All Posts - INDONESIA One

Selasa, 09 Juli 2019

Harga Garam Anjlok Akibat Ulah Tengkulak

 Harga Garam Anjlok Akibat Ulah Tengkulak

INDONESIAOne.Id ■ Hasil penelusuran Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) provinsi Jawa Barat terhadap harga garam yang anjlok di kalangan petani, ternyata diakibatkan ulah tengkulak.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Jafar Ismail mengatakan, dari hasil laporan, perusahaan produsen garam membeli garam dengan harga yang standar yaitu sekitar 1.500 per kilogram. Namun petani menjual garamnya mulai dari Rp 300 sampai Rp 700 perkilogram sesuai dengan kualitas.

"Ini masalahnya ada dari petani yang menjual ke tengkulak, padahal harga eceran terrendah garam itu masih diangka Rp 1.000. Artinya perusahaan produsen masih membeli harga garam cukup tinggi," kata Jafar, Selasa (9/7/2019).

Data lain, petani garam sering meminjam uang kepada tengkulak pada saat musim tidak panen, sehingga pada saat musim panen petani menjual terpaksa ke tengkulak dengan harga yang rendah untuk meringkan beban hutang mereka.

"Memang perusahaan ini juga sulit untuk masuk langsung membeli garam langsung ke petani, selalu dicegah oleh tengkulak," ujarnya.

Jafar mengatakan, pihaknya akan mencarikan solusi untuk para petani agar tidak meminjam uang kepada tengkulak agar harga garam mereka tidak di jual dengan murah kepada tengkulak.

"Mungkin dengan pola pembentukan koperasi yang sehat, sehingga ketika petani butuh uang bisa pinjam melalui koperasi ini. Itu salah satu solusi yang akan ditawarkan oleh kami pada petani garam," ucap dia.

Sementara itu terkait jumlah produkis garam saat ini cukup melimpah, dari catatan Diskanlut, stok dari tahun 2018 masih ada sekitar 37 ton dan tersimpan di masing-masing gudang penyimanan dan belum terjual.

"Kemudian produksi saat ini hingga bulan Juli ada sekitar 2000 ton, stok garam ini akan bertambah karena memasuki puncak panen di bulan Agustus dan September," ujarnya.

Jafar menambahkan, ada hal yang memang menyebabkan rusaknya harga garam yaitu masuknya garam untuk industri ke pasaran, padahal garam untuk industri itu kualitas terendah.

"Mungkin karena murah maka dilahap oleh pasaran, padahal itu tidak boleh karena kulitasnya jelek," ujarnya.

Kedepan, menurut jafar, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan untuk mengatur pola pemasaran garam.

"Memang untuk jalur penjualan itu ranah dinas perdagangan. Kami hanya berwenang pengawasan di tingkat petani," tuturnya.

Senin, 08 Juli 2019

Satgas Indobatt XXIII-M/UNIFIL Memberikan Bantuan Genset Bagi Warga Al Adaise Lebanon Selatan


INDONESIAOne.Id ■ Civil Military Coordination (CIMIC) Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-M/UNIFIL (United Nation Interm Force In Lebanon) kembali berhasil membuat terobosan baru dalam mendukung tugas pokok pasukan yang lebih dikenal dengan sebutan Satgas Indobatt dalam menjalankan tugasnya sebagai pasukan perdamaian di Lebanon dengan menjadi mediator dalam mensukseskan turunnya bantuan UNIFIL berupa Genset berkekuatan 250 KVA kepada warga di desa Al Adaise Lebanon Selatan, Minggu (7/7/2019).

Keberhasilan tersebut disampaikan Komandan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-M/UNIFIL Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya dalam rilis tertulisnya di Markas Indobatt, Minggu, 7 Juli 2019, UNP 7-1 Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan. Adapun keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari peran seluruh staf CIMIC satgas yang dimotori oleh Kasi CIMIC Satgas Indobatt XXIII-M/UNIFIL Kapten Inf Yoel Sri Liga yang secara terus menerus menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan aparat pemerintah setempat dalam hal ini pemerintah wilayah Al Adaise, untuk selalu mencari tahu tentang hambatan dan kekurangan yang ada di daerah binaannya.

Setelah mengetahui adanya kebutuhan tentang Genset ini, segera dilaporkan ke UNIFIL melalui Staf G9 Sektor Timur UNIFIL. Setelah melalui beberapa proses akhirnya CIMIC Indobatt berhasil menjadi mediator dalam mempertemukan pihak dari pimpinan Staf G9 UNIFIL yaitu Major Javier Obis yang berasal dari negara Spanyol dengan walikota Al Adaise yaitu Mr. Muhamad Ali, dalam pertemuan tersebut menghasilkan sebuah kesepakatan dimana pihak UNIFIL akan memberikan bantuan pembelian Genset untuk kebutuhan tenaga listrik di wilayah Al Adeise sebesar US $ 20.000.

Selanjutnya pada hari Sabtu, 6 Juli 2019 dilaksanakan acara peresmian penyerahan Genset tersebut dari UNIFIL kepada perwakilan masyarakat Al Adeise yang dilaksanakan oleh Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya, Chief G9 Major Javier Obis dan Lieutenant Colonel Antonio Catro, beberapa Staf CIMIC Indobatt mewakili UNIFIL dan beberapa perwakilan pemerintah Al Adeise.

Ditambahkan pula oleh Dansatgas, sebelumnya di wilayah Al Adeise sudah memiliki satu Genset sebagai sumber tenaga listrik bagi warganya, namun belum dapat memenuhi kebutuhan yang diperlukan di daerah tersebut, dan bilamana terjadi gangguan tentunya akan sangat beresiko. Sehingga dengan adanya dukungan Genset baru ini setidaknya dapat membantu dan mengatasi kesulitan masyarakat yang berada di Al Adaise.

“Dengan adanya keberhasilan ini tentunya menjadi bukti nyata bahwa dengan Senyum, Sapa dan Salam yang menjadi modal utama Satgas Indobatt XXIII-M/UNIFIL khususnya yang telah dilakukan Staf CIMIC setidaknya membuahkan hasil dan membawa keberhasilan Satgas dalam menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat Lebanon,” tegas Dansatgas. Sementara itu disisi lain Mayor (Walikota) Al Adaeise Mr. Muhamad Ali mewakili seluruh masyarakat Al Adaise menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas Indobatt XXIII-M/UNIFIL yang sudah mendukung terlaksananya pemberian bantuan Genset dari UNIFIL, “Semoga segala kebaikan yang diberikan untuk warga kami menjadi bermanfaat dan kita semua selalu dalam lindungan Tuhan,” ucapnya.

■ Albert / Pendiv2

Misi Kemanusiaan, Pencarian Korban Hilang di Gunung Piramid Bondowoso

Misi Kemanusiaan, Pencarian Korban Hilang di Gunung Piramid Bondowoso

INDONESIAOne.Id ■ Medan terjal dan curam tidak menghambat untuk melaksanakan pencarian Thoriq Rizky Maulidan korban hilang sejak hari Minggu (23/06/19) di Gunung Piramid Ardisaeng Pakem, Kab Bondowoso

Pencarian Thoriq terus dilakukan oleh seluruh komponen terkait, 15 orang prajurit dari Yonif Raider 514 /SY Kostrad dipimpin Lettu Inf Jumarto diterjunkan langsung ke daerah pencarian dalam misi kemanusiaan ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Komandan Batalyon Infanteri Raider 514 / SY Kostrad , Mayor Inf Dwi Purwanto, SH. Sabtu (6/7/19).

Lebih lanjut, Mayor Inf Dwi Purwanto, SH menyampaikan misi pencarian ini melibatkan instansi gabungan diantaranya Basarnas Jember, Polres Bondowoso, Kodim 0822 / Bondowoso, GMPT Bondowoso, SAR OPA Jember, BPPD Bondowoso, PMI, RAPI, ORARI dan gabungan pecinta alam lainnya.

"Misi pencarian ini dilakukan dengan saling bahu membahu demi keberhasilan pencarian Thoriq. Meskipun medan yang cukup berat semoga kita bisa menemukan adik kita Thoriq secepatnya dalam keadaan sehat dan semoga semua yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini selalu dalam lindungan Tuhan YME dan selalu diberikan kelancaran dalam melaksanakan pencarian," pungkasnya.

Di tempat terpisah, Lettu Inf Jumarto sebagai tertua Tim dari Yonif Raider 514/SY Kostrad menyampaikan bahwa pencarian sempat dihentikan karena batas waktu dari Basarnas sudah selesai dan disetujui oleh pihak keluarga, namun Tim Wanadri, GNPT, dan Yonif Raider 514/SY Kostrad dengan arahan Pemerintah Kabupaten Bondowoso memutuskan untuk melaksanakan pencarian ulang.

"Pencarianpun dilanjutkan selama 4 hari dimulai tgl 3 s.d 6 Juli 2019, walaupun dengan medan dan cuaca yang tidak bersahabat, pencarian korban membuahkan hasil, jasad Thoriq dapat ditemukan Jumat (5/7) pukul 15.30 WIB," lanjut Lettu Inf Jumarto.

"Misi pencarian Alm Thoriq Rizky Maulidan berhasil atas kerja sama semua instansi yang terlibat, semoga keluarga Alm Toriq Rizky Maulidan ditempatkan di sisinya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan." Tambah Lettu Inf Jumarto.

■ Albert / Penkostrad

Penyambutan Anggota Yonif Para Raider 330 Kostrad Lepas Tugas Misi Perdamaian PBB


INDONESIAOne.Id ■ Penyambutan 23 personel anggota Yonif Para Raider 330 Kostrad Pasukan Garuda misi perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas Rearparty TNI Kontingen Garuda (Konga)  UNAMID XXXV - D  dibawah pimpinan Lettu Inf Jonathan Ginting  sebagai Dankipan A Yonif Para Raider 330 Kostrad di Markas Batalyon Para Raider 330 Kostrad, Cicalengka, Bandung. Sabtu (6/7).

Satgas Rearparty ini yang bertugas mengawal dan mengecek serta pengembalian Alutsista TNI ke Indonesia dikarenakan sudah berakhirnya misi UNAMID XXXV-D di Darfur, Sudan, beberapa waktu lalu.

Sekembalinya dari penugasan tersebut, para prajurit segera melakukan konsolidasi dengan baik kepada satuan, terutama kepada keluarga karena sudah satu tahun lebih meninggalkan keluarga walaupun sebagian dari personel Satgas Rearparty ini ada yang melaksanakan cuti bahkan ada sebagian yang tidak pernah cuti dan terus menerus berada di daerah penugasan.

■ Albert / Penkostrad

Force Commander UNIFIL Bangga Dengan Kinerja Prajurit Indobatt di Lebanon

 Force Commander UNIFIL Bangga Dengan Kinerja Prajurit Indobatt di Lebanon

INDONESIAOne.Id ■ Force Commander UNIFIL (United Nation Interim Force In Lebanon) Major General Stefano Del Col, melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Indobatt UNP 7-1 Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk mengetahui secara langsung kondisi seluruh pasukan yang berada dijajarannya, sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada prajuritnya sebagai pasukan perdamaian di Lebanon. Rombongan Force Commander berangkat dari Naqoura Markas Besar UNIFIL dengan menggunakan helikopter dan mendarat di Helipad Markas Indobatt.

Setibanya di Markas Indobatt Force Commander disambut secara langsung oleh Komandan Satgas Indobatt XXIII-M/UNIFIL Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya, Wakil Komandan Sektor Timur UNIFIL Kolonel Inf Hadi Al Jufri, Wadan Satgas Indobatt Mayor Inf Abdul Samad dan seluruh Perwira Staf dan Komandan Kompi Satgas Indobatt.

Setelah menerima hormat jajar di lapangan Soekarno, Force Commander didampingi staf khususnya menerima paparan dari Komandan Satgas Indobatt tentang pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan dan kondisi terkini situasi wilayah/Area Of Responsibility (AOR) Indobatt.

Usai menerima paparan, Major General Stefano Del Col berkenan untuk memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit garuda yang sedang tidak berdinas khusus pada hari itu di Rubhall Markas Indobatt.

Mengawali sambutannya dihadapan 300 orang prajurit Indobatt,  Jenderal dari Italia ini menyampaikan sangat intens sekali dengan kinerja yang ditunjukan Indobatt dalam pelaksanaan tugasnya dengan menempatkan diri dalam posisi yang sangat bersesiko dihadapkan langsung dengan kondisi nyata di lapangan di perbatasan antara Lebanon dan Israel (blue line/garis demarkasi) yang merupakan hot spot di wilayah Lebanon Selatan. 

Lebih lanjut Force Cimmander menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja yang telah dibuktikan oleh Satgas Indobatt XXIII-M/Unifil selama ini, dimana telah menjalankan mandat PBB dengan baik termasuk kegiatan CIMIC (Civil Military Coordination) dan ketangguhan seluruh prajurit yang mampu meredam ketegangan suhu politik antara Lebanon dan Israel saat kegiatan pembangunan T-Wall dan ditemukannya Tunnel di sepanjang Blue Line pada beberapa bulan yang lalu.

Selanjutnya Force Commander selaku Komandan tertinggi di UNIFIL juga berharap, agar ke depan pasukan perdamaian dari Indonesia dapat menambahkan jumlah prajurit wanitanya dalam keterlibatannya sebagai pasukan penjaga perdamaian.

Force Commander juga berpesan kepada seluruh peacekeepers agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial yang berkembang saat ini, dengan tidak memposting gambar-gambar yang tidak berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Peacekeepers.

Mengakhiri pengarahannya Force Commander menyampaikan  ucapan terima kasih dan rasa bangganya bersama pasukan Indobatt Garuda dalam menjalankan tugas sebagai peacekeepers “Saya merasa sangat bangga dengan kehadiran pasukan Indobatt Garuda di UNIFIL, terima kasih Garuda.” Ucapnya.

Sebelum meninggalkan markas Indobatt Force Commander menerima cenderamata berupa miniatur Garuda yang merupakan simbol kebanggaan pasukan Indobatt XXIII-M/Unifil, sebaliknya Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya menerima cinderamata berupa plakat UNIFIL dari Force Commander.

■ Albert / Penkostrad

Minggu, 07 Juli 2019

Peringati Hari Jadi, Kodam XII/Tpr Gelar Bakti Sosial

Peringati Hari Jadi, Kodam XII/Tpr Gelar Bakti Sosial

INDONESIAOne.Id ■ Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-61 melaksanakan kegiatan bhakti sosial Donor Darah dan Khitanan Massal bertempat di Aula Makodam XII/Tpr pagi tadi di Kubu Raya, Minggu (7/7/19).

Kegiatan bakti sosial donor darah diikuti oleh Prajurit, PNS dan Keluarga Besar Kodam XII/Tpr serta masyarakat sebanyak 160 peserta. Sedangkan untuk kegiatan bakti sosial khitanan massal sampai dengan berita ini diturunkan, Kodam XII/Tpr berhasil mengkhitan sebanyak 90 anak.

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos saat ditemui ditempat ditempat acara mengatakan, kegiatan bakti sosial donor darah dan khitan massal tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan menjelang HUT ke-61 Kodam XII/Tpr. Sedangkan puncak acara akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juli mendatang.

"Kodam XII/Tpr dalam kegiatan ini juga bekerjasama dengan paguyuban Sunda, yang kebetulan juga bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-60," ujar Kapendam XII/Tpr.

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., berharap melalui kegiatan bakti sosial ini dapat menjadi sarana untuk membantu meringankan kesulitan masyarakat serta meningkatkan kemanunggalan TNI dan Rakyat khususnya yang berada di wilayah Kodam XII/Tpr.

■ Pendam XII/Tpr

Imigrasi Saudi Arabia Buka Layanan Haji di Bandara Soekarno Hatta

 Imigrasi Saudi Arabia Buka Layanan Haji di Bandara Soekarno Hatta

INDONESIAOne.Id ■ Kabar baik bagi jamaah haji embarkasi Jakarta. Hari ini resmi mulai beroperasi layanan imigrasi Kerajaan Saudi di Bandara Soekarno Hatta.

Selama ini pemeriksaan Imigrasi Jamaah Haji kita dilakukan di bandara kedatangan ketika mendarat di Arab Saudi. Jamaah haji kita tertahan mengantri berjam-jam, bahkan di musim haji bisa sampai antri hingga 4-5 jam, untuk menyelesaikan keimigrasiannya di Bandara Jeddah atau Madinah. Kondisi ini amat memberatkan, khususnya bagi jamaah haji yang sudah senior.

Kini proses keimigrasian tersebut dilakukan di bandara Soekarno Hatta. Direktorat Imigrasi Saudi Arabia mengirimkan 50 orang petugas, lengkap dengan semua peralatannya dan pihak Indonesia menyiapkan ruangannya. Semua urusan keimigrasian diselesaikan sebelum masuk ke pesawat terbang.

Dengan sistem baru ini, saat mereka mendarat di Madinah, Saudi Arabia, para jamaah haji embarkasi Jakarta bisa langsung menuju bus ke penginapan. Tanpa perlu antri untuk urusan imigrasi lagi. Saat ini baru embarkasi dari Jakarta yang menikmati fasilitas ini. Mudah2an tahun2 yang akan datang bisa dilanjutkan ke daerah lain.

Alhamdulilah .... senang sekali menyaksikan kemudahan hadir bagi jamaah haji kita. Sebelum peresmian, kami bersapa. Mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji, semoga selalu dilimpahi kesehatan dan kemudahan di tanah suci.

Semoga semua kembali ke tanah air dengan keadaan selamat dan sehat serta menjadi haji yang mabrur.

Selamat jalan ya haji, selamat menyongsong undangan termulia, memenuhi panggilan menjadi tamu Allah. Datangi tanah suci dengan keikhlasan, lepaskan kedunianmu, teladani setiap hikmah tentang Ibrahim, Hajar dan Ismail sepanjang prosesi haji ; dan jangan lupa, dari tanah suci, kirimkan doa bagi kami semua di tanah air.

Sumber : FB


Jaga Kedaulatan NKRI, Satgas Pamtas Melaksanakan Patroli Patok Batas RI-PNG

 Jaga Kedaulatan NKRI, Satgas Pamtas Melaksanakan Patroli Patok Batas RI-PNG

INDONESIAOne.Id ■ Untuk mencegah kerusakan dan bergesernya patok-patok batas RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 126/KC melaksanakan Patroli Patok di Kampung Kalipay Distrik Warisi, Kabupaten Keerom, yang dilaksanakan pada hari Sabtu 6/07/2019.

Salah satu Tugas Pokok Satgas Pamtas Yonif 126/KC adalah untuk menjaga perbatasan Negara RI-PNG wilayah darat, mengamankan patok-patok perbatasan RI-PNG dan mencegah kerusakan dan bergesernya Patok-patok batas RI-PNG.

Satgas Pamtas Yonif 126/KC melaksanakan Patroli Patok ke Patok MM.4.1 yang dipimpin oleh Komandan Pos Kalipay Sertu Ridwan  beserta 20 orang personel yang bertujuan untuk mencegah kerusakan, bergesernya patok-patok perbatasan RI-PNG dan melaksanakan pengamanan sepanjang perbatasan.

Patroli Patok MM.4.1. menempuh Jarak 7 Km dari Pos Kalipay dengan berjalan kaki, dengan medan yang berat melalui jalan setapak, sungai, rawa dan tebing yang terjal membuat perjalanan menuju patok sangat berat tidak menjadi penghalang Prajurit Satgas Pamtas Yonif 126/KC dalam melaksanakan tugas Negara untuk menjaga kedaulaatan NKRI.

Selama 4 jam perjalanan Prajurit Satgas Pamtas Yonif 126/KC sampai ke Patok MM.4.1. dan Patok dalam kondisi baik dan tidak bergeser karena sesuai dengan koordinatnya.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 126/KC Letkol Inf Mulyo Junaidi menyampaikan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan wilayah NKRI, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 126/KC rutin melaksanakan Patroli ke batas Negara RI-PNG dengan mendatangi dan mengecek Patok-patok batas RI-PNG.

“Patok batas yang menjadi tanggung jawab pengamanan di jajaran Satgas Pamtas Yonif 126/KC seluruhnya dalam kondisi baik dan tidak ada yang bergeser karena posisi Patok batas tepat dengan koordinatnya yang dicocokkan dengan menggunakan GPS yang di bawa setiap melaksanakan Patroli Patok,”kata Dansatgas

■ Rls

Pangdam IV Turut Meriahkan Pit-pitan HUT Bhayangkara di Kota Solo


INDONESIAOne.Id ■ Dalam rangka memeriahkan HUT ke 73 Bhayangkara, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., turut serta mengikuti kegiatan Pit-pitan yang digelar di Lapangan Sri Wedari Solo, Minggu (7/7/2019).

Selain menjadi rangkaian HUT Bhayangkara ke 73, kegiatan ini juga untuk merekatkan masyarakat Solo dan sekitarnya, serta dalam rangka mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga bersepeda.

Seperti kita ketahui, sepeda atau yang dalam bahasa Jawa disebut pit merupakan kendaraan multi guna. Selain sebagai alat tranportasi, sepeda juga merupakan sarana olahraga yang sangat baik untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh kita.

Mengingat begitu besarnya manfaat sepeda/pit, maka tak salah bila para orang tua mengajarkan mengendarai sepeda sejak anak-anak, mulai dari roda tiga hingga mampu mengendarai sepeda roda dua.

Kegiatan Pit-pitan dibuka langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, menempuh jarak sekitar 15 KM. Adapun rute yang dilalui mulai dari Lapangan Sriwedari, jalan Bhayangkara, jalan Veteran, jalan Kapten Mulyadi, jalan Ir. Juanda, jalan Urip Sumoharjo, jalan Mongin Sidi, jalan Gajahmada, jalan Slamet Riyadi dan kembali ke depan Stadion Sriwedari.

Acara yang diikuti oleh para pejabat TNI-Polri dan masyarakat Solo Raya ini juga dimeriahkan dengan panggung hiburan dan beragam doorprize yang diantaranya depalan unit sepeda motor dan 20 sepeda gunung.

■ rls

Panglima TNI dan Kapolri Ikuti Olahraga Bersama di Monas


INDONESIAOne.Id ■ Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.P.I. bersama Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, P.hD., didampingi Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaeman mengikuti kegiatan Olahraga Bersama TNI-Polri dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73, yang diikuti ribuan prajurit TNI, anggota Polri dan masyakarat, bertempat di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (7/7/2019).

Sabtu, 06 Juli 2019

Satgas Kostrad Razia Miras Di Kota Sarmi, Hasilnya Mengejutkan !

  Satgas Kostrad Razia Miras Di Kota Sarmi, Hasilnya Mengejutkan !

INDONESIAOne.Id ■ Diduga sering terjadi tindak kriminal akibat mengkonsumsi minuman keras, Satgas 755/Yalet Kostrad menggelar razia Miras bersama Polres Kota Kabupaten Sarmi.

Disampaikan oleh Danyonif 755/Yalet Kostrad, Mayor Inf Agus Rediyanto, S.E dalam rilis tertulisnya di Merauke, Jum'at (4/7/2019).

"Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan dari hasil informasi dan laporan masyarakat yang belakangan ini banyak terjadi tindak kriminal yang sangat meresahkan warga kota sarmi," terangnya.

"Diduga peningkatan tindak kriminal yang terjadi di wilayah tersebut disebabkan karena faktor mengkonsumsi Miras oplosan yang diproduksi oleh masyarakat lokal biasa disebut minuman bobo," jelasnya.

"Tidak perlu waktu lama razia ini  mengarah ke salah satu kampung di pesisir pantai Sawer Kabupaten Sarmi,  dimana Miras oplosan banyak ditemukan dan beredar di kampung tersebut," tambahnya.

"Dalam Razia gabungan ini, Satgas Yonif 755/Yalet Kostrad berhasil mengamankan pelaku pembuat Miras dan barang bukti alat pembuat Miras beserta puluhan liter Miras oplosan yang sudah dikemas dalam ember maupun jirigen untuk siap di edarkan," pungkasnya.

Terlihat dalam kegiatan ini, anggota Satgas pun kembali memberikan penekanan dan arahan kepada masyarakat tentang efek samping dan bahayanya apabila mengkonsumsi Miras karena dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat umum. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi respon yang sangat baik dari masyarakat Kabupaten Sarmi maupun dari pemerintah setempat.

Sementara itu salah satu warga mengungkapkan, bahwa warga berharap dengan adanya razia gabungan yang dilakukan TNI-Polri tersebut dapat mengurangi bahkan tidak ada lagi tindak kriminal yang dilakukan oleh oknum masyarakat akibat mengkonsumsi Miras, sehingga warga tidak perlu lagi resah dan bisa beraktifitas dengan aman.

■ Fathin Rahmayani/Penkostrad

Bawa Ratusan Bibit Ganja, Pria Ini Diamankan Satgas Pamtas

Bawa Ratusan Bibit Ganja, Pria Ini Diamankan Satgas Pamtas

INDONESIAOne.Id ■ Mendekati akhir penugasan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH Kostrad terus konsisten melaksanakan pencegahan terhadap peredaran barang-barang terlarang dan ilegal dengan melaksanakan pemeriksaan dan pengawasan setiap orang yang datang ke wilayah perbatasan.

Saat dilakukan pemeriksaan rutin, Personel Satgas mengamankan seorang pria yang membawa ratusan bibit ganja didalam tasnya, pada Kamis (04/07) lalu.

Disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Kostrad, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) bahwa, kejadian bermula saat personel Satgas Pos Kotis melakukan pemeriksaan rutin terhadap pengunjung yang akan kembali ke Jayapura.

“Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan benda yang dibungkus plastik hitam dan saat dibuka terdapat ratusan bibit ganja yang siap ditanam,” ujar Mayor Inf Erwin.

“Pelaku bernama Gabriel Sal (32 Th) Warga Waris saat kami dalami mengatakan, bibit ganja tersebut diperoleh melalui temannya yang merupakan warga PNG,” ucapnya.

“Sekitar 128 bibit ganja siap tanam dengan berat 15 gram, menurut keterangannya bibit ganja tersebut akan ditanam di Waris dan nantinya akan dijual,” tambahnya.

Wilayah perbatasan memang kerap sekali dijadikan tempat untuk mengedarkan Narkoba baik dari Indonesia ke PNG ataupun sebaliknya, berbagai modus pun kerap dilakukan untuk mengelabui personel Satgas

“Saya selalu tekankan kepada jajaran untuk teliti saat melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan yang dibawa,” tegas Dansatgas.

Dilanjutkan oleh Mayor Inf Erwin bahwa selama bertugas di perbatasan jajarannya telah mengamankan sebanyak 21.067 gr Ganja, “Satgas terus melakukan koordinasi dengan seluruh stake holder perbatasan (Pospol Skouw, Imigrasi, Bea Cukai) dan juga tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta BNN Kota Jayapura dalam memberantas Narkoba karena kita tahu sendiri Narkoba merusak generasi Bangsa,” tambahnya.

Untuk saat ini Pelaku dan barang buktinya sudah diserahkan kepada pihak Pospol Skouw batas untuk diproses lebih lanjut.

■ Fathin Rahmayani/Penkostrad

Memperkuat Sinergitas, Divif 3 Kostrad Gelar Olah Raga Bersama

Memperkuat Sinergitas, Divif 3 Kostrad Gelar Olah Raga Bersama

INDONESIAOne.Id ■ Guna memperkuat sinergitas, Divisi Infanteri (Divif) 3 Kostrad bekerjasama dengan Polda Sulawesi Selatan, Kodam XIV/Hsn, Lantamal VI Makasar, Koops AU II serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, menggelar olahraga bersama dimana acara ini dirangkaikan dengan HUT ke-73 Bhayangkara yang diikuti oleh personel gabungan TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bertempat di lapangan Yonif Para Raider 432 Kostrad, Jum'at (5/07).

Kegiatan olahraga bersama ini merupakan momentum yang sangat baik, sebagai sarana meningkatkan Soliditas dan Sinergitas, membina hubungan komunikasi yang harmonis serta menjalin hubungan kekeluargaan, silaturahmi dan kekompakan antara TNI-Polri yang merupakan mitra kerja sebagai komponen bangsa bersama-sama menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Nrgara Republik Indonesia (NKRI).

Olahraga bersama jajaran TNI dan Polri ini melibatkan 1.500 personel terdiri dari 800 personel dari TNI-AD, 100 orang personel dari TNI-AL, 100 orang personel dari TNI AU dan 500 orang dari Polri (Polda Sul-Sel).

Acara diawali dengan apel olahraga bersama dilanjutkan dengan foto dari udara secara bersama-sama oleh Gubernur Sulsel bapak Prof. Dr., H.M. Nurdin Abdullah M.Agr, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Hamidin, Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Ahmad Marzuki, Kasdam XIV/HSN Brigjen TNI Budi Sulistijono, Danlantamal VI Laksma TNI Dwi Sulaksono, S.H., M.Tr (Han) dan Pangkoops AU II Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi dan seluruh peserta memebentuk lingkaran berbentuk seperti matahari, hal ini mempunyai filosofi menyinari bumi ikhlas tanpa lelah sebagai simbol komitmen kebersamaan demi persatuan dan kesatuan bangsa menjaga keutuhan NKRI.

Kegiatan selanjutnya adalah jalan santai mengelilingi dan melewati rute perumahan dan perkantoran asrama Brigif Para Raider 3 Kostrad dan kemudian melaksanakan senam bersama, terlihat para peserta olahraga bersama tampak kompak mengikuti arahan istruktur saat berjoget tarian Maumere dan Tobela.

Di akhir acara juga ada hiburan dan doorprize serta permainan ringan yang semakin menambah kemeriahan olahraga bersama TNI-Polri antara lain permainan hulahoop berantai, ular naga, bakiak, futsal dan menangkap belut sehingga suasana tampak cair dan acara berlangsung dengan penuh suka cita membaur tanpa batas antara segenap komponen bangsa baik TNI maupun Polri dan para tamu undangan.

■ Fathin Rahmayani/Penkostrad

Mendayung Rupiah di Bengawan Madiun

Mendayung Rupiah di Bengawan Madiun

INDONESIAOne.Id ■ Menekuni suatu profesi dalam kurun waktu yang panjang bukan hal yang mudah. Disamping dibutuhkan mental yang kuat, ketekunan serta keikhlasan dalam menjalaninya menjadi suatu hal yang wajib.

Subagyo (58) misalnya, warga Desa Ngawi Purba adalah salah satu sosok pekerja keras. Ia berprofesi sebagai pendayung sampan di bengawan Madiun yang lokasinya berada di belakang Benteng Van Den Bosch Ngawi.

Saat ditemui, Bapak Subagyo mengaku sudah menekuni profesi ini sejak tahun 1980-an. Selama kurang lebih 39 tahun menggeluti profesi ini.

Menurutnya, bukan hal yang mudah, apalagi dengan perubahan jaman yang semakin lama makin maju, semakin membuat profesi mendayung sampannya terpinggirkan.

Lebih lanjut, Bapak 3 orang anak ini menambahkan, profesi yang dia geluti bukan hanya karena rupiah semata. Akan tetapi tekad dia untuk membantu warga sekitar yang ingin melintas melalui sungai, ini yang membuat dia bisa bertahan sampai sekarang.

Setiap hari, ia membantu menyeberangkan anak-anak sekolah ataupun warga sekitar bengawan yang akan menuju ke kota Ngawi.

“Saya kasihan kepada anak-anak sekolah ataupun warga masyarakat yang akan pergi ke Kota Ngawi, dari pada mereka harus memutar lumayan jauh saya bantu menyeberang menggunakan sampan saya ini,” kata Subagyo.

Meski tidak mematok upah untuk setiap penumpang, ia mengaku pengahasilannya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sementara itu penjaga sekaligus juru kunci benteng, Serka Bambang menjelaskan memang ada sebagian warga sekitar bengawan Madiun yang lebih memilih jalur pintas dengan menyeberang bengawan, kemudian lewat kompleks benteng sebagai akses mereka apabila mau pergi ke sekolah ataupun ke pasar.

Pasalnya, apabila melewati jalur darat mereka harus memutar cukup jauh. Namun akses melewati kompleks benteng ini hanya diperbolehkan pada pagi sampai sore hari saja sesuai jam operasional benteng,” imbuh Bambang.

Ditemui di tempat berbeda, Danyonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Ronald F Siwabessy mengatakan Benteng Van Den Bosch merupakan bagian dari asrama Armed 12 Kostrad, namun hal itu bukan berarti warga sipil tidak boleh memasukinya.

"Selama itu dalam hal positif serta tidak menyalahi aturan dan tata tertib satuan tidak masalah karena bisa memberikan manfaat bagi masyarakat adalah bagian dari tugas TNI,” pungkasnya.

■ Fathin Rahmayani/Penkostrad

Satgas Kostrad Bersama Warga Bersihkan Gereja Katholik


INDONESIAOne.Id ■ Bertempat di gereja Katholik Paroki Santo Stefanus Malinau Kota, anggota Satgas Pamtas RI - MLY melaksanakan kegiatan membersihkan gereja yang baru dibangun, dipimpin langsung oleh Serda Satria Akbar selaku Bintara teritorial Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif Raider 303/SSM dibantu oleh warga sekitar. Jumat (05/07/2019).

Selain untuk menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberi semangat dan motivasi bagi warga yang melaksanakan ibadah serta menumbuhkan mental prajurit Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif Raider 303/SSM Kostrad bahwa dimanapun berada agar tidak lupa beribadah serta mempererat tali silaturahmi dengan warga setempat dengan harapan agar lebih mudah dalam menjalankan tugas yang akan dilaksanakan kedepannya.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh semangat dan gembira baik dari prajurit Yonif Raider 303/SSM Kostrad maupun pimpinan digereja dan sudah melakukan koordinasi untuk kegiatan kedepannya.

■ Fathin Rahmayani/Penkostrad
© Copyright 2017 INDONESIA One | All Right Reserved