuk Karena Konsumsi Miras, Pelintas Batas Di Skouw Diamankan Satgas Kostrad

INDONESIAOne.Id ■ Bertempat di Jalan perlintasan perbatasan menuju Skouw Distrik Muara Tami, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328 Kostrad melakukan kegiatan sweeping peredaran barang ilegal dan terlarang, kemarin.

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan bahwa jalan perlintasan perbatasan antara Skouw dan Distrik Muara Tami rawan akan peredaran Miras.

“Personel Kotis dipimpin Kapten Arm Dwi Putra melaksanakan sweeping bagi pengendara yang melintas baik dari arah perbatasan maupun yang akan menuju perbatasan dan berhasil mengamankan 15 Kaleng minuman keras dari seorang pengendara mobil bernama Noris Wakerkwa (30 Th),” ujarnya.

Menurut Dansatgas, berkendara di jalan raya dalam pengaruh Miras sangatlah berbahaya baik bagi pengendara maupun orang lain, padahal sudah ada Pergub No. 15 tahun 2013 yang melarang peredaran miras tetapi masih banyak ditemukan warga membawa dan mengkonsumsi Miras apalagi dalam membawa kendaraan sehingga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Mayor Inf  Erwin juga terus menghimbau kepada para pengendara yang kedapatan membawa Miras atau dalam pengaruh Miras saat membawa kendaraan agar tidak lagi mengkonsumsi Miras.

“Saat kami amankan kami juga memberikan pengertian bahwa sudah ada aturan yang melarang mengkonsumsi Miras dan juga banyak terjadi kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh pengaruh Minuman Keras (Miras),” pungkasnya.

■ Red/penkostrad

Selasa, 11 Juni 2019

Satgas Yonif 755 Kostrad Bimbing Anak-anak Belajar Mengaji di Kampung Dabra

Satgas Yonif 755 Kostrad Bimbing Anak-anak Belajar Mengaji di Kampung Dabra

INDONESIAOne.Id ■ Satgas Yonif 755 Kostrad mengajarkan membaca Al-qur’an kepada anak-anak muslim di Kampung Dabra, Kabupaten Mamberamo Raya.

Demikian hal ini disampaikan Danyonif  755 Kostrad,  Mayor Inf Agus Rediyanto, S.E dalam rilis tertulisnya di Merauke, Senin (10/6/2019).

Mayor Inf Agus menerangkan, Kampung Dabra adalah salah satu dari 11 kampung yang ada di Distrik (Kecamatan) Mamberamo Hulu, sekaligus Ibu Kota Distrik Mamberamo Hulu yang mayoritas penduduknya beragama Nasrani.

"Namun demikian anggota Satgas yang berada di Dabra melihat beberapa potensi dan semangat anak-anak Kampung Dabra khususnya yang beragama muslim untuk belajar membaca Al-qur’an," tuturnya.

Karena melihat adanya potensi dan semangat anak anak tersebut, kata Dansatgas, personel Satgas Yonif 755 Kostrad yang berada di Dabra berinisiatif membimbing anak-anak untuk belajar mengaji.

"Selain mengajarkan bagaimana membaca Al-qur’an, kita juga  memberikan pengetahuan dan pelajaran tentang agama Islam seperti  kisah para Nabi, belajar tentang akhlak mulia dan juga belajar pujian kepada Allah SWT," pungkasnya.

Kegiatan bimbingan mengaji gratis yang dilakukan oleh Satgas Yonif 755 Kostrad ini tentunya sudah melalui ijin dan persetujuan orang tua murid dan hal ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat.

■ Red/Penkostrad

Senin, 10 Juni 2019

Banjir di Samarinda, Prajurit Yonif 611/Awang Long Masih Siaga Dilokasi


INDONESIAOne.Id ■ Sejumlah personel dari Batalyon Infanteri (Yonif) 611/Awang Long (Awl) hingga malam ini masih berada di lokasi banjir. Tepatnya berada di Jalan Mayor Jendral S. Parman Kota Samarinda, Minggu, (09/06/2019).

Air yang tak kunjung surut membuat akses jalan tidak dapat dilalu. Air yang dari pukul 18.00 Wita hingga malam ini semakin bertambah hingga pengendara motor dan mobil tidak dapat kembali pulang kerumah.

Disiagakan kendaraan dinas truk dari Yonif 611/Awl sebanyak 4 unit kendaraan untuk mengangkut masyarakat sekitar yang terjebak banjir sehingga tidak dapat kembali kerumah. Rata-rata warga yang ingin kembali menuju daerah arah Bontang diangkut dengan kendaraan dinas truk dari Yonif 611/Awang Long dan diturunkan di Terminal Lempake Samarinda.

Danyonif 611/Awl Mayor Inf Arfan Affandi menjelaskan “Dari sore ini air genangan jalan semakin meningkat sehingga akses jalan terhambat, walau   malam semakin gelap dan Tim lainnya sudah meninggalkan lokasi banjir, namun tidak menyurutkan semangat TNI untuk bantu masyarakat yang masih terjebak  banjir. Kami kerahkan prajurit kami untuk membantu warga yang kesulitan kendaraannya tidak dapat jalan untuk kembali pulang kerumah. Prajurit tetap siaga ditempat agar selalu siap waspada terjadi segala sesuatu," Ungkapnya.

■ Red/Korem 091

Minggu, 09 Juni 2019

Ribuan Kendaraan Terjebak Macet 12 Jam di Puncak

Ribuan Kendaraan Terjebak Macet 12 Jam di Puncak

INDONESIAOne.Id ■ Polres Cianjur, Jawa Barat, akhirnya dapat melakukan sistem satu arah menuju Bogor, setelah ribuan kendaraan terjebak macet total selama 12 jam di jalur Puncak-Cianjur.

Seperti dilansir Antara, Sabtu (8/6/2019), ribuan pengguna jalan dapat melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi setelah kendaraan pengurai arus memasuki Jalan Raya Cipanas, tepatnya mulai dari Pos Pam II Cikanyere, memberlakukan sistem satu arah menuju Bogor, sebagai upaya terakhir mengurai antrean sepanjang 25 kilometer dengan "ekor" antrean mencapai Jalan Raya Cugenang.

Selang beberapa menit pemberlakukan satu arah, volume kendaraan mulai berkurang, meskipun kembali tersendat karena tingginya volume kendaraan pemudik yang berbaur dengan pendatang setelah berlibur ke sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak-Cianjur.

Namun upaya satu arah yang diberlakukan merupakan satu-satunya cara untuk mengurai antrean kendaraan yang tidak bergerak sejak pukul 10.00 WIB. Bahkan upaya sebelumnya yang dilakukan Polres Cianjur, menutup jalan menuju Puncak-Cipanas mulai dari Perempatan Tugu Lampu Gentur, tidak dapat memberikan solusi.

Bahkan antrean semakin memanjang ketika tempat wisata di kawasan Puncak-Cianjur, mulai tutup menjelang sore, sehingga menyebabkan antrean semakin memanjang. Termasuk di sejumlah jalur alternatif laju kendaraan tersendat sejak siang hingga menjelang malam.

Sementara arus lalulintas di sepanjang jalur Cianjur-Bandung, tepatnya menuju arah Bandung atau sebaliknya yang sempat mengalami peningkatan dan antrean panjang, mulai mencair menjelang malam, setelah petugas di Pos Pam X memberlakukan penyekatan dan beberapa kali pemberlakuan satu arah menuju Bandung.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, mengungkapkan berbagai upaya rekayasa arus yang dilakukan ratusan petugas akhirnya dapat mencairkan antrean yang mengular sejak pagi menjelang siang. Bahkan penyekatan roda dua yang diduga penyebab kroditnya jalur tersebut dengan cara satu jalur serta diarahkan ke rest area membuahkan hasil.

"Ratusan petugas diturunkan untuk mengurai kemacetan salah satunya menerapkan satu jalur untuk sepeda motor yang banyak memotong dan menguasai jalan. Selang beberapa saat pemberlakuan penyekatan, baru dapat diberlakukan satu arah menuju Bogor," katanya.

Pihaknya belum dapat memastikan berapa lama sistem satu arah akan diberlakukan karena volume kendaraan pemudik yang berbaur dengan pendatang menuju arah Bogor dan seterusnya masih tinggi."Kita lihat situasi, kalau sudah mulai normal, baru akan diberlakukan jalur secara normal," katanya.

■ Antara

Sabtu, 08 Juni 2019

Arus Balik di Pelabuhan Merak - Bakauheni, Antrian Cukup Panjang


INDONESIAOne.Id ■ Arus balik di Pelabuhan Merak terjadi kemacetan yang luar biasa. Kemacetan tersebut disebabkan adanya perlambatan arus mudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera.

Demikian pantauan IndonesiaOne.Id malam ini, bahkan dapat dilihat terjadinya antrian panjang menuju kapal di Pelabuhan Merak, Sabtu (8/6).

Menurut salah seorang penumpang kapal penyeberangan David yang berasal dari Kota Jambi menyebutkan, lebaran kali ini kami sengaja pulang mudik agak terlambat karena masa libur sekolah anak-anak cukup panjang.

"Dengan terlambatnya kita mudik, akan memperpanjang masa liburan anak- anak di kampung halaman," katanya.

Dia mengeluhkan antrian yang cukup panjang, karena tahun kemaren kami mudik ke Sumatera tidak semacet ini.

"Hari ini terjadi kemacetan, dan alhamdulillah macetnya tidak terlalu lama, karena kapal penyebrangan banyak, cuma menunggu antrian saja," imbuhnya. (R/08)

Rabu, 05 Juni 2019

Dr H Muchammad Ichsan, Lc, MA: Pemilu 2019 Masih Menyisakan Masalah Besar

Dr H Muchammad Ichsan, Lc, MA: Pemilu 2019 Masih Menyisakan Masalah Besar

INDONESIAOne.Id ■ Hingga hari ini, kita masih sangat prihatin, karena Pemilu 2019 masih menyisakan masalah besar bagi bangsa Indonesia.

" Meskipun pemilu serentak telah selesai diselenggarakan tanggal 17 April yang lalu, namun kita belum mendapat pemimpin yang diidamkan, dan masyarakat justru terbelah. Masyarakat merasa dikhianati," demikian hal itu disampaikan Ustadz Dr H Muchammad Ichsan, Lc, MA dalam khutbah Idul fitri 1440H/2019 M di Sonosewu, Yogyakarta, pagi hari tadi. (05/06).

Untuk itu, Dosen UMY Magister Ilmu Hukum Yogyakarta ini mengajak umat islam untuk menjaga persatuan dan perdamaian.

"Indonesia adalah rumah besar kita. Kita harus guyub, rukun dan bersatu padu di dalamnya," ajak Ichsan.

Namun pertanyaan besarnya, bisakah persatuan Indonesia dipertahankan jika ajaran agama tidak dijalankan? Bisakah persatuan Indonesia dipelihara jika hak-hak rakyat didalam berpolitik dan berekspresi dinafikan? Bisakah persatuan Indonesia dijaga bila demokrasi dicederai dan Pemilu dicurangi?

"Dalam pemilu, umat islam merasa dicurangi. Banyak kecurangan sebelumnya, ketika dan setelah pemilu dilaksanakan. Hal ini tentu membuat tidak puas hati. Hal ini tentu membuat rakyat marah," imbuhnya.

Indonesia adalah rumah besar kita. Marilah kita jaga rumah kita ini dengan baik. Caranya, persatuan Indonesia harus Solid. Supaya kita bersatu padu maka hukum harus dijadikan sebagai panglima. Keadilan harus ditegakkan. Kezaliman harus dihinakan. Yang benar harus kita katakan benar dan marilah kita semua berpihak kepada kebenaran. Yang salah harus kita katakan salah dan sampai kita mendukungnya.

"Hukum jangan tajam kebawah, tumpul ke atas. Hukum jangan hanya tajam kepada lawan politik tapi tumpul kepada pendukung penguasa saja," katanya.

Menurut Ichsan, apabila kecurangan, kezaliman dan kejahatan dibiarkan maka rakyat akan marah. Kemarahan rakyat akan memicu perpecahan. Maka supaya tidak berpecah belah dan tetap bersatu padu, keadilan di rumah besar kita ini harus ditegakkan.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Ichsan juga membacakan sebuah puisi karya Taufik Ismail yang berjudul "Malu Aku Jadi Orang Indonesia".

■ Kamil Affan

Hari Ini, Prabowo Sholat Id di Masjid Nurul Wathan Hambalang


INDONESIAOne.Id ■ Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak mengadakan gelar griya atau "open house" dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah/2019 sehingga memberikan kesempatan kepada seluruh staf, kader, simpatisan, dan relawan untuk berkumpul bersama keluarga masing-masing.

"Pak Prabowo memberikan kesempatan kepada seluruh staf, kader, simpatisan, dan relawan untuk berkumpul bersama keluarga karena itu beliau tidak menggelar acara 'open house' tahun ini," kata Kepala Prabowo-Sandi Media Center, Ariseno Ridhwan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/6/2019).

Dia mengatakan, Prabowo direncanakan akan menunaikan Shalat Idul Fitri Masjid Nurul Wathan, Hambalang, Bogor, bersama masyarakat sekitar masjid.

Dalam melaksanakan ibadah shalat id, rencananya Prabowo Subianto akan beribadah bersama masyarakat sekitar di masjid yang ia bangun di kawasan Hambalang, Bogor yakni Masjid Nurul Wathan.

Dia meminta kepada para jurnalis untuk tidak meliput kegiatan solat ied tersebut, karena sifatnya ibadah sehingga tidak elok untuk diliput, dan biarkan semua bisa shalat dengan khusyu.

"Untuk calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno, akan merayakan Hari Raya Idul Fitri pada tahun ini di Amerika Serikat bersama dengan keluarga," ujarnya.

Dia juga menyampaikan pesan dari Prabowo dan Sandiaga untuk menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H bagi seluruh umat Islam di Indonesia maupun di dunia yang merayakan.

Ariseno mengatakan, Prabowo-Sandiaga mengajak masyarakat menjadikan momen Lebaran untuk terus mempererat tali silaturahim. (ANT)

Senin, 03 Juni 2019

Soal Gugatan ke MK, SBY Menilai Prabowo Ambil Langkah Mulia Utamakan Kepentingan Bangsa dan Negara


INDONESIAOne.Id ■ Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menilai calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto telah mengambil pilihan mulia terkait sengketa hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu karena telah menggunakan jalur demokratis dan konstitusional dengan mengajukan gugatan hasil Pemilu Presiden (Pilpres) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Tadi Pak SBY katakan pengajukan gugatan ke MK adalah pilihan mulia karena sebaiknya mengikuti di MK dan melakukan langkah terbaik di institusi tersebut," kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, seperti dikutip dari Antara, Senin (3/6/2019).

Hal itu dikatakan SBY di sela-sela saat menerima kunjungan Prabowo yang menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ibu Negara RI Periode 2004-2014 Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono.

Hinca menjelaskan, Prabowo menyampaikan kepada SBY bahwa dirinya telah mengambil jalur demokratis dan konstitusional ke MK karena merupakan jalan terbaik dan demi persatuan-kesatuan bangsa.

Karena itu menurut dia, SBY menilai Prabowo telah mengambil langkah mulia karena mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

Menurut Hinca, SBY mendengarkan dengan seksama penjelasan Prabowo tersebut dan menyebut mantan Danjen Kopassus tersebut merupakan sahabatnya dan langkah ke MK merupakan pilihan mulia.

"Tadi Pak SBY bertanya kepada Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, kapan sidang di MK terkait Pilpres 2019 digelar. Dan Muzani mengatakan setelah Lebaran atau tanggal 12 Juni 2019," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, sementara itu SBY didampingi Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan besannya Hatta Radjasa.(Antara)

Minggu, 02 Juni 2019

Adhyaksa Dault Khawatirkan Kondisi SBY Sepeninggal Bu Ani


INDONESIAOne.Id ■ Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Adhyaksa Dault mengkhawatirkan kondisi kesehatan SBY pasca ditinggalkan istrinya, Ani Yudhoyono.

"Yang kami khawatirkan Pak SBY, karena beliau sangat cinta dan tadi beliau menangis terus sampai matanya bengkak," ujarnya kepada awak media usai melayat Ani Yudhoyono di rumah duka, Puri Cikeas Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019).

Menurutnya, mendiang Ani Yudhoyono layaknya belahan jiwa bagi SBY. Sehingga, Adhyaksa berharap Allah memberikan kekuatan SBY untuk melalui hari-hari tanpa Ani Yudhoyono.

"Mudah-mudahan Allah kasih beliau kekuatan, karena saya kira Bu Ani itu separuh dari jiwanya Pak SBY," kata mantan politis Partai Demokrat itu.

Hingga kini di benak Adhyaksa masih melekat sosok Ani yang kerap berjuang di belakang SBY, yaitu ketika Adhyaksa diminta SBY untuk sama-sama mendirikan Partai Demokrat.

"Kenangan yang saya tidak lupa itu ketika pembentukan Partai Demokrat. Saya pernah diundang sama beliau. Pak SBY minta pendapat untuk pembentukan partai, tiba-tiba Ibu Ani yang bawa baki, bawa minuman. Seorang ibu yang luar biasa," kenangnya.

Seperti diketahui, Ani Yudhoyono wafat saat menjalani pengobatan di National University Hospital (NUH), Singapura pada Sabtu (2/6/2019). Ani mengidap kanker darah, sehingga harus menjalani pengobatan serta perawatan intensif sejak empat bulan sebelumnya. (Antara)

Bupati Majalengka: Wacana Bandara Kertajati Sebagai Embarkasi Haji Terkendala Penginapan


INDONESIAOne.Id ■ Wacana menjadikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati, sebagai embarkasi haji masih terkendala soal fasilitas pendukung. Terutama sarana penginapan bagi para jemaah haji yang akan diberangkatkan.

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan, rencana menjadikan BIJB sebaai embarkasi haji sudah jadi keputusan dalam rapat bersama Menko Kemaritiman, Kemenag dan Menhub bersama Kabupaten Majalengka, Cirebon, Kuningan, Indramayu, Subang dan Sumedang di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Meski demikian, beberapa permasalahan krusial belum ada solusinya. Dikhawatirkan, jika tetap dijadikan embarkasi haji, pelayanan terhadap jamaah tidak akan maksimal.

“Mau nginap dimana nanti para jamaah haji? Sedangkan fasilitas yang menunjang belum memadai,” kata Karna usai upacara peringatan hari lahir Pancasila di Majalengka, Sabtu (1/6).

Penyelenggaraan haji harus teliti, tertib dan dijaga betul keamanannya. “Termasuk untuk pemeriksaan paspor, akan dilakukan di hotel bukan di bandara," terang dia seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar.

Dikatakan Karna lebih jauh, pemerintah masih berusaha mencari solusi atas persoalan infrastruktur penunjang embarkasi haji tersebut.

“Untuk Islamic center kita udah fix, tapi gimana untuk penginapan? Hotel yang ada tidak memadai,” jelas Bupati Majalengka.

Bicara layanan penerbangan, BIJB,  sudah siap.  Bandara ini punya runway sepanjang 3 km yang mampu melayani pesawat berbadan lebar.

“Yang jadi permasalahan adalah fasilitas pendukung yang belum memadai," tandas dia.
© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved