BERITA NASIONAL

Minggu, 28 Juli 2019

TMMD 105 Kodim 0415 Batanghari Bangun Jalan 3 Km di Desa Ladang Peris


INDONESIAOne.Id ■ Tim Pengawas dan Evaluasi dari Mabes TNI AD dipimpin Kasahli Kasad Mayjen TNI Arif Susilo bersama Pabandya 2/Anev Letkol Arm Budi Wahyono didampingi Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi Rahman, S.H, M.Si, selaku Dansatgas TMMD ke-105, meninjau lokasi TMMD di Desa Ladang Peris, Kec. Bajubang, Kab. Batanghari, Jambi, Jumat (26/7/2019).

Turut serta dalam peninjauan tersebut yaitu Kasiter Rem 042/Gapu Mayor Inf Sunardi, Kapolres Batanghari AKBP M. Santoso, Kasdim 0415 Mayor Inf Beni, para Danramil Kodim 0415, para Pasi Kodim 0415, Asisten I Setda Batanghari Bapak Verry Ardiansyah, Wakil Ketua PN. Batanghari Ibu Erita Ginting, Perwakilan Kejari Batanghari Bapak Wahyu Varhan, Kadis Dinas Sosial Batanghari Bapak Fauzi Azhari, Perwakilan Pengadilan Agama Batanghari Bapak Hudari, serta Perwakilan Dinas PUPR Kab. Batanghari Bapak Zahli Maydmad.

Mayjen TNI Arif Susilo, Tim Pengawas dan Evaluasi Markas Besar Tentara Nasional Angkatan Darat (Tim Wasev Mabes TNI AD) memberikan apresiasi pembukaan pembangunan jalan melalui Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0415/Batanghari.

“Progres pengerjaan jalan yang disampaikan yaitu panjang 3 (tiga) kilometer ternyata 3,5 (tiga koma lima) kilometer, sedangkan lebar tiga meter aslinya 12 meter. Ini berarti prestasi,” kata Mayen TNI Arif Susilo pada acara tatap muka dengan warga Ladang Peris.

Selanjutnya disampaikan bahwa total pengerjaan yang dilaporkan Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi Rahman, sebanyak empat item yakni, renovasi 34 unit rumah, pembukaan jalan penghung antar RT 07 tembus ke RT 13, delapan titik gorong-gorong dan dua titik jembatan.

Pada kesempatan yang sama, Letkol Inf Widi Rahman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Tim Wasev Mabes TNI AD, dan akan melaksanakan arahan serta petunjuk yang diterima. Menurutnya, banyak yang disampaikan dan petunjuk-petunjuk kepada kami (Kodim 0415/Batanghari) untuk meningkatkan target dan hasil pelaksanaan TMMD ke-105 tahun 2019.

“Kami akan laksanakan sesuai dengan petunjuk dan harapan dari TNI Angkatan Darat, kita membantu Pemerintah Daerah untuk mempercepat pembangunan di desa, kemudian mensejahterakan masyarakat bisa terlaksana serta kemanunggalan TNI-Rakyat tetap terjaga,” tuturnya.

Dansatgas TMMD ke-105 juga menyampaikan bahwa selain program fisik yang terus berjalan, sudah dilaksanakan pula enam enam program non fisik. Harapannya masyarakat dapat menjaga apa yang sudah dibuat TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Kabupaten Batangahari dalam program kegiatan TMMD ke-105, sehingga kedepan bisa bermanfaat dan waktu jangkaunya bisa lebih lama.

“Kami akan tetap bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk peningkatan kualitas jalan baru,” pungkasnya.

■ R-1/Pen Satgas

Sabtu, 27 Juli 2019

18 Negara Meriahkan Festival Multikultural Bandung International Arts Festival 2019

https://www.jbn.co.id/

INDONESIAOne.Id ■ Festival Multikultural Bandung International Arts Festival (BIAF) #5 2019 kembali digelar. Sebanyak 84 orang artis dari 18 negara dan 150 orang lebih seniman dari 10 provinsi di tanah air mempertunjukan karya disejumlah ruang publik Kota Bandung sejak Jumat (26/7/2019) hingga Minggu (28/7/2019) besok lusa.

“Bandung International Arts Festival menjadi sebuah hajatan para seniman yang cukup besar di Kota Bandung. Karena puluhan artis atau seniman dari berbagai latarbelakang seni tampil untuk menunjukan karya dan berkolaborasi dengan para seniman lainnya dari berbagai belahan dunia,” ujar ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Dewi Kania Sari pada pembukaan Bandung International Arts Festival (BIAF) #5 2019 di Bongkeng Art Space Jalan Bojongkoneng, Cikutra Kota Bandung, Jumat (26/7/2019).

Sejak pertamakali diselenggarakan tahun 2015, BIAF menurut Dewi Kania Sari yang akrab disapa Kenny ini, bertujuan untuk memperkenalkan ruang-ruang publik di Kota Bandung sebagai rumah ekspresi dan apresiasi tidak hanya bagi kalangan seniman, tetapi juga masyarakat. “Seperti yang terjadi pada hari (Jumat, 26/7/2019) ini, 84 orang artis atau seniman dari 18 negara yang hadir begitu antusias berbaur dengan masyarakat Bojongkoneng, dan masyarakat Bojongkoneng sangat terbuka akan kehadiran para seniman,” ujar Kenny.

BIAF menurut Kenny mempunyai sebuah maksud dan tujuan, untuk melibatkan para pelaku seni dari berbagai negara dan provinsi di Indonesia dalam pergaulan global melalui silaturahmi seni dan budaya. “Tujuan lainnya Bertahannya eksistensi individu maupun kelompok-kelompok masyarakat di seluruh Indonesia yang selama ini aktif dan memiliki tujuan pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan nilai sejarah dan nilai budaya, termasuk budaya kearifan lokal,” ujar Kenny.

Sementara Ketua Jaringan Masyarakat Seni Nusantara, sekaligus penyelenggara BIAF #5 2019, Deden Tresnawan mengatakan, para seniman dalam setiap hajatan BIAF mejadikan sejumlah ruang publik sebagai sarana pertunjukan. “Pertunjukan umumnya diselenggarakan digedung-gedung pertunjukan, tapi meskipun artis yang datang dinegaranya sudah bergelar professor doctor ataupun guru besar menunjukan ekspresi karyanya diruang publik,” ujar Deden.

Tujuannya menurut Deden tiada lain dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat secara umum tentang pentingnya melindungi, mempertahankan, mengembangkan, dan memanfaatkan nilai sejarah dan nilai budaya. Terutama ekspresi budaya lokal di berbagai daerah di Indonesia.

Tahun 2019 BIAF diselenggarakan untuk kelimakalinya menampilkan 33 pertunjukan didukung 84 seniman dari 18 negara dan 150 orang seniman dari 10 provinsi di tanah air. Pada hari pertama (Jumat, 26/7/2019) petang bertempat di Bongkeng Art Space Cikutra Jalan Bojongkoneng Cikutra Bandung menampilkan seni arak-arakan Singa Depok, juga tampil Rithaudin Abdul Kadir seniman dari Negri Jiran Malaysia, diikuti penari Eiichi Tosaki dari Jepang dan dipungkas penampilan Wayang Golek Monolog Ki Dalang Atjep.

Pada hari kedua (Sabtu, 27/7/2019) bertempat di Cikapundung River Spot sejak pukul 15.00 WIB tampil Mapping Putri dan Aziz Amri dari Jakarta membuka pertunjukan, diikuti penampilan Puan Dara dari Bandung, dan Kelompok Dosenk dari Bandung. Pada malam hari, pertunjukan dibuka penampilan Maz Riefer dari Jerman, disambung Ebem Toa (Ekuador), Jhuma Khundu (India), Tony Yap (Australia), Nabila (Lampung), Hoi Ling (Malaysia), Mok Wing See (Hongkong) Bambang DW (Salatiga), Meraki Cia (Spanyol), Rithaudin Abdul Kadir (Malaysia) dan dipungkas , Bambang DW bersama Unen Unen.

Pada hari ketiga (Minggu, 28/7/2019) pertunjukan dibuka penampilan WHO, dilanjut kelompok seni Reak (Bandung), Aziz Ami (Jakarta), Sanggar Sekarlaras (Majalengka), SMA 2 Kendal (Jateng), RIGAS (Bandung), Iing Sayuti (Indramayu), Lovie Keysa (Indramayu), Ineu Arini (Bandung), Manish Joshi (India), Chelsea E Coon (Amerika), Hugo (Jerman), Yadi Bonz (Bandung), Adam Forbes (Australia) dan dipungkas All Artis Perfomace.

(*)

Kamis, 25 Juli 2019

TNI Bantu Padamkan Kebakaran Lahan PPU


INDONESIAOne.Id ■ Sejumlah Personel TNI dari 0913/Penajam Kodim 0913/Penajam Paser utara (PPU) bersama tim pemadam kebakaran dan masyarakat melakukan pemadaman api yang membakar semak belukar  di RT 1 Kelurahan Sungai Parit Kecamatan Penajam Kab. PPU tepatnya di belakang Kantor Pemkab PPU, Rabu (24/07/2019) sore.

Babinsa Sungai Parit Serda M Khusaini menuturkan “Kebakaran ini sudah beberapa kali terjadi di wilayah tersebut. Sedikitnya 5 hektar semak belukar ludes di lahap si jago merah, Untuk sumber api dan pemilik lahan masih dalam penyelidikan oleh pihak yang berwajib”.

"Terus terang kami terkendala dengan cuaca karena menjelang Maghrib. Pemadaman kebakaran ini  hanya menggunakan cara tradisional berupa ranting pepohonan dan di pukulkan ke arah titik api, dan alhamdulillah bisa di padamkan sebelum gelap,dan apabila api tidak cepat kita dipadamkan, kebakaran bisa merambat hingga ke hutan lindung milik Pemkab ”ujarnya.

Sedangkan Dandim 0913/PPU Letkol Inf Mahmud S.Ip tak henti-hentinya terus menekankan  kepada seluruh jajarannya khususnya para babinsa untuk terus memonitor wilayah binaannya dan melaporkan setiap ada kejadian kebakaran di wilayahnya secepat mungkin guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 Dandim juga menghibau kepada masyarakat, "Sekali lagi dihimbau kepada masyarakat pemilik kebun di wilayah Kabupaten PPU dilarang keras untuk membakar lahan perkebunan selama musim kemarau ini, karena sangat mudah menimbulkan kebakaran dan bisa merugikan bagi masyarakat pemilik kebun".

Narasumber Penrem 091/ASN

Rabu, 24 Juli 2019

Tim Mabes TNI AD Akan Tinjau Program Fisik TMMD ke-105 di Desa Ladang Paris



INDONESIAOne.Id ■ Tim Pengawas dan Evaluasi dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD) akan meninjau langsung program fisik TMMD ke-105 Kodim 0415/Batanghari di Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi, yang saat ini masih terus berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas TMMD ke-105 tahun 2019 Letkol Inf Widi Rahman, S.H., M.Si. yang sehari-hari menjabat sebagai Dandim 0415/Batanghari saat melakukan pertemuan dengan Ketua Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Jambi, Nugroho Kusumawan di Makodim 0415/Batanghari di kawasan Jelutung, Kota Jambi, Senin (22/7/2019).

“Guna mengawasi pelaksanaan kegiatan tersebut, direncanakan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI AD akan datang pada tanggal 24-26 Juli 2019 mendatang, dipimpin oleh Mayjen TNI Arif Susilo (Kasahli Kasad) beserta satu orang pendamping atas nama Letkol Arm Budi Wahyono S.H. (Pabandya 2/Anev),” kata Letkol Inf Widi Rahman.

Selanjutnya, setelah menerima paparan singkat dari Dansatgas TMMD ke-105 di Makodim 0415/Batanghari pada tanggal 25 pagi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Posko dan pengecekan sasaran fisik TMMD di Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang.  “Tim Wasev Mabes TNI AD juga akan melaksanakan tatap muka dengan masyarakat serta peninjauan rumah orang tua asuh,” ungkapnya.

Lebih jauh Letkol Inf Widi Rahman menuturkan bahwa saat kedatangan Tim Wasev Mabes TNI AD, rencananya akan dihadiri Staf Teritorial Korem 042/Gapu, para Danramil dan Pa Staf Kodim 0415/Batanghari, Perwakilan Babinsa, Bupati/Sekda Kab. Batanghari, Bappeda Kab. Batanghari, Badan Anggaran Kab. Batanghari, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab. Batanghari, Kakan Kemenag Kab. Batanghari dan Kadissos Kab. Batanghari serta Instansi terkait lainnya.

Dansatgas TMMD ke-105 juga mengatakan bahwa dalam rangkaian kunjungannya, Tim Wasev Mabes TNI AD akan melihat secara langsung sasaran program fisik berupa pembuatan jalan Desa Ladang Peris sepanjang 3 km dan lebar 12 meter, pembuatan jembatan kayu dua unit, pemasangan gorong-gorong sebanyak enam titik, dan bedah rumah warga sebanyak 34 unit.

Di sisi lain, Letkol Inf Widi Rahman mengungkapkan bahwa pada TMMD ke-105 tahun 2019 Kodim 0415/Batanghari juga melaksanakan sasaran program non fisik berupa ceramah agama, penyuluhan tentang bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan pertanian, pendidikan, hukum dan kamtibmas, sosialisasi narkoba, keagamaan, bahaya teroris dan paham radikalisme, KB kesehatan, perikanan atau peternakan, lingkungan hidup dan kehutanan, kegiatan PKK, dan Penyuluhan atau sosialisasi pelayanan publik dan kependudukan.

“Sesuai jadwal, saat kedatangan Tim Wasev Mabes TNI AD, kita lagi ada kegiatan penyuluhan pendidikan dan bahaya narkoba. Mereka juga akan meninjau langsung kegiatan program non fisik tersebut,” tutupnya.

■ R-02/Puspen TNI

Selasa, 23 Juli 2019

Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen


INDONESIAOne.Id ■ Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) akan membentuk Tim Bantuan Hukum yang akan bekerjasama dengan Tim Penasehat Hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019).

Kapuspen TNI menuturkan bahwa pembentukan Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen berdasarkan tindak lanjut dari Tim Penasehat Hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen yang telah mengajukan surat permohonan kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beberapa waktu lalu.

“Isi dari surat tersebut mengajukan dua permohonan yaitu permohonan penjaminan penangguhan penahanan dan permohonan bantuan hukum bagi Kivlan Zen,” katanya.

Kapuspen TNI menjelaskan bahwa setelah berkoordinasi dengan Menteri-Menteri Bidang Polhukam, permohonan penjaminan untuk penangguhan penahanan terhadap Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen tidak diberikan.  “Namun demikian, permohonan bantuan hukum akan diberikan,” ucapnya.

Menurut Mayjen TNI Sisriadi, bantuan hukum tersebut merupakan hak bagi seluruh anggota keluarga besar TNI termasuk Purnawirawan. “Hal itu diatur dalam Petunjuk Teknis tentang Bantuan Hukum Pidana yang diatur dalam Keputusan Panglima TNI nomor Kep/1447/XII/2018,” ungkapnya.

Perlu dipahami bahwa bantuan hukum yang diberikan sifatnya advokasi dan pendampingan sesuai ketentuan hukum acara pidana yang berlaku. “Artinya, bantuan hukum kepada Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen tidak hanya pada saat Praperadilan saja, namun juga selama proses hukum berlangsung sampai adanya keputusan hukum yang bersifat tetap,” ujarnya.

TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

 TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

INDONESIAOne.Id ■ Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan Hawaian National Guard (HING) menggelar latihan keamanan cyber dan sistem teknologi.  Latihan yang dilaksanakan dalam bentuk Information System and Technology Exchange (ISTX)  dibuka secara resmi oleh Paban VII/Latma Sops TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo, di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo menuturkan bahwa Information System and Technology Exchange adalah latihan operasional yang tidak hanya fokus pada tingkat taktis tetapi juga menyesuaikan panduan strategisnya.

“Latihan ini fokus pada keamanan cyber dan sistem teknologi dan juga meningkatkan kemampuan pemahaman mengenai cyber dalam menghadapi global proxy war,” katanya.

Ditambahkan pula bahwa tahun 2019 merupakan tahun  ke tiga penyelenggaraan Information System and Technology Exchange.  “Dalam kegiatan ini, akan dipelajari bagaimana memberikan respon yang tepat, cepat dan dukungan komprehensif untuk mempertahankan cyber network,” ujarnya.

Paban VII/Latma Sops TNI berharap  para peserta pelatihan memperoleh lebih banyak pengetahuan dan prosedur mempertahankan dan melindungi cyber network, memperoleh berbagai pengalaman dari para ahli terutama mengenai prosedur penting dalam menyelamatkan cyber network dan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dengan berbagai studi kasus dan pemecahkan bersama.

“Saya memiliki harapan tinggi bahwa latihan ini tidak hanya untuk peningkatan pemahaman mengenai cyber network yang lebih baik, tetapi juga kegiatan  ini dapat menjadi forum untuk membangun kepercayaan, memperkuat kemitraan dan persahabatan antara Indonesia dan AS”, jelasnya.

Sementara itu, Senior State Partnership Program of Cyber Program HING, Letkol Francis Shen menjelaskan bahwa tujuan latihan ini diantaranya  berbagi pengalaman terbaik dalam  praktik keamanan cyber, berdiskusi mengenai cyber network, firewall, cyber forensik dan kebijakan cyber terkini untuk melindungi infrastruktur penting dan melakukan Latihan Keamanan Cyber.

“Kerja sama keamanan siber antara Indonesia dan Amerika Serikat adalah upaya yang penting, karena kita bersama-sama bisa meningkatkan pertahanan cyber,” katanya.

Adapun materi yang akan dibahas dalam latihan Information System and Technology Exchange yaitu  Network Security and Cyber Kill Chain/Way, Networking Concept,  Threat Hunting, Network Security Monitoring dan Elastic Search of Network/Cyber.

Sedangkan peserta latihan ISTX berjumlah 34 personel, terdiri dari 19 personel TNI dan 15 personel HING. Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 22 s.d 26 Juli 2019 di Jakarta.

Minggu, 21 Juli 2019

Karena Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Garut Gagal Berangkat

Karena Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Garut Gagal Berangkat

INDONESIAOne.Id ■ Dua calon jamaah haji asal Kabupaten Garut gagal berangkat menunaikan ibadah haji lantaran sakit dan meninggal dunia, sehingga pada pemberangkatan calon jemaah haji kosong dua orang. Yang gagal berangkat berada pada kloter 49.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi urusan haji dan umroh Kementrian Agama Garut, Karimudin, Minggu (21/7/2019).

"Ada dua orang calon jamaah haji gagal berangkat, yang satu sakit dan yang satunya lagi meninggal dunia," katanya.

Karimudin mengatakan, pada kloter 49 Kabupaten Garut jumlah calon jamaah haji yang berangkat sebanyak 410 orang di tambah dengan pendamping sabanyak 15 orang. Pemberangkatannya dilakukan di Gedung Pendopo Garut, pada Minggu sekitar pukul 06.00 WIB menuju embarkasi Bekasi, Jawa Barat.

Dijelaskannya, kedua orang calon jamaah haji yang gagal berangkat tidak sempat diganti dengan calon jemaah haji lain. Karena terkendala administrasi belum memiliki visa sebagai syarat untuk berangkar.

"Kedua orang itu sebenarnya mau diganti, karena visanya belum keluar itu yang menjadi kendala," jelasnya.

Namun kendati tidak bisa di ganti pada musim haji tahun 2019, untuk calon jamaah haji asal Garut yang meninggal dunia sebelum berangkat bisa digantikan oleh ahli warisnya. Yang mana berangkatnya pada tahun haji berikutnya.

"Calon jamaah haji yang belum diberangkatkan tinggal dua kloter lagi atau dua kali pemberangkatan," tambahnya.

Sementara Koordinator pemberangkatan KBIH Ummul Quro, Jon Safriman, mengatakan, pada tahun calon jamaah haji yang di berangkatkan melalui KBIH Ummul Quro tahun ini sebanyak 410 yang tergabung dalam kloter 49 gelombang kedua. Sedangkan pada tahun haji 2018 lalu KBIH Ummul Qura memberangkatkan calon jemaah haji 369 orang.

"Tahun ini mengalami kenaikan yang diberangkatkan melalui KBIH Ummul Quro," singkatnya.

Kunjungan Kasad di Australia, Pererat Kerja Sama Kedua Angkatan Darat

  Kunjungan Kasad di Australia, Pererat Kerja Sama Kedua Angkatan Darat

INDONESIAOne.Id ■ Kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa ke Panglima Angkatan Bersenjata Australia atau Australian  Commander of  Defence Force (CDF) dan Kasad Australia atau Australian Chief of Army  (CA), merupakan salah satu upaya diplomasi militer TNI AD untuk mempererat  kerja sama  militer kedua negara.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

"Ini kunjungan yang pertama setelah beliau (Jenderal TNI Andika Perkasa) menjabat Kasad," ujar Candra.

Namun, lanjutnya, secara personal pertemuan Kasad dengan Letjen Richard Maxwell Burr, AO, DSC, MVO, merupakan kali kedua, dimana pertemuan sebelumnya  ketika masih menjabat sebagai Pangkostrad, pada 30 Agustus 2018.

"Juga dengan CDF,  Jenderal Angus Campbell, kunjungan ini merupakan balasan, setelah keduanya bertemu di Mabesad pada 29 Maret 2019, lalu," tegasnya.

Lanjut dikatakan Candra,  kunjungan Kasad kali ini, tidak hanya didampingi Ny. Hetty Andika Perkasa, selaku Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana, namun juga bersama dengan Mayjen TNI Suko Pranoto (Irjenad) dan Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad (Aspam Kasad) masing-masing beserta istri.

"Pertemuan yang diselenggarakan di Australian Army Headquarters, Russell Offices, Canberra, berlangsung penuh hangat," ujar Candra.

Hasil pertemuan antara Kasad dengan Australian CA dan Australian CDF pada hari  Kamis (18/7/2019) lalu itu, menurut Candra, membahas beberapa hal yang penting.

Selanjutnya Candra juga katakan bahwa kedua Kepala Staf Angkatan Darat memiliki kesamaan pandangan bahwa untuk menghadapi accelerated warfare membutuhkan kekuatan militer yang coheren, unity dan future ready serta adanya kerja sama antar elemen negara.

"Kasad menegaskan kembali bahwa era saat ini penggunaan teknologi sangat penting. Tidak hanya membantu pelaksanaan tugas, juga mengurangi risiko korban jiwa," imbuhnya.

Kemudian, terkait program kerja sama militer dengan Australian Army, lanjut Candra, Kasad sangat mendukung, khususnya tentang percepatan pertukaran instruktur di kedua akademi militer.

"Menurut Kasad pertukaran ini sangat baik, karena akan memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi personel TNI AD," tegasnya.

"Pada momen itu, Kasad juga menyatakan bahwa TNI AD akan menambah personelnya untuk berinteraksi baik bilateral maupun multilateral, dalam bentuk latihan maupun pendidikan," tambahnya.

Sementara itu, dalam pertemuannya dengan Australian CDF, kata Candra, selain menyetujui rencana pertukaran pelatih, pengajar di Akmil Magelang dengan Royal Military College (RMC) Duntroon yang bersifat resiprokal, Kasad juga menyatakan akan menghadiri kegiatan IPACC dan IPAMS di Thailand yang diselenggarakan USARPAC dan AD Thailand.

"IPACC atau Indo-Pacific Chiefs of Army Conference, merupakan konferensi para pimpinan AD seluruh negara-negara Indo-Pasifik. Sedangkan  IPAMS atau Indo-Pacific Armies Management Seminar adalah seminar yang dihadiri para perwira senior (Pati) yang membahas tentang tema tertentu," pungkasnya.

Direncanakan kunjungan kerja Kasad beserta rombongan di Negeri Kanguru itu, akan berlangsung selama enam hari, yaitu mulai 16 sampai 21 Juli 2019. (Dispenad)

Jumat, 19 Juli 2019

FKDB: Pupuk Batubara Cocok Digunakan Daerah Tandus


INDONESIAOne.Id ■  Pupuk batubara sangat cocok digunakan petani di daerah yang memiliki tanah yang tandus dan gersang. Karena, dengan kandungan karbon dan unsur lainnya pupuk batubara ini memiliki kemampuan untuk memperbaiki struktur tanah.

"Sangat dianjurkan untuk penggunaan pupuk batubara ini di wilayah yang tanahnya tandus," demikian dikatakan Ketua umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) H Ayep Zaki Kamis (18/7/2019) di Jakarta.

Menurut Zaki, pupuk batubara memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan urea maupun organik. Pupuk batubara, lanjutnya, mengandung unsur C organik yang sangat tinggi. Sehingga, kata dia, sangat diperlukan untuk menambah kesuburan tanah

"Pupuk batubara juga serta mengandung unsur hara mikro dan makro yang sangat lengkap," tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Zaki, pupuk batubara sangat bermanfaat bagi tanaman sayur, buah maupun palawija. Kata Zaki, dengan menggunakan pupuk batubara untuk tanaman buah, sayuran dan palawija akan meningkatkan produksi panen baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

"Karenakan hampir semua unsur hara yang dibutuhkan tanaman terkandung dalam pupuk batubara," urainya.

Zaki mengungkapkan alasan mengapa petani harus beralih memakai pupuk batubara. Dengan menggunakan pupuk batubara, masih menurutnya, disamping hasil panen langsung meningkat.

"Pupuk batubara mampu memperbaiki alih struktur tanah menjadi meningkat kesuburannya dari musim ke musim," pungkasnya.

Tim Kesehatan Satgas Yonif R 303 Kostrad Berikan Bantuan Tenaga Kesehatan di Perbatasan


INDONESIAOne.Id ■ Kesehatan anak merupakan sesuatu yang penting yang harus diperhatikan mulai dari sejak anak usia dini,  begitupula dengan ibu-ibu hamil. Karena tumbuh kembang dan kecerdasan anak dapat dimulai dari janin di dalam kandungan sang Ibu.

Dengan adanya kekurangan tenaga kesehatan di Kampung Batu Majang Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, maka dari itu tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Raider 303 Kostrad membantu melengkapi kekurangan itu.

Dibawah pimpinan dokter Satgas Yonif Raider 303 Kostrad, Letda Ckm dr. Rulli Eka Prananda beserta anggota kesehatan  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad membantu pelaksanaan pengobatan maupun imunisasi di sekitar Pos Komando Taktis (Kotis). Rabu (17/7).

Yonif Raider 303 Kostrad kali ini bekerjasama dengan Dinas kesehatan Mahakam Ulu, bertempat di Puskesmas Pembantu Kampung Batu Majang melakukan perkenalan sekaligus memberikan bantuan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi serta penimbangan balita.

Dari pantauan dilapangan, warga Batu Majang menerima dengan sangat baik seluruh personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad, dilihat dari animo dan interaksi yang terjalin pada kegiatan ini penuh dengan keakraban dan keharmonisan baik dari masyarakat maupun anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad.

■ Ririn/Penkostrad

Rabu, 17 Juli 2019

Kaskostrad Pimpin Upacara 17-an di Makostrad


INDONESIAOne.Id ■ Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad), Mayor Jenderal TNI M. Bambang Taufik, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara 17-an, bertempat di lapangan upacara Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

Upacara 17-an ini diawali dengan menaikkan bendera merah putih, pembacaan Pancasila oleh Inspektur upacara diikuti oleh seluruh peserta upacara, pembacaan pembukaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga dan pembacaan Panca Prasetia Korpri, kegiatan upacara yang rutin dilaksanakan tanggal 17 tiap bulan tersebut diikuti oleh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makostrad.

Pada kesempatan ini Kaskostrad membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang pada amanatnya mengatakan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan modal utama bangsa Indonesia, mengingat ke-bhinneka-an yang kita miliki. Tidak salah bila para pendiri negara ini menetapkan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa Indonesia.

“Salah satu hal yang mendasar dalam keberhasilan tugas pokok adalah sumber daya manusia yang mendukung. Sebagai alat pertahanan negara, TNI membutuhkan prajurit-prajurit yang profesional. Profesionalisme itü hanya akan bisa dicapai bila setiap prajurit terdidik dan terlatih dengan baik, kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Dalam Amanat yang dibacakan Kaskostrad, Panglima TNI mengingatkan kita tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengeksploitasinya demi kemajuan TNI tidak lagi dapat bersikap tertutup. Tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada.

“Untuk itu setiap Komandan Satuan (Dansat) bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya. Saudara-saudara bertanggung jawab atas apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh setiap anak buah,” tambah Panglima TNI.

Pada Akhir amanatnya, Panglima TNI mengajak kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk berdoa bagi keselamatan rekan-rekan kita yang saat ini masih belum ditemukan. Saat ini pasukan yang ada terus berupaya menemukan 12 prajurit dan Helikopter Ml-17 yang hilang kontak di Pegunungan Bintang, Papua.

■ Boy/penkostrad

Selasa, 16 Juli 2019

Laporan Bangunan Bermasalah Di Jakarta Timur, Tak Direspon


INDONESIAOne.Id ■ Ketua Umum Gerbang Indonesia, Rofiq sebut beberapa pejabat menikmati Pelanggaran yang terjadi di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Pasalnya, ungkap Rofiq saat diminta menindak pembangunan yang dinilai telah melebihi Koefisien Dasar Bangunan (KDH), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Garis Sempadan Jalan (GSJ), dan Garis Sempadan Bangunan (GSB) juga tidak ada Koefisien Daerah Hijau di daerah Pondok Kopi dan Bambu Apus, pihaknya tidak direspon sama sekali.

“Pembangunan Cluster telah melanggar aturan,” tegasnya, saat ditemui di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Senin (15/7/2019).

Dia menambahkan, “Kami meminta pembangunan itu ditindak karena tidak sesuai izin mendirikan bangunan sebagai dasar acuan hukum dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta.”

Hal lain yang menurutnya salah adalah adanya kesan terjadi pembiaran dan kelalaian oleh Sudin Citata dan Satpol PP dalam melaksanakan Tugas dan Fungsi (Tupoksi) dan Zonasi Tata Ruang pada pembangunan tersebut.

BACA JUGA: Pidato Jokowi #VisiIndonesia Tak Visioner 

“Pembangunan bermasalah seharusnya ditertibkan dengan dilakukan pembongkaran,” katanya.

Lebih juh, Rafiq menduga bahwa ada kemungkinan telah terjadi Gratifikasi dari pembangunan Cluster itu.

“Patut disangkakan karena dibiarkan dan tidak ditertibkan,” ungkapnya.

Terakhir, Rafiq mengatakan akan menunggu respon dari surat yang telah dikirimkan untuk melakukan penindakan, serta menyurati ke pihak terkait lainnya.

“Jika tak bertindak akan kami lanjuti ke instansi yang berwenang,” tandasnya.

(Eky)



Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla Resmi Membuka Sinergi Program KUMKM Dekranasda Kaltim


INDONESIAOne.Id ■ Istri Wakil Presiden Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla selaku ketua Umum Dekranas hadir dalam acara Pembukaan Sinergi Program Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan TP PKK di Ballroom Hotel Bumi Senyiur Samarinda,Senin (15/07/2019).

Dalam sambutannya, Istri Wakil Presiden Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla mengungkapkan acara ini menjadi upaya nyata sebagai pendorong penggiat Koperasi dan UMKM agar lebih giat meningkatkan kemampuan SDM.

“Kemampuan SDM akan memproduksi kerajinan yang berkualitas dan mempunyai daya saing global,” kata Mufidah.

Permasalahan yang dialami hingga saat ini bagi para pelaku Koperasi dan Usaha Mikro dan Menengah (KUMKM) ialah permodalan, pemasaran, serta teknik produksi. 3 permasalahan ini akan mempengaruhi produk KUMKM dalam persaingan global yang semakin ketat.

“Dengan acara ini, saya harapkan dapat ditingkatkan demi mengetahui dan menggali potensi di Kaltim. Seperti anyaman, tenun, manik-manik. Kita harus kembangkan desain yang mengikuti zaman, namun tetap mempertahankan identitas tradisional,” jelasnya.

Istri Wakil Presiden Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla juga mengajak kolaborasi antara Dekranas, Dekkranasda, Dinas terkait, BUMN, dan penggerak PKK terkait pengembangan dan pembinaan Koperasi dan UMKM di Kaltim,”pesannya saat membuka secara resmi Senergi Program KUMKM Dekranasda Kaltim dan Mufidah Jusuf Kalla, melihat hasil UMKM yang dipamerkan dalam kegiatan.

Bertemakan tenun sarung Samarinda, ketua Dekranasda Kaltim Norbaiti Isran Noor mengajak para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh – sungguh.

“Kita laksanakan dengan optimis yang kuat, kerja keras dan kerja cerdas,” kata Norbaiti dalam sambutannya.

Acara ini beragendakan sosialisasi dan Bimtek dana bergulir LPDB KUMKM, konsultasi dan pemberkasan Sertifikasi hak cipta produk KUMKM, konsultasi penguatan kemitraan usaha KUMKM berbasis rantai atau nilai pasok.

Tak hanya itu, terdapat sosialisasi juknis pendampingan KUR tahun 2019, sosialisasi jabatan fungsional pengawas koperasi, pelatihan koperasi, pelatihan kewirausahaan, pelatihan vocational, serta temu mitra KUMKM produk unggulan di daerah.

Sumber Penrem 091/ASN

Senin, 15 Juli 2019

Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar

Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar

INDONESIAOne.Id ■ Senator DPD RI asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP mengecam keras pernyataan-pernyataan verbal yang disampaikan oleh Deni Siregar terkait rencana pelegalan poligami di negeri Serambi Mekkah, Provinsi Aceh. "Saya mengecam keras pernyataan-pernyataan Deni Siregar yang divideokan dan disebarluaskan kepada publik terkait wacana pelegalan poligami di Aceh," tulis senator muda jebolan pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia ini kepada Redaksi, Minggu, 14 Juli 2019.

Hal itu disampaikan Fachrul, demikian ia senantiasa disapa, merespon beredarnya video yang berisi pernyataan ulasan Deni atas rencana pelegalan poligami di Aceh. Sebagaimana diketahui bahwa dalam beberapa hari terakhir, kolumnis partisan Deni Siregar mengeluarkan video berisi sindiran dan cemoohan terhadap pemimpin dan masyarakat Aceh terkait wacana yang sedang hangat, yakni rencana penyusunan qanun (peraturan daerah) yang akan melegalkan lelaki di Aceh beristri lebih dari satu wanita.

“Kalau tidak paham dengan “Orang Aceh” yang memiliki budaya dan Islam yang kuat, sebaiknya pelajari dulu tentang Aceh, bukannya menuding Aceh dengan tuduhan tendensius,” tegasnya mengecam.

Dirinya menyimpulkan bahwa Deni Siregar sengaja membangun opini publik untuk menyerang harga diri orang Aceh dan menyebarluaskan secara sengaja. “Dengan pernyataan-pernyataan yang disebarluaskan melalui video itu, Deni telah menyerang secara brutal harkat dan martabat rakyat Aceh. Dia telah menghina kami bangsa Aceh, seolah-olah kami ini masyarakat barbar tidak beradab yang primitif dan hanya berpikir soal kawin-mawin," tambah Fachrul.

Dia berpendapat bahwa Deni punya agenda yang bertendensi buruk untuk membangun opini publik bahwa masyarakat Aceh adalah bangsa yang hina. "Deni Siregar dengan membabi-buta mencuplik segelintir pernyataan satu-dua orang Aceh dan kejadian lapangan, lalu menyimpulkan sesuatu seolah-olah seluruh rakyat Aceh yang lebih dari 5 juta orang itu bobrok dan sangat hina semua, ini pemikiran yang sangat dangkal, konyol, dan menyesatkan. Dia menyebarkan hoax yang tidak bisa ditolerir," kecam Fachrul yang terpilih kembali sebagai Senator DPD RI dari Aceh untuk periode kedua, 2019-2024 ini.

Fachrul yang juga Pimpinan Komite I DPD RI dan sering ditunjuk menjadi pimpinan delegasi saat Senator DPD RI melakukan kunjungan kerja keluar negeri itu mengingatkan Deni Siregar untuk berhenti membangun narasi-narasi biadab semacam itu yang justru bukan membangun peradaban tapi akan menumbuhkan antipati dan rasa benci bangsa Aceh terhadap pemerintah pusat. "Saya mendesak agar Deni berhenti menebar wacana busuk bernuansa kebencian terhadap bangsa Aceh. Bukan membangun peradaban yang baik, justru akan memunculkan wacana perlawanan dan permusuhan bangsa Aceh terhadap Indonesia," ujar Fachrul dengan mimik serius.

Terkait dengan peredaran video tersebut, Fachrul bersama komponen masyarakat Aceh lainnya sedang mempertimbangkan untuk memproses Deni Siregar ke jalur hukum. "Saya peringatkan Deni Siregar untuk meminta maaf kepada masyarakat Aceh dan seluruh rakyat Indonesia atas pernyataan-pernyataannya yang tendensius bernada hinaan terhadap Aceh. Kami sedang mempertimbangkan untuk membawa kasus hinaan yang bersangkutan terhadap kami bangsa Aceh ke ranah hukum," tegas mantan aktivis mahasiswa UI itu.

■ WL/rls

Sabtu, 13 Juli 2019

Wujud Belasungkawa, Satgas Pamtas RI-PNG Berikan Bantuan Kepada Warga Yang Sedang Berduka


INDONESIAOne.Id ■ Dalam rangka membantu dan meringankan beban yang dialami oleh keluarga Bapak Nikson Murib yang sedang berduka, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Kostrad mengunjungi rumah duka dan memberikan bantuan bahan makanan di Kampung Dondonbaga, Distrik Muara, Kab Puncak Jaya (10/7/19).

Disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Kostrad, Mayor Inf Danag Biantoro, S.I.P., M.Si, keluarga Bapak Nikson Murib  kehilangan putranya,

“Almarhum meninggal di usia yang masih sangat muda 19 Tahun, saya beserta seluruh personel Satgas turut berduka cita yang mendalam,” tutur Dansatgas.

Untuk meringankan beban dan turut berbela sungkawa terhadap keluarga Bapak Nikson Murib, Personel Pos Kotis yang dipimpin Perwira Pembintaan Mental (Pabintal) Lettu Arh Sandi Wastu mengunjungi rumah duka, rumah duka berjarak tidak jauh dari Pos Kotis.

“Sebagai wujud berbela sungkawa kepada warga yang sedang berduka kami personel Satgas berangkat menuju rumah duka,” jelas Dansatgas.

Sementara itu, Bapak Nikson Murib dan keluarga mengucapkan terima kasih atas kepedulian personel Satgas yang sangat luar biasa, “Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas yang sudah rela datang ke rumah kami serta memberikan bantuan sebagai ungkapan duka cita yang mendalam,” pungkas Bapak Nikson.

■ Boy/Penkostrad

Jumat, 12 Juli 2019

8 Kawasan Tanpa Rokok Mulai Diberlakukan di Kabupaten Bandung

 https://www.solodaily.id/2019/07/abg-ini-dicekoki-narkoba-lalu-diperkosa.html

INDONESIAOne.Id ■ Pemkab Bandung sudah menetapkan 8 Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Bagi siapa saja yang merokok sembarangan akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan (Ekjah)  H. Marlan, mengatakan itu saat menghadiri Peringatan Hari tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) di Auditorium Siwasebby, Jl. Rasuna Said Jakarta, Kamis (11/7/2019).

8 KTR tersebut antara lain, 5 kawasan yang tidak boleh menyediakan tempat khusus untuk merokok dan bebas asap rokok hingga batas terluar, yakni fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah dan angkutan umum.

“Sedangkan 3 kawasan lain yang tidak boleh merokok di area publik, tetapi hanya diperkenankan merokok di tempat khusus yang disediakan yaitu tempat kerja, tempat umum (mall, hotel) dan tempat lain yang ditetapkan. Saya harap  informasi ini dapat tersosialisasikan terus menerus, hingga ke seluruh wilayah,” ungkapnya.

Sosialisasi mengenai KTR bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan ruang dan lingkungan yang bersih dan sehat, terutama dari asap rokok.

BACA JUGA: Mengapa Sulit Melupakan Mantan Pacar, Istri atau Suami? 

Untuk itu, Marlan mengimbau dan mengajak kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kabupaten Bandung agar bersama-sama mendukung implementasi penerapan KTR, yang sebelumnya sudah diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bandung nomor 13 tahun 2017 tentang KTR juga Peraturan Bupati (Perbup) Bandung Nomor 89 tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda nomor 13 tahun 2017 tentang KTR.

“Saya mengimbau agar ASN bisa menjadi teladan dengan tidak merokok di 8 KTR tadi. Setiap orang dapat berperan serta dalam mewujudkan tempat dan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas dari asap rokok, yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitarnya,” imbuhnya.

Peran tersebut, lanjut Marlan, diantaranya masyarakat dapat bentuk pengaturan KTR di lingkungan masing-masing sesuai dengan kedudukan dan fungsinya, menyebarluaskan informasi tentang pentingnya KTR dan bahaya rokok, penyampaian saran dan masukan dalam pelaksanaan dan evaluasi kebijakan penyelenggaraan KTR.

BACA JUGA : ABG Ini Dicekoki Narkoba Lalu Diperkosa 

"Ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ruang dan lingkungan yang bersih dan sehat, serta melindungi setiap orang dari ketergantungan terhadap bahan yang mengandung zat adiktif berupa tembakau," jelasnya.

Selain itu tambahnya, perwujudan KTR merupakan upaya pemerintah daerah dalam menekan dan menurunkan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) yang semakin meningkat di masyarakat,  terutama untuk jenis penyakit hipertensi, diabetes dan jantung.

Dalam kesempatan yang sama, sebanyak 26 kabupaten dari 416 kabupaten di Indonesia menerima penghargaan Pastika Parama yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes)  Republik Indonesia, prof.Dr.dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K). Mewakili Bupati Bandung, Asisten Ekjah menerima langsung penghargaan Pastika Parama tersebut.

Penghargaan Pastika Parama, lanjutnya, penghargaan yang diberikan kepada Provinsi/Kabupaten/kota yang telah memiliki peraturan daerah dan juga telah mengimplementasikan kebijakan KTR tersebut di seluruh wilayahnya.

■ rls




Kamis, 11 Juli 2019

16 Ton Barang Ilegal Asal Malaysia Diamankan Satgas Pamtas di Sebuku

16 Ton Barang Ilegal Asal Malaysia Diamankan Satgas Pamtas di Sebuku

INDONESIAOne.Id ■ Meski baru empat hari bertugas di Perbatasan RI-Malaysia, Satgas Pamtas Yonif Raider 600/MDG, berhasil mengamankan 16 Ton barang ilegal, berupa pakaian bekas dan karpet, yang diselundupkan dari Malaysia di Kecamatan Sebuku, Kalimantan Utara.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mlw, Kolonel Kav Dino Martino, dalam rilis tertulisnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (10/7/2019).

Diungkapkan Kapendam, kronologis pengamanan truk beserta muatannya tersebut, bermula saat prajurit yang menjaga wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Pos Salang, Kecamatan Sebuku, melihat sebuah truk melintas  pada Selasa, 9 Juli sekitar pukul 23.00 Wita.

“Merasa curiga terhadap barang bawaannya, personel yang bertugas di Pos Salang dipimpin Danpos  Letda Inf Masrianto, menghentikan truk jenis roda 6 yang berwarna hijau bergaris hitam dengan kepala warna merah tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan,  setelah dilakukan pemeriksaaan, muatannya berupa pakaian bekas dan karpet yang ditutupi terpal seberat 16 Ton.

“Sang supir tidak dapat menunjukan surat dan dokumen resmi tentang muatan truk tersebut,” jelasnya.

Dino Martino menerangkan, untuk saat ini kendaraan jenis truk beserta pengemudi masih diamankan di Pos Tembalang untuk nantinya segera diserahkan kepada pihak yang berwenang dari Kepolisian dan Bea Cukai setempat.

“Ini merupakan suatu keberhasilan yang berharga dan juga wujud nyata bahwa keberadaan Satgas terbukti memberikan efek tangkal dari tindakan-tindakan yang merugikan NKRI," terangnya.

Sementara itu Dansatgas Pamtas Yonif 600/MDG, Mayor Inf Ronald Wahyudi mengatakan, hasil temuan ini langsung dilaporkan Danpos kepada Komandan SSK 3, Kapten Inf Adi Setiadi Nugroho.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, truk yang bermuatan pakaian bekas sejumlah 199 karung pakaian bekas dan 50 karpet yang berasal dari Malaysia ini, rencana akan dibawa ke Balikpapan,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan penyeludupan ini berkat kesigapan prajuritnya dalam setiap pergerakan orang maupun kendaraan yang melintas di depan pos.

“Berkat temuan ini, Satgas akan mengintensifkan pengawasaan terutama kendaraan dan pelintas batas yang masuk ke wilayah Indonesia,“ pungkasnya. (Dispenad)

Selasa, 09 Juli 2019

Jembatan Raider 301, Hubungkan Masa Depan Anak-Anak Perbatasan

 Jembatan Raider 301, Hubungkan Masa Depan Anak-Anak Perbatasan

INDONESIAOne.Id ■ Kondisi jembatan yang memprihatinkan mendorong Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 301/PKS, hadirkan Jembatan  Raider 301 bagi masa depan anak-anak di wilayah perbatasan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 301/PKS, Letkol Inf Hasbullah dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, Selasa (9/7/2019).

Diungkapkan Dansatgas, jembatan yang diperbaiki berlokasi di Desa Badau, Kecamatan Badau ini kondisinya sudah rusak parah karena termakan usia.

“Kendaraan roda dua tak bisa melintas di jembatan itu, hanya pejalan kaki yang bisa melintas,” ujarnya.

Kondisi ini tambah Dansatgas, tentu sangat menyulitkan aktivitas masyarakat, yang menggantungkan jembatan ini sebagai salah satu akses utama desa bagi masyarakat.

“Warga setempat sangat khawatir dengan kondisi jembatan ini, terlebih jika dilalui oleh anak-anak SD saat berangkat ke sekolah. Tiangnya sudah miring dan sebagian papan jembatanya sudah rapuh,” ucapnya.

“Jembatan ini memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat, karena menghubungkan permukiman warga dengan pusat kegiatan warga Badau, seperti sekolah, pasar, dan kantor pemerintahan,” jelas Hasbullah.

Lebih lanjut dikatakan, dengan kondisi wilayah yang sebagian besar dilalui aliran Sungai Kapuas inilah, yang menggerakkan Lettu Kav Nasution, selaku Komandan Kompi Markas Satgas Pamtas Raider 301/PKS, untuk mengajak masyarakat secara swadaya dan bergotong-royong, memperbaiki kembali jembatan yang sudah rusak parah, agar bisa digunakan kembali untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Inisiatif ini mendapatkan tanggapan positif dari warga. Bahkan mereka sangat senang dan antusias ikut bergotong-royong,” terangnya.

Setelah satu pekan pengerjaan, harapan dan doa warga akhirnya terwujud, jembatan itu kini sudah berdiri kokok dan dapat dilalui kendaraan roda dua.

“Saat ini, jembatan di Desa Badau sudah dapat dilalui masyarakat dan anak-anak sekolah tanpa merasa khawatir lagi," terang Andi.

Sementara itu Ketua RT Desa Badau, Sulaeman (46), mengapresiasi bantuan yang dilakukan oleh TNI (Satgas Pamtas).

Dia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anggota Satgas Yonif Raider 301, yang telah ikhlas membantu memperbaiki jembatan tersebut.

“Kami berharap, ke depan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali, supaya silahturami tetap terjaga," tuturnya.

Sebagai ungkapan terima kasih kepada Satgas atas selesainya pembangunan ini, dirinya bersama masyarakat Badau sepakat menamai jembatan ini dengan nama Raider 301, sebagai kenang-kenangan atas jasa bagi Satgas Yonif Raider 301.

“Ini sebagai wujud terima kasih, sekaligus sebagai kenangan bagi kami jika nanti bapak Satgas sudah selesai bertugas, warga dan anak-anak tetap mengenang pengorbanan mereka,” pungkasnya. (Dispenad)

Harga Garam Anjlok Akibat Ulah Tengkulak

 Harga Garam Anjlok Akibat Ulah Tengkulak

INDONESIAOne.Id ■ Hasil penelusuran Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) provinsi Jawa Barat terhadap harga garam yang anjlok di kalangan petani, ternyata diakibatkan ulah tengkulak.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Jafar Ismail mengatakan, dari hasil laporan, perusahaan produsen garam membeli garam dengan harga yang standar yaitu sekitar 1.500 per kilogram. Namun petani menjual garamnya mulai dari Rp 300 sampai Rp 700 perkilogram sesuai dengan kualitas.

"Ini masalahnya ada dari petani yang menjual ke tengkulak, padahal harga eceran terrendah garam itu masih diangka Rp 1.000. Artinya perusahaan produsen masih membeli harga garam cukup tinggi," kata Jafar, Selasa (9/7/2019).

Data lain, petani garam sering meminjam uang kepada tengkulak pada saat musim tidak panen, sehingga pada saat musim panen petani menjual terpaksa ke tengkulak dengan harga yang rendah untuk meringkan beban hutang mereka.

"Memang perusahaan ini juga sulit untuk masuk langsung membeli garam langsung ke petani, selalu dicegah oleh tengkulak," ujarnya.

Jafar mengatakan, pihaknya akan mencarikan solusi untuk para petani agar tidak meminjam uang kepada tengkulak agar harga garam mereka tidak di jual dengan murah kepada tengkulak.

"Mungkin dengan pola pembentukan koperasi yang sehat, sehingga ketika petani butuh uang bisa pinjam melalui koperasi ini. Itu salah satu solusi yang akan ditawarkan oleh kami pada petani garam," ucap dia.

Sementara itu terkait jumlah produkis garam saat ini cukup melimpah, dari catatan Diskanlut, stok dari tahun 2018 masih ada sekitar 37 ton dan tersimpan di masing-masing gudang penyimanan dan belum terjual.

"Kemudian produksi saat ini hingga bulan Juli ada sekitar 2000 ton, stok garam ini akan bertambah karena memasuki puncak panen di bulan Agustus dan September," ujarnya.

Jafar menambahkan, ada hal yang memang menyebabkan rusaknya harga garam yaitu masuknya garam untuk industri ke pasaran, padahal garam untuk industri itu kualitas terendah.

"Mungkin karena murah maka dilahap oleh pasaran, padahal itu tidak boleh karena kulitasnya jelek," ujarnya.

Kedepan, menurut jafar, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan untuk mengatur pola pemasaran garam.

"Memang untuk jalur penjualan itu ranah dinas perdagangan. Kami hanya berwenang pengawasan di tingkat petani," tuturnya.

Minggu, 07 Juli 2019

Imigrasi Saudi Arabia Buka Layanan Haji di Bandara Soekarno Hatta

 Imigrasi Saudi Arabia Buka Layanan Haji di Bandara Soekarno Hatta

INDONESIAOne.Id ■ Kabar baik bagi jamaah haji embarkasi Jakarta. Hari ini resmi mulai beroperasi layanan imigrasi Kerajaan Saudi di Bandara Soekarno Hatta.

Selama ini pemeriksaan Imigrasi Jamaah Haji kita dilakukan di bandara kedatangan ketika mendarat di Arab Saudi. Jamaah haji kita tertahan mengantri berjam-jam, bahkan di musim haji bisa sampai antri hingga 4-5 jam, untuk menyelesaikan keimigrasiannya di Bandara Jeddah atau Madinah. Kondisi ini amat memberatkan, khususnya bagi jamaah haji yang sudah senior.

Kini proses keimigrasian tersebut dilakukan di bandara Soekarno Hatta. Direktorat Imigrasi Saudi Arabia mengirimkan 50 orang petugas, lengkap dengan semua peralatannya dan pihak Indonesia menyiapkan ruangannya. Semua urusan keimigrasian diselesaikan sebelum masuk ke pesawat terbang.

Dengan sistem baru ini, saat mereka mendarat di Madinah, Saudi Arabia, para jamaah haji embarkasi Jakarta bisa langsung menuju bus ke penginapan. Tanpa perlu antri untuk urusan imigrasi lagi. Saat ini baru embarkasi dari Jakarta yang menikmati fasilitas ini. Mudah2an tahun2 yang akan datang bisa dilanjutkan ke daerah lain.

Alhamdulilah .... senang sekali menyaksikan kemudahan hadir bagi jamaah haji kita. Sebelum peresmian, kami bersapa. Mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji, semoga selalu dilimpahi kesehatan dan kemudahan di tanah suci.

Semoga semua kembali ke tanah air dengan keadaan selamat dan sehat serta menjadi haji yang mabrur.

Selamat jalan ya haji, selamat menyongsong undangan termulia, memenuhi panggilan menjadi tamu Allah. Datangi tanah suci dengan keikhlasan, lepaskan kedunianmu, teladani setiap hikmah tentang Ibrahim, Hajar dan Ismail sepanjang prosesi haji ; dan jangan lupa, dari tanah suci, kirimkan doa bagi kami semua di tanah air.

Sumber : FB


© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved