BERITA NASIONAL

Jumat, 21 Juni 2019

Sosialisasi P4GN Cegah Bahaya Narkoba di Lingkungan Divif 2 Kostrad


INDONESIAOne.Id ■ Dalam rangka mencegah dan meluasnya bahaya Narkoba, Divisi Infanteri 2 Kostrad menyelenggarakan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan ini dibuka oleh Letkol Inf Deni Eka Gustiana di Gedung Sandoyo Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, Singosari, Malang. Kamis (20/6).

Sosialisasi tersebut bertujuan agar masing-masing perorangan mengerti akan bahaya Narkoba yang merupakan musuh utama bagi Prajurit TNI serta membentengi prajurit beserta keluarga dari bahaya Narkoba.

Letkol Inf Deni Eka Gustiana menyampaikan bahwa penyalahgunaan Narkoba saat ini menjadi masalah yang sangat memperihatinkan dan cenderung semakin meningkat serta merupakan masalah bersama, sehingga memerlukan suatu strategi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk seluruh prajurit jajaran Divif 2 Kostrad untuk mencegahnya.

Sementara itu, dokter Yonkes 2 Kostrad menyampaikan saat ini ancaman Narkoba sudah masuk ke hampir seluruh lapisan masyarakat, baik orang dewasa atau anak-anak, banyak muncul Narkoba jenis baru seperti, New Physcoactive Substances (NPS) yang memiliki efek lima kali lebih kuat dari pil ekstasi. Tugas kita, mari kita sama-sama lawan dan kita jauhkan diri kita serta keluarga kita dari bahaya Narkoba.

“Para pengguna Narkoba di Indonesia semakin meningkat jumlahnya, hal ini disebabkan karena ingin coba-coba, gaya hidup dan adanya tekanan hidup yang mengakibatkan penggunanya mengalami gangguan kesehatan dan kejiwaan,” ungkap Kepala BNN.

Menurutnya, ciri-ciri pengguna Narkoba dapat dilihat dari adanya perubahan tingkah laku, pergaulan lingkungan, kebiasaan dan gaya hidup yang tidak lazim serta adanya penurunan/gangguan kesehatan secara fisik dan mental.

Kegiatan sosialisasi P4GN ini merupakan aksi nyata untuk membentengi para prajurit serta keluarganya dari pengaruh Narkoba, mengingat peredaran Narkoba sudah merambah disegala lini dan lapisan masyarakat.

Hal ini terjadi karena adanya unsur kesengajaan untuk mengkonsumsi Narkoba, karna unsur coba-coba, karena unsur ketidak tahuan/tidak sengaja dan juga karna semakin lihainya para pengedar Narkoba dengan trik-trik pemasaran Narkoba yang lebih canggih dan terselubung.

Kegiatan sosialisasi P4GN ini diikuti sebanyak 200 prajurit dari 5 satuan Jajaran Divisi Infanteri 2 Kostrad yang meliputi Denma, Denpal, Denpom, Ajen dan Denhub Divif 2 Kostrad.

■ Red/penkostrad

Kamis, 20 Juni 2019

Sandi: Trend Global Produk Halal Membuka Luas Lapangan Kerja


INDONESIAOne.Id ■ Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan kekayaan alam Indonesia sangat mendukung upaya pemerintah guna meningkatkan tingkat destinasi pariwisata halal dunia.

Hal tersebut disampaikan Sandi saat silahturahmi dalam acara Halal bihalal dengan komunitas Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta, hari ini.

Dalam kesempatan kali ini, kata Sandi melalui akun resminya, juga membahas banyak hal mengenai ekonomi halal, salah satunya ialah bagaimana Indonesia mampu menggeliatkan ekonomi melalui pariwisata halal.

"Halal saat ini menjadi tema produksi dan wisata yang sangat digemari di seluruh dunia dan menjadi trend global. Produk Halal ini tidak hanya sekedar penting, tapi juga bagus untuk bisnis atau usaha yang mampu membuka luas lapangan kerja," katanya.

Menurut Sandi, peluang Indonesia amat besar dan potensial. Dengan kekayaan alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang hebat-hebat, saya yakin Indonesia mampu bersaing dengan negara seperti Thailand, Korea, Jepang yang juga merupakan destinasi pariwisata halal dunia.

■ Ira Sofiana

Kunjungi Salatiga, Waasops Panglima TNI Periksa Kesiapan Satgas Yonif MR 411 Kostrad


INDONESIAOne.Id ■ Dalam rangka mengecek kesiapan akhir Satgas Pamtas RI-PNG sektor Selatan tahun 2019, Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI Khairil Lubis, melakukan pengecekan kesiapan Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad di Markas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad, jalan Veteran No.01 Salatiga, Jawa Tengah, kemarin.

Sebelum Waasops Panglima TNI melaksanakan pemeriksaan apel gelar personel dan materiil, Danyonif Mekanis Raider 411 Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han., selaku Dansatgas terlebih dahulu memberikan paparan tarkait rencana dan strategi serta kesiapan 450 prajurit Yonif Mekanis Riader 411 Kostrad dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan sektor Selatan di Kab. Merauke, Provinsi Papua.

Dalam pengarahannya, Waasops Panglima TNI, Marsma TNI Khairil Lubis mengatakan bahwa tugas operasi pengamanan perbatasan merupakan momentum dan kepercayaan negara yang diberikan kepada prajurit dalam rangka menjaga keutuhan wilayah NKRI, sehingga prajurit harus melaksanakan tugas dengan niat yang tulus dan ikhlas.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh prajurit Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad yang telah menunjukkan kesiapannya untuk melaksanakan tugas perbatasan ini dengan sangat baik dan maksimal, hal ini terlihat dari penyiapan gelar perlengkapan serta semangat yang terpancar dari sorotan mata yang saya lihat sekarang ini. Laksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan harumkan nama TNI di daerah penugasan dan tunjukan bahwa prajurit Pandawa adalah prajurit Kostrad petarung sejati.” ucap Marsma TNI Khairil Lubis.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan operasi ke Batalyon yang bermarkas di Kota Salatiga, Waasops Panglima TNI didampingi oleh Kasdivif 2 Kostrad  Brigjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr (Han), Paban III/Siapsat Sopsad Kol Inf Christian K Tehuteru, Asops Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Jarot Suprihanto, Danbrigif MR 6 2 Kostrad Kolonel Inf Ade David Siregar, Kasubbid Rujikes TNI Letkol Ckm Syahrial, Waasops Kaskostrad Letkol Inf Mahbub Djunaedi, Pabandya-1/Slog TNI Letkol Cba Deni H, para Dansat Satjar Divif 2 Kostrad, serta para Kasi dan Pasi Brigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad.

■ Red/penkostrad

Rabu, 19 Juni 2019

Pangdivif 1 Kostrad Lepas Yonif Raider 303 Kostrad Amankan Perbatasan RI-Malaysia


INDONESIAOne.Id ■ Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.I.P melepas prajurit Kostrad dari Batalyon Infanteri Raider 303 Kostrad yang bermarkas di Cikajang, Kabupaten Garut Jawa Barat di Lapangan Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selasa (18/6).

450 prajurit Yonif Raider 303 Kostrad akan mengamankan perbatasan wilayah Republik Indonesia-Malaysia (RI-MLY). dipimpin oleh Komandan Batalyon Infanteri Raider 303/SSM Kostrad, Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos., M.I.Pol., dengan menggunakan KRI TNI AL Teluk Hading-538.

Dalam amanatnya, Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.I.P menyampaikan kepada seluruh prajurit Satgas bahwa sebagai prajurit harus bangga mendapat kesempatan dan kepercayaan untuk melaksanakan tugas operasi, karena tidak semua prajurit mendapatkan kepercayaan dan kehormatan seperti ini.

Panglima Divif 1 Kostrad juga menambahkan bahwa tugas Pokok TNI sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Satgas Yonif R 303/13/1 Kostrad disiapkan untuk melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan Darat RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara TA. 2019 dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

Turut menghadiri upacara tersebut Kadismat Kolinlamil, Dandenma Kolinlamil, LO Laut Kostrad, Para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, Kasbrigif Raider 13/Galuh 1 Kostrad, para Dansatjar Divif 1 Kostrad serta Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad beserta pengurus.

■ Red/penkostrad

Panas Diluar Ruang Sidang, BW Usir Dua Tim Hukum KPU


INDONESIAOne.Id ■ Dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum di Mahkamah Konstitusi, ketegangan terjadi tidak hanya di dalam ruang sidang. Bahkan, di luar ruang sidang juga sempat terjadi situasi cekcok mulut antara Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto sebagai pemohon dengan Tim Kuasa Hukum KPU sebagai termohon.

Peristiwa bermula, saat Bambang keluar ruang sidang sekira pukul pukul 10.12 WIB, untuk memuat alat bukti yang akan digunakan untuk menguatkan keterangan saksi. Namun, saat proses tersebut berlangsung terdapat dua orang yang tak dikenal oleh Bambang.

Kedua orang tersebut berada dalam zona penyerahan barang bukti, yang saat itu steril dari pihak lain selain tim hukum 02, dan Petugas MK. Melihat hal tersebut, Bambang langsung menegur keduanya. "Ini foto-foto sudah dapat izin belum nih?" kata Bambang.

Kedua orang yang ditanya tersebut, tampak gugup menjawab pertanyaan Bambang. Kemudian, Bambang mengadukan hal tersebut kepada petugas MK. Dari jawaban mereka, diketahui mereka adalah anggota tim hukum KPU, dan mereka telah meminta izin untuk memfoto barang bukti.

Namun, ternyata mereka hanya boleh memfoto barang bukti yang lain, bukan barang bukti yang sedang dimuat oleh BW dan rekan-rekan.

Bambang, kemudian mengusir dua tim hukum KPU tersebut. "Please get out. Please get out. Don't against the law," teriak Bambang kepada kedua tim hukum KPU.

Mereka, kemudian digiring keluar dari area meja registrasi oleh petugas MK. Mereka, kemudian keluar tanpa perlawanan.

sumber: viva


BPN Prabowo-Sandi Hadirkan Dua Saksi Ahli dalam Sidang MK


INDONESIAOne.Id ■ Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi selaku pemohon perkara sengketa hasil Pilpres 2019, menghadirkan dua orang ahli dalam sidang lanjutan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ada dua ahli yang dihadirkan oleh pemohon, atas nama Jaswar Koto dan Soegianto Sulistiono," ujar Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman, ketika membacakan nama-nama saksi fakta dan ahli dalam persidangan di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Pemohon juga menghadirkan 15 orang saksi yang akan memberikan keterangan dalam persidangan.

Di antara 15 saksi fakta yang dihadirkan, dua di antaranya adalah Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu dan Direktur Kantor Hukum dan HAM Lokataru, Haris Azhar.

"Jumlah saksi sesuai dengan permintaan Mahkamah sudah disiapkan, tapi kami siapkan cadangan, mereka belum pernah ke Mahkamah 'just in case' ada masalah jadi sudah kami substitusikan," ujar kuasa hukum tim Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto.

Sesaat setelah sidang dibuka, Ketua Majelis Hakim memanggil seluruh saksi dan ahli untuk diambil sumpahnya sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Mahkamah kemudian memastikan data pribadi saksi dan ahli sesuai dengan kartu identitas masing-masing, sebelum memberikan keterangan.

Sidang sengketa pilpres ini dimohonkan oleh pasangan Prabowo Subiyanto dan Sandiaga Salahuddin Uno yang diregister oleh MK dengan nomor 01/PHPU-PRES/XVII/2019.

Permohonan ini menuding bahwa selama proses dan pelaksanaan Pilpres 2019 telah terjadi kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). (Antara)
© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved