SPORT

Senin, 24 Juni 2019

Rajut Silaturahmi, Yonif PR 432 Kostrad Gelar Sepak Bola dengan Pegadaian Wilayah Makassar


INDONESIAOne.Id ■ Olahraga tak hanya memberikan  dampak positif bagi jasmani, bahkan jika olahraga dilakukan secara bersama dapat mempererat rasa persatuan maupun jalinan silaturahmi.

Yonif Para Raider 432/WSJ Kostrad  bersama PT.Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VI Makasar menggelar kegiatan olahraga bersama sepakbola di lapangan Waspada Yonif Para Rider 432 WSJ/Kostrad, Kariango, Sabtu(22/6/19).

Rangkaian olahraga kali ini di pusatkan di depan markas Yonif Para Raider 432 WSJ/Kostrad dengan bermain sepakbola di lanjutkan dengan acara hiburan bagi para peserta undangan yang hadir dalam acara tersebut.

Lebih lanjut, Danyonif Para Raider 432 /WSJ/Kostrad  mengatakan dengan adanya kegiatan olahraga bersama ini di harapkan solidaritas tetap terjaga untuk bersama-sama menciptakan suasana penuh kekeluargaan.

"Mari kita tetap jaga keakraban dan kebersamaan ini tetap terpelihara melalui sepakbola di samping anugerah sehat yang di dapat yang tak kalah penting lagi nikmat kebersamaan dan kekeluargaan ini  yang utama," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bapak Alim Sutomo selaku Kepala Kantor Wilayah VI PT. Pegadaian (Persero) Makassar mengapresiasi adanya kegiatan olahraga bersama ini.

"Saya apresiasi dan bangga bisa bekerjasama dengan Yonif Para Raider 432 Kostrad dan menjalin silaturahmi  serta tali persaudaraan diantara komponen bangsa," ujar Alim Sutiono.

■ Darmawan/penkostrad

Sabtu, 15 Juni 2019

Perkokoh Soliditas Satuan, Korem 071/Wijayakusuma Gelar Woodball Bareng


INDONESIAOne.Id ■ Perkembangan olahraga semakin hari dapat dikatakan semakin berkembang, hal itu terlihat dari kemunculan beberapa jenis olahraga baru, salah satunya woodball. Olahraga dari Taiwan itu kini terus berkembang di Indonesia, karena semakin banyak yang menggemari.

Woodball merupakan olahraga yang permainannya hampir mirip olahraga golf, namun berbeda alat kelengkapannya. Olahraga ini dimainkan menggunakan tongkat seperti martil besar dan bola yang terbuat dari kayu. Targetnya, ada sebuah gawang kecil yang di tengahnya terdapat kayu sebagai penjaga gawangnya.

Permainan ini tidak memerlukan tempat khusus, tempat dan lokasinya dapat di mana saja seperti di lapangan sepak bola atau tempat yang cukup luas lainnya. Permainannya biasanya terdiri atas 12 lintasan atau fairway dan setiap lintasannya berukuran lebar kurang lebih dua meter dengan panjang lintasan bebas.

Adapun bentuk lapangan atau jalur lintasan dapat seperti huruf abjad alphabet, namun tidak semua huruf bisa seperti huruf X dan Y. Tiap pemain harus menyelesaikan 24 fairway dan pemain yang nilai pukulannya paling kecil adalah pemenangnya.

Olahraga ini dapat dilakukan secara perseorangan, dobel, beregu, ataupun campuran. Guna memasyarakatkan Woodball dan mengolahragakan Woodball kepada masyarakat maupun personel khususnya prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han. mengawali kegiatan satuan usai melaksanakan libur lebaran memimpin olahraga bersama dengan menggelar pertandingan Woodball unsur pimpinan Makorem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Jumat (14/6/2019) di Makorem 071/Wijayakusuma Jalan Gatot Subroto No. 1 Sokaraja, Banyumas.

Pertandingan Woodball unsur pimpinan tersebut, diikuti Danrem 071/Wk, Kasrem 071/Wk dan para Kasirem 071/Wk, para Dan/Ka Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma serta Perwira Menengah baik Makorem maupun Balak Aju.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., mengatakan, olahraga ini sangat menarik dan perlakuannya hampir sama seperti permainan bola lain yang menggunakan bola karet. Namun dalam woodball diperlukan konsentrasi dan strategi agar dapat melakukan tembakan (shot) yang tepat ke gawang.

”Kita mencoba olahraga ini, di samping untuk berolahraga juga sebagai sarana permainan yang menyehatkan. Selain itu, sebagai sarana kita refresing bersama menikmati udara segar di sekitar, walaupun hanya dilakukan sebatas lingkungan tempat kerja/kantor dan lingkungan rumah.

"Kita lakukan ini untuk kita perkenalkan kepada anggota sebagai sarana di samping berolahraga juga sebagai permainan dalam rangka memupuk, dan meningkatkan serta mempererat soliditas satuan, kebersamaan, guyub, kompak yang pada akhirnya mampu membina, dan menjaga soliditas dan solidaritas satuan Korem 071/Wijayakusuma,” ungkapnya.

Melalui kegiatan seperti ini, lanjutnya, diharapkan dapat memperkokoh dan menjaga rasa soliditas, kebersamaan, keguyuban, dan soliditas satuan yang kokoh dan mantap.

Kegiatan ini juga sebagai ajang memperkuat silaturahmi, dan memperkokoh komunikasi antara pimpinan dan yang dipimpin, sehingga dengan kedekatan yang terjalin ini, Korem 071/Wijayakusuma akan semakin solid.

Permainan woodball dimulai dari garis batas start area hingga masuknya bola kayu ke dalam gate atau gawang, dengan memukul bola menggunakan tongkat seperti martil besar yang terbuat dari kayu/mallet. Pada pukulan pertama bola pertama bola harus ditempatkan di area start dan menuju ke arah gawang/gate.

Apabila bola yang dipukul melewati gawang/gate atau menjauh, bola tersebut dipukul kembali ke arah gawang, dan bila bola berulang-ulang belum masuk, maka harus dipukul lagi sampai bola tersebut masuk gawang. Jika bola setelah dipukul melenceng/keluar dari jalur lintasan atau OB, bola harus diambil kembali dan ditempatkan di posisi titik lintas bola, keluar dari batas diambil sebagai pusat dengan radius dua kepala mallet.

■ Rasyid/rls

Anggota Korem 081/DSJ Madiun Gemar Berolahraga


INDONESIAOne.Id ■ Mengawali dinas hari ini, anggota Korem 081/DSJ menikmati udara sejuk di pagi hari dengan berjalan sehat mengelilingi pusat Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (14/6/19).

Kegiatan jalan sehat yang diawali dengan senam peregangan merupakan rutinitas olahraga yang dilaksanakan Korem 081/DSJ setiap minggunya, kecuali hari senin atau setiap ada pelaksanaan upacara bendera.

Menurut Kajasrem Kapten Inf Asnan, bahwa sebagai seorang prajurit dituntut harus dapat menjaga kondisi tubuh agar tetap prima, sehingga nantinya dapat melaksanakan tugas dengan optimal.

“Karena itulah, kami berusaha untuk memelihara kebugaran dan kesehatan jasmani dengan berolahraga seperti sekarang ini,” imbuhnya.

“Selain itu, melalui kegiatan semacam ini, kami juga ingin berupaya memberikan contoh kepada masyarakat untuk menjaga kesehatannya dengan rajin berolahraga,” tandasnya.

Tampak para anggota Korem 081/DSJ bernyanyi dengan penuh semangat dan gembira sepanjang rute jalan sehat.

■ Rasyid/rls 

Rabu, 12 Juni 2019

Kostrad Ucapkan Terima Kasih Atas Masukan Pengelolaan Mini Zoo Tirta Gupti


INDONESIAOne.Id ■ Selain menjelaskan bahwa Mini Zoo (Kebun Binatang Mini) di areal Tirta Gupti terlihat kotor karena sampah dari pengunjung di waktu lebaran, pihak pengelola dari Divif-1/Kostrad mengucapkan terima kasih atas masukan pengelolaan yang disampaikan melalui Media Sosial (Medsos).

Hal tersebut disampaikan Kapen Kostrad Kolonel Inf Adhi Giri Ibrahim dalam rilisnya, Jakarta, Selasa (11/6/2016).

Dikatakan Kapen Kostrad, membenarkan lokasi Mini Zoo yang diviralkan di Medsos @twitter dan beberapa media online adalah benar bertempat di area kolam renang Kostrad Cilodong Jawa Barat.

“Perlu di sampaikan bahwa kondisi tersebut tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Memang saat itu terlihat tidak terawatt, karena bertepatan dengan liburan banyak masyarakat yang berkunjung ke sini,”ungkap Adhi Giri.

“Namun demikian, mewakili pengelola (Divif 1/Kostrad) kita ucapkan terima kasih atas masukan yang disampaikan masyarakat melalui Medsos (Twitter). Kita yakin itu semua didasarkan pada itikad baik untuk sama-sama menjaga kelestarian alam dan binatang, sebagaimana kita lakukan di sini,” tambahnya.

Untuk diketahui, Senin 10 Juni 2019 pukul 19:21 WIB, akun twitter an. gaskeun (@halocilukba) menyebarkan konten yang di cc kan ke  @pemkotdepok @jaan_indonesia @dlhjabar @WWF_ID @Bbksda_Jabar yaitu  “Lokasi : Kolam Renang Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat. Keadaannya sudah sangat tidak layak, dan ini terbuka untuk umum. Apa ada tindakan yg bisa dilakukan? Guys, what should we do about this?”.”

“Foto tersebut diambil menurut akun gaskeun, diambil pada hari minggu (9 Juni 2019). Kita tentu sama-sama tahu, saat bersamaan  selain liburan, anggota yang bertugas kebersihan pun sebagian melaksanakan cuti, sehingga dengan banyaknya pengunjung, petugas yang ada cukup disibukkan untuk membersihkan sampah dari pengunjung hari itu,” tegas Adhi Giri.

Dikatakan Adhi, selain membuang sampah, terdapat beberapa pengunjung yang memberikan makanan kepada Satwa, padahal secara jelas pihaknya telah melarang para pengunjung untuk memberikan makanan apapun kepada satwa .

“Padahal telah diingatkan melalui papan larangan/peringatan, untuk tidak memberikan makanan apapun kepada Satwa  sekitar area kolam renang. Mungkin pengunjung, khususnya anak-anak merasakan seperti di Taman Safari yang bisa memberikan makanan,”ujarnya sambil tersenyum.

Ditegaskannya, pernyataan atau klarifikasi yang disampaikannya bukanlah pembelaan atau pembenaran atas situasi yang terjadi, melainkan untuk memberikan gambaran tentang situasi yang ada.

“Karena terkadang di dalam foto bahkan video yang viral di Medsos tidak bisa memberikan informasi yang cukup. Namun bagaimanapun, kita tetap memberikan apresiasi atas kepedulian dari masyarakat yang disampaikan melalui Medsos,”terang Adhi.

“Setidaknya, dengan viral di Medsos ini, juga menyampaikan kepada publik bahwa kita (Kostrad) memiliki tekad dan komitmen untuk turut melestarikan Satwa yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia, yang saat ini mulai punah,”imbuhnya.

Adhi pun menjelaskan bahwa keberadaan Mini Zoo tersebut pada awalnya merupakan sarana edukasi bagi putra-putri TNI AD yang berlokasi di sekitar Cilodong agar kelak memiliki kepedulian terhadap kelesatrian alam dan Satwa.

“Di sekitar asrama banyak sekolah yang berada dibawah Yayasan Kartika, sehingga untuk mengenali apa itu binatang tertentu yang dipelajari disekolah, maka mereka tidak usah jauh-jauh ke Kebun Binatang Ragunan maupun Taman Safari, termasuk sebagai objek hiburan ketika hari libur,” jelas lulusan Akmil tahun 1997 itu.

Ini juga sekaligus untuk mengantisipasi para prajurit Kostrad yang sewaktu-waktu digerakkan sebagai Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC). Sebagai PPRC, kita stand bye 1 x 24 Jam, sementara itu keluarga, khususnya anak-anak membutuhkan hiburan. Jadi itu nilai penting Mini Zoo bagi kita, di awalnya.

Terkait dengan kebersihan dan perawatan Mini Zoo termasuk perlindungan Satwa, Adhi menegaskan bahwa pihaknya telah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku, dimana dalam kesehariannya, terdapat petugas yang bertanggung jawab dalam menjaga dan memelihara kebersihannya.

“Sehingga pernyataan tentang keadaan di sini (tidak layak) adalah tidak benar. Tadi siang, saat di kunjungi rekan-rekan media, semuanya dalam kondisi yang bersih dan terpelihara,”tegasnya

Akan tetapi, imbuhnya, jika ada yang memang masih kurang maka secara bertahap akan dilengkapi atau diperbaiki, yang tentunya akan kita koordinasikan dengan Balai Konservasi Keanekaragaman Hayati Jawa Barat.

Untuk kelangsungan pengelolaan pemeliharaan satwa di area Kolam Renang, pihak Kostrad menurut Adhi Giri, mereka juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Keanekaragaman Hayati Jawa Barat.

“Yaitu perihal kelanjutan, apakah tetap diperkenankan untuk dipelihara di lokasi sebagai sarana edukasi anak-anak atau harus diserahkan ke Kebun Binatang untuk pemeliharaan selanjutnya,”pungkasnya.

■ Red/penkostrad

Selasa, 28 Mei 2019

Olahraga Bentuk Jiwa Sportivitas, Bentengi dari Pengaruh Negatif


INDONESIAOne.Id ■ Pelajar adalah pemuda dan calon pemuda yang akan mewarisi estafet kepemimpinan bangsa, maka Pekan Olahraga Pelajar dan Pekan Seni Pelajar Provinsi Bali (Porsenijar) Provinsi Bali diharapkan dapat membentuk pemuda yang berkarakter, kuat, sehat, dan maju, serta percaya diri, berkepribadian yang santun, tegas dan berbudi pekerti luhur.

Demikian hal ini disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati pada pembukaan Porsenijar Provinsi Bali tahun 2019, hari ini.

Gubernur Koster mengatakan, mencerdaskan kehidupan bangsa melalui instrumen pembangunan nasional di bidang keolahragaan merupakan upaya peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia secara jasmani, rohaniah, dan sosial dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur, sejahtera, dan demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Di samping itu, melalui pembangunan olahraga kita secara tidak langsung menumbuhkan dan membentuk jiwa sportivitas pada generasi muda,” ujar Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Dia menambahkan, pembentukan jiwa seperti ini sangat penting guna membentengi generasi muda dari pengaruh-pengaruh negatif yang saat ini sedang melanda bangsa kita.

Pekan Olahraga Pelajar pada tahun ini akan diperlombakan/mempertandingkan 26 Cabor, 6 Cabor eksebisi dan 17 seni, sehingga secara keseluruhan berjumlah 49. Gubernur berharap, melalui Porsenijar Provinsi Bali Tahun 2019, dapat menjadi wahana meningkatkan keterampilan, kreativitas dan ekspresi bidang olahraga dan seni di tingkat pelajar.

Plt Kadispora Provinsi Bali I Made Rentin mengatakan, sebanyak 5.600 atlet, official dan wasit/juri akan terlibat dalam Porjar 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 26-31 Mei 2019 ini.

Rinciannya kontingen Kabupaten Badung sebanyak 864 orang, Kabupaten Bangli 400 orang, Kabupaten Buleleng 500 orang, Kota Denpasar 864 orang, Kabupaten Gianyar 710 orang, Kabupaten Jembrana 447 orang, Kabupaten Karangasem 400 orang, Kabupaten Klungkung 300 orang, Kabupaten Tabanan 500 orang dan wasit/juri sebanyak 670 orang.

Adapun cabor yang dipertandingkan antara lain: atletik, pencak silat, sepak takraw, bulu tangkis, tenis lapangan, renang, tenis meja, bola voli, bola voli pasir, sepak bola, bola basket, taekwondo, senam, catur, panjat tebing, judo, karate, kriket, tarung derajat, woodball, gate ball, panahan, petanque, dancesport, balap sepeda dan shorinji kempo. Sedangkan 6 cabor ekspedisi, antara lain wushu, kabaddi, baseball/softball, menembak, rugby dan selam.

■ Made Asnawa 

Kamis, 09 Mei 2019

Prajurit Brigif PR 3 Kostrad Latihan Simulasi Serangan dari Udara


INDONESIAONE.ID ■ Agar  kemampuan free fall tetap terpelihara,  Prajurit dari  Brigade Infanteri Para Raider 3 Kostrad melaksanakan Latihan Terjun Bebas Militer (TBM) Penyegaran  TA. 2019 di Desa Simbang, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Sulawesi Selatan, Selasa (7/5).

Latihan ini diikuti oleh seluruh personel yang berkualifikasi free fall dari jajaran Brigif Para Raider  3 Kostrad  dengan jumlah peterjun 30 personel, terdiri dari 20 orang dari  Peleton Pandu Brigade Para Raider 3 Kostrad, 1 orang Yonif Para Raider 431 Kostrad, 4 Orang prajurit dari Yonif Para Raider 432 Kostrad dan 5 Orang dari Yonif Para Raider 433 Kostrad.

Pelaksanaan kegiatan dimulai dari tanggal 4 April s.d. 5 April 2019, menggunakan Droop Zone Desa Simbang,  dengan menggunakan Pesawat Jenis Hercules Short Body A-1316 dengan Pilot  Kapten  Pnb Endrik, Copilot  Lettu Pnb Sony dan  Letda Pnb Bima.   Terbang di ketinggian 8000 Feet. Penerjunan itu sendiri dilaksanakan selama 2 hari, setiap harinya 1 shorty  terdiri dari 2 run,  run 1 sebanyak 15 orang dipimpin oleh Lettu Goalden Adhie Putra Pasi-3/Pers Yonif PR 432 Kostrad   dan run ke 2 sebanyak  15 orang dipimpin Lettu Inf Pusdika Daniel Arif  Pasi-2/ops Yonif PR 432 Kostrad.

Latihan Terjun Bebas Militer ini guna meningkatkan kemampuan manuver dan Infiltrasi sehingga dapat menunjang tugas pokok Peleton Pandu Satuan Para Raider yang kedepannya banyak tantangan dan gangguan yang mungkin terjadi.

Kepala Staf Divisi 3 Kostrad,  Brigjen TNI Dwi Darmadi didampingi Danbrigif PR 3 Kostrad Letnan Kolonel Inf  Susilo juga meninjau latihan penerjunan  TBM.

“Kegiatan latihan terjun ini merupakan agenda tahunan dari Kostrad yang bertujuan untuk mengasah kemampuan  Operasi Lintas Udara  bagi prajurit yang berkualifikasi free fall  sebagai  Kelompok  Depan Operasi Linud (KDOL),” pungkas Brigjen TNI Dwi Darmadi.

Sementara itu, antusiasme warga Kampung Simbang menyaksikan latihan terjun yang dilakukan oleh prajurit Brigif PR 3 Kostrad, karena selama ini masyarakat setempat hanya bisa menyaksikan kegiatan latihan terjun hanya melalui layar televisi. Tapi kali ini masyarakat dapat menyaksikan secara langsung.

Terpantau masyarakat tumpah ruah menyaksikan latihan tersebut serta ucapan terimakasih dari masyarakat atas diselenggarakannya latihan terjun penyegaran semoga kedepannya Desa Simbang bisa dijadikan sebagai sarana latihan TNI khususnya Brigif Para Raider 3 Kostad.

■ Red/Penkostrad
© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved