BERITA NASIONAL

Selasa, 23 Juli 2019

Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen


INDONESIAOne.Id ■ Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) akan membentuk Tim Bantuan Hukum yang akan bekerjasama dengan Tim Penasehat Hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019).

Kapuspen TNI menuturkan bahwa pembentukan Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen berdasarkan tindak lanjut dari Tim Penasehat Hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen yang telah mengajukan surat permohonan kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beberapa waktu lalu.

“Isi dari surat tersebut mengajukan dua permohonan yaitu permohonan penjaminan penangguhan penahanan dan permohonan bantuan hukum bagi Kivlan Zen,” katanya.

Kapuspen TNI menjelaskan bahwa setelah berkoordinasi dengan Menteri-Menteri Bidang Polhukam, permohonan penjaminan untuk penangguhan penahanan terhadap Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen tidak diberikan.  “Namun demikian, permohonan bantuan hukum akan diberikan,” ucapnya.

Menurut Mayjen TNI Sisriadi, bantuan hukum tersebut merupakan hak bagi seluruh anggota keluarga besar TNI termasuk Purnawirawan. “Hal itu diatur dalam Petunjuk Teknis tentang Bantuan Hukum Pidana yang diatur dalam Keputusan Panglima TNI nomor Kep/1447/XII/2018,” ungkapnya.

Perlu dipahami bahwa bantuan hukum yang diberikan sifatnya advokasi dan pendampingan sesuai ketentuan hukum acara pidana yang berlaku. “Artinya, bantuan hukum kepada Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen tidak hanya pada saat Praperadilan saja, namun juga selama proses hukum berlangsung sampai adanya keputusan hukum yang bersifat tetap,” ujarnya.

TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

 TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

INDONESIAOne.Id ■ Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan Hawaian National Guard (HING) menggelar latihan keamanan cyber dan sistem teknologi.  Latihan yang dilaksanakan dalam bentuk Information System and Technology Exchange (ISTX)  dibuka secara resmi oleh Paban VII/Latma Sops TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo, di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo menuturkan bahwa Information System and Technology Exchange adalah latihan operasional yang tidak hanya fokus pada tingkat taktis tetapi juga menyesuaikan panduan strategisnya.

“Latihan ini fokus pada keamanan cyber dan sistem teknologi dan juga meningkatkan kemampuan pemahaman mengenai cyber dalam menghadapi global proxy war,” katanya.

Ditambahkan pula bahwa tahun 2019 merupakan tahun  ke tiga penyelenggaraan Information System and Technology Exchange.  “Dalam kegiatan ini, akan dipelajari bagaimana memberikan respon yang tepat, cepat dan dukungan komprehensif untuk mempertahankan cyber network,” ujarnya.

Paban VII/Latma Sops TNI berharap  para peserta pelatihan memperoleh lebih banyak pengetahuan dan prosedur mempertahankan dan melindungi cyber network, memperoleh berbagai pengalaman dari para ahli terutama mengenai prosedur penting dalam menyelamatkan cyber network dan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dengan berbagai studi kasus dan pemecahkan bersama.

“Saya memiliki harapan tinggi bahwa latihan ini tidak hanya untuk peningkatan pemahaman mengenai cyber network yang lebih baik, tetapi juga kegiatan  ini dapat menjadi forum untuk membangun kepercayaan, memperkuat kemitraan dan persahabatan antara Indonesia dan AS”, jelasnya.

Sementara itu, Senior State Partnership Program of Cyber Program HING, Letkol Francis Shen menjelaskan bahwa tujuan latihan ini diantaranya  berbagi pengalaman terbaik dalam  praktik keamanan cyber, berdiskusi mengenai cyber network, firewall, cyber forensik dan kebijakan cyber terkini untuk melindungi infrastruktur penting dan melakukan Latihan Keamanan Cyber.

“Kerja sama keamanan siber antara Indonesia dan Amerika Serikat adalah upaya yang penting, karena kita bersama-sama bisa meningkatkan pertahanan cyber,” katanya.

Adapun materi yang akan dibahas dalam latihan Information System and Technology Exchange yaitu  Network Security and Cyber Kill Chain/Way, Networking Concept,  Threat Hunting, Network Security Monitoring dan Elastic Search of Network/Cyber.

Sedangkan peserta latihan ISTX berjumlah 34 personel, terdiri dari 19 personel TNI dan 15 personel HING. Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 22 s.d 26 Juli 2019 di Jakarta.

Minggu, 21 Juli 2019

Karena Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Garut Gagal Berangkat

Karena Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Garut Gagal Berangkat

INDONESIAOne.Id ■ Dua calon jamaah haji asal Kabupaten Garut gagal berangkat menunaikan ibadah haji lantaran sakit dan meninggal dunia, sehingga pada pemberangkatan calon jemaah haji kosong dua orang. Yang gagal berangkat berada pada kloter 49.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi urusan haji dan umroh Kementrian Agama Garut, Karimudin, Minggu (21/7/2019).

"Ada dua orang calon jamaah haji gagal berangkat, yang satu sakit dan yang satunya lagi meninggal dunia," katanya.

Karimudin mengatakan, pada kloter 49 Kabupaten Garut jumlah calon jamaah haji yang berangkat sebanyak 410 orang di tambah dengan pendamping sabanyak 15 orang. Pemberangkatannya dilakukan di Gedung Pendopo Garut, pada Minggu sekitar pukul 06.00 WIB menuju embarkasi Bekasi, Jawa Barat.

Dijelaskannya, kedua orang calon jamaah haji yang gagal berangkat tidak sempat diganti dengan calon jemaah haji lain. Karena terkendala administrasi belum memiliki visa sebagai syarat untuk berangkar.

"Kedua orang itu sebenarnya mau diganti, karena visanya belum keluar itu yang menjadi kendala," jelasnya.

Namun kendati tidak bisa di ganti pada musim haji tahun 2019, untuk calon jamaah haji asal Garut yang meninggal dunia sebelum berangkat bisa digantikan oleh ahli warisnya. Yang mana berangkatnya pada tahun haji berikutnya.

"Calon jamaah haji yang belum diberangkatkan tinggal dua kloter lagi atau dua kali pemberangkatan," tambahnya.

Sementara Koordinator pemberangkatan KBIH Ummul Quro, Jon Safriman, mengatakan, pada tahun calon jamaah haji yang di berangkatkan melalui KBIH Ummul Quro tahun ini sebanyak 410 yang tergabung dalam kloter 49 gelombang kedua. Sedangkan pada tahun haji 2018 lalu KBIH Ummul Qura memberangkatkan calon jemaah haji 369 orang.

"Tahun ini mengalami kenaikan yang diberangkatkan melalui KBIH Ummul Quro," singkatnya.

Kunjungan Kasad di Australia, Pererat Kerja Sama Kedua Angkatan Darat

  Kunjungan Kasad di Australia, Pererat Kerja Sama Kedua Angkatan Darat

INDONESIAOne.Id ■ Kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa ke Panglima Angkatan Bersenjata Australia atau Australian  Commander of  Defence Force (CDF) dan Kasad Australia atau Australian Chief of Army  (CA), merupakan salah satu upaya diplomasi militer TNI AD untuk mempererat  kerja sama  militer kedua negara.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

"Ini kunjungan yang pertama setelah beliau (Jenderal TNI Andika Perkasa) menjabat Kasad," ujar Candra.

Namun, lanjutnya, secara personal pertemuan Kasad dengan Letjen Richard Maxwell Burr, AO, DSC, MVO, merupakan kali kedua, dimana pertemuan sebelumnya  ketika masih menjabat sebagai Pangkostrad, pada 30 Agustus 2018.

"Juga dengan CDF,  Jenderal Angus Campbell, kunjungan ini merupakan balasan, setelah keduanya bertemu di Mabesad pada 29 Maret 2019, lalu," tegasnya.

Lanjut dikatakan Candra,  kunjungan Kasad kali ini, tidak hanya didampingi Ny. Hetty Andika Perkasa, selaku Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana, namun juga bersama dengan Mayjen TNI Suko Pranoto (Irjenad) dan Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad (Aspam Kasad) masing-masing beserta istri.

"Pertemuan yang diselenggarakan di Australian Army Headquarters, Russell Offices, Canberra, berlangsung penuh hangat," ujar Candra.

Hasil pertemuan antara Kasad dengan Australian CA dan Australian CDF pada hari  Kamis (18/7/2019) lalu itu, menurut Candra, membahas beberapa hal yang penting.

Selanjutnya Candra juga katakan bahwa kedua Kepala Staf Angkatan Darat memiliki kesamaan pandangan bahwa untuk menghadapi accelerated warfare membutuhkan kekuatan militer yang coheren, unity dan future ready serta adanya kerja sama antar elemen negara.

"Kasad menegaskan kembali bahwa era saat ini penggunaan teknologi sangat penting. Tidak hanya membantu pelaksanaan tugas, juga mengurangi risiko korban jiwa," imbuhnya.

Kemudian, terkait program kerja sama militer dengan Australian Army, lanjut Candra, Kasad sangat mendukung, khususnya tentang percepatan pertukaran instruktur di kedua akademi militer.

"Menurut Kasad pertukaran ini sangat baik, karena akan memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi personel TNI AD," tegasnya.

"Pada momen itu, Kasad juga menyatakan bahwa TNI AD akan menambah personelnya untuk berinteraksi baik bilateral maupun multilateral, dalam bentuk latihan maupun pendidikan," tambahnya.

Sementara itu, dalam pertemuannya dengan Australian CDF, kata Candra, selain menyetujui rencana pertukaran pelatih, pengajar di Akmil Magelang dengan Royal Military College (RMC) Duntroon yang bersifat resiprokal, Kasad juga menyatakan akan menghadiri kegiatan IPACC dan IPAMS di Thailand yang diselenggarakan USARPAC dan AD Thailand.

"IPACC atau Indo-Pacific Chiefs of Army Conference, merupakan konferensi para pimpinan AD seluruh negara-negara Indo-Pasifik. Sedangkan  IPAMS atau Indo-Pacific Armies Management Seminar adalah seminar yang dihadiri para perwira senior (Pati) yang membahas tentang tema tertentu," pungkasnya.

Direncanakan kunjungan kerja Kasad beserta rombongan di Negeri Kanguru itu, akan berlangsung selama enam hari, yaitu mulai 16 sampai 21 Juli 2019. (Dispenad)

Jumat, 19 Juli 2019

FKDB: Pupuk Batubara Cocok Digunakan Daerah Tandus


INDONESIAOne.Id ■  Pupuk batubara sangat cocok digunakan petani di daerah yang memiliki tanah yang tandus dan gersang. Karena, dengan kandungan karbon dan unsur lainnya pupuk batubara ini memiliki kemampuan untuk memperbaiki struktur tanah.

"Sangat dianjurkan untuk penggunaan pupuk batubara ini di wilayah yang tanahnya tandus," demikian dikatakan Ketua umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) H Ayep Zaki Kamis (18/7/2019) di Jakarta.

Menurut Zaki, pupuk batubara memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan urea maupun organik. Pupuk batubara, lanjutnya, mengandung unsur C organik yang sangat tinggi. Sehingga, kata dia, sangat diperlukan untuk menambah kesuburan tanah

"Pupuk batubara juga serta mengandung unsur hara mikro dan makro yang sangat lengkap," tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Zaki, pupuk batubara sangat bermanfaat bagi tanaman sayur, buah maupun palawija. Kata Zaki, dengan menggunakan pupuk batubara untuk tanaman buah, sayuran dan palawija akan meningkatkan produksi panen baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

"Karenakan hampir semua unsur hara yang dibutuhkan tanaman terkandung dalam pupuk batubara," urainya.

Zaki mengungkapkan alasan mengapa petani harus beralih memakai pupuk batubara. Dengan menggunakan pupuk batubara, masih menurutnya, disamping hasil panen langsung meningkat.

"Pupuk batubara mampu memperbaiki alih struktur tanah menjadi meningkat kesuburannya dari musim ke musim," pungkasnya.

Tim Kesehatan Satgas Yonif R 303 Kostrad Berikan Bantuan Tenaga Kesehatan di Perbatasan


INDONESIAOne.Id ■ Kesehatan anak merupakan sesuatu yang penting yang harus diperhatikan mulai dari sejak anak usia dini,  begitupula dengan ibu-ibu hamil. Karena tumbuh kembang dan kecerdasan anak dapat dimulai dari janin di dalam kandungan sang Ibu.

Dengan adanya kekurangan tenaga kesehatan di Kampung Batu Majang Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, maka dari itu tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Raider 303 Kostrad membantu melengkapi kekurangan itu.

Dibawah pimpinan dokter Satgas Yonif Raider 303 Kostrad, Letda Ckm dr. Rulli Eka Prananda beserta anggota kesehatan  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad membantu pelaksanaan pengobatan maupun imunisasi di sekitar Pos Komando Taktis (Kotis). Rabu (17/7).

Yonif Raider 303 Kostrad kali ini bekerjasama dengan Dinas kesehatan Mahakam Ulu, bertempat di Puskesmas Pembantu Kampung Batu Majang melakukan perkenalan sekaligus memberikan bantuan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi serta penimbangan balita.

Dari pantauan dilapangan, warga Batu Majang menerima dengan sangat baik seluruh personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad, dilihat dari animo dan interaksi yang terjalin pada kegiatan ini penuh dengan keakraban dan keharmonisan baik dari masyarakat maupun anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad.

■ Ririn/Penkostrad

Rabu, 17 Juli 2019

Kaskostrad Pimpin Upacara 17-an di Makostrad


INDONESIAOne.Id ■ Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad), Mayor Jenderal TNI M. Bambang Taufik, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara 17-an, bertempat di lapangan upacara Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

Upacara 17-an ini diawali dengan menaikkan bendera merah putih, pembacaan Pancasila oleh Inspektur upacara diikuti oleh seluruh peserta upacara, pembacaan pembukaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga dan pembacaan Panca Prasetia Korpri, kegiatan upacara yang rutin dilaksanakan tanggal 17 tiap bulan tersebut diikuti oleh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makostrad.

Pada kesempatan ini Kaskostrad membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang pada amanatnya mengatakan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan modal utama bangsa Indonesia, mengingat ke-bhinneka-an yang kita miliki. Tidak salah bila para pendiri negara ini menetapkan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa Indonesia.

“Salah satu hal yang mendasar dalam keberhasilan tugas pokok adalah sumber daya manusia yang mendukung. Sebagai alat pertahanan negara, TNI membutuhkan prajurit-prajurit yang profesional. Profesionalisme itü hanya akan bisa dicapai bila setiap prajurit terdidik dan terlatih dengan baik, kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Dalam Amanat yang dibacakan Kaskostrad, Panglima TNI mengingatkan kita tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengeksploitasinya demi kemajuan TNI tidak lagi dapat bersikap tertutup. Tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada.

“Untuk itu setiap Komandan Satuan (Dansat) bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya. Saudara-saudara bertanggung jawab atas apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh setiap anak buah,” tambah Panglima TNI.

Pada Akhir amanatnya, Panglima TNI mengajak kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk berdoa bagi keselamatan rekan-rekan kita yang saat ini masih belum ditemukan. Saat ini pasukan yang ada terus berupaya menemukan 12 prajurit dan Helikopter Ml-17 yang hilang kontak di Pegunungan Bintang, Papua.

■ Boy/penkostrad

Selasa, 16 Juli 2019

Laporan Bangunan Bermasalah Di Jakarta Timur, Tak Direspon


INDONESIAOne.Id ■ Ketua Umum Gerbang Indonesia, Rofiq sebut beberapa pejabat menikmati Pelanggaran yang terjadi di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Pasalnya, ungkap Rofiq saat diminta menindak pembangunan yang dinilai telah melebihi Koefisien Dasar Bangunan (KDH), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Garis Sempadan Jalan (GSJ), dan Garis Sempadan Bangunan (GSB) juga tidak ada Koefisien Daerah Hijau di daerah Pondok Kopi dan Bambu Apus, pihaknya tidak direspon sama sekali.

“Pembangunan Cluster telah melanggar aturan,” tegasnya, saat ditemui di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Senin (15/7/2019).

Dia menambahkan, “Kami meminta pembangunan itu ditindak karena tidak sesuai izin mendirikan bangunan sebagai dasar acuan hukum dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta.”

Hal lain yang menurutnya salah adalah adanya kesan terjadi pembiaran dan kelalaian oleh Sudin Citata dan Satpol PP dalam melaksanakan Tugas dan Fungsi (Tupoksi) dan Zonasi Tata Ruang pada pembangunan tersebut.

BACA JUGA: Pidato Jokowi #VisiIndonesia Tak Visioner 

“Pembangunan bermasalah seharusnya ditertibkan dengan dilakukan pembongkaran,” katanya.

Lebih juh, Rafiq menduga bahwa ada kemungkinan telah terjadi Gratifikasi dari pembangunan Cluster itu.

“Patut disangkakan karena dibiarkan dan tidak ditertibkan,” ungkapnya.

Terakhir, Rafiq mengatakan akan menunggu respon dari surat yang telah dikirimkan untuk melakukan penindakan, serta menyurati ke pihak terkait lainnya.

“Jika tak bertindak akan kami lanjuti ke instansi yang berwenang,” tandasnya.

(Eky)



© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved