GAYA HIDUP

Rabu, 19 Juni 2019

Gelar Placement Test, Yonarmed 12 Kostrad Diserbu Pelajar Ngawi


INDONESIAOne.Id ■ Ratusan pelajar SD, SMP dan SMA di Kabupaten Ngawi  berbondong-bondong mendatangi Makoyonarmed 12 Kostrad.  Bukan tanpa alasan, antusiasme pelajar tersebut dipicu dengan kegiatan seleksi  (Placement test) penerimaan calon peserta program kursus bahasa Inggris gratis, Global English Opportunit (GEO), yang digelar Yonarmed 12 Kostrad, Ngawi, Senin (17/5).

Program GEO ini sebenarnya merupakan program peningkatan profesionalisme prajurit   terhadap Alutsista Meriam 155 Caesar, yang mana seluruh buku petunjuk teknisnya berbasis  bahasa Inggris. 

Danyonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Ronald F Siwabessy mengatakan bahwa seleksi yang   kita gelar pagi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan bahasa inggris para calon peserta secara umum.

“Hal ini sangatlah penting, dalam menentukan lulus atau tidaknya calon peserta, dihadapkan   dengan terbatasnya fasilitas kelas yang tersedia. Disamping itu, hasil seleksi ini akan menjadi dasar nantinya bagi peserta untuk mendapatkan kelas dengan level belajar yang tepat sesuai kemampuan yang sesungguhnya. Kita berikan apresiasi atas besarnya animo pelajar yang hadir hari ini tak kurang dari 400 calon peserta,” terang Letda Rosi selaku Koordinator Umum GEO.
 
Tenaga pengajar Yonarmed 12 Kostrad bekerjasama dengan beberapa mahasiswa/mahasiswi   penerima beasiswa LPDP Kemenkeu yang sedang menunggu waktu pemberangkatan ke   negara   tujuan   beasiswa. Diantaranya Sdr. Abraham Soyem (tujuan Kent State University- Ohio, USA) dan Sdri. Gita Kusnadi (University Of Queensland, Australia).

“Salah satu tenaga pengajar yaitu Sdri. Gita bahkan adalah asli dari Ngawi,” tambahnya.

Lebih   lanjut, Mayor Inf Ronald menambahkan program Global English Opportunity,   adalah wujud kepedulian TNI melalui Komsos kreatifnya terhadap masyarakat. 

“Program ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia, sebagaimana bahasa merupakan jendela pengetahuan.” tandas Perwira kelahiran Kota Ambon tersebut.

■ Red/penkostrad

Minggu, 16 Juni 2019

Mempersiapkan Tabungan Hari Tua


INDONESIAOne.Id ■ Memulai bisnis sampingan untuk persiapan pensiun atau tabungan hari tua di saat pensiun? Kenapa tidak dan juga tidak ada yang melarang seorang pensiunan untuk menjalankan suatu bisnis. Hal tersebut yang di lakukan oleh Serka Dariyanto Babinsa Desa Tiripan Koramil 0810/04 Berbek Kabupaten Nganjuk. (15/06/2019).

Serka Dariyanto berkeyakinan dengan memiliki bisnis sampingan, seorang pensiunan tidak akan mengalami kesulitan masalah finansial dalam menjalani hidup di hari-hari tua. Sedangkan yang perlu diperhatikan bahwa bisnis sampingan untuk pensiunan adalah bisnis yang tidak membutuhkan banyak waktu dan tenaga.

Seperti yang di lakukan Serka Dariyanto yang awalnya ingin memanfaatkan tanah pekarangan di belakang rumahnya dengan luas tanah 3200 M2 yang kemudian bermodalkan uang pinjaman dari Koperasi sebesar Rp. 30 juta, tanah pekarangan di belakang rumah dengan luas 3200 M2 tersebut di sulap menjadi kolan ikan dengan ukuran 28X18 meter.

Serka Dariyanto yang awalya merasa ragu karena uang Rp. 30 Juta hasil pinjaman dari Koperasi dirasa masih kurang kalau di kalkulasikan mulai pembuatan kolam hingga nantinya mengisi benih ikan nila ataupun ikan gurami hingga perawatannya.

Ternyata benar adanya uang Rp. 30 Juta hasil pinjaman dari Koperasi masih kurang, Serka Darianto pun akhirnya mengambil uang tabungannya selama ini sebesar Rp. 10 Juta. Sekarang kegiatan tambahan Serka Darianto adalah merawat kolam.

Setiap pulang dinas Serka Darianto langsung menuju belakang rumah ditemani istri dan anaknya, dengan harapan kegiatan tersebut bisa menghasilkan tambahan masukan buat keluarga dan juga buat biaya anak anak yang kini kuliah di Unair dan yang satunya masih duduk di SMA kls 1. 

■ rls

Sabtu, 08 Juni 2019

Open House di Malang, Panglima TNI Terima Tukang Becak

Open House di Malang, Panglima TNI Terima Tukang Becak

INDONESIAOne.Id ■ Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto SIP menggelar acara open house di Malang, Kamis (06/6) lalu. Open house yang bertempat di kediamannya di Kota Malang tersebut, ternyata dihadiri oleh dua sosok tukang becak.

Panglima TNI pun nampak menerima dengan hangat kedatangan kedua bapak tersebut.

Seperti penuturan salah satu tukang becak, Supardi. Ia mengatakan, meskipun seorang Panglima TNI, beliau tak pilih-pilih siapa yang menjadi tamunya.

“Kami tukang becak, tapi diterima dengan baik. Enggak milih-milih,” tuturnya.

Sementara itu, tukang becak lainnya, Hadi Wiharto menambahkan, dia mengetahui informasi open house tersebut dari keponakannnya yang bekerja di rumah Panglima TNI tersebut.

Wiharto menjelaskan, Ia dan Supardi yakin datang ke open house karena berita dari radio. 
(R-07/Rls) 

Senin, 13 Mei 2019

Terekam Camera, Kursi Roda di RSUD Slamet Martodirjo Berjalan Sendiri

Terekam Camera, Kursi Roda di RSUD Slamet Martodirjo Berjalan Sendiri

INDONESIAOne.Id ■ Rekaman video berdurasi 5 detik yang menunjukkan sebuah kursi roda berjalan sendiri yang diduga di sebuah lorong pasien RSUD Slamet Martodirjo Pamekasan, Madura, Jawa Timur, viral di media sosial.

Kejadian menyeramkan tersebut direkam oleh salah satu keluarga pasien yang dirawat di RSUD Pamekasan, Minggu dini hari (12/5/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.

Muklis saksi mata yang juga mengetahui peristiwa tersebut mengatakan, pada malam itu suasana di lorong RSUD Pamekasan memang sangat sepi. Kebetulan nggak ada orang sama-sekali.

“Saya dengan teman nggak bisa tidur, tahu-tahu di dekat kantin sehat saya melihat kursi roda berjalan sendiri. Pertama melihatnya saya nggak percaya, tapi kejadian itu sampai beberapa kali,” terangnya.

“Kursi roda itu sebenarnya berjalan beberapa kali, tapi teman saya sempat ngerekam hanya sekitar lima detik. Pokoknya kejadian itu menyeramkan mas,” ungkap Muklis yang menjaga istrinya yang sedang sakit.

Menurut Muklis, kursi roda tersebut berjalan dari arah Selatan ke Utara di depan Kantin Sehat milik RSUD Pamekasan. Video tersebut saat ini mulai tersebar luas di beberapa grup WhatsApp.

H. Hafif, warga desa Banban yang sudah melihat video kursi roda berjalan sendiri itu mengaku heran.

“Video itu saya tahu dari WA. Aneh juga, menyeramkan yaa, sampai merinding melihatnya,” tutur juragan warung Mpok Elin Banban ini. [kilas]

Selasa, 30 April 2019

Pemijatan Tulang Belakang Metode Petebe Syakuro

 Pemijatan Tulang Belakang Metodo Petebe Syakuro


INDONESIAONE.ID ■ Sehat itu sesuai fitrah dan utk mendapatkan fitrah kita perlu seimbang

Adapun keseimbangan pertama dalam tubuh adalah keseimbangan susunan tulang rangka.

Petebe Syakuro adalah cara pemijatan yang benar untuk mendapatkan kesimbangan tubuh yang berawal dari sistem rangka.

Rangka menentukan sempurna tidaknya postur tubuh manusia. Semakin sempurna postur semakin optimal kerja dan fungsi tubuh. Selain itu rangka berfungsi sebagai penyangga seluruh beban tubuh.

Ada satu hal yang jarang atau belum banyak dipahami, yakni tulang punggung atau tulang belakang. Inilah satu bagian dari sistem rangka manusia yang memiliki peran lebih dari sekedar membentuk postur atau penyangga beban tubuh.

Tulang belakang tempat dimana sum sum tulang diproduksi, menjadi jalur dan komunikasi antara seluruh sistem dan organ tubuh dengan otak sebagai pusat pengendali gerak dan pertumbuhan.

Mau mencoba ?
0823 2474 5151 (WA)

Sabtu, 27 April 2019

Sejahterakan Prajurit dan PNS, TNI AD Bangun 6.000 Rumah

Sejahterakan Prajurit dan PNS, TNI AD Bangun 6.000 Rumah

INDONESIAONE.ID ■ Sebagai wujud komitmen dalam memberikan kesejahteraan bagi prajurit dan PNS serta keluarganya, TNI AD membangun sekitar 6.000 rumah non dinas, termasuk diantaranya 150 rumah yang diresmikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa di Perumahan Green Kartika Residence Cibinong, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam rilis tertulisnya di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Diungkapkan Kadispenad, pengadaan perumahan dengan sistem KPR Swakelola Tahap V oleh Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP) ini diharapkan dapat memberikan banyak kemudahan kepada prajurit dan PNS AD (Personel TNI AD) untuk memiliki rumah pribadi dengan biaya dan angsuran yang terjangkau.

“Ini merupakan salah satu wujud dari komitmen dan impelementasi Reformasi Birokrasi TNI AD dan telah dimasukkan dalam Road Map bidang personel (TA. 2015-2019), khususnya hal pemenuhan kesejahteraan personel TNI AD di bidang perumahan non dinas,” ungkap Candra.

“Diharapkan, saat pensiun nantinya tidak ada lagi personel TNI AD yang memiliki permasalahan rumah seperti yang selama ini kita dengar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Candra menjelaskan bahwa permasalahan perumahan bagi personel TNI AD sangatlah krusial, karena tidak hanya menyangkut tentang kesejahteraan semata namun juga harus bisa menjamin kesiapsiagaan operasional satuan yang harus dapat digerakkan setiap saat.

“Dikarenakan (jumlah rumah dinas) terbatas, banyak personel kita (TNI AD) yang masih menyisihkan gajinya untuk membayar kontrakan agar dapat tinggal di sekitar kantornya. Ini tidak hanya di satuan dinas atau jawatan saja namun juga di satuan-satuan operasional,” tegasnya.

“Kini permasalahan tersebut secara bertahap telah diurai melalui pembangunan rumah dinas dalam bentuk Rumah Susun (Rusun) di sekitar kesatrian atau kantor dan juga Rumah Swakelola seperti yang baru diresmikan tadi oleh Kasad,” tambah Candra.

Untuk diketahui, kata Candra, hingga saat ini masih banyak personel TNI AD yang belum memiliki rumah non dinas, baik personel yang baru maupun yang telah lama dinas.

“Kebijakan internal TNI AD ini berlaku juga kepada personel dengan masa kerja 0 s.d. 10 tahun. Bahkan mereka wajib mengambilnya, baik dalam bentuk rumah yang dikembangkan oleh BP TWP maupun dalam bentuk pinjaman. Intinya, saat pensiun nantinya, sebagaimana disampaikan tadi, personel kita sudah punya rumah yang layak huni,” tandasnya.

“Secara nasional, dari 6.000 unit rumah yang akan dibangun sampai tahun 2019, saat ini baru 5.300 unit yang sudah selesai. Sedangkan Perumahan Green Kartika Residence Cibinong yang dibangun di atas lahan seluas ± 3,7 Ha ini dibangun 150 unit bagi personel TNI AD dari mulai tipe 36A, 36B, 45 dan 46,” sambungnya.

Sedangkan untuk pembayarannya, menurut Candra menggunakan sistem potong gaji dan dikerjasamakan dengan Bank BRI serta dapat dimonitor melalui aplikasi berbasis Android.

“Jadi, setiap orang dapat melihat secara reall time, pembayarannya. Kita lakukan terobosan ini agar lebih transparan, baik kepada BP TWP sendiri maupun bagi personel atau keluarganya, dan potongan bervariasi sesuai dengan jenis rumah dan lama waktu pinjaman,” ungkap Kadispenad.

“Bagi yang mengambil uang dan menyerahkan agunan, Tamtama dan Bintara maksimal Rp 150 juta, Perwira Pertama ( Letda s.d. Kapten) maksimal Rp 190 juta, serta Perwira Menengah (Mayor s.d. Kolonel sebesar Rp 250 juta rupiah. Sedangkan PNS disesuaikan dengan golongan kepangkatan,” pungkasnya.

Pada acara acara peresmian tersebut selain Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han), Dirkuad Brigjen TNI Temas.S.Sos.,M.M., Direktur Pembiayaan BP TWP Brigjen TNI Sujaryadi, Danrem 061/SK Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya, Dirut PT Karya Hiraki Pratama Mufrian serta tamu undangan lainnya, turut hadir mantan Kasad Jenderal TNI (Purn) Mulyono. (Dispenad).

Jumat, 26 April 2019

Gelar Bioskop Dirgahayu, Cara Yonif 328 Hibur Warga di Perbatasan RI-PNG


INDONESIAONE.ID ■ Sejak masuknya aliran listrik pada Bulan April di Kampung Kriko, Pos Pitewi Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh memberikan hiburan untuk anak-anak perbatasan berupa “Bioskop Dirgahayu”.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif PR 328 Kostrad Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M. Tr (Han), dalam rilis tertulisnya di Skouw, Papua. Kamis (25/4/2019).

Dijelaskan oleh Erwin bahwa Kampung Kriko merupakan salah satu kampung yang dulunya belum sama sekali terjamah aliran listrik yang menyebabkan saat malam hari sangat sepi karena selain gelap warga juga tidak ada yang melakukan aktivitas.

“Dengan sudah adanya aliran listrik, maka saat malam hari tiba pun Kampung Kriko sudah tidak gelap gulita lagi,” jelas Erwin.

“Oleh sebab itu, personel Pos Pitewi berinisiatif untuk memberikan hiburan menonton bersama dengan seluruh warga Kampung Kriko,” imbuhnya.

Kegiatan “Bioskop Dirgahayu”, dikatakan Erwin, disambut dengan antusiasme warga khususnya anak-anak yang sejak dari sore sudah berkumpul untuk menyaksikan pemutaran film yang dilakukan oleh personel Satgas.

“Kegiatan “Bioskop Dirgahayu” ini selain memberikan hiburan bagi warga dan anak-anak, juga dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan dan menjalin silaturahmi antara personel Satgas dengan warga di perbatasan,” kata Erwin.

Kepala Kampung Kriko, Frengky Bewangkir mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang telah dilakukan oleh personel Satgas Pos Pitewi yang telah membuat suasana kampung jadi sangat meriah dan ramai sekali dikarenakan warga kumpul disini untuk menonton.

“Anak-anak sangat senang sekali, kegiatan ini belum pernah ada sebelum adanya listrik. Kita sangat bersyukur dengan kepedulian dari bapak-bapak Satgas,” ucap Frengky. (Dispenad)

Rabu, 24 April 2019

3 Pura Bersejarah di Desa Sanur Masuk Inventarisasi Cagar Budaya

3 Pura Bersejarah di Desa Sanur Inventarisasi Cagar Budaya

INDONESIAONE.ID ■ Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar terus gencar dalam menginventarisasi cagar budaya. Hal ini secara serius dilaksanakan sebagai bentuk perlindungan serta pemajuan terhadap kebudayaan, utamanya di Kota Denpasar.

Pada kesampatan kali ini, tiga pura bersejarah di Desa Sanur turut dilaksanakan iventarisas yakni Pura Blanjong, Pura Dalem Jumeneng dan Pura Segara di Desa Sanur, Selasa (23//4).

Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus melaksanakan pelestarian terhadap cagar budaya di Kota Denpasar. Hal ini lantaran keberadaan cagar budaya sangat penting sebagai petunjuk dan referensi tentang peradaban masa lalu yang tentunya sangat bermanfaat di masa depan.

“Berbagai program untuk melindungi cagar budaya di Kota Denpasar terus kami maksimalkan, mulai dari restorasi, inventarisasi serta pelestarian berkelanjutan sehingga cagar budaya di Kota Denpasar tetap lestari dan menjadi wahana edukasi mengenai peradaban manusia," terangnya.

Kabid Cagar Budaya Disbud Kota Denpasar, I Ketut Gde Suaryadala didampingi staff Bidang Cagar Budaya, Dewa Yudu Wasudewa menjelaskan bahwa inventarisasi cagar budaya merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemeirntah Kota Denpasar guna merigistrasi cagar budaya di Kota Denpasar. Dari inventarisasi ini tentunya dapat menjadi acuan dalam usulan untuk diregistrasi pada portal registrasi nasional.

“Tahun ini dilakukan inventarisasi di tiga situs Cagar Budaya di daerah Sanur, yaitu di Pura Blanjong, Pura Dalem Jumeneng, dan Pura Segara yang berlokasi di Desa Sanur,” jelasnya.

Dimana, dari inventarisasi ini berhasil terdata beberapa cagar budaya. Seperti halnya dari situs Pura Blanjong ditemukan benda dan struktur cagar  budaya yang terdiri atas Prasasti Blanjong, Arca Ganesha, Arca Nandi,  Fragmen Lingga, dan Fragmen-fragmen arca. “Cagar Budaya di Situs Pura Blanjong ini diperkirakan sudah ada sejak masa Bali Kuno sekitar abad X Masehi yang dapat dilihat berdasarkan data Prasasti Blanjong yang diproklamirkan pada tahun Saka 835 (913 Masehi) oleh Raja Adipatih Sri Kesari Warmadewa di Singhadwala,” terangnya.

Sedangkan dari situs Pura Segara dan Pura Dalem Jumeneng, lanjut Dewa Wasudewa berhasil di data struktur Cagar Budaya berupa punden berundak dan tahta batu, serta benda cagar budaya berupa kedok muka yang sangat sederhana. Cagar Budaya berupa punden berundak dan tahta batu merupakan hasil budaya yang muncul pada masa prasejarah, tepatnya pada masa megalitik. Berdasarkan bentuk struktur cagar budaya tersebut diperkirakan situs ini sudah ada sejak awal sejarah (protohistoris).

“Punden berundak sebagai hasil budaya tradisi megalitik hingga saat ini masih dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sanur di Situs Pura Segara dan Pura Dalem Jumeneng, sehingga struktur Cagar Budaya ini hingga saat ini masih tetap lestari,” katanya.

Untuk diketahui bahwa selama tahun 2018 sedikitnya terdata sebanyak 300 cagar budaya yang terdiri dari situs, struktur, benda, bangunan, sttuktur, dan kawasan cagar budaya. Besar harapan kedepanya seluruh cagar budaya di Kota Denpasar dapat terinventarisasi, sehingga dapat menjadi acuan dalam pemajuan kebudayaan serta peradaban.

■ Ags/r8/Made Asnawa

Senin, 22 April 2019

Lomba Kicau Mania Danyon Cup 2 Priangan Timur Berlangsung Meriah

 Lomba Kicau Mania Danyon Cup 2 Priangan Timur Berlangsung Meriah

INDONESIAONE.ID ■ Batalyon Infanteri Raider 323 Kostrad bekerja sama dengan Orik Kota Banjar mengadakan lomba kicau mania “Danyon  Cup 2” dan Lomba kicau mania diikuti sekitar 700 peserta Se-Priangan Timur yang bertempat di lapangan Mangkalana Digjayana, acarapun dibuka secara resmi oleh Danyonif Raider 323 Kostrad dengan menggantungkan sangkar burung ditempat arena lomba, untuk jenis burung yang dilombakan diantaranya murai batu, anis merah, kenari, love bird, kacer, Cuca ijo, kolibri, cucak jenggot, Minggu, (21/04).

Menurut Danyonif Raider 323 Kostrad, Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol., dalam sambutannya menyampaikan ucapan  terima kasih kepada seluruh peserta Kicau Mania yang telah hadir di Yonif Raider 323 Kostrad untuk memeriahkan lomba kicau mania Danyon Cup 2, event ini bertujuan untuk menyalurkan hobi serta dapat memupuk tali silaturahmi dan kebersamaan untuk mencintai pelestarian lingkungan hidup, khususnya dalam komunitas burung berkicau.

"Kami berharap melalui event ini kita bisa ikut melestarikan burung berkicau agar tidak punah," katanya.

Selain itu, Ketua DPC Orik Jawa Barat Bapak Dendy juga mengungkapkan sangat senang dapat bekerja sama dengan Yonif Raider 323 Kostrad dalam event kontes burung sehingga event ini dapat mempererat keakraban khusus bagi prajurit TNI.

Pemilik burung begitu semangat menyaksikan burung kesayangannya mulai di lombakan, berbagai cara mereka lakukan agar burung-burung andalan mereka mengeluarkan bunyi yang indah dan masuk dalam kriteria penilaian para juri.

Bagi yang menang tentunya mendapat kebanggaan tersendiri karena berhasil menyisihkan lawan-lawan lainnya. Selain itu tentu saja mendapatkan hadiah. Bahkan, burung yang berhasil menjadi juara memiliki harga jual yang cukup tinggi.

Keluar sebagai juara umum BC adalah dari Birahi Sport dan untuk juara SF adalah Warior Dead. Meskipun sejumlah Kicau Mania yang kalah dalam event itu tidak membuat mereka menjadi sedih, bagi mereka mengikuti lomba burung berkicau merupakan bentuk penyaluran hobi sekaligus menjalin silaturahmi sesama kicau mania.

Turut hadir dalam event kontes kicau mania ini Ketua DPC Orik Jawa Barat Bapak Dendy beserta ketua Orik Kota Banjar Bapak Dadang.

■ Red/Penkostrad

Selasa, 16 April 2019

Satgas Pamtas Berikan Imunisasi dan Vaksin Polio di Kampung Skouw Yambe


INDONESIAOne.ID ■ Sejak tahun 2014, Negara Indonesia telah dinyatakan bebas dari virus Polio oleh World Health Organization (WHO). Sehingga untuk mencegah dan menjaga anak-anak yang berada di wilayah perbatasan dari virus Polio, Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328 Kostrad bekerjasama dengan Puskesmas Skouw Yambe melaksanakan kegiatan Imunisasi dan vaksin Polio.

Personel Pos Ramil Muara Tami yang dipimpin oleh Serka Chandra mengatakan bahwa bahaya virus polio bisa saja menjangkit anak-anak di wilayah perbatasan RI-PNG.

“Walaupun sudah dinyatakan bebas dari Polio, tapi negara kita berbatasan dengan Negara PNG dimana di PNG masih ditemukannya anak-anak yang terjangkit virus Polio sehingga tidak menutup kemungkinan virus tersebut masuk ke Indonesia khususnya wilayah perbatasan,” ujar Serka Chandra.

Kegiatan ini untuk menjaga daya tahan tubuh anak-anak serta bayi dan juga untuk memantau perkembangan dan pertumbuhan anak-anak agar bisa dilakukan pendeteksian dini dan dapat ditangani dengan segera.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat Skouw Yambe apabila ada anak-anak atau bayi yang belum mendapatkan imunisasi ataupun belum di vaksin polio agar datang ke Puskesmas ataupun ke Pos agar dapat difasilitasi untuk mendapatkan vaksin Polio dan imunisasi,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan kerjasama personel satgas dengan balai kesehatan yang berada di wilayah binaan Satgas untuk menwujudkan Indonesia sehat dan masyarakat yang terhindar dari penyakit.

■ Red/Penkostrad

Selasa, 09 April 2019

Kunjungi Ponpes Al Munawar Tasikmalaya, Menteri Susi Ajak Santri Gemar Makan Ikan

Kunjungi Ponpes Al Munawar Tasikmalaya, Menteri Susi Ajak Santri Gemar Makan Ikan

INDONESIAOne.ID ■ Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak para santri Ponpes Al Munawar Pasir Bokor Kota Tasikmalaya untuk meningkatkan konsumsi ikan. Secara umum tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia secara rata-rata masih rendah.

Sehingga penerapan gemar makan ikan terhadap santri agar bisa mendapat asupan gizi yang baik untuk kecerdasan. Sebab dalam ikan terkandung omega. Selain itu, gizi dalam ikan juga untuk pertumbuhan sehingga untuk memperkecil angka stunting.

"Ikan laut dan ikan tawar gizinya sama, dengan gemar makan ikan maka akan memperkecil angka stunting. Stunting paling banyak di daerah konsumsinya rendah. Paling banyak di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur," katanya saat kunjungan ke Ponpes Al Munawar, Senin (8/4/2019).

Dikatakannya, semua negara di Asia pertumbuhan tubuhnya sudah baik. Seperti di Jepang dan Cina. Hal ini salah satunya adalah dengan memperbanyak makan ikan. Sebab gizi di ikan lebih bagus dibanding daging ayam maupun sapi.

"Setiap rumah di daerah Tasikmalaya dan Ciamis pasti ada kolam. Maka harus gemar makan ikan. Angka stunting di Jabar tidak setinggi di daerah lainnya," katanya.

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwar KH. Pepep Fuad Muslim menyebutkan harga ikan laut yang saat ini belum terjangkau untuk menu makan santri. Dengan adanya bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, pihaknya akan mengembangkan budidaya ikan lebih baik lagi.

Dikatakannya, yang menjadi kendala selama ini tak berjalannya budidaya ikan adalah kurangnya permodalan. "Kami sudah punya 10 titik lahan untuk kolam. Kolam itu rencananya untuk mengembangan perikanan, tapi kurang modal," katanya.

Oleh karena itu, dengan adanya bantuan KKP, lahan-lahan tersebut akan digunakan untuk budidaya ikan. Utamanya, para santri juga bisa dikerahkan untuk membantu budidaya.

Sabtu, 06 April 2019

Mabes Polri Santunin 1000 Kaum Dhuafa di Kalideres


INDONESIAOne.ID ■ Jelang Pemilu 2019 nanti, banyak upaya yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia untuk mensosialisasikan agar Pemilu 2019 berjalan aman, nyaman dan kondusif, seperti memasang spanduk “nyoblos itu keren” dan lainnya.

Seperti yang dilakukan pada hari ini Sabtu (6/4/2019), dikampung Prepetan, Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Keluarga Besar Mabes Polri menggelar kegiatan bakti sosial yaitu pengobatan gratis dan bantuan sembako untuk 1000 kaum dhuafa.

Kakorbinmas Polri Irjen Pol Drs Widiyarso Herry Wibowo dalam sambutannya mengatakan kegiatan sosial operasi kemanusiaan ini tidak ada kaitannnya dengan bendera-bendera politik ataupun dari partai tertentu. Ini murni dari Polri untuk kemanusiaan.

Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjend Pol Wahyu Hadiningrat juga mengatakan, sesuai dengan tupoksi Polri yaitu sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, hari ini diwujudkan dengan membantu sesama yang membutuhkan uluran tangan dan mewujudkan rasa cinta kasih dan saling menolong.

"Kegiatan bakti sosial dan pelayanan pengobatan gratis yang kita lakukan bersama diharapkan juga dapat menumbuhkan kembali rasa saling peduli, rasa kebersamaan dan untuk mempererat rasa persaudaraan kita sebagai sesama anak Bangsa," katanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan kepada warga Masyarakat sekitar kalideres yang tidak memiliki biaya untuk berobat kerumah sakit dan memiliki riwayat sakit menahun.

Ada tiga warga yang dikunjungi diantaranya Sumarno (55 th) sakit stroke sudah 1 tahun di jl lingkungan 3 rt 02/03 Tegal Alur Kalideres, Jakarta barat, Alamsyah ( 60)  sakit lambung dan jantung sudah lebih dari setahun,  Ibu Rina ( 72 th)  sakit stroke sejak 2 tahun yang lalu.

■ Rls/ Lucy Ardhita 

Kamis, 04 April 2019

Melalui Gebyar Event 2019, Prajurit Kostrad Mengenalkan warga Jember Pengetahuan Kegiatan Survival

Melalui Gebyar Event 2019, Prajurit Kostrad Mengenalkan warga Jember Pengetahuan Kegiatan Survival

INDONESIAOne.ID ■ Brigif Raider 9 Kostrad berpartisipasi dalam kegiatan Gebyar Event 2019 Taman Edukasi Wisata Botani yang digelar di Sukorambi dilakukan setiap tahunnya menyedot perhatian Warga Jember yang di hadiri 2.892 orang pengunjung tampak membanjiri stand satuan Brigif Raider 9 Kostrad, Sukorambi, Jember.

Kegiatan yang di prakarsai Danbrigif Raider 9 Kostrad, Kolonel Inf Robby Suryadi, S.Sos,. Pada pelaksanaan kegiatan tersebut Mayor Inf Hariadi Ramdani Kasi Teritorial Brigif Raider 9 Kostrad mewakili Danbrigif Raider 9 Kostrad mengatakan banyak terima kasih atas partisipasi dalam kegiatan ini yang bertujuan untuk mengenalkan warga Jember mengenai pengetahuan kegiatan survival yaitu bertahan hidup di tengah hutan dan kehabisan persediaan bahan makanan dan memanfaatkan bahan yang ada di hutan.

Selain itu, mengenalkan cara pembuatan para-para dengan simpul dan tali temali, stand kesehatan juga mengenalkan alat-alat yang di gunakan untuk pertolongan pertama dilapangan.

“Dari stand-stand itu, para pengunjung bisa bertanya seputar kegiatan Survival, Tali Temali dan Pertolongan Pertama di Lapangan (Longmalap). Tak jarang juga pengunjung yang berpose dengan latar stand,” ungkap Mayor Inf Hariadi Ramdani.

Selain itu, lanjutnya, kami juga menawarkan kepada masyarakat yang datang di stand untuk mencoba minuman Imukal yang diberikan secara gratis dan banyak berminat untuk mencobanya.

“Sangat Senang, karena tidak hanya dapat hiburan, tapi juga dapat wawasan dan pengetahuan tentang hidup bertahan di hutan, cara belajar membuat api di hutan dan tentunya belajar ilmu kesehatan yang bermanfaat untuk kedepannya," ujar seorang pengunjung bernama Melinda saat dimintai tanggapannya.

■ Rasyid/Penkostrad

Kamis, 28 Maret 2019

Kunjungi Purwakarta, Ini Kata Ketua Persit KCK Gabungan Kostrad



INDONESIAOne.ID ■ Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad, Ibu Tari Besar Harto Karyawan didampingi pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad melaksanakan kunjungan kerja ke Cabang XII Menarmed 2 Koorcab Divif 1 PG Kostrad di Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (25/3).

Rombongan diterima oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad Ibu Ati Agus Rohman dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XII Menarmed 2 Koorcab Divif 1 PG Kostrad Ibu Yuniar Dwi Hantono.

Dalam pengarahannya Ibu Tari Besar Harto Karyawan memberikan motivasi menjadi istri prajurit yang baik agar bisa mendukung tugas suami dan mendidik anak dengan baik.

Pada kunjungan kerjanya, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad berkesempatan olahraga bersama dengan anggota Persit Kartika Chandra Kirana sejajaran Cabang XII Menarmed 2 Koorcab Divif 1 PG Kostrad bertempat di Aula Yonarmed 9/2 Kostrad serta meninjau hasil kerajinan anggota Persit sejajaran Cabang XII Menarmed 2 Kostrad.

■ Rasyid/Penkostrad

Selasa, 19 Maret 2019

Gandeng BNN Sulsel, Prajurit Kostrad Gaungkan Bersih Dari Narkoba


INDONESIAOne.ID ■ Brigade Infanteri Para Raider (Brigif PR) 3 Kostrad bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan melaksanakan Tes Urine sebagai upaya untuk memberantas Narkoba dikalangan anggota TNI dengan slogan "Kostrad Kariango Bersih dari Narkoba (Bersinar)" di Mayonif PR 432 Kostrad, senin (18/03).

Kegiatan P4GN diawali dengan Sambutan Dandenma Brigif PR 3 Kostrad, Mayor Inf Muh. Soeltan Hamsjah mewakili Komandan Brigade 3 Kostrad dilanjutkan dengan sosialisasi dan penyuluhan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel, Brigjen Pol Idris Kadir kemudian sesi tanya jawab, pemberian Cinderamata dan diakhiri dengan kegiatan tes urine oleh 400 Prajurit jajaran Brigif PR 3 Kostrad antara lain Yonif PR 431 Kostrad, Yonif PR 432 Kostrad dan Denma Brigif PR 3 Kostrad.

Lebih lanjut menyampaikan, pemeriksaan Narkoba tersebut dilakukan rutin dilakukan dan dilakukan sosialisasi bagi personel Brigif PR 3 Kostrad, untuk dilakukan penindakan langsung dengan melaksanakan tes urine secara acak pada anggota.

”Rencana kegiatan ini akan rutin kita lakukan setiap triwulan, baik personel maupun keluarganya untuk memerangi dan menjauhkan dari pengaruh buruk Narkoba,” tuturnya.

Dandenma Brigif PR 3 Kostrad menambahkan, jika nantinya ada indikasi, selaku yang diberi amanat untuk melakukan pengecekan urine akan menyampaikan laporan diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi untuk diproses sesuai hukum yg berlaku. ”Namun sampai saat ini belum ada,” imbuhnya.

“Kami siap bersinergi dengan satuan kerja dijajaran TNI khususnya Brigif PR 3 Kostrad dalam memerangi Narkoba, dengan harapan dapat melindungi generasi bangsa dari ancaman Narkoba, mengingat kejahatan Narkoba merupakan musuh negara,” ujarnya Bapak Brigjen Pol Idris Kadir Kepala BNN Prov. Sulsel.

Dan rangkaian kegiatan tersebut berakhir pukul 12.00 WIT dengan tertib dan aman dengan hasil dari 400 sample yang dilakukan semuanya negatif atau tidak ada terindikasi menggunakan Narkoba.

Turut Hadir dalam Kegiatan tersebut Pasi Pam Brigif PR 3 Kostrad Lettu Inf Andi M. Sultan Yusuf, Pasi Intel Yonif Pararaider 431 Kostrad Lettu Inf Febi, dr.Farah dan dr. Hendra Saputra Hamka dari Puskesmas Caranki.

■ Rasyid/Penkostrad

Senin, 18 Maret 2019

Anies Merasa Bersyukur Aplikasi Jakarta Aman Direspon Positif Masyarakat


INDONESIAOne.ID ■ Aplikasi tentang keamanan yang diluncurkan Pemprov DKI Jakarta bersama PT Jakarta Aman mendapat sambutan positif dari masyarakat. Baru lima hari saja aplikasi tersebut diluncurkan melalui media sosial, kini sudah diunduh lebih dari 7 ribu netizen.

Respon yang positif dari masyarakat tersebut membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa bersyukur. “Ini merupakan langkah baik yang mana program kita, aplikasi yang kita beri nama Jakarta Aman langsung direspon positif oleh masyarakat,” ujar Anies di Balaikota, Senin (18/3).

Direktur Utama Jakarta Aman Muhammad Fardhan Khan menambahkan, aplikasi Jakarta Aman banyak digunakan warga Jakarta. Bahkan, kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk Tamansari, Jakarta Barat pada Sabtu (16/3) lalu awalnya dilaporkan lewat aplikasi Jakarta Aman.

“Alhamdulillah kita kemarin dapat juga kabar yang sebenarnya bukan kabar baik ya, kita bisa bilang aplikasi ini (Jakarta Aman) sudah mulai terpakai oleh masyarakat. Kebakaran Krukut yang dua hari lalu baru saja terjadi, itu ternyata laporannya masuk dari Jakarta Aman,” kata Fardhan di Balaikota.

Fardhan berharap agar sebanyak-banyaknya warga Jakarta mendownload aplikasi Jakarta Aman di smartphone-nya. Sebab, aplikasi ini membawa manfaat bagi warga karena bisa saling bertukar informasi atau laporan tentang keamanan.

“Harapan kita semakin banyak yang mengunduh semakin banyak orang yang kalau dalam keadaan darurat bisa terbantu,” ucap Fardhan.

Fardhan menyebut aplikasi Jakarta Aman telah diunduh dari google play store sebanyak 7 ribu orang. Dia menyatakan bahwa setiap harinya jumlah pengunduh aplikasi itu terus bertambah. “Saya optimis dalam beberapa pekan ke depan, jumlah pengunggah mencapai ratusan ribu orang,” tandasnya.

■ JOKO/G

Jumat, 15 Maret 2019

Dokter Pastikan Semua Prajurit Yonarmed 12 Kostrad Bebas Dari TBC


INDONESIAOne.ID ■ Tim Kesehatan Batalyon Armed (Yonarmed) 12 Kostrad memastikan jika prajuritnya bersih dari penyakit TBC. Upaya itu dimulai dengan adanya Skrining TBC yang dilakukan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi kepada seluruh prajurit dan Persit Yonarmed 12 Kostrad, Jumat (15/3).

Komandan Baterai (Danrai) Puma, Kapten Arm Mareh mengatakan, selain pemeriksaan TBC, Skrining itu dilakukan juga sebagai langkah mencegah agar prajuritnya tidak terjangkit penyakit menular tersebut. “Dari data Skrining yang kita terima, semua prajurit bersih dari TBC,” ungkap Kapten Arm Mareh.

Sementara itu, tim Dinkes Pemkab Ngawi, Endah Pratiwi menambahkan, TBC disebabkan oleh salah satu virus Mycobacterium Tuberculossis. TB atau yang biasa disebut TBC, kata ibu Endah, dinilai berdampak buruk bagi kesehatan paru-paru hingga beberapa organ tubuh lainnya.

“TBC ini bukan penyakit keturunan, cara pencegahannya ialah dengan mengikuti INH atau Isoniazh,” tandas ibu Endah.

Selain melaksanakan Skrining tersebut, prajurit Yonarmed 12 juga dihimbau untuk mengedepankan budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dengan cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengkonsumsi makanan bernutrisi tinggi serta mengurangi kebiasaan merokok.

■ Rasyid/Penkostrad

Rabu, 13 Maret 2019

Wanita Asal Lombok terlantar di Lampung, Kini Dirawat di RSUD Sukadana


INDONESIAOne.ID ■ Seorang wanita asal Lombok, terakhir diketahui bernama Shinta terlantar di Lampung. Saat ini dia masih tergeletak diruang bedah RSUD Sukadana dalam perawatan dokter.

Kemarin, Shinta kedatangan tiga orang tamu yang tidak dikenalnya antara lain. Mereka adalah para ASN yang merasa iba menjengguk Shinta di RSUD Sukadana. Para ASN itu masing-masing Irban III Kantor Inspektorat Yopi Umara, Kabid Bina Program PUPR Eka Yuslita Dewi, dan Kasi Penunjang RM/SIMRS RSUD Sukadana Lampung Timur Bambang Ariadi.

Para ASN itu menjenguk Shinta karena iba. “Intinya kami kesini ingin berbagi kepada mba Shinta, dengan dasar kemanusiaan,” kata Yopi. Selasa (12/3/2019).

Kedatangan kami atas nama pribadi bukan atas nama kedinasan, sambung Yopi yang diamini Eka dan Bambang.

“Kalau saya kebetulan sebagai pegawai RSUD Sukadana, Insha Allah saya akan menyampaikan kondisi mba Shinta kepada Direktur Rumah Sakit (Dr. Nanang-red),” sambung Bambang.

Obrolan mereka bertiga dengan Shinta Wanita Terlantar itu berakhir dengan memberikan motivasi agar Shinta tabah, tawaqal dan berdo’a, lalu mereka pamit sambil menyerahkan sedikit uang.

Mereka juga meminta kepada Shinta dan juga Dian Ansori selaku pendamping, agar jangan melihat dari jumlah uang yang diberikan, “tapi kami merasa simpati dan sedikit berbagi”.

Dian Ansori selaku pendamping pun berharap apa yang dilakukan mereka bertiga, agar diikuti para dermawan lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya pada Senin, 11 Maret 2019 Wanita terlantar asal Lombok NTB dirawat di RSUD Sukadana dan butuh uluran tangan dermawan.

Seorang wanita terlantar asal Lombok Nusa Tenggara Barat butuh uluran tangan dari orang-orang berhati ikhlas. Wanita miskin ini sakit, tidak punya sanak saudara, tidak punya kartu JKN KIS, dan ingin pulang ke Lombok Nusa Tenggara Barat.

Adalah Shinta Wanita Terlantar berumur kurang lebih 28 tahun, pertama kali dijumpai Aktifis Perempuan dan Anak dan juga petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur Dian Ansori dan Niluh Listriyani, di kantor Kepolisian Sektor Marga Sekampung Lampung Timur dalam keadaan sakit dan  menggendong anak perempuan berumur 5 tahun.

Menindak lanjuti hal itu, Dian Ansori dan Niluh Listriyani langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Permberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk Drs. Farida Nurma serta Direktur Rumah Sakit Sukadana dr. Nanang selanjutnya membawa Shinta ke RSUD Sukadana.

Dian Ansori menjelaskan saat di Polsek Marga Sekampung bahwa Shinta Wanita Terlantar minta dibantu agar bisa berobat dan minta dibantu agar bisa pulang kampungnya di Lombok Nusa Tenggara Barat. Akhirnya Pihak Kepolisian berkordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur.

“Alhamdulillah, sejak hari ini Senin 11 Maret 2018 Shinta mulai dirawat diruang bedah, untuk persiapan operasi pengangkatan Tumor di didalam perutnya dan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk Lamtim juga sudah melihat langsung kondisi Shinta di RSUD Sukadana,” kata Dian Ansori.

Dian Ansori  mengatakan bahwa selanjutnya P2TP2A Lampung Timur akan menggalang dana, untuk biaya pengobatan juga biaya transportasi Shinta dan anaknya pulang ke Lombok.

Melalui pesan WhatsApp nya Dian Ansori juga menceritakan awal kisah Shinta sampai Lampung Timur. “Shinta Wanita Terlantar kelahiran Lombok Nusa Tenggara Barat 28 tahun yang lalu, dengan latar belakang keluarga tidak mampu. Saat umur 20 tahun merantau bekerja di Bangka Belitung di tempat bekerja Shinta di peristri seorang pria yang berasal dari Kecamatan Marga Sekampung Lampung Timur,” imbuh Dian.

Setelah menikah Shinta dibawa suami kerumah orangtuanya di Kecamatan Marga Sekampung. Keluarga suami juga golongan masyarakat tidak mampu. Miris nasib Shinta Wanita terlantar, ternyata suaminya adalah pria yang sudah punya istri.

Derita Shinta bertambah setelah Shinta memiliki anak kedua, dan kurang lebih 5 tahun lalu suami Shinta pergi meninggalkan Shinta dan istri tuanya dengan membawa wanita lain, hingga saat ini.

Shinta akhirnya terlantar dengan dua anaknya, kata Dian untuk bertahan hidup dengan makan dari belas kasihan orang dan bekerja semampunya.

Semakin parah penderitaan Shinta, tatkala 5 bulan yang lalu Shinta merasakan sakit di perutnya. Karena tidak memiliki kartu JKN KIS dan tidak punya biaya Shinta pun menahan rasa sakitnya.

“Namun pada hari Sabtu tanggal 9 Maret 2019 Shinta memutuskan untuk minta bantuan dan mendatangi Polsek Marga Sekampung dan akhirnya Shintapun dirawat di RS Sukadana,” tutur Dian Ansori

Dian Ansori sangat mengharapkan kiranya kepada Bapak/Ibu, Saudara, Sahabat untuk memberikan bantuan kepada Shinta.

“Semoga bantuan yang diberikan mendapatkan balasan pahala yang setimpal, Aamiin YRA,” tutup Dian Ansori. (rls)




Jumat, 08 Maret 2019

Pelantun Tembang Aishiteru Diciduk Polisi, Argo Sebut Ada Jaringan Bandar


INDONESIAOne.ID ■ Lagi, seorang artis Tanah Air kembali terciduk aparat kepolisan, karena positif menggunakan Narkoba jenis sabu. Kasusnya kini ditangani di Polda Metro Jaya.

Adalah Zulkifli atau yang kondang dengan nama Zul ‘Zuvilia’ diciduk aparat dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Dari hasil tes urine terhadap vokalis pelantun tembang ‘Aishiteru’ tersebut, positif sebagai pemakai sabu.

“Ya, benar ada penangkapan. Dari hasil tes urine, positif menggunakan sabu,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Kamis (7/3) malam.

Argo menyebut bahwa Z atau ZZ, diduga bukan saja pemakai Narkoba jenis sabu. Hampir dipastikan juga terlibat jaringan bandar atau pengedar.

“Perannya kadang ikut menimbang barang (Narkoba-red) dan bahkan memasukan ekstasy ke dalam plastik klip serta sesekali mengantar barang. Termasuk menggunakan Narkoba,” jelasnya.

Saking dekatnya dengan jaringan, baik bandar atau pengedar, Z bisa bebas menggunakan sabu kapanpun di tempat tersangka lain.

Menurut Argo, Direktorat Resersa Narkoba Polda Metro Jaya, bakal membeberkan kronilogi penangkapan serta jumlah barang bukti (BB) yang berhasil disita.

“Besok siang akan digelar jumpa pers, usai sholat Jumat,” pungkas Argo. ■ SDON/GOES

Senin, 04 Maret 2019

5 Grup Band Magelang Bertarung di Festival Musik Akustik HUT Ke-58 Kostrad


INDONESIAOne.ID ■ Dalam rangka memperingati HUT Ke 58 Kostrad,  Yonarmed 11 Kostrad manyelenggarakan Festival musik akustik tingkat SMP dan SMA Kota Magelang yang dilaksanakan di depan Markas Komando (Mako) Yonarmed 1 Kostrad, Minggu (03/03/2019).

Kegiatan ini diikuti  sebanyak 5 grup band yang mewakili beberapa sekolahan yaitu SMP Negri 5, SMA Negri 3, SMA Negri 5, SMA Tarakanita dan SMA  Muhamadiyah Kota Magelang, ke 5 grup band tersebut yang nantinya akan saling berlomba untuk mendapat hasil yang terbaik.

Adapun juri yang menilai kegiatan lomba akustik tersebut adalah ibu Tyas istri Lettu Arm Riyan Wahyu, bapak Broto dari Dinas Pendidikan dan bapak Rahardian dari tokoh masyarakat.

Dalam kegiatan lomba Festival musik akustik tersebut memperebutkan piala Danyonarmed 11 Kostrad, untuk masing-masing band yang mendapatkan Juara I, II dan III mendapatkan piala, trofi dan uang pembinaan.

Komandan Batalyon Armed 11 Kostrad Letkol Arm Asep Ridwan, SH., Mau.Han. Mengungkapkan dengan diadakannya lomba band tingkat SMP/SMA, diharapkan bisa muncul generasi muda yang berpotensi di bidang musik dan dapat mengembangkan ke hal yang positif dan dapat mempertahankan kualitas musik yang bagus.

"Dengan banyaknya perkelahian antar pelajar di Kota Magelang saya berharap kegiatan positif ini sebagai contoh untuk menjalin silaturahmi antar siswa sehingga terjalin persaudaraan antar sesama," tegasnya.

Bapak Broto sebagai perwakilan Dinas Pendidikan mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan festival musik ini sehingga pelajar bisa menunjukan bakat lewat seni, tutupnya.

Diakhir kegiatan dibacakan hasil perlombaan festival musik akustik sebagai juara 3 SMA Muhammadiyah, juara ke 2 dari SMA Negri 3 dan juara 1 yaitu SMA Negri 5 Magelang.

■ Rasyid/Penkostrad
© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved