GAYA HIDUP

Rabu, 19 Juni 2019

Gelar Placement Test, Yonarmed 12 Kostrad Diserbu Pelajar Ngawi


INDONESIAOne.Id ■ Ratusan pelajar SD, SMP dan SMA di Kabupaten Ngawi  berbondong-bondong mendatangi Makoyonarmed 12 Kostrad.  Bukan tanpa alasan, antusiasme pelajar tersebut dipicu dengan kegiatan seleksi  (Placement test) penerimaan calon peserta program kursus bahasa Inggris gratis, Global English Opportunit (GEO), yang digelar Yonarmed 12 Kostrad, Ngawi, Senin (17/5).

Program GEO ini sebenarnya merupakan program peningkatan profesionalisme prajurit   terhadap Alutsista Meriam 155 Caesar, yang mana seluruh buku petunjuk teknisnya berbasis  bahasa Inggris. 

Danyonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Ronald F Siwabessy mengatakan bahwa seleksi yang   kita gelar pagi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan bahasa inggris para calon peserta secara umum.

“Hal ini sangatlah penting, dalam menentukan lulus atau tidaknya calon peserta, dihadapkan   dengan terbatasnya fasilitas kelas yang tersedia. Disamping itu, hasil seleksi ini akan menjadi dasar nantinya bagi peserta untuk mendapatkan kelas dengan level belajar yang tepat sesuai kemampuan yang sesungguhnya. Kita berikan apresiasi atas besarnya animo pelajar yang hadir hari ini tak kurang dari 400 calon peserta,” terang Letda Rosi selaku Koordinator Umum GEO.
 
Tenaga pengajar Yonarmed 12 Kostrad bekerjasama dengan beberapa mahasiswa/mahasiswi   penerima beasiswa LPDP Kemenkeu yang sedang menunggu waktu pemberangkatan ke   negara   tujuan   beasiswa. Diantaranya Sdr. Abraham Soyem (tujuan Kent State University- Ohio, USA) dan Sdri. Gita Kusnadi (University Of Queensland, Australia).

“Salah satu tenaga pengajar yaitu Sdri. Gita bahkan adalah asli dari Ngawi,” tambahnya.

Lebih   lanjut, Mayor Inf Ronald menambahkan program Global English Opportunity,   adalah wujud kepedulian TNI melalui Komsos kreatifnya terhadap masyarakat. 

“Program ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia, sebagaimana bahasa merupakan jendela pengetahuan.” tandas Perwira kelahiran Kota Ambon tersebut.

■ Red/penkostrad

Minggu, 16 Juni 2019

Mempersiapkan Tabungan Hari Tua


INDONESIAOne.Id ■ Memulai bisnis sampingan untuk persiapan pensiun atau tabungan hari tua di saat pensiun? Kenapa tidak dan juga tidak ada yang melarang seorang pensiunan untuk menjalankan suatu bisnis. Hal tersebut yang di lakukan oleh Serka Dariyanto Babinsa Desa Tiripan Koramil 0810/04 Berbek Kabupaten Nganjuk. (15/06/2019).

Serka Dariyanto berkeyakinan dengan memiliki bisnis sampingan, seorang pensiunan tidak akan mengalami kesulitan masalah finansial dalam menjalani hidup di hari-hari tua. Sedangkan yang perlu diperhatikan bahwa bisnis sampingan untuk pensiunan adalah bisnis yang tidak membutuhkan banyak waktu dan tenaga.

Seperti yang di lakukan Serka Dariyanto yang awalnya ingin memanfaatkan tanah pekarangan di belakang rumahnya dengan luas tanah 3200 M2 yang kemudian bermodalkan uang pinjaman dari Koperasi sebesar Rp. 30 juta, tanah pekarangan di belakang rumah dengan luas 3200 M2 tersebut di sulap menjadi kolan ikan dengan ukuran 28X18 meter.

Serka Dariyanto yang awalya merasa ragu karena uang Rp. 30 Juta hasil pinjaman dari Koperasi dirasa masih kurang kalau di kalkulasikan mulai pembuatan kolam hingga nantinya mengisi benih ikan nila ataupun ikan gurami hingga perawatannya.

Ternyata benar adanya uang Rp. 30 Juta hasil pinjaman dari Koperasi masih kurang, Serka Darianto pun akhirnya mengambil uang tabungannya selama ini sebesar Rp. 10 Juta. Sekarang kegiatan tambahan Serka Darianto adalah merawat kolam.

Setiap pulang dinas Serka Darianto langsung menuju belakang rumah ditemani istri dan anaknya, dengan harapan kegiatan tersebut bisa menghasilkan tambahan masukan buat keluarga dan juga buat biaya anak anak yang kini kuliah di Unair dan yang satunya masih duduk di SMA kls 1. 

■ rls

Sabtu, 08 Juni 2019

Open House di Malang, Panglima TNI Terima Tukang Becak

Open House di Malang, Panglima TNI Terima Tukang Becak

INDONESIAOne.Id ■ Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto SIP menggelar acara open house di Malang, Kamis (06/6) lalu. Open house yang bertempat di kediamannya di Kota Malang tersebut, ternyata dihadiri oleh dua sosok tukang becak.

Panglima TNI pun nampak menerima dengan hangat kedatangan kedua bapak tersebut.

Seperti penuturan salah satu tukang becak, Supardi. Ia mengatakan, meskipun seorang Panglima TNI, beliau tak pilih-pilih siapa yang menjadi tamunya.

“Kami tukang becak, tapi diterima dengan baik. Enggak milih-milih,” tuturnya.

Sementara itu, tukang becak lainnya, Hadi Wiharto menambahkan, dia mengetahui informasi open house tersebut dari keponakannnya yang bekerja di rumah Panglima TNI tersebut.

Wiharto menjelaskan, Ia dan Supardi yakin datang ke open house karena berita dari radio. 
(R-07/Rls) 

Senin, 13 Mei 2019

Terekam Camera, Kursi Roda di RSUD Slamet Martodirjo Berjalan Sendiri

Terekam Camera, Kursi Roda di RSUD Slamet Martodirjo Berjalan Sendiri

INDONESIAOne.Id ■ Rekaman video berdurasi 5 detik yang menunjukkan sebuah kursi roda berjalan sendiri yang diduga di sebuah lorong pasien RSUD Slamet Martodirjo Pamekasan, Madura, Jawa Timur, viral di media sosial.

Kejadian menyeramkan tersebut direkam oleh salah satu keluarga pasien yang dirawat di RSUD Pamekasan, Minggu dini hari (12/5/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.

Muklis saksi mata yang juga mengetahui peristiwa tersebut mengatakan, pada malam itu suasana di lorong RSUD Pamekasan memang sangat sepi. Kebetulan nggak ada orang sama-sekali.

“Saya dengan teman nggak bisa tidur, tahu-tahu di dekat kantin sehat saya melihat kursi roda berjalan sendiri. Pertama melihatnya saya nggak percaya, tapi kejadian itu sampai beberapa kali,” terangnya.

“Kursi roda itu sebenarnya berjalan beberapa kali, tapi teman saya sempat ngerekam hanya sekitar lima detik. Pokoknya kejadian itu menyeramkan mas,” ungkap Muklis yang menjaga istrinya yang sedang sakit.

Menurut Muklis, kursi roda tersebut berjalan dari arah Selatan ke Utara di depan Kantin Sehat milik RSUD Pamekasan. Video tersebut saat ini mulai tersebar luas di beberapa grup WhatsApp.

H. Hafif, warga desa Banban yang sudah melihat video kursi roda berjalan sendiri itu mengaku heran.

“Video itu saya tahu dari WA. Aneh juga, menyeramkan yaa, sampai merinding melihatnya,” tutur juragan warung Mpok Elin Banban ini. [kilas]

Selasa, 30 April 2019

Pemijatan Tulang Belakang Metode Petebe Syakuro

 Pemijatan Tulang Belakang Metodo Petebe Syakuro


INDONESIAONE.ID ■ Sehat itu sesuai fitrah dan utk mendapatkan fitrah kita perlu seimbang

Adapun keseimbangan pertama dalam tubuh adalah keseimbangan susunan tulang rangka.

Petebe Syakuro adalah cara pemijatan yang benar untuk mendapatkan kesimbangan tubuh yang berawal dari sistem rangka.

Rangka menentukan sempurna tidaknya postur tubuh manusia. Semakin sempurna postur semakin optimal kerja dan fungsi tubuh. Selain itu rangka berfungsi sebagai penyangga seluruh beban tubuh.

Ada satu hal yang jarang atau belum banyak dipahami, yakni tulang punggung atau tulang belakang. Inilah satu bagian dari sistem rangka manusia yang memiliki peran lebih dari sekedar membentuk postur atau penyangga beban tubuh.

Tulang belakang tempat dimana sum sum tulang diproduksi, menjadi jalur dan komunikasi antara seluruh sistem dan organ tubuh dengan otak sebagai pusat pengendali gerak dan pertumbuhan.

Mau mencoba ?
0823 2474 5151 (WA)

Sabtu, 27 April 2019

Sejahterakan Prajurit dan PNS, TNI AD Bangun 6.000 Rumah

Sejahterakan Prajurit dan PNS, TNI AD Bangun 6.000 Rumah

INDONESIAONE.ID ■ Sebagai wujud komitmen dalam memberikan kesejahteraan bagi prajurit dan PNS serta keluarganya, TNI AD membangun sekitar 6.000 rumah non dinas, termasuk diantaranya 150 rumah yang diresmikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa di Perumahan Green Kartika Residence Cibinong, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam rilis tertulisnya di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Diungkapkan Kadispenad, pengadaan perumahan dengan sistem KPR Swakelola Tahap V oleh Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP) ini diharapkan dapat memberikan banyak kemudahan kepada prajurit dan PNS AD (Personel TNI AD) untuk memiliki rumah pribadi dengan biaya dan angsuran yang terjangkau.

“Ini merupakan salah satu wujud dari komitmen dan impelementasi Reformasi Birokrasi TNI AD dan telah dimasukkan dalam Road Map bidang personel (TA. 2015-2019), khususnya hal pemenuhan kesejahteraan personel TNI AD di bidang perumahan non dinas,” ungkap Candra.

“Diharapkan, saat pensiun nantinya tidak ada lagi personel TNI AD yang memiliki permasalahan rumah seperti yang selama ini kita dengar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Candra menjelaskan bahwa permasalahan perumahan bagi personel TNI AD sangatlah krusial, karena tidak hanya menyangkut tentang kesejahteraan semata namun juga harus bisa menjamin kesiapsiagaan operasional satuan yang harus dapat digerakkan setiap saat.

“Dikarenakan (jumlah rumah dinas) terbatas, banyak personel kita (TNI AD) yang masih menyisihkan gajinya untuk membayar kontrakan agar dapat tinggal di sekitar kantornya. Ini tidak hanya di satuan dinas atau jawatan saja namun juga di satuan-satuan operasional,” tegasnya.

“Kini permasalahan tersebut secara bertahap telah diurai melalui pembangunan rumah dinas dalam bentuk Rumah Susun (Rusun) di sekitar kesatrian atau kantor dan juga Rumah Swakelola seperti yang baru diresmikan tadi oleh Kasad,” tambah Candra.

Untuk diketahui, kata Candra, hingga saat ini masih banyak personel TNI AD yang belum memiliki rumah non dinas, baik personel yang baru maupun yang telah lama dinas.

“Kebijakan internal TNI AD ini berlaku juga kepada personel dengan masa kerja 0 s.d. 10 tahun. Bahkan mereka wajib mengambilnya, baik dalam bentuk rumah yang dikembangkan oleh BP TWP maupun dalam bentuk pinjaman. Intinya, saat pensiun nantinya, sebagaimana disampaikan tadi, personel kita sudah punya rumah yang layak huni,” tandasnya.

“Secara nasional, dari 6.000 unit rumah yang akan dibangun sampai tahun 2019, saat ini baru 5.300 unit yang sudah selesai. Sedangkan Perumahan Green Kartika Residence Cibinong yang dibangun di atas lahan seluas ± 3,7 Ha ini dibangun 150 unit bagi personel TNI AD dari mulai tipe 36A, 36B, 45 dan 46,” sambungnya.

Sedangkan untuk pembayarannya, menurut Candra menggunakan sistem potong gaji dan dikerjasamakan dengan Bank BRI serta dapat dimonitor melalui aplikasi berbasis Android.

“Jadi, setiap orang dapat melihat secara reall time, pembayarannya. Kita lakukan terobosan ini agar lebih transparan, baik kepada BP TWP sendiri maupun bagi personel atau keluarganya, dan potongan bervariasi sesuai dengan jenis rumah dan lama waktu pinjaman,” ungkap Kadispenad.

“Bagi yang mengambil uang dan menyerahkan agunan, Tamtama dan Bintara maksimal Rp 150 juta, Perwira Pertama ( Letda s.d. Kapten) maksimal Rp 190 juta, serta Perwira Menengah (Mayor s.d. Kolonel sebesar Rp 250 juta rupiah. Sedangkan PNS disesuaikan dengan golongan kepangkatan,” pungkasnya.

Pada acara acara peresmian tersebut selain Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han), Dirkuad Brigjen TNI Temas.S.Sos.,M.M., Direktur Pembiayaan BP TWP Brigjen TNI Sujaryadi, Danrem 061/SK Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya, Dirut PT Karya Hiraki Pratama Mufrian serta tamu undangan lainnya, turut hadir mantan Kasad Jenderal TNI (Purn) Mulyono. (Dispenad).

© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved