RAMADHAN

Kamis, 20 Juni 2019

Pangkostrad Hadiri Halal Bihalal Bersama Prajurit dan Purnawirawan TNI


INDONESIAOne.Id ■ Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), menghadiri acara halal bihalal bersama prajurit dan Purnawirawan TNI bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (19/6/2019).

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan bahwa para Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang telah paripurna dalam penugasan merupakan hal yang sangat mulia karena dapat dijadikan suri tauladan dan guru bangsa yang akan selalu ditiru oleh generasi penerus TNI.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa prajurit TNI telah melaksanakan tugas yang diberikan kepada Negara dengan penuh semangat dan berhasil melaksanakan tugas mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  “Ini tentu saja tidak terlepas dari peran aktif dan bimbingan para sesepuh TNI yaitu para Purnawirawan,” ungkapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, berbagai keberhasilan yang diraih oleh TNI tidak lepas dari berbagai nilai dan pondasi pemikiran dari generasi TNI terdahulu. “Setiap prajurit TNI pasti akan selalu hormat dan respek kepada para seniornya,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa para sesepuh selalu menempati tempat yang terhormat di hati setiap prajurit, karena keberadaan kita hari ini adalah berkat jasa beliau-beliau yang telah terlebih dahulu mengabdikan dirinya untuk TNI dan NKRI.

“Kami selalu memohon dan doa restu pada para sesepuh Purnawirawan TNI, agar kami para prajurit dan generasi muda TNI dapat menjalankan tugas dengan baik, amanah dan penuh dedikasi, serta dapat meraih pencapaian-pencapaian seperti yang telah diukirkan dalam sejarah oleh bapak-bapak sekalian,” tuturnya.

Di sisi lain, Panglima TNI mengatakan pula bahwa Idul Fitri merupakan momentum yang sangat tepat sebagai sarana membina kerukunan bangsa. “Sesungguhnya Idul Fitri dengan budaya silaturahmi yang penuh kekeluargaan dapat mengingatkan kembali kita semua, dan mengingatkan bahwa kita bersaudara dalam bingkai keluarga besar NKRI,” pungkasnya.

Acara halal bihalal bersama prajurit dan Purnawirawan TNI ini di isi Tauziah dan Doa oleh KH. Ahmad Muwafiq, S.Ag. (Pendiri Yayasan Jaringan Pesantren Nusantara dan A’wan Syuriah PWNU Daerah Istimewa Yogyakarta).

Tampak hadir pada acara tersebut diantaranya mantan Wakil Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno, Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar, Ketua Umum LVRI Letjen TNI (Purn) Rais Abin, Ketua PPAL Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, Ketua PPAU Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto dan Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

■ R-08/penkostrad

Senin, 10 Juni 2019

Pangkostrad Halal Bihalal Dengan Prajurit dan PNS Makostrad


INDONESIAOne.Id ■ Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), didampingi Ibu Tari Besar Harto Karyawan melaksanakan halal bihalal bertempat di depan Serambi Kehormatan  Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (10/6/19).

Acara halal bihalal dalam rangka Idul Fitri 1440 H tersebut dilaksanakan setelah seluruh anggota selesai melaksanakan cuti lebaran dan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera dan diadakan secara sederhana yang diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Makostrad.

Dalam sambutannya Pangkostrad atas nama Komando dan pribadi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit dan PNS Makostrad. Pangkostrad juga mengucapkan terima kasih atas kedisiplinan seluruh personel saat melaksanakan cuti lebaran dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar tanpa kendala yang berarti.

“Semoga kesejahteraan yang diberikan pimpinan melalui pelaksanaan cuti tersebut memberikan banyak manfaat dan hikmah bagi seluruh personel,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kaskostrad Mayjen TNI M. Bambang Taufik, Ir Kostrad Brigjen TNI Dedy Kusmayadi, Koorsahli, Perwira Ahli, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, LO Laut dan Udara, para Kabalak Kostrad serta Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad.

■ RED/Penkostrad

Rabu, 29 Mei 2019

MUI Sesalkan Program Ramadhan di TV Diisi Goyangan Erotis


INDONESIAOne.Id ■ Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menegur program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan di ANTV karena goyangan erotis. Tak hanya itu, kini MUI menyoroti program Ramadan yang dinilai tak sejalan dengan tradisi Ramadan.

Wakil Sekretaris Komisi Infokom MUI Elvi Hudhriyah mengatakan program dengan pengisi acara Mamah Dedeh, Abdel Achrian, Ustaz Wijayanto, dan sejumlah nama presenter beken lainnya seperti Irfan Hakim dan Ramzi, itu punya catatan buruk.

Elvi mengatakan acara yang dipandu oleh mereka sebenarnya memiliki konten yang positif. Hanya saja pembawaan yang tidak baik memberikan catatan buruk terhadap program maupun pengisi acara.

"Ada model program positif, seperti AKSI Indosiar dan Qori Indonesia. Tapi disayangkan tampilan host acara yang berasal dari komedian tercatat melakukam aksi yang tidak patut, seperti rayuan pada lawan jenis dan ejekan fisik," kata Elvi.

Elvi lalu memberikan contoh seperti apa yang dilakukan oleh Abdel saat memandu acara Qori Indonesia di RTV. MUI menilai Abdel mengeluarkan kata yang tidak patut yakni berupa rayuan untuk peserta perempuan.

"Itu kan acara di RTV acara Qori, acara Qori ini menampilkan para qari-qariah pembaca Alquran dengan tilawah yang bagus, juri-jurinya internasional. Nah ini pembawa acaranya komedian, jadi apapun dibikin komedi sama dia. Misalnya ada peserta wanita yang cantik lalu kemudian kayak dirayu itukan enggak etis. Sedangkan itu acara sakral acara baca Alquran," tutur Elvi.

Menurutnya, faktor pemandu acara yang berlatar belakang seorang komedian juga dapat memberikan dampak tidak baik terhadap program dan konten acara.

"Kontennya bagus cuma dibumbui lawakan yang tidak bernilai. Itu kadang-kadang banyak sisipan-sisipan candaan yang tidak mendidik," ucapnya.

Sedangkan untuk Mamah Dedeh dalam acara Curhat Dong Mah di Indosiar, MUI menilai kualitas jawaban Mamah Dedeh mengenai hukum posting kegiatan ibadah di media sosial bersifat dangkal. Mamah Dedeh juga masih menggunakam dialek khas daerah asal saat melafalkan huruf hijaiyah dalam ceramahnya.

"Kualitas jawaban Mamah Dedeh mengenai hukum posting kegiatan ibadah di media sosial bersifat dangkal, generalisasi, dan vonis. Bacaan lafaz huruf fa menjadi pa," tandas Elvi.

Adapun hasil pemantauan terhadap acara Ramadan di televisi saat sahur dan menjelang berbuka puasa itu telah dilakukan MUI sejak awal Ramadan hingga hari ke-20. Pemantuan dilakukan kepada 16 stasiun televisi dengan melibatkan 20 orang pemantau dari pihak MUI.

Sumber : solopos



Selasa, 28 Mei 2019

Anggota Yonif 323 Kostrad Bagikan Takjil Gratis Kepada Warga di Palmerah

Anggota Yonif 323 Kostrad Bagikan Takjil Gratis Kepada Warga di Palmerah

INDONESIAOne.Id ■ Puluhan anggota Yonif Raider 323 Kostrad membagikan makanan berbuka puasa kepada warga yang melintas di seputaran stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (27/05).

Para pengendara ojek online yang sedang mangkal di dekat stasiun serta masyarakan yang ada di sekitar wilayah Palmerah menyambut baik kehadiran anggota Yonif Raider 323 Kostrad.

Kegiatan berbagi takjil tersebut dilakukan prajurit Yonif Raider 323 Kostrad disela-sela waktu senggang siaga pengamanan pasca Pemilu serentak 2019.

Diharapkan dengan kegitan ini mampu menciptakan suasana damai antara masyarakat dan TNI/Polri.

■ Red/Penkostrad

Divif 2 Kostrad Peringati Nuzurul Qur’an Bersama Prajurit Satuan Jajaran di Malang


INDONESIAOne.Id ■ Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P, M.Si, M.Tr (Han), pimpin peringatan Nuzurul Qur’an 1440 H/2019 M bertempat di GOR Vira Yudha Madivif 2 Kostrad, Singosari. Malang.

Acara Nuzurul Qur’an diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Bapak DR. KH. Ahmad Mujayyid, M.A. yang menyampaikan tentang makna dan hikmah dalam peringatan Nuzurul Qur’an serta menyampaikan bahwa turunnya Al-Qur’an merupakan peristiwa penting bagi kehidupan manusia dan merupakan mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW.

Tema peringatan Nuzurul Quran ini adalah “Melalui Puasa Ramadhan, Nuzulul Qur’an dan Idul Fitri 1440 H/2019 M Kita Tingkatkan Iman dan Takwa Prajurit dan PNS TNI AD dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD”. Tema tersebut mengisyaratkan hendaknya kita senantiasa memiliki motivasi dalam meningkatkan profesionalitas dan menjadikan disiplin sebagai nafas kehidupan serta mampu untuk selalu mengendalikan diri dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Pangdivif 2 Kostrad dalam sambutannya menyampaikan melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini kita dapat menarik pelajaran penting dari peristiwa tersebut, sebagai insan hamba Allah SWT, setiap warga Divisi Infanteri 2 Kostrad patut meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW, agar senantiasa memberi makna dalam menjalani kehidupan yang baik untuk diri sendiri, maupun untuk masyarakat, bangsa dan negara.

Pangdivif 2 Kostrad juga mengajak segenap prajurit dan PNS Divisi Infanteri 2 Kostrad untuk memanfaatkan momen ibadah puasa dan peringatan Nuzulul Qur’an ini, sebagai sarana dan wahana untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dalam peringatan Nuzurul Qur’an ini, Divif 2 Kostrad sebelumnya juga telah menyelenggarakan lomba antara lain, lomba Adzan, lomba Tartil Qur’an serta lomba Tahfizd Qur’an.

Diakhir acara, Pangdivif 2 Kostrad didampingi Kasdivif 2 Kostrad  berkenan memberikan hadiah kepada peserta pemenang lomba dan dilanjutkan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu dari Darunnajah, Ngijo, Karangploso yang telah diundang pada kegiatan tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Asren Divif 2 Kostrad, Para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, Kadisops Abd. Saleh, Komandan Satuan Jajaran Divif 2 Kostrad, Wakil Walikota Batu, Kasrem Malang, Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 2 PG Kostrad serta para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS jajaran Divif 2 Kostrad.

■ RED/Penkostrad

Senin, 27 Mei 2019

Pangdivif 2 Kostrad Salurkan Zakat Fitrah Kepada Kaum Duafa di Singosari


INDONESIAOne.Id ■ Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P, M.Si, M.Tr (Han) memberikan zakat fitrah secara simbolis kepada takmir masjid Sabilul Huda di Masjid Sabilul Huda Markas Divif 2 Kostrad, Singosari, Malang. Jum’at (24/5).

Zakat fitrah yang terkumpul berupa beras sejumlah 3.000 Kg yang dikumpulkan dari seluruh prajurit Divif 2 Kostrad yang beragama muslim yang nantinya akan diberikan langsung melalui takmir Masjid Sabilul Huda kepada kaum duafa dan warga fakir miskin yang ada di sekitar Madivif 2 Kostrad.

Pangdivif 2 Kostrad mengatakan, pemberian zakat fitrah ini merupakan suatu wujud nyata kewajiban bagi umat muslim yang mampu, kita khususnya prajurit beserta keluarga besar Divif 2 Kostrad, yang telah diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyerahkan maupun di salurkan zakat fitrah ini kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

“Pemberian ini hendaknya jangan dilihat atau di nilai besar kecilnya, tetapi keikhlasan prajurit serta keluarga besar Divif 2 Kostrad yang telah mengumpukan zakat fitrah ini untuk diberikan kepada yang berhak menerima,” tuturnya.

Pangdivif 2 Kostrad menambahkan, kurang lebih 12 hari lagi kita akan merayakan hari yang Fitri, Pangdivif 2 Kostrad baik pribadi dan keluarga mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, minal a’izin walfa i’zin mohon maaf lahir dan batin, semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua.

Turut hadir pada acara tersebut Kasdivif 2 Kostrad, para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, serta Pabintal Divif 2 Kostrad.

■ RED/Penkostrad
© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved